Top PDF TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN DALAM PENGELOL (1)

TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN DALAM PENGELOL (1)

TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN DALAM PENGELOL (1)

terbilang cukup mewah untuk ukuran rumah dinas perusahaan perkebunan, rumah- rumah tersebut adalah rumah dinas untuk Kepala dinas atau dahulu di PTPN 2 disebut Asisten kepala ( Askep ). Sedangkan rumah dinas untuk asisten teknik dan asisten umum terletak sekitar 600 meter dari gerbang depan pabrik gula, dengan tipe rumah dibawah rumah dinas manajer dan asisten senior, pemukiman mengelompok berkisar 20 rumah dengan jadi dapat disimpulkan bahwa variasi bentuk rumah dinas karyawan pimpinan di komplek perumahan Pabrik Gula Kwala Madu hanya terdiri dari dua tipe saja, yakni tipe rumah dinas untuk asisten senior termasuk rumah dinas manajer dan tipe rumah dinas asisten umum dan asisten teknik yang tipe arsitekturnya seragam. Rumah dinas untuk karyawan pelaksana bentuknya lebih minimalis dan konstruksi rumahnya bersifat semi permanen, karena terdiri dari papan kayu dan sebagian kecil saja terdapat beton. Rumah-rumah dinas tersebut ada yang menghadap ke arah utara dan ada pula yang menghadap ke arah selatan.Sedangkan rumah masyarakat umum ( non perkebunan ) di Desa Sambirejo secara umum telah berbentuk permanen lengkap dengan fasilitas listrik yang memadai serta banyak terdapat sawah irigasi di kawasan tempat tinggal masyarakat Desa Sambirejo tersebut.
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Orang luar, hanya bisa membantu membuat rencana-rencana pembangunan perdesaan yang didasarkan atas masalah yang muncul dan keberadaan potensi yang ada di wilayah yang bersangkutan.Karena pada umumnya suatu proyek pembangunan yang direncanakan oleh suatu pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat, dan secara tidak langsung mengentaskan kemiskinan.Selain itu, orang luar dapat membantu menemukan dan menciptakan peluang berdasarkan potensi masyarakat dan sumber daya yang ada di lingkungan sekitarnya.Misalnya, pemanfaatan sumberdaya milik bersama (hutan, bantaran sungai, sungai, dan lainnya); memperbaiki alat-alat untuk proses produksi; membuka lapangan kerja musiman; membantu rumah tangga miskin dengan modal yang kecil; membangun prasarana dan sarana pertanian di perdesaan; memanfaatkan budi daya air; mengembangkan varietas tanaman yang lebih produktif, dan lainnya. Selain itu, agar kita dapat memahami kondisi kemiskinan masyarakat perdesaan perlu dikembangkan sikap positif, terutama bagi para profesional dan ilmuwan yang berkecimpung di dalam pembangunan desa. Misalnya, (1) harus menghilangkan sikap anti kemiskinan, artinya kita harus berusaha membantu orang miskin keluar dari jerat kemiskinannya; (2) tinggal bersama lebih lama. Dengan tinggal lebih lama pada kehidupan masyarakat miskin, maka dapat merasakan dan memahami kondisi kemiskinan mereka; (3) Berlakulah seperti orang kecil atau miskin. Jangan menjaga jarak dengan mereka, cara berpakaian, cara makan, berbicara, dan lain sebagainya. ( Chambers, 1988 )
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

