Top PDF Mencegah Pencemaran Lingkungan Bab 5

Mencegah Pencemaran Lingkungan Bab 5

Mencegah Pencemaran Lingkungan Bab 5

Pencemaran udara adalah masuknya atau tercampurnya unsur.[r]

3 Baca lebih lajut

BAB I PENCEMARAN LINGKUNGAN

BAB I PENCEMARAN LINGKUNGAN

Nilai untuk garam terlarut total, kebutuhan oksigen biologi, konduktivitas listrik dan kandungan logam berat air di kanal yang ditingkatkan kurang daripada di kanal tidak baik, meskipun dalam kedua kasus ini masih berada di bawah nilai ambang batas. sebeneranya yang menjadi masalah utama pada kanal ini adalah penyakit Schistosomiasis. Schistosomiasis adalah penyakit yang disebabkan cacing Schistosoma yang tersebar melalui keong Oncomelania hupensis linduensis berukuran sebutir beras. Dari keong, cacing masuk ke tubuh manusia melalui kulit. Selain itu, bisa juga masuk ke mamalia lain, seperti sapi dan kerbau, sehingga menjadi sumber penularan berikutnya. Untuk mencegah penularan, manusia perlu mengenakan sepatu bot di habitat keong.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

BAB XVI PENCEMARAN LINGKUNGAN DAN PEMANASAN GLOBAL

BAB XVI PENCEMARAN LINGKUNGAN DAN PEMANASAN GLOBAL

Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di daerah khatulistiwa termasuk wilayah yang sangat rentan terhadap ancaman dan dampak pemanasan global. Perubahan pola curah hujan, peningkatan frekuensi kejadian iklim ekstrim, kenaikan suhu udara, dan naiknya permukaan air laut merupakan dampak serius perubahan iklim yang dihadapi Indonesia. Beberapa wilayah di Indonesia sudah mengalami pergeseran musim yaitu perubahan awal dan panjangnya musim, tinggi curah hujan dan keragamannya. Diperlukan upaya mitigasi dan adaptasi di berbagai sektor dalam menghadapi pemanasan global. Mitigasi adalah kegiatan untuk mencegah atau mengurangi laju pemanasan global. Kegiatan mitigasi : meliputi kegiatan mengurangi pelepasan emisi gas rumah kaca melalui kegiatan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan serta pengendalian penyiapan lahan tanpa bakar.Di samping itu program mitigasi juga meliputi kegiatan penyerapan emisi melalui penanaman kembali dan rehabilitasi hutan. Tabel 2 menunjukkan beberapa pilihan teknologi dan praktek mitigasi yang tersedia secara komersial.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

MAKALAH PENCEMARAN LINGKUNGAN BAB I PENDAHULUAN

MAKALAH PENCEMARAN LINGKUNGAN BAB I PENDAHULUAN

Cara pembuangan limbah diantaranya : Dalam penanganan limbah cair terdapat beberapa cara yakni dengan : Pengolahan primer, Pengolahan sekunder, Pengolahan tersier, Desinfeksi, dan Pengolahan lumpur. Dalam penanganan limbah padat dibagi dalam beberapa cara yakni: Penimbunan terbuka, Sanitary landfill, Daur ulang, Insinerasi dan Dijadikan kompos. Untuk penanganan limbah gas lebih ditekankan pada bagaimana mencegah gas pencemar tersebut mencemari lingkungan, misalnya dengan memasang filter (penyaring) pada knalpot kendaraan bermotor, pengendap siklon, mengontrol emisi gas buang dan masih banyak lagi. Pengolahan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) memiliki cara yang berbeda, beberapa cara pengolahan limbah B3 yaitu dengan : Kolam penyimpanan (surface impoundments), Sumur dalam/Sumur injeksi dan Secure landfill/lanfill untuk limbah B3.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Pelaksanaan Pengawasan Dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Oleh Badan Lingkungan Hidup Di Daerah Istimewa Yogyakarta

BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Pelaksanaan Pengawasan Dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Oleh Badan Lingkungan Hidup Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Penaatan hukum di bidang lingkungan hidup oleh para pelaku kegiatan dibidang lingkungan hidup mutlak diperlukan untuk mencegah dampak negatif dari kegiatan yang dilakukan. Hukum lingkungan adalah hukum fungsional karena bertujuan untuk menanggulangi pencemaran, pemanfaatan lingkungan secara tidak bertanggung jawab dan perusakan lingkungan. Di Indonesia penegakan hukum lingkungan juga melibatkan berbagai instansi pemerintah seperti polisi, jaksa, pemerintah daerah, pemerintah pusat serta swasta. Karena hukum lingkungan berkaitan dengan cabang hukum yang lain, maka penegakan hukum lingkunganpun dapat ditegakkan dengan berbagai instrumen seperti administratif, perdata atau pidana (herliana,2011:98).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - BAB I Pendahuluan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - BAB I Pendahuluan

Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan hasil pertanian dan perkebunan, salah satunya adalah kelapa Sawit. Adapun limbah dari industri kelapa sawit ini, salah satunya cangkang kelapa Sawit. Jika tidak dilakukan pengolahan secara baik maka limbah ini dapat menyebabkan pencemaran udara dan lingkungan. Sehingga unuk meningkatkan efisiensi pemakaian sumber daya alam, mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan mencegah terbentuknya limbah dari sumbernya, maka limbah padat dari kelapa sawit dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk yang bermanfaat dan berguna, seperti untuk produksi kompos, bahan papan partikel, pembuatan sabun dan media budidaya jamur, sumber energi, pembuatan briket arang aktif dan lain sebagainya.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Makalah pencemaran lingkungan pencemaran udar

Makalah pencemaran lingkungan pencemaran udar

Pencemaran adalah masuknya suatu komponen atau bahan kedalam suatu lingkungan yang dapat mengganggu kehidupan organisme di dalamnya atau asuknya suatu komponen ketempat yang tidak semestinya, atau masuknya makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGERTIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN PENCEMA PENCEMARAN LINGKUNGAN

PENGERTIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN PENCEMA PENCEMARAN LINGKUNGAN

menyimpan sampel air yang telah diketahui kandungan oksigennya selama 5 hari. Kemudian kadar oksigennya diukur lagi. BOD digunakan untuk mengukur banyaknya pencemar organik. Menurut menteri kesehatan, kandungan oksigen dalam air minum atau BOD tidak boleh kurang dari 3 ppm. c) Parameter fisik

5 Baca lebih lajut

KESIMPULAN DAN SARAN  PENGUKURAN DAN PELAPORAN BIAYA LINGKUNGAN (Studi Kasus Rumah Sakit Jogja).

KESIMPULAN DAN SARAN PENGUKURAN DAN PELAPORAN BIAYA LINGKUNGAN (Studi Kasus Rumah Sakit Jogja).

Aktivitas-aktivitas yang telah dilakukan oleh Rumah Sakit Jogja dalam mencegah pencemaran lingkungan selama tahun 2010 adalah sebagai berikut: a.. Aktivitas Pencegahan, yang meliputi akt[r]

4 Baca lebih lajut

naskah sesi 1112 PENCEGAHAN PENCEMARAN

naskah sesi 1112 PENCEGAHAN PENCEMARAN

CQI, seperti halnya TQM bertujuan mengikuti atau mungkin melampaui perubahan keinginan atau harapan pelanggan akan suatu produk atau jasa pelayanan. Hal ini membutuhkan suatu proses pencarian terus-menerus untuk meningkatkan kesempatan tercapainya tujuan tersebut. Menurut George Carpenter, pimpinan GEMI dan direktur lingkungan, energi, sistem keamanan Proctor & Gamble , “ Total Quality dimulai dengan menyadari bahwa kita tidak akan pernah sebaik seperti yang kita harapkan. Peningkatan secara terus- menerus berdasarkan data dan pengukuran merupakan dasar dari Total Quality. Hal yang sama juga dilakukan dalam pencapaian performa lingkungan suatu organisasi yang lebih baik secara terus menerus sehingga memberikan kepuasan bagi pelanggannya.
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

