Top PDF PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN SEKOLAH EFEKTIF DI SMA NEGERI 2 WONOGIRI.

PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN SEKOLAH EFEKTIF DI SMA NEGERI 2 WONOGIRI.

PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN SEKOLAH EFEKTIF DI SMA NEGERI 2 WONOGIRI.

beranggotakan orang tua atau wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Selain itu, menurut Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 8 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan pendidikan, dinyatakan pada pasal 83 ayat (1) masyarakat dapat berperan serta dalam peningkatan mutu, pemerataan, dan efisiensi dalam pengelolaan pendidikan melalui Komite Sekolah; (2) pembentukan Komite Sekolah pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, bersifat mandiri dan tidak mempunyai hubungan hirarki dengan Pemerintah Daerah; (3) Komite Sekolah dapat terdiri dari satu satuan pendidikan atau beberapa satuan pendidikan dalam jenjang yang sama atau beberapa satuan pendidikan yang berbeda jenjang berada pada lokasi yang berdekatan atau satuan pendidikan yang dikelola oleh satu penyelenggara pendidikan; (4) keanggotaan Komite Sekolah terdiri dari; unsur masyarakat, orang tua atau wali peserta didik, alumni, dunia usaha dan industri, organisasi profesi tenaga kependidikan dan yayasan; (5) Pemerintah Daerah wajib memberdayakan Komite Sekolah.
Baca lebih lanjut

189 Baca lebih lajut

OPTIMALISASI PERAN DAN FUNGSI KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI I KARANGANYAR DAN SMA NEGERI MOJOGEDANG.

OPTIMALISASI PERAN DAN FUNGSI KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI I KARANGANYAR DAN SMA NEGERI MOJOGEDANG.

Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pendidikan selama ini mengandung persepsi bahwa partisipasi tersebut terwujud dalam peran serta BP3 ( Badan Pembantu Penyelenggara Pendidikan ) di sekolah. Persepsi tersebut sudah melekat dalam hati masyarakat yang selama ini menyekolahkan anaknya. Fungsi BP3 hanya sebagai pendamping kepala sekolah dalam menentukan besarnya sumbangan pendidikan di sekolah. Masyarakat melalui BP3 tidak pernah lebih dalam terlibat dalam pengembanganpengembangan perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi proses pendidikan di sekolah seperti yang diharapkan pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 Tentang Sisdiknas dalam pasal 8 dan 9, berbunyi “Masyarakat berhak berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program pendidikan dan masyarakat berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan.” (UU Sisdiknas; 2003 : 9)
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Pemberdayaan komite sekolah di SMAN Unggulan kota YK

Pemberdayaan komite sekolah di SMAN Unggulan kota YK

Pengefektifan komite sekolah juga merupakan bagian dari konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), yang akan memberikan jaminan pelibatan stakeholders pendidikan dalam mendukung proses pendidikan secara lebih luas. MBS merupakan pola manajemen baru yang bertujuan untuk memberdayakan sekolah melalui pemberian kewenangan yang lebih besar kepada sekolah (pengelola sekolah) untuk mengelola sekolah tersebut dalam rangka untuk meningkatkan mutu sekolahnya. Salah satu indikator keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan MBS dapat diidentifikasi: (1) adanya peningkatan otonomi atau kemandirian sekolah dalam mengelola sekolahnya; (2) adanya perubahan dalam sistem pengambilan keputusan ke arah pengambilan keputusan secara partisipatif, yang melibatkan semua komponen sekolah; (3) adanya peningkatan peran serta orangtua siswa dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan; dan (4) adanya upaya dalam perbaikan praktik pembelajaran, menuju pembelajaran yang efektif dalam rangka untuk meningkatkan mutu sekolah. Dengan demikian, keterlibatan orangtua siswa dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan implementasi MBS dalam rangka mewujudkan kemandirian sekolah. Komite sekolah diharapkan menjadi mitra satuan pendidikan yang dapat menyalurkan aspirasi serta prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

T2__BAB I Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Evaluasi Kinerja Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 3 Demak T2  BAB I