In pursuant to Decision of the Board of Commisioners No.Kep-017/DIR/KPEI/0911 dated 8 September 2011, KPEI imposed regulations No.II-11 on the Haircut Committee as a follow-up for the amendment of the V.D.5 Bapepam regulation concerning the reporting provisions of Adjusted Net Working Capital (MKBD). This regulation governs the mechanism of haircut, the term of office and composition of the Committee members, and the Committee’s duties. The implementation of the Haircut Committee regulation encourages the calculation of the risk instruments in KPEI to become more transparent and accountable. Meanwhile, the assessment on collateral and the reporting of MKBD eventually demonstrate the capital reserve of the Clearing Members. One of the tasks of the Haircut Committee is to announce the amount of Haircut Equity Securities or Non-Fixed Cash Flow Asset- Backed Securities which is listed or will be listed on the Indonesia Stock Exchange, and to announce the amount of Mutual Funds units listed on the Stock Exchange at the KPEI website no later than 1 (one) trading day before they are effectively calculated in the Adjusted Net Working Capital (MKBD) of any Securities Company. The amount of Haircut Value is valid from 2 April 2012 up to 30 April 2012.
Baca lebih lanjut

192 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sebagai

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sebagai

K edua, F ungsi komunikasi. S ebagai fungsi komunikasi PR dapat dilihat dari empat hal, yaitu ketrampilan atau keahlian komuniukasi yang perlu dimiliki public relations, aktivitas kerja yang biasa dilakukan, sistem yang dibentuk dan operasionalisasi penggunaan sistem yang sudah dibentuk dan operasionalisasi penggunaan sistem yang sudah dibentuk meliputi : 1) kemampuan dasar komunikasi. S etidaknya ada tiga kemampuan dasar yang perlu dimiliki seorang public relations, yaitu kemampuan mendengarkan, menulis dan berbicara, baik dalam kontek komunikasi organisasi maupun berbicara didepan publik. S elain ketiga hal tersebut, untuk menjalankan peran manajerial maka seorang PR juga perlu memiliki kemampuan melakukan riset, menyusun perencanaan dan mengevaluasi hasil riset. 2) PR mencakup berbagai aktivitas kerja yang dilakukan berkaitan dengan proses komunikasi seperti memproduksi media release, company profile, ataupun majalah internal termasuk disini program kampanye membentuk kesadaran akan isu tertentu ataupun membentuk image positif organisasi. 3) PR berperan dalam membangun suatu sistem komunikasi seperti sistem pengumpulan informasi dari publik, membentuk kelompok pelanggan ataupun komunitas untuk mendapatkan masukan, ataupun dengan menjalin hubungan baik dengan para editor dan wartawan. 4) PR berkaitan dengan aktivitas memanfaatkan sistem komunikasi yang sudah ada.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Orang luar, hanya bisa membantu membuat rencana-rencana pembangunan perdesaan yang didasarkan atas masalah yang muncul dan keberadaan potensi yang ada di wilayah yang bersangkutan.Karena pada umumnya suatu proyek pembangunan yang direncanakan oleh suatu pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat, dan secara tidak langsung mengentaskan kemiskinan.Selain itu, orang luar dapat membantu menemukan dan menciptakan peluang berdasarkan potensi masyarakat dan sumber daya yang ada di lingkungan sekitarnya.Misalnya, pemanfaatan sumberdaya milik bersama (hutan, bantaran sungai, sungai, dan lainnya); memperbaiki alat-alat untuk proses produksi; membuka lapangan kerja musiman; membantu rumah tangga miskin dengan modal yang kecil; membangun prasarana dan sarana pertanian di perdesaan; memanfaatkan budi daya air; mengembangkan varietas tanaman yang lebih produktif, dan lainnya. Selain itu, agar kita dapat memahami kondisi kemiskinan masyarakat perdesaan perlu dikembangkan sikap positif, terutama bagi para profesional dan ilmuwan yang berkecimpung di dalam pembangunan desa. Misalnya, (1) harus menghilangkan sikap anti kemiskinan, artinya kita harus berusaha membantu orang miskin keluar dari jerat kemiskinannya; (2) tinggal bersama lebih lama. Dengan tinggal lebih lama pada kehidupan masyarakat miskin, maka dapat merasakan dan memahami kondisi kemiskinan mereka; (3) Berlakulah seperti orang kecil atau miskin. Jangan menjaga jarak dengan mereka, cara berpakaian, cara makan, berbicara, dan lain sebagainya. ( Chambers, 1988 )
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Layansa Radiant bersilaturahim dan tadabbur ke Pondok Pesantren khusus tahfizul Qur’an dalam program pendidikan umum dengan penyebaran hafalan dari 1-30 juz dan mengajak para santri untuk ikut kegiatan memasak nasi briyani, serta memberikan reward kepada mereka.