LKS Pencemaran LKS 4 Pencemaran

LKS Pencemaran LKS 4 Pencemaran

Bahan-bahan kimia lain, seperti pestisida atau DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) yang sering digunakan oleh petani untuk memberantas hama tanaman juga dapat berakibat buruk terhadap tanaman dan organisme lainnya. Apabila di dalam ekosistem perairan terjadi pencemaran DDT atau pestisida, akan terjadi aliran DDT.

1 Baca lebih lajut

Pencegahan dan penanggulangan pencemaran

Pencegahan dan penanggulangan pencemaran

Pencemaran laut dari daratan, terutama industri, menimbulkan dampak buruk bagi biota laut dan pesisir yang berbatasan dengan daerah perkotaan di tepi pantai maupun di sekitar muara sungai. Limbah yang dibuang ada yang langsung dari sumbernya, ada pula yang melalui sungai-sungai yang kemudian sampai di laut. Pencemaran ini membuat banyak biota laut menyerap berbagai unsur bahan pencemar berbahaya melalui peristiwa jaring-jaring makanan yang kemudian sampai kepada manusia.

44 Baca lebih lajut

PENCEMARAN LINGKUNGAN   jenis pencemaran lingkungan

PENCEMARAN LINGKUNGAN jenis pencemaran lingkungan

Pencemaran udara merupakan pemandangan yang dihadapi manusia setiap harinya. Pencemaran udara umunya dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna, seperti pembakaran batubara, kayu, minyak dan gasolin. Polutas gas yang masuk ke udara berasal dari aktivitas manusia atau terjadi secara alami. Polutan gas ini mengandung karbon dioksida, karbon monoksida, timah, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida.

3 Baca lebih lajut

Pengaruh Pencemaran Pada Lingkungan Pencemaran Tanah

Pengaruh Pencemaran Pada Lingkungan Pencemaran Tanah

Sebagaimana udara dan air, tanah merupakan komponen penting dalam hidup kita. Tanah berperan penting dalam pertumbuhan mahluk hidup, memelihara ekosistem, dan memelihara siklus air. Kasus pencemaran tanah terutama disebabkan oleh pembuangan sampah yang tidak memenuhi syarat (ilegal dumping), kebocoran limbah cair dari industri atau fasilitas komersial, atau kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah, yang kemudian tumpah ke permukaan tanah.Ketika suatu zat berbahaya/beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

pencemaran lingkungan

pencemaran lingkungan

4. Masukkan air selokan ke dalam gelas kimia berlabel A, air sumur ke dalam gelas kimia berlabel B, dan air mineral pada gelas berlabel C. 5. Periksalah keasaman dari masing-masing air dengan menggunakan kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru. Amati warna kertas lakmus sebelum dimasukkan dan sesudah dimasukkan pada gelas kimia. Diskusikan hasilnya dengan temanmu dalam kelompok .