T2__BAB I Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Evaluasi Kinerja Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 3 Demak T2 BAB I

Hasil penelitiannya ditemukan bahwa mutu pendidikan dapat dikatakan cukup baik, peran komite sekolah sudah memberikan masukan, pertimbangan, dukungan finansial dan kontrol dalam pelaksanaan pembelajaran. Sejalan dengan penelitian Nailur Rohman, penelitian Hana Titisari (2011) dengan judul Peran Keterlibatan Komite Sekolah dalam Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Di SMA Negeri 3 Semarang menemukan bahwa peran komite sekolah SMA Negeri 3 Semarang sudah baik, komite sekolah telah memberikan masukan bagi penyelengaraan dan pengelolaan pendidikan di sekolah. Di sisi lain penelitian yang dilakukan Ali Mursidi (2013) menemukan bahwa dalam meningkatkan mutu pendidikan dilaksanakan dengan mengoptimalkan empat peran komite sekolah, yakni: advisory agency, supporting agency, controlling agency, dan mediator agency.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PARTISIPASI KOMITE SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 2 KALIJAMBE  Partisipasi Komite Sekolah Dalam Pengembangan Pendidikan Di Smp Negeri 2 Kalijambe.

PARTISIPASI KOMITE SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 2 KALIJAMBE Partisipasi Komite Sekolah Dalam Pengembangan Pendidikan Di Smp Negeri 2 Kalijambe.

Penelitian ini bertujuan; 1) memperoleh gambaran umum peran komite sekolah dalam kebijakan dalam pengembangan pendidikan di SMP Negeri 2 Kalijambe, 2) mengetahui peran komite sekolah dalam pengelolaan sumber pembiayaan di SMP Negeri 2 Kalijambe, 3) menemukan peran komite sekolah evaluasi diri di SMP Negeri 2 Kalijambe.

18 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 GEYER GROBOGAN  Pemberdayaan Komite Sekolah Di Sma Negeri 1 Geyer Grobogan.

PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 GEYER GROBOGAN Pemberdayaan Komite Sekolah Di Sma Negeri 1 Geyer Grobogan.

Hasil penelitian: 1) Upaya sekolah dalam memperdayakan komite sekolah di SMA N Geyer Grobogan yaitu dengan mengadakan rapat rutin sekolah dengan pengurus komite sekolah dan memfungsikan komite secara aktif dalam menentukan dan melaksanakan program sekolah. 2) Upaya komite sekolah memberdayakan dirinya sendiri yaitu melakukan rapat antar pengurus, membuat jadwal pertemuan antar pengurus secara terprogram, dan memperkuat komitmen antar pengurus komite. 3). Kendala sekolah dalam upaya memperdayakan komite sekolah yaitu masih belum meratanya pemahaman pengurus dan anggota komite sekolah tentang kedudukan, peran, dan fungsi Komite Sekolah dan keterbatasan waktu yang dimiliki pengurus komite sekolah. 4). Kendala yang dihadapi komite sekolah dalam memberdayakan dirinya sendiri di sekolah yaitu masih belum maksimalnya komitmen dari pengurus maupun anggota komite sekolah, dan kurangnya komunikasi antara sekolah dengan komite sekolah.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENDUKUNG RSBI DI SMA NEGERI 1 DEMAK.

PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENDUKUNG RSBI DI SMA NEGERI 1 DEMAK.

6. Tuntutan lebih besar terhadap efektivitas personal kepala sekolah dan guru Terkait dengan pelaksanaan MBS sebagai tindak lanjut otonomi daerah di bidang pendidikan, sekolah memiliki kewenangan untuk mengelola keuangan sekolah. Menurut sumbernya biaya pendidikan dapat digolongkan menjadi 4 jenis, (a) biaya pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah, (b) biaya pendidikan yang dikeluarkan oleh masyarakat orang tua/ wali siswa, (c) biaya pendidikan yang dikeluarkan oleh masyarakat bukan orang tua/ wali siswa, misalnya sponsor dari lembaga keuangan dan perusahaan, dan (d) lembaga pendidikan itu sendiri (Harsono, 2007 : 9).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 GEYER GROBOGAN  Pemberdayaan Komite Sekolah Di Sma Negeri 1 Geyer Grobogan.

PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 GEYER GROBOGAN Pemberdayaan Komite Sekolah Di Sma Negeri 1 Geyer Grobogan.

Peran serta komite sekolah diawali dari penyusunan Program sekolah di tahun 2016/2017. Komite sekolah memberikan pertimbangan dan ikut berperan bersama kepala sekolah. Keterlibatan komite sekolah dalam penyusun Program sekolah di tahun 2016/2017 agar bisa sama-sama memajukan mutu pendidikan. Komite sekolah bersama-sama sekolah membuat rumusan visi dan misi sekolah untuk serta mengembangkan potensi kearah yang lebih baik. Partisipasi menuntut adanya pemahaman yang sama atau obyektivasi dari sekolah dan orangtua dalam tujuan sekolah. Artinya, partisipasi tidak cukup dipahami oleh sekolah sebagai bagian yang penting bagi keberhasilan sekolah dalam peningkatan mutu, karena tujuan mutu menjadi sulit diperoleh jika pemahaman dalam dunia intersubyektif (siswa, orang tua, guru) menunjukkan kesenjangan pengetahuan tentang mutu. Artinya, partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu berhasil jika ada pemahaman yang sama antar sekolah dalam menjadikan anak berprestasi (Astuti, 2011: 193).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI MODEL MANAJEMEN BERBASIS SE

IMPLEMENTASI MODEL MANAJEMEN BERBASIS SE

Orang tua siswa maupun masyarakat melalui Komite SMA Negeri 2 Sangatta Utara sering dilibatkan dalam perumusan visi, misi, sasaran dan tujuan yang ingin dicapai oleh sekolah Hal ini sesuai dengan hasil wawancara dengan ketua komite sekolah yang menyebutkan bahwa mereka sering dilibatkan dalam perumusan visi, misi, sasaran maupun tujuan sekolah. Begitupun ketika peneliti menanyakan tentang bagaimana peranan masyarakat dalam memberikan usul, saran dan pertimbangan dalam pengembangan sekolah, informan kunci yang menjadi sumber informasi dalam penelitian ini juga mengatakan biasa dilibatkan. Kecuali untuk hal-hal tertentu karena sebab tertentu mereka terkadang tidak dilibatkan oleh pihak sekolah. Ada beberapa bentuk usulan yang disampaikan ketika mereka dilibatkan dalam pengembangan sekolah, Sebagaimana hasil wawancara yang disampaikan oleh pak Arif Budiman, SE yaitu:
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

PARTISIPASI KOMITE SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 2 KALIJAMBE  Partisipasi Komite Sekolah Dalam Pengembangan Pendidikan Di Smp Negeri 2 Kalijambe.

PARTISIPASI KOMITE SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 2 KALIJAMBE Partisipasi Komite Sekolah Dalam Pengembangan Pendidikan Di Smp Negeri 2 Kalijambe.

Partisipasi Komite Sekolah sebagai pendukung terutama dalam pelaksanaan anggaran ini bisa dilihat dari bagaimana keikutsertaan Komite Sekolah dalam mengusahan dana dan pelaksanaan dana baik yang bersumber dari pusat, dari dari orang tua murid maupun dari masyarakat. Untuk sumber dana yang datang dari pusat yaitu BOS, Komite Sekolah hanya sekedar mengetahui. Namun untuk dana yang dari masyarakat, baik berupa dana iuran komite maupun dana pengembangan pendidikan untuk siswa baru, Komite Sekolah ikut terlibat secara langsung mulai dalam pengambilan keputusan untuk menentukan besarnya sumbangan sampai pada sosialisasinya kepada masyarakat. Hal ini diperkuat oleh Mestry (2006) dalam penelitiannya yang menjelaskan bahwa kolaborasi antara semua stakeholder termasuk komite sekolah dalam transparansi pengambilan keputusan dan prosedur diperlukan untuk memastikan manajemen keuangan sekolah yang efektif dan efisien. Keputusan yang berkaitan dengan masalah keuangan yang diambil oleh komite keuangan sekolah harus selalu diratifikasi oleh Badan Sekolah, karena badan ini tetap bertanggung jawab atas dana sekolah meskipun sebagian besar fungsi keuangan dapat didelegasikan kepada komite keuangan sekolah.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMA (1)