5 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Dalam program Pasar Sejahtera, fokus utama kami adalah memperbaiki dan meningkatkan kondisi kesehatan lingkungan pasar agar menjadi ruang publik komersial yang bersih, sehat, aman, dan nyaman selaras dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 8152:2015) tentang Pasar Rakyat. Hal ini secara langsung mendukung peningkatan ekonomi kerakyatan dan ekonomi daerah serta pemenuhan hak-hak konsumen di pasar rakyat. Tujuan program ini sejalan dengan Poin 6 Nawacita, terkait revitaliasi pasar rakyat. Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, program ini mendukung cita-cita pembangunan nomor 1 mengenai Tidak Ada Kemiskinan, nomor 3 mengenai Kesehatan dan Kesejahteraan, nomor 6 mengenai Air Bersih dan Sanitasi, nomor 8 mengenai Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan nomor 11 tentang Perkotaan yang Berkelanjutan. Kami meyakini bahwa berbagai inisiatif dan inovasi yang dijalankan dalam Program Pasar Sejahtera, termasuk di dalamnya Festival Pasar Rakyat, akan menambah kapasitas pasar rakyat untuk berkompetisi dengan ritel modern. Oleh karena itu, Danamon Peduli berkomitmen untuk memberi dukungan terbaik terhadap pengembangan pasar rakyat sebagai salah satu pusat beradaban dari suatu daerah yang sarat dengan nilai sosial, budaya dan ekonomi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

persawahan dengan irigasi yang baik jarak areal persawahan tersebut dari Pabrik Gula Kwala Madu dengan jarak sekitar 1 Km atau hanya 15 menit dengan berjalan kaki, selain itu menjadi pedagang juga merupakan pilihan ideal, terutama pedagang keliling, mengingat Desa Kwala Begumit tidak jauh dari pusat keramaian yakni Kota Binjai, yakni hanya sekitar 10 Km atau hanya 20 menit jika mengendarai sepeda motor, pedagang keliling tersebut ada yang menjual sayuran ada pula yang menjual mainan anak dan jajanan anak-anak, tetapi yang disebutkan terakhir ini cenderung ramai berkumpul di depan rumah pemilik acara hajatan saja dan jika ada acara hajatan pula mereka baru tampak menjajakan dagangannya.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Keesokan harinya, pada tanggal 1 Mei 2015, pukul 10.00 WIB saya sampai di parkiran kantor PGKM, saya pun bergegas menemui security di lobby kantor PGKM tersebut dan sepertinya beliau sudah bisa menebak maksud dan kedatangan saya hingga sebelum saya mengutarakan maksud dan tujuan saya, akhirnya beliau mengarahkan saya ke pos security utama yang terletak tepat di depan timbangan tebu, saya lihat banyak sekali plang-plang di areal pintu masuk PGKM ini dengan isi tulisan yang tampaknya menarik dan sesuai untuk bahan dokumentasi skripsi saya, sehingga saya pun meminta kepada salah seorang security yang sedang berjaga di pos tersebut untuk mengambil foto dengan menggunakan kamera yang saya bawa dari rumah untuk dokumentasi lapangan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Orang luar, hanya bisa membantu membuat rencana-rencana pembangunan perdesaan yang didasarkan atas masalah yang muncul dan keberadaan potensi yang ada di wilayah yang bersangkutan.Karena pada umumnya suatu proyek pembangunan yang direncanakan oleh suatu pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat, dan secara tidak langsung mengentaskan kemiskinan.Selain itu, orang luar dapat membantu menemukan dan menciptakan peluang berdasarkan potensi masyarakat dan sumber daya yang ada di lingkungan sekitarnya.Misalnya, pemanfaatan sumberdaya milik bersama (hutan, bantaran sungai, sungai, dan lainnya); memperbaiki alat-alat untuk proses produksi; membuka lapangan kerja musiman; membantu rumah tangga miskin dengan modal yang kecil; membangun prasarana dan sarana pertanian di perdesaan; memanfaatkan budi daya air; mengembangkan varietas tanaman yang lebih produktif, dan lainnya. Selain itu, agar kita dapat memahami kondisi kemiskinan masyarakat perdesaan perlu dikembangkan sikap positif, terutama bagi para profesional dan ilmuwan yang berkecimpung di dalam pembangunan desa. Misalnya, (1) harus menghilangkan sikap anti kemiskinan, artinya kita harus berusaha membantu orang miskin keluar dari jerat kemiskinannya; (2) tinggal bersama lebih lama. Dengan tinggal lebih lama pada kehidupan masyarakat miskin, maka dapat merasakan dan memahami kondisi kemiskinan mereka; (3) Berlakulah seperti orang kecil atau miskin. Jangan menjaga jarak dengan mereka, cara berpakaian, cara makan, berbicara, dan lain sebagainya. ( Chambers, 1988 )
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (1)

