Top PDF Model Program Supervisi Kepsek Edit

Model Program Supervisi Kepsek Edit GP

Model Program Supervisi Kepsek Edit GP

Menurut Dalton (1996) yang dikutip dari Steven M.Janosik dkk. menyatakan bahwa pengawasan sebagai pengembangan bakat. Mereka menyatakan pula bahwa supervisi merupakan kegitan memetakan keterampilan dan pengetahuan dalam merancang tujuan, mengukur hasil, sebagai dasar untuk membimbing guru. Mengutip dari Mills (2000) menyatakan pengawasan sebagai upaya mencapai tujuan dalam bekerja melalui orang lain. Penekanan dalam definisi ini adalah pada institusi dan pemenuhan prioritas organisasi. Keterampilan penting dari supervisor adalah (a) kemampuan untuk mengkomunikasikan tugas yang harus diselesaikan, dan (b) kemampuan untuk memotivasi dan menginspirasi individu dan kelompok. Mengutip pendapat Schuh dan Carlisle (1991) mereka mendefinisikan pengawasan sebagai proses membangun kesempatan secra terstruktur, dan pemberian dukungan kepada guru-guru. Winston dan Creamer (1998) mendefinisikan pengawasan sebagai fungsi manajemen yang untuk mempromosikan pencapaian tujuan institusional dan untuk meningkatkan kemampuan pribadi dan profesional staf.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

Model Program Pengawas Tahun 2017 Edit

Model Program Pengawas Tahun 2017 Edit

Pada tahun 2017 program pengawasan mengarahkan pada lima fokus utama yatu (1) memenuhi target pengawas sendiri sesuai SKP yang telah menajadi kontrak kerja dan pemetaan tugas pokok, (2) memfasilitasi kepala sekola agar dapat melaksanakan tugasnya secara efektif dalam menjalankan fungsi sebagai pimpinan pembelajaran dan manajer pengembang sekolah untuk memenuhi standar nasional pendidikan, dan (3) memfasilatasi guru melaksanakan pembelajaran (4) melaksanakan pembinaan, melatih, serta membimbing guru dan kepala sekolah sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan supervisi, (5) menilai kinerja guru maupun kepala sekolah.
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

[TERBARU] Program PKB (Penilaian Kinerja Berkelanjutan) 2015 Lampiran SK Kepsek

[TERBARU] Program PKB (Penilaian Kinerja Berkelanjutan) 2015 Lampiran SK Kepsek

Memperhatikan : Penilaian Kinerja Guru PKG Tahun 2015 MEMUTUSKAN Menetapkan : Pertama : kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB perlu ditetapkan pembagian tugas Koordinator [r]

3 Baca lebih lajut

PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK

PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK

Sementara itu bagi calon kepala sekolah akan bermanfaat sebagai pembelajaran dalam melaksanakan tugasnya menjalankan supervisi akademik. Supervisi akademik juga bermanfaat sebagai masukan tentang kinerja guru yang selanjutnya dapat digunakan sebagai sumber data dalam pengelolaan pembelajaran dan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan atau kebijakan penyusunan program sekolah pada masa yang akan datang.

8 Baca lebih lajut

EVALUASI PROGRAM TERPADU PENGENDALIAN MALARIA, PELAYANAN IBU HAMIL DAN IMUNISASI DI KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN DAN KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

EVALUASI PROGRAM TERPADU PENGENDALIAN MALARIA, PELAYANAN IBU HAMIL DAN IMUNISASI DI KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN DAN KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Tidak tersedianya kelambu menyebabkan per- ubahan pada mekanisme pemberian kelambu yang seharusnya diserahkan pada kunjungan pemeriksa- an kehamilan trimester pertama (K1) menjadi disu- sulkan setelah kelambu tersedia. Begitu pula untuk pemberian kelambu pada balita yang imunisasinya sudah lengkap, harus dilakukan sweeping atau petugas mendatangi ke setiap rumah balita untuk membagikan kelambu kepada sasaran tersebut. Hal ini disamping menambah beban kerja dan dana, serta tujuan program terpadu untuk meningkatkan cakupan imunisasi lengkap tidak tercapai.