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMA (1)

Pada proses transaksi pembayaran iuran komite, bendahara sekolah mencatat transaksi yang dilakukan oleh siswa pada buku kas iuran komite dan selanjutnya akan dipindahkan ke Microsft Excel untuk membuat backup transaksi dan laporan keuangan. Hal ini mengakibatkan kinerja bendahara komite dalam mengolah transaksi iuran komite membutuhkan waktu yang lama. Kegiatan administrasi transaksi iuran komite SMK Negeri 2 Solok menjadi kurang efektif dan efisien serta pendistribusian laporan iuran sangat dibatasi tempat dan waktu.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Evaluasi Kinerja Komite Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan (Studi di SD Negeri Sukomarto Jumo Temanggung)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Evaluasi Kinerja Komite Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan (Studi di SD Negeri Sukomarto Jumo Temanggung)

Menurut Tim Pengembangan Komite Sekolah Ditjen Dikdasmen (Depdiknas: 2004), peran Komite Sekolah diantaranya adalah sebagai badan Pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan yang terdiri dari identifikasi sumber daya pendidikan dalam masyarakat; memberikan masukan untuk penyusunan RAPBS; menyelenggarakan rapat RAPBS (sekolah, orang tua siswa masyarakat); memberikan pertimbangan perubahan RAPBS; ikut mengesahkan RAPBS bersama kepala sekolah; memberikan masukan terhadap proses pengelolaan pendidikan di sekolah; memberikan masukan terhadap proses pembelajaran kepada para guru; identifikasi potensi sumber daya pendidikan dalam masyarakat; memberikan pertimbangan tentang tenaga kependidikan yang dapat diperbantukan di sekolah memberikan pertimbangan tentang sarana dan prasarana yang dapat diperbantukan di sekolah dan memberikan pertimbangan tentang anggaran yang dapat dimanfaatkan di sekolah.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Peran Serta komite sekolah dalam manajemen sekolah di SMA Swasta dan negeri sekotamadya Yogyakarta - USD Repository

Peran Serta komite sekolah dalam manajemen sekolah di SMA Swasta dan negeri sekotamadya Yogyakarta - USD Repository

Kemunculan komite didasari pada keputusan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 004/U/2002, tanggal 2 April 2002. Sejak saat itu sebenarnya pemerintah sudah mewajibkan setiap sekolah membentuk komite sekolah. Pada tahun 2002 baru beberapa sekolah saja yang membentuk komite sekolah. Hal tersebut hanya terlihat di kota-kota seperti: Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Pada bulan April 2006, sekolah-sekolah di seluruh Indonesia mulai membentuk komite sekolah sebagai tanggapan atas kemunculanya keputusan Mentri Pendidikan Nasional tahun 2002. Kemunculan komite sekolah terkesan lambat karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan pada masyarakat dan orang tua murid. Walaupun terkesan lambat, namun sekolah unggulan sudah membentuk komite sekolah. Bahkan jika dibentuk secara benar, telah banyak peran dari kehadiran komite sekolah untuk perkembangan sekolah tersebut.
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASISSEKOLAH DI SMP NEGERI 2 WONOGIRI Peran Komite Sekolah Dalam Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah Di SMP Negeri 2 Wonogiri.

PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASISSEKOLAH DI SMP NEGERI 2 WONOGIRI Peran Komite Sekolah Dalam Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah Di SMP Negeri 2 Wonogiri.