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (1)

Etika bisnis merupakan suatu kode etik perusahaan dalam melakukan aneka ragam kegiatan bisnis, mulai dari perusahaan, industry, masyarakat, dan individu itu sendiri. Etika bisnis ini sangat penting dalam suatu perusahaan karena untuk membentuk sebuah perusahaan yang memiliki kekukuhan yang kuat dan dapat menciptakan nilai yang tinggi. Dalam etika bisnis, suatu perusahaan pasti memiliki tanggung jawab sosial terhadap semua hal yang terkait dengan perusahaan yang bersangkutan. Tanggung jawab sosial itu sendiri merupakan suatu pengakuan perusahaan bahwa keputusan bisnis dapat mempengaruhi masyarakat. Dalam arti luas, tanggung jawab sosial adalah tanggung jawabnya terhadap pelanggan, terhadap karyawan, terhadap kreditor, terhadap pemegang saham, terhadap lingkungan, dan terhadap komunitas. Etika bisnis dan tanggung jawab sosial haruslah di nilai baik dalam membuat keputusan bisnis.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB INDUK PERUSAHAAN TERHADAP ANAK PERUSAHAAN DALAM SUATU PERUSAHAAN KELOMPOK  Tanggung Jawab Induk Perusahaan Terhadap Anak Perusahaan Dalam Suatu Perusahaan Kelompok.

TANGGUNG JAWAB INDUK PERUSAHAAN TERHADAP ANAK PERUSAHAAN DALAM SUATU PERUSAHAAN KELOMPOK Tanggung Jawab Induk Perusahaan Terhadap Anak Perusahaan Dalam Suatu Perusahaan Kelompok.

Perusahaan kelompok atau lebih dikenal dengan sebutan konglomerasi merupakan topik yang selalu menarik perhatian, karena pertumbuhan dan perkembangan perusahaan grup yang tidak terkendali dapat menimbulkan monopoli terhadap suatu jaringan usaha. Disisi lain perusahaan grup itu dianggap diperlukan untuk mempercepat proses pembangunan perekonomian dalam suatu negara. Hubungan-hubungan yang ada diantara perusahaan anggota grup dapat diartikan sebagai hubungan antara badan-badan hokum yang ada didalam suatu grup tersebut; yaitu badan hukum dengan bentuk Perseroan Terbatas. Hubungan itu dapat terjadi antara lain karena adanya keterkaitan kepemilikan yang banyak atau sedikit. Mempunyai keterikatan yang erat baik satu sama lain; dalam kebijakan menjalankan usaha maupun dalam hal pengaturan keuangan dan hubungan organisasi.Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa perusahaan yang berada dibawah satu pimpinan sentral atau pengurusan bersama dikelola dengan gaya dan pola yang sama. 1
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Produk Hukum | Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum

Produk Hukum | Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum

4. Pelaku Usaha yang selanjutnya disebut Perusahaan adalah organisasi berbadan hukum baik yang didirikan berdasarkan Peraturan Perundang-undangan maupun perjanjian yang melakukan kegiatan usaha dengan menghimpun modal, bergerak dalam kegiatan produksi barang dan/atau jasa serta bertujuan memperoleh keuntungan.

16 Baca lebih lajut

Tanggung jawab induk perusahaan dalam perusahaan grup terhadap anak perusahaan yang dinyatakan pailit AWAL

Tanggung jawab induk perusahaan dalam perusahaan grup terhadap anak perusahaan yang dinyatakan pailit AWAL

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggung jawab induk perusahaan dalam perusahaan grup terhadap anak perusahaan yang dinyatakan pailit. Perusahaan grup terdiri dari induk perusahaan dan anak perusahaan. Sebagai pemegang saham mayoritas pada anak perusahaan, induk perusahaan memiliki wewenang untuk mengawasi jalannya anak perusahaan. Tidak adanya peraturan mengenai perusahaan grup di Indonesia membuat pengaturan tanggung jawab induk perusahaan terhadap anak perusahaan yang telah dinyatakan pailit menjadi sulit untuk ditentukan, sementara dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT) keberadaan induk perusahaan dan anak perusahaan masing-masing sebagai badan hukum yang mandiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang berasal dari Undang-Undang dan bahan hukum sekunder yang berasal dari buku, jurnal dan penelitian hasil penelitian yang serupa. Teknik yang digunakan adalah teknik pengumpulan data studi dokumen atau bahan pustaka. Teknik analisis yang digunakan adalah silogisme dan interpretasi dengan menggunakan pola pikir deduktif.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Kegiatan tanggung jawab sosial Danamon dikoordinasikan melalui Yayasan Danamon Peduli, Dibentuk secara resmi sebagai entitas hukum independen di 2006, Danamon Peduli adalah badan sosial yang mendukung pengembangan komunitas berkelanjutan yang berlandaskan pada semangat sukarela, sejalan dengan visi Danamon, “Kami peduli dan membantu jutaan orang mencapai kesejahteraan”.

10 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Seluruh kegiatan dan proyeksi pembiayaan tahunan program CSR disusun secara komprehensif pada setiap akhir tahun dan diajukan oleh Danamon Peduli kepada perusahaan untuk persetujuan berdasarkan kajian kebutuhan program yang akan dijalankan. Pengajuan rencana program kerja dan anggaran tahunan ini menunjukkan bahwa alokasi dana kegiatan CSR merupakan cerminan dari komitmen Danamon serta anak perusahaan untuk mendukung dan memastikan program CSR dapat dijalankan dengan baik, efektif dan memberikan manfaat optimal. Penganggaran kegiatan CSR tahunan bukanlah semata-mata memenuhi ketentuan peraturan pemerintah yang mensyaratkan alokasi berdasarkan persentasi tertentu dari keuntungan Bank, namun didasarkan atas kajian kebutuhan masyarakat dan prioritas program pembangunan serta tujuan pembangunan program yang ingin dicapai oleh Danamon Peduli.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

akalah tanggung jawab sosial perusahaan

akalah tanggung jawab sosial perusahaan

Aburizal Bakrie merupakan pemimpin generasi kedua dari usaha Bakrie, dalam memimpin KUB juga menganut pandangan yang serupa. Menurutnya, keberhasilan manajemen suatu organisasidