Top PDF Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 11 BAB XI. PENUTUP

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 11 BAB XI. PENUTUP

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 11 BAB XI. PENUTUP

Proses penyusunan RPJMD ini, telah melibatkan berbagai stakeholders yang tergabung dalam Tim Penyusun RPJMD tahun 2014-2019, dan telah melalui pendekatan teknokratik, top-down/bottom-up, dan partisipatif melalui proses musyawarah perencanaan pembangunan RPJMD, serta pendekatan politis melalui pembahasan kebijakan umum dan prioritas pembangunan daerah bersama DPRD Kabupaten Ende.

1 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI PENUTUP OC

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI PENUTUP OC

Dalam rangka meningkatkan dan menciptakan kinerja Pemerintah Daerah yang lebih efektif, optimal dan mencapai sasaran, maka Pemerintah Kabupaten Nias Utara menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2016. yang terdiri dari berbagai kompilasi prioritas kegiatan pembangunan berdasarkan Rencana Kerja SKPD Kabupaten Nias Utara Tahun Anggaran 2015.

2 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI  Penutup

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI Penutup

(MUSRENBANG), sehingga aspirasi dan kepentingan masyarakat yang lebih luas, dapat terakomodasi secara baik. Untuk itu, tim penyusun RKPD 2016 harus mengawal secara seksama aspirasi dan kepentingan masyarakat mulai dari tingkat desa hingga tingkat pusat di dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG).

2 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB XI

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB XI

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2012-2017 ini merupakan arah dan target kinerja pembangunan yang akan dicapai lima tahun mendatang. Dokumen ini disusun mengacu pada Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun Nomor 13 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2005-2025, Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014 serta memperhatikan Rancangan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2012-2032. Selain itu juga memperhatikan asas kesinambungan dengan program-program pembangunan yang termuat dalam Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 17 Tahun 2007 tentang RPJMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2007-2012 dan rekomendasi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap LKPJ Akhir Masa Jabatan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2007-2012.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB 11

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB 11

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2013-2018 adalah kerangka kebijakan daerah untuk mencapai tujuan pelaksanaan pembangunan selama lima tahun ke depan. Menurut skalanya, RPJMD merupakan perencanaan tingkat meso (menengah) daerah yang perlu dipahami sebagai dokumen bersama (seluruh stakeholder) dalam rangka melaksanakan pembangunan. Selanjutnya, dokumen RPJMD secara teknis menjadi pedoman dan dijabarkan dalam kerangka perencanaan tahunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB 11

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB 11

Secara umum perencanaan pembangunan masa transisi tahun 2019 masih dalam rangka memelihara dan memantapkan kinerja terwujudnya Visi RPJMD Provinsi Maluku Tahun 2014-2019 melalui pemantapan kebijakan dari penjabaran misi pembangunan 2014-2019, yaitu (1) Memantapkan masyarakat Maluku yang Sejahtera, Rukun, Damai dan Religius, (2) Menjadikan Maluku sebagai Provinsi yang Aman dan Berdaya Saing, (3) Mewujudkan pembangunan yang Adil Berbasis Kepulauan Secara Berkelanjutan.

2 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Bab XI  Kesehatan

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Bab XI Kesehatan

Kekurangan tenaga merupakan suatu persoalan jang penting ka- rena menghambat kelantjaran pembangunan. Umpamanja untuk mentjapai suatu target dalam lapangan pendidikan dibutuhkan guru-gurunja, sedangkan guru-guru ini tidak ada sehingga program- program pendidikan tak dapat dilaksanakan menurut rentjana. Disamping ini, administrasi negara masih kurang effisien dan lan- tjar, sehingga inipun merupakan suatu penghambatan, umpamanja dalam pengiriman laporan-laporan darn daerah ke Pusat.

16 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Bab 11 RPJMD ok

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Bab 11 RPJMD ok

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2013-2018 ini akan menjadi pedoman dan arahan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan yang terencana, terpadu dan searah dengan pembangunan nasional selama lima tahun mendatang. RPJMD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2013-2018 menjadi pendorong gerakan bersama membangun dan memajukan Provinsi Sumatera Selatan.

1 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Depernas-01 Bab-11

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Depernas-01 Bab-11

Maka dirasa sangat perlu oleh Pemerintah untuk meletakkan dasar-dasar barn dalam perundang-undangan serta tindakan-tindakan untuk dapat mendjamin dalam waktu tertentu adanja stabilisasi dalam hubungan perburuhan baik untuk melindungi kaum buruh maupun memberikan sjarat-sjarat agar pars pengusaha dapat bekerdja se-effektip-efektipnja dengan mengatur kedudukan serikat buruh didalam perusahaan dan bentuk kerdja-sama dengan pengusaha diperusahaan.

18 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB  VI

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI

Tujuan yang hendak dicapai dalam misi 2 ini adalah a) Untuk Meningkatkan Produktivitas dan kesempatan kerja bagi Tenaga Kerja dan calon tenaga kerja, b) Menyediakan Infrastruktur Kota yang berkualitas, c) Mewujudkan Pengelolaan Lingkungan Hidup perkotaan yang baik, d) Mewujudkan Ketahanan Pangan, e) Meningkatkan Kualitas hasil Pertanian, f) meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Sasaran yang hendak dicapai adalah 1). Meningkatnya Pendapatan dan Kesejahteraan Tenaga Kerja, 2) Tersedianya calon tenaga kerja yang siap pakai dan mempunyai daya saing, 3) Terwujudnya Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Ramah Lingkungan, 4). Terwujudnya pengelolaan limbah dan sampah yang berwawasan lingkungan, 5). Tersedianya infrastruktur perkotaan yang berkualitas terutama yang menunjang kepariwisataan, 6). Meningkatnya kesiapsiagaan dan penanganan terhadap bencana, 7). Meningkatnya kualitas dan Produktivitas Hasil Pertanian tanaman pangan, 8). Terwujudnya Pola Konsumsi Sehat bagi Masyarakat dengan pangan lokal, 9). Meningkatnya kualitas, Produktivitas dan pengelolaan hasil Perkebunan, 10). Meningkatnya Besaran Pendapatan Asli daerah, 11). Meningkatnya Kualitas Hasil Peternakan
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB II

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB II

Luas wilayah perkotaan dibanding dengan luas wilayah kota adalah sebesar 2,11% dengan total jumlah penduduk sebanyak 14.064 orang. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan utama masyarakat kota Sawahlunto masih bertumpu pada sektor pertanian yang berada di wilayah pedessaan yang mencakup 97,89% dari luas wilayah kota. Namun apabila melihat tingkat perkembangan kegiatan pembangunan sepuluh tahun belakangan ini menunjukkan bahwa kegiatan perdagangan dan jasa sudah sangat meningkat di wilayah pinggiran perkotaan seperti Muaro Kalaban, Santur, Talawi Hilir, Sijantang.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI PENUTUP

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI PENUTUP

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bangka Tahun 2016 merupakan Dokumen Perencanaan tahunan dengan prioritas pembangunan terarah melalui pendekatan pada prioritas pencapaian visi dan misi “BANGKA BERMARTABAT”. Disamping pendekatan visi dimaksud prioritas pembangunan daerah secara prinsip tetap mengacu pada sasaran-sasaran pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2015-2019, prioritas pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagaimana tercantum dalam RPJMD Provinsi Tahun 2012-2017, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bangka Tahun 2013- 2030, serta memperhatikan RPJMD Kabupaten tetangga, seperti Kota Pangkal Pinang, Bangka Barat dan Bangka Tengah, serta memperhatikan Program Pembangunan Nasional 9 Agenda Nawa Cita, serta percepatan pencapaian target SPM dan kesepakatan-kesepakatan pembangunan SDG’s
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI Penutup

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VI Penutup

Rencana   Kerja   Pemerintah   Daerah   (RKPD)   Kabupaten   Lebong     Tahun 2016, merupakan penjabaran pelaksanaan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah   Daerah   (RPJMD)   Kabupaten   Lebong   Tahun   2016  –   2020.   Dengan mengacu   kepada   Rencana   Kerja   Pemerintah   (RKP)   Tahun   2016    dan   hasil analisis,   pemantauan   serta   evaluasi   pelaksanaan   RKPD   Tahun   2014.  RKPD Tahun 2016  merupakan tahap pengembangan program dan kegiatan prioritas guna mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Lebong.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 11.BAB XI-CETAK