The purpose of this study was to describe (1) the role of the school committee of management of educational facilities. (2) the role of the school committee in the administration of education management. (3) the role of the school in the education finance committee . This type of research is a qualitative study research approach is phenomenological perspective. The study was conducted at SMP Negeri 2 Wonogiri. Techniques of data collection using observation or documentation and in-depth interviews. Data analysis with qualitative descriptions of data reduction, data display and conclusion drawing / verification. The results showed that (1) the role of the school committee of management of the existing facilities and infrastructure that gives consideration ( advisory agency) to give consideration in planning infrastructure needs, provision of facilities and infrastructure procurement accountability preparation facilities and infrastructure, the implementation of maintenance and repair of facilities and infrastructure. (2) The role of the committee of management of the school in education include participation in the preparation of the annual program. Providing inputs related to extracurricular activities to foster student creativity level. Active role in the school committee to supervise the implementation of education. The school committee also has an active role in the mid-term evaluation of learning activities , semester , class promotion test, and final exam. (3) The role of the school in the education finance committee began the school committee was formed. Providing inputs in the preparation of the plan and budget well RAPBS budget plan for school development. Seek funding sources other than the government for the development of the school. To supervise the use of funds derived from the public especially. To supervise the use of the budget from the planning to the implementation of the use of the cost of education.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

T1 802010025 Full text

T1 802010025 Full text

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan peran komite sekolah sebagai badan pemberi pertimbangan, badan pendukung, badan pengontrol, dan badan penghubung dalam penyelenggaraan pendidikan di SMA Kristen 2 Salatiga. Subyek dalam penelitian ini ialah Kepala Sekolah SMA Kristen 2 Salatiga serta pengurus komite sekolah SMA Kristen 2 Salatiga yang terdiri dari Ketua II komite sekolah dan anggota komite sekolah bidang pengembangan pendidikan. Proses pengumpulan data dilakukan dengan mengisi angket dan wawancara. Angket diberikan kepada pengurus komite sekolah SMA Kristen 2 Salatiga, butir-butir angket menggunakan indikator-indikator empiris peran komite sekolah. Wawancara dilakukan kepada pengurus komite sekolah dan kepala sekolah SMA Kristen 2 Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komite sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan di SMA Kristen 2 Salatiga sebagai badan pertimbangan, badan pendukung, badan pengontrol maupun sebagai badan penghubung masih tergolong rendah. Faktor penyebabnya antara lain adalah keberadaan komite sekolah semacam formalitas saja, pengurus komite sekolah pasif, banyaknya pengurus komite sekolah yang sudah tidak aktif, dan sekolah tidak memberdayakan komite sekolahnya.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SD NEGERI  Pemberdayaan Komite Sekolah Dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Di Sd Negeri Bulukantil Jebres Surakarta.

PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SD NEGERI Pemberdayaan Komite Sekolah Dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Di Sd Negeri Bulukantil Jebres Surakarta.

Ada dua hal sebagai hasil penelitian: 1) Implementasi MBS di SD Negeri Bulukantil, telah dilaksanakan dengan adanya peran serta komponen-komponen sekolah maupun masyarakat. Implementasi MBS di SD Negeri Bulukantil yang telah dilaksanakan meliputi manajemen kurikulum dan pengembangan pendidikan, manajemen tenaga kependidikan pengelolaan, manajemen kesiswaan, manajemen keuangan dan pembiayaan, manajemen sarana dan prasarana, manajemen hubungan masyarakat, dan manajemen layanan khusus. 2) Peran komite sekolah terhadap pelaksanaan MBS di SD Negeri Bulukantil, dalam aspek manajemen kurikulum dan program pengembangan, manajemen tenaga kependidikan, manajemen kesiswaan, manajemen keuangan dan pembiayaan, manajemen sarana dan prasarana, manajemen hubungan masyarakat, dan manajemen layanan khusus belum berjalan maksimal. Peranan komite selama ini masih sangat kurang, alasan yang mendasarinya adalah masalah keterbatasan waktu, dana, dan tenaga pengurus dan anggota komite. Selain ruang gerak yang membatasi kerja mereka, juga masalah dana yang tersedia dirasa sangat kurang, sehingga pihak komite berpikir untuk melangkah lebih jauh menjalankan tugasnya selaku komite sekolah.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN FUNGSI KOMITE SEKOLAH DALAM PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DI SEKOLAH DASAR NEGERI CATURTUNGGAL 6 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