17 Baca lebih lajut

BAB 5 LINGKUNGAN SOSIAL MAKRO - BAB 5. Lingkungan Sosial Makro

BAB 5 LINGKUNGAN SOSIAL MAKRO - BAB 5. Lingkungan Sosial Makro

Lingkungan (environment) mengacu pada rangsangan fisik dan sosial yang kompleks di dunia eksternal konsumen. Termasuk didalamnya benda-benda, tempat, dan orang lain yang mempengaruhi afeksi dan kognisi konsumen serta perilakunya. Bagian penting dari lingkungan adalah rangsangan fisik dan sosial yang diciptakan oleh pemasar untuk mempengaruhi konsumen. Lingkungan sosial adalah semua interaksi sosial yang terjadi antara konsumen dengan orang sekelilingnya atau antara banyak orang. Lingkungan sosial adalah orang-orang lain yang berada di sekeliling konsumen dan termasuk perilaku dari orang-orang tersebut. Lingkungan fisik adalah segala sesuatu yang berbentuk fisik di sekeliling konsumen. Yang termasuk lingkungan fisik adalah beragam produk, toko, lokasi toko, dan lain-lain. Contoh : rumah adalah lingkungan mikro fisik dari konsumen, karena akan mempengaruhi sikap dan perilaku secara langsung (Sumarwan, 2003).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Analisis Dampak Pencemaran dan Kerusakan

Analisis Dampak Pencemaran dan Kerusakan

Batubara yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari tidak berasal dari satu jenis tertentu. Terdapat tingkatan batubara sebagai dasar dalam penentuan kegunaannya. Tingkatan tersebut terdiri dari gambut, lignit, subbituminus, bituminus, dan antrasit (Gambar II.5). Gambut, sebagai material awal batubara, terbentuk dari proses dekomposisi kimiawi jaringan tumbuhan secara aerobik. Gambut yang terbentuk tersebut memiliki nilai kalori yang rendah. Nilai kalori akan berangsur naik ketika gambut terendapkan dan tertutupi oleh sedimen lain hingga kedalaman ratusan meter, disertai kenaikan suhu dan tekanan (Nichols, 2009).
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

PENULISAN HUKUM/SKRIPSI PERTANGGUNG JAWABAN JOINT OPERATING BODY PERTAMINA-PETROCHINA EAST JAVA TERHADAP PENGENDALIAN DAMPAK EKSPLRASI DAN EKSPLOITASI DI KABUPATEN TUBAN, JATIM.

PENULISAN HUKUM/SKRIPSI PERTANGGUNG JAWABAN JOINT OPERATING BODY PERTAMINA-PETROCHINA EAST JAVA TERHADAP PENGENDALIAN DAMPAK EKSPLRASI DAN EKSPLOITASI DI KABUPATEN TUBAN, JATIM.

membuat target produksi migas nasional tidak tercapai. 3 Dalam Undang - Undang No.32 tahun 2009 yang dimaksud dengan baku mutu lingkungan hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Selanjutnya pada Pasal 20 Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang PPLH dinyatakan baku mutu lingkungan meliputi, baku mutu air, baku mutu air limbah, baku mutu air laut, baku mutu udara ambient, baku mutu emisi, baku mutu gangguan, dan baku mutu lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Sehingga pendapatan migas menjadi lebih sedikit daripada penghasilan sebelum diberlakukannya Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang PPLH.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENGENDALIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN BERKENAAN DENGAN PENGELOLAAN KEBUN BINATANG GEMBIRA LOKA DI KOTA YOGYAKARTA.

PENDAHULUAN PENGENDALIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN BERKENAAN DENGAN PENGELOLAAN KEBUN BINATANG GEMBIRA LOKA DI KOTA YOGYAKARTA.

Namun dalam proses pembuktiannya dalam penyelesaian masalah pencemaran lingkungan melalui pengadilan ini nampaknya menghadapi beberapa kendala yang cukup rumit, sebab dalam pembuktiannya harus didukung beberapa alat bukti yang lengkap. Kerusakan lingkungan itu sendiri tidak hanya berdampak pada lingkungan dan manusia saja, akan tetapi kemungkinan juga akan berpengaruh terhadap makhluk hidup lainnya, karena sangat ironis apabila keberadaan binatang ini yang dirasa sudah langka dan dipelihara oleh pengelola kebun binatang makin lama makin berkurang satu demi satu mati yang disebabkan oleh adanya pencemaran air.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

bimtekadiwiyata2014 6

bimtekadiwiyata2014 6

 Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau[r]

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...