6 Baca lebih lajut

MODEL-MODEL SUPERVISI KEPERAWATAN KLINIK

MODEL-MODEL SUPERVISI KEPERAWATAN KLINIK

Model ini diperkenalkan oleh Farington di Royal College of Nursing UK tahun 1995. Farington menyebutkan bahwa supervisi klinik dilakukan untuk membagi pengalaman supervisor kepada para perawat sehingga ada proses pengembangan kemampuan professional yang berkelanjutan (CPD; continuing professional development). Dilihat dari prosesnya, supervisi klinik merupakan proses formal dari perawat professional (RN’s) untuk support dan learning sehingga pengetahuan dan kompetensi perawat dapat dipertanggungjawabkan sehingga pasien mendapatkan perlindungan dan merasa aman selama menjalani perawatan. Dalam model academic proses supervise klinik meliputi tiga kegiatan, yaitu a) educative, b) supportive, c) managerial. Kegiatan educative dilakukan dengan: 1) mengajarkan ketrampilan dan kemampuan (contoh: perawat diajarkan cara membaca hasil EKG); 2) membangun pemahaman tentang reaksi dan refleksi dari setiap intervensi keperawatan (contoh: supervisor mengajarkan perawat dan melibatkan pasien DM dalam demontrasi injeksi SC); 3) supervisor melatih perawat untuk meng- explore strategi, teknik-teknik lain dalam bekerja (contoh: supervisor mengajarkan merawat luka dekubitus dengan obat-obat jenis baru yang lebih baik). Kegiatan supportive dilakukan dengan cara: melatih perawat ‘menggali’ emosi ketika bekerja (contoh: meredam konflik antar perawat, job enrichment agar mengurangi burn out selama bertugas). Kegiatan managerial dilakukan dengan: melibatkan perawat dalam peningkatkan ‘standar’ (contoh: SOP yang sudah ada dikaji bersama kemudian diperbaiki hal-hal yang perlu).
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

SURAT PENGANTAR DARI KEPSEK

SURAT PENGANTAR DARI KEPSEK

Hal : Daftar siswa peserta Penjaringan Prestasi Akademik Mandiri Jenjang D3 UPI Yang terhormat, Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Pendidikan Indonesia jalur Penjaringan P[r]

1 Baca lebih lajut

Contoh Program Supervisi Sekolah

Contoh Program Supervisi Sekolah

Salah satu faktor penting dalam rangkaian upaya pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah tersebut adalah perlu disusunnya sebuah Program Supervisi untuk mencermati, memantau, serta evaluasi melekat terhadap beberapa titik vital kehidupan sekolah anatara lain: supervisi KBM, supervisi perpustakaan, supervisi administrasi sekolah,serta supervisi kegiatan kesiswaan/ ekstrakurikuler.

30 Baca lebih lajut

Program Supervisi Kepala Sekolah

Program Supervisi Kepala Sekolah

Dari ketujuh tugas tersebut yang terkait dengan kegiatan guru sehari-hari agar tugsnya terarah dan terkendali perlu ada pemantauan, monitoring ataupun supervise yang dilakukan oleh Kepala Sekolah selaku atasan langsung. Dalam pelaksanaan kegiatan monitoring ataupun supervise Kepala Sekolah perlu membuat perencanaan yang matang yaitu adanya penyusunan Progran Supervisi.

8 Baca lebih lajut

Contoh Program Supervisi

Contoh Program Supervisi

Dalam kegiatan identifikasi masalah, kepala sekolah mengkaji berdasarkan hasil supervisi yang dilakukan terhadap guru-guru tentang pointer-pointer yang dipertimbangkan dan akan diangkat sebagai masalah yang ditemukan pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Pemahaman dalam langkah ini adalah kepala sekolah memahami benar, bahwa masalah tersebut adalah sangat dominan dan berpengaruh pada tujuan yang akan dicapai berdasarkan pokok bahasan dan atau sub pokok bahasan. Sehingga esensi dari materi yang disampaikan pada siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung tidak nampak atau nampak secara tersamar. Hal ini, bisa disimpulkan bahwa proses pembelajaran tidak bermakna baik untuk guru mata pelajaran maupun peserta didik.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

modul ppk bagi kepsek

modul ppk bagi kepsek

Tujuan Tujuan modul adalah untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan kepada kepala sekolah agar dapat menerapkan Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah melalui[r]

66 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...