PELAKSANAAN FUNGSI KOMITE SEKOLAH DALAM PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DI SEKOLAH DASAR NEGERI CATURTUNGGAL 6 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Pada hari Selasa, 12 Agustus 2014 Peneliti datang ke sekolah untuk melakukan observasi lanjutan kondisi sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Peneliti tiba di sekolah sekitar pukul 09.30 langsung menemui wakil kepala sekolah untuk minta izin.setelah dipersilahkan untuk melaksanakan observasi peneliti langsung berkeliling kembali mengamati kondisi sarana dan prasarana yang ada. Kali ini objek yang diamati oleh peneliti adalah bagian kantin, ruang guru dan lapangan tempat bermain siswa. Baru sekitar 30 menit berkeliling melihat kondisi di sekolah, Peneliti bertemu dengan pak Budi yang menjadi ketua komite di sekolah tersebut. Peneliti memutuskan untuk minta waktu luang kepada beliau untuk keperluan wawancara, kebetulan beliau juga tidak memiliki kesibukan dan langsung menerima tawaran peneliti untuk diwawancarai. Tetapi sebelumnya peneliti harus menunggu terlebih dahulu karena Pak Budi ada keperluan sebentar untuk bertemu dengan salah satu guru di kantor.
Baca lebih lanjut

160 Baca lebih lajut

UN Peran Komite Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar Al Falaah Simo Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014.

UN Peran Komite Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar Al Falaah Simo Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014.

Secara umum pendidikan di sekolah bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan dan penghayatan serta pengalaman peserta didik harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik mulai disadari oleh masyarakat dan ini mendorong berbagai perhatian terhadap layanan masyarakat. Karena itu pendidikan menjadi prioritas yang utama dalam meningkatkan kualitas SDM guna pembangunan bangsa ini. Realisasi pendidikan berwujud dengan adanya desentralisasi pendidikan yang dinamakan dengan komite sekolah guna mengikutsertakan masyarakat dalam pengelolaan pendidikan dan diharapkan akan menumbuhkan rasa kepemilikan dalam diri setiap anggota masyarakat, sehingga mereka akan merasa mempunyai tanggung jawab.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PERAN KOMITE SEKOLAH DAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MI MUHAMMADIYAH KEDUNGWULUH LOR - repository perpustakaan

PERAN KOMITE SEKOLAH DAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MI MUHAMMADIYAH KEDUNGWULUH LOR - repository perpustakaan

Dapat ditegaskan bahwa tugas dan fungsi utama komite sekolah memberikan masukan, pertimbangan, dan rekomendasi pada satuan pendidikan dengan prinsip mendorong peningkatan mutu akademik dan mutu layanan belajar dimana komite sekolah itu berada. Tugas pokok dan fungsi komite sekolah memberi bantuan baik berupa pemikiran bagaimana cara mengatasi berbagai problematika sekolah maupun finansial untuk mendukung manajemen dan kegiatan belajar mengajar yang dibutuhkan sekolah. Bantuan yang diberikan ini akan dapat memajukan sekolah dalam mutu yang bersaing (Sagala, 2011: 246).
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

UN Peran Komite Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar Al Falaah Simo Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014.

UN Peran Komite Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar Al Falaah Simo Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014.

Dalam perannya sebagai badan pertimbangan di sini komite sekolah kaitannya dalam pembelajaran agama islam hanya sebatas membantu pihak sekolah dalam mempertimbangkan penerimaan siswa baru dan mempertimbangkan tentang penarikan biaya serta sarana prasarana. Sebagai badan pertimbangan, di sini kaitannya dalam pembelajaran agama Islam tidak memberikan masukan terhadap proses pengelolaannya dan tidak memberikan masukan terhadap proses pembelajaran guru khususnya guru PAI di mana pelaksanaan keputusan di sekolah berada di tangan kepala sekolah.

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...