Top PDF Saudaraku, Inilah Keutamaan Puasa Ramadhan

Saudaraku, Inilah Keutamaan Puasa Ramadhan

Saudaraku, Inilah Keutamaan Puasa Ramadhan

Dengan demikian, sungguh Allah telah mewajibkan kepada hamba-Nya untuk berpuasa (menahan) lisannya, kemaluannya, pendengarannya, penglihatan, tangan dan kakinya dari perbuatan haram dan inilah pengertian shiyam (puasa) secara bahasa. Puasa yang seperti ini tidak hanya khusus di bulan Ramadhan saja tetapi untuk seterusnya sampai datang kematian dalam ketaatan pada Allah sehingga menang dengan keridaan Allah dan selamat dari kemurkaan Allah. Maka jika seorang muslim telah mengetahui bahwa Allah telah mengharamkan sesuatu yang halal ketika bulan Ramadhan dan mengharamkan perkara-perkara yang pada asalnya memang haram untuk selamanya maka pelajaran yang bisa dipetik bahwasanya seseorang tidak akan begitu saja membatasi dari yang haram ketika bulan Ramadhan saja akan tetapi dia akan melakukannya terus hingga akhir hayatnya karena takut terhadap hukuman Allah bagi orang-orang yang menyelisihi perintah dan larangan-Nya.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

Keutamaan Bulan Ramadhan Bagi Umat Islam

Keutamaan Bulan Ramadhan Bagi Umat Islam

Bagaimana dengan pahala puasa? Sekali lagi, pahala puasa benar-benar melintas di luar batas prediksi hitungan hisab ibadah biasa, sebab, “puasa itu hanya untuk-Ku dan Akulah yang kelak membalasnya,” ujar hadits Qudsi muttafaq ‘alaih riwayat Sahabat Abu Hurairah (w. 59 H/602- 679 M).

6 Baca lebih lajut

FADHILAH DAN KEUTAMAAN DI BULAN RAMADHAN

FADHILAH DAN KEUTAMAAN DI BULAN RAMADHAN

Waktu berbuka merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang yang melaksanakan puasa dan bahkan kadangkala setengah jamatau mungkin saja satu jam sebelum waktu maghrib masuk sudah nonkrong dihadapan hidangan yang akan menjadi santapan berbuka puasa, nah menyegrakannya merupakan perbuatan yang bernilai sunah.

3 Baca lebih lajut

KEUTAMAAN BULAN SUCI RAMADHAN

KEUTAMAAN BULAN SUCI RAMADHAN

Kita ِ harus ِ tahuِ bahwa ِ berpuasa ِ itu ِ bukanِ hanya ِ menahanِ lapar ِ dan hausِ.ِ Tetapiِ yangِ lebihِ pentingِ adalahِ menahanِ diriِ dariِ godaanِ danِ hawa nafsuِ. ِ Mengapa ِ demi,ianِ.ِ.???, ِ karena, ِ kebiasaan ِ buruk ِ yang ِ biasa ِ terjadi adalahِ merekaِ mengakuِ berpuasa,ِ e…ِ ternyataِ setiapِ hariِ sukanyaِ marah- marah!ِ Katanyaِ berpuasa,ِ e…ِ malahِ nyolongِ ayamِ tetangga,ِ Katanyaِ puasa, e… ِ malah ِ ambil ِ sandal ِ orang ِ saat ِ salat ِ tarwih ِ di ِ masjid, ِ masyaallah! Perbuatanِ sepertiِ inilahِ yangِ sangatِ berbahayaِ bagiِ umatِ muslim,ِ sebabِ Nabi telahِ bersabdaِ yangِ artinya,ِ “Betapaِ banyakِ orangِ berpuasaِ diِ antaraِ kalian, tetapiِ tidakِ adaِ yangِ diperolehnyaِ kecualiِ hanyaِ laparِ danِ dahagaِ.”
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

30 HARI KEUTAMAAN PUASA DAN AMALAN AMALAN PUASA DI BULAN RAMADHAN 1

30 HARI KEUTAMAAN PUASA DAN AMALAN AMALAN PUASA DI BULAN RAMADHAN 1

Amal ibadah mulia ini dapat Anda manfaatkan bersama tetangga atau anak-anak yatim yang bermukim disekitar rumah Anda. Memberikan makanan ini hanya satu contoh yang dapat kita terapkan dalam hal berbagi rezki kepada sesama umat. Hal ini juga perlu dibiasakan, agar setelah selesai bulan Ramadhan, hal ini tidak punah begitu saja.

9 Baca lebih lajut

BAB 7 IBADAH PUASA - 07 puasa wajib

BAB 7 IBADAH PUASA - 07 puasa wajib

Puasa nazar adalah puasa yang dilakukan karena mempunyai nazar (janji kebaikan yang pernah diucapkan) ketika keinginannya terpenuhi. Misalnya, seorang siswa bernazar, “kalau aku menjadi juara kelas aku akan berpuasa selama dua hari”. Maka, ketika pembagian rapor dia betul-betul menjadi juara kelas, dia harus menepati nazarnya itu, yakni berpuasa dua hari.

7 Baca lebih lajut

KEUTAMAAN 10 MALAM TERAKHIR DI BULAN RAMADHAN

KEUTAMAAN 10 MALAM TERAKHIR DI BULAN RAMADHAN

Kebiasaan Rasulullah saw. Pada 10 terakhir bulan ramdhan adalah menghidupkan malam dengan ibadah dan membangunkan keluarganya untuk melaksanakan ibadah, kiranya menjadi contoh tauladan bagi kita, rasul tidak hanya dia yang bangun malam di 10 terakhir dibulan ramadhan, akan tetapi dia juga mengajak keluarganya, kalau cara-cara seperti ini dilakukan oleh setiap kepala keluarga dinegri kita, tentu rumah tangga lebih tentram, Rumah tangga lebih terasa keislamannya,

3 Baca lebih lajut

Soal UKK Fiqih Kelas 3 sd dan mi

Soal UKK Fiqih Kelas 3 sd dan mi

Hukum melaksanakan puasa Ramadhan bagi orang Islam yang sudah baligh adalah… A.. Berikut ini dapat membatalkan puasa, kecuali… A.[r]

4 Baca lebih lajut

 Soal UKK Kelas 3 SD dan MI ukk fikih 3

Soal UKK Kelas 3 SD dan MI ukk fikih 3

Hukum melaksanakan puasa Ramadhan bagi orang Islam yang sudah baligh adalah… a.. Berikut ini dapat membatalkan puasa, kecuali… a.[r]

2 Baca lebih lajut

MENGAPAI AMPUNAN ALLAH SWT

MENGAPAI AMPUNAN ALLAH SWT

Yang pertama keampunan dosa itu dapat kita capai dengan menjalankan puasa ramadhan penuh dengan keimanan dan mengaharapkan pahala darinya, puasa tidak karna yang lain, puasa bukan karna , misalnya : seorang menantu baru jangan puasa hanya karna malu sama mertua, ah…coba puasa dululah, bapaknya soleh, orang tuanya ta'at, malu kita nantik atau puasa karna mengharapkan jatah ini dan jatah itu,, jangan….perbaiki kembali niat, luruskan kembali nawaitu kita, sekali-kali jangan melaksanakan ibadat karna selain Allah, sebab semuanya akan menjadi sia-sia dihadapan Allah. Hanya Allah lah yang berhak disembah, hanya Allah lah yang berhak dipuji, hanya Allah lah yang menjadi sandaran dan tempat mohon pertolongan.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Presentasi Puasa Ramadhan Lahir Batin

Presentasi Puasa Ramadhan Lahir Batin

Al-Traif Slide 20 : ‘You close your eyes and hope that this is just imagination...’ by jonanime Slide 21 : ‘Heart Of The Storm’ by jdhancock Under Creative Commons License Power[r]

28 Baca lebih lajut

INTERNALISASI NILAI-NILAI PUASA SUNNAH DALAM MENUMBUHKAN KECERDASAN SPIRITUAL MAHASISWA IAIN SALATIGA JURUSAN PAI ANGKATAN 2013 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd)

INTERNALISASI NILAI-NILAI PUASA SUNNAH DALAM MENUMBUHKAN KECERDASAN SPIRITUAL MAHASISWA IAIN SALATIGA JURUSAN PAI ANGKATAN 2013 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd)

Bebi Kurniawan menegaskan, menurut bahasa, puasa atau shaum adalah menahan diri dari segala sesuatu, seperti makan,minum, nafsu, dan menaan berbicara yang tidak bermanfaat. Sedangkan menurut istilah, puasa adalah menahan diri dari sesuatu yang membatalkannya selama satu hari, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat dan beberapa syarat. Dalam al- Qur‟an , kata “puasa” yang paling sering digunakan adalah shiyam yang berarti berpuasa dengan menahan diri untuk tidak makan, minum dan bergaul dengan istri/suami sejak fajar sampai mahgrib. Sementara itu, dalam al- Qur‟an kata “puasa” hanya disebut satu kali dengan kata shaum. Shaum tidak hanya mencegah makan, minum, dan bergaul dengan istri/suami, tetapi juga harus mencegah berbicara, mendengar, melihat, bahkan pikiran dari hal-hal yang dapat merusak ibadah puasa. Menurut Ghazali, inilah bentuk puasa yang sebenarnya dan yang akan mengantarkan manusia kepada derajat takwa (Aizid, 2015: 17).
Baca lebih lanjut

145 Baca lebih lajut

Panduan Ibadah Ramadhan PDF INTERACTIVE

Panduan Ibadah Ramadhan PDF INTERACTIVE

dengan membaca referensi atau buku-buku yang berkenaan dengan puasa, dengan persiapan yang baik inilah semoga puasa kita akan lebih baik dari waktu ke waktu. Mari kita jadikan saat ramadhan sebagai sarana peningkatan amal ibadah kita kepada Allah SWT.

48 Baca lebih lajut

IMPLIKASI PENENTUAN AWAL DAN AKHIR PUASA RAMADHAN DALAM PERSPEKTIF HADIS

IMPLIKASI PENENTUAN AWAL DAN AKHIR PUASA RAMADHAN DALAM PERSPEKTIF HADIS

M enentukan awal dan akhir ramadhan adalahsuatu keharusan, agar umat Islam lebih yakin dalam mengerjakan kewajiban ibadah puasa. Masalahnya sekalipun telah ditunjang oleh teknologi hisab - untuk mengitung perjalanan bulan - dan teknologyi ru’yat - untuk melihat (meneropong hilal) - yang modern tetapi masih saja terjadi kontroversi mengenai awal dan akhir ramadhan.Hampir setiap tahun umat Islam disibukkan oleh perselisihan mengenai kapan saat memulai dan saat mengakhiri bulan yang penuh berkah itu.

20 Baca lebih lajut

Risalah Puasa Ramadhan Syaikh bin Baz

Risalah Puasa Ramadhan Syaikh bin Baz

Yaitu: Hendaknya bagi orang yang berpuasa untuk menjalankan puasanya karena iman kepada Allah serta mengharap pahala dari-Nya dan bukan karena riya, sum'ah, taklid atau ikut-ikutan terhadap penduduk setempat, namun hendaknya ia menjalankan puasa kerena dasar perintah Allah dan karena mengharap pahala disisi-Nya, demikian pula ketika melakukan qiyamullail hendaknya dikerjakan atas dasar iman dan penuh harap pahala dari-Nya dan bukan karena sebab lain, Rasulullah ملسو هيلع هللا ىلص bersabda;

19 Baca lebih lajut

PUASA UNTUK MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLA

PUASA UNTUK MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLA

Contoh : Puasa Ramadhan, Puasa  Ruh dari puasa adalah menahan diri dari melakukan perbuatan dosa dan perbuatan haram, serta mengerjakan amalan fardhu dan sunnah... Manfaat untuk mende[r]

5 Baca lebih lajut

Cantik Dan Bugar Selama Puasa Ramadhan.

Cantik Dan Bugar Selama Puasa Ramadhan.

Rasulallah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah me-manage emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental- spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai. (erl)

9 Baca lebih lajut

Bagian 1. Kapan Turun Kewajiban Puasa Ramadhan - Ramadhan Semakin Dekat | Ma'had al-Mubarok

Bagian 1. Kapan Turun Kewajiban Puasa Ramadhan - Ramadhan Semakin Dekat | Ma'had al-Mubarok

Adapun bagi orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan atau puasa nadzar maka pada saat itu berpuasa bukan lagi keringanan baginya akan tetapi kewajiban sehingga dia wajib berpuasa, kare[r]

12 Baca lebih lajut

Puasa Anak Kecil di Bulan Ramadhan

Puasa Anak Kecil di Bulan Ramadhan

Puasa Anak Kecil di Bulan Ramadhan Divisi Ilmiyah Dâr al-Qasim Terjemah : Syafar Abu Difa Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad.[r]

9 Baca lebih lajut

Show all 2117 documents...