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah 11.BAB XI-CETAK

Penyusunan   RPJM   Daerah   mengacu   dan   selaras   dengan Rencana  Pembangunan Provinsi  Jawa Tengah  dan  RPJM  Nasional. RPJM   Daerah   merupakan   pedoman   dan   arahan   bersama   bagi seluruh   pemangku   kepentingan   dalam   penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Banyumas  dan akan menjadi   pendorong   dalam   percepatan   pembangunan   serta   upaya bersama   untuk   mewujudkan   Pemerintahan   Kabupaten     Banyumas Yang Bersih Dan Adil Menuju Masyarakat Yang Sejahtera, Berdaya Saing, Dan Berbudaya Berlandaskan Iman Dan Taqwa.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Bab VII - PENUTUP

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Bab VII - PENUTUP

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Musi Rawas Tahun 2016, merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Musi Rawas Tahun 2005 – 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Musi Rawas Tahun 2010-2015. Dengan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2016 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016 serta hasil analisis, pemantauan serta evaluasi pelaksanaan RKPD Tahun 2015.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Bab VI Penutup

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Bab VI Penutup

4. Untuk menjaga efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program, setiap Kepala SKPD wajib melakukan pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan/kegiatan melalui upaya koreksi dan melaporkannya secara berkala 3 (tiga) bulanan kepada Gubernur melalui Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan.

4 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VII PENUTUP

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB VII PENUTUP

5. Untuk menjaga efektivitas pelaksanaan program, SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan wajib melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan serta melakukan tindakan koreksi yang diperlukan dalam bentuk laporan berkala sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melakukan evaluasi pelaksanaan program RKPD.

2 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB IV

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB IV

Permasalahan pembangunan pada urusan pendidikan terlihat dengan masih ada penduduk Kota Sawahlunto yang belum melek huruf. Pada kualitas pelayanan pendidikan, rendahnya nilai APM dan APK ditiap jenjang pendidikan harus segera diatasi. Kurangnya alat dan media pembelajaran di sekolah (prasarana sekolah belum memenuhi SPM) juga menjadi permasalahan di bidang pendidikan ini. Dari segi kompetensi dan kualifikasi tenaga kependidikan PAUD belum memenuhi standar S1 yang ditetapkan pemerintah. Hal ini berimbas kepada rendahnya kesejahteraan pendidik dan pengelola PAUD. Untuk tingkat pendidikan dasar dan menengah, persentase guru yang telah mempunyai sertifikat pendidik juga masih rendah Berbagai permasalahan tersebut, jika tidak ditangani secara serius, akan menyebabkan penurunan kualitas pendidikan. Keberadaan sekolah Unggulan di daerah lain menyebabkan keinginan siswa bersekolah keluar daerah sehingganya lulusan SMU di Kota Sawahlunto menurun kualitasnya
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB III

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB III

Proyeksi meningkatnya pengeluaran wajib dan mengikat ini tentunya harus diseimbangkan dengan peningkatan pendapataan daerah. Dengan Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2009 jenis pajak dan retribusi yang dapat dipungut bersifat tertutup, artinya pemerintah daerah tidak dibenarkan membuat kebijakan untuk menciptakan jenis pajak dan retribusi daerah selain dari apa yang telah digariskan oleh undang-undang tersebut. Dengan undang-undang pajak daerah dan retribusi daerah yang baru ada objek pendapatan asli daerah yang baru dan ada juga yang dihapus. Namun bagi Kota Sawahlunto dengan berlakukanya undang- undang tersebut dapat menaikan jumlah PAD, namun mengakibatkan pengurangan pendapatan secara keseluruhan. Hal ini disebabkan karena ada sumber pendapatan daerah yang pada awalnya merupakan pajak pemerintah pusat yang dibagihasilkan kepada pemerintah daerah melalui Dana Bagi Hasil yang jumlahnya cukup besar menjadi pajak daerah yang potensi didaerah sangat kecil seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB IX

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB IX

Indikator Kinerja merupakan alat ukur spesifik secara kuantitatif dan/atau kualitatif yang terdiri dari unsur masukan, proses, keluaran, hasil, manfaat, dan/atau dampak yang menggambar[r]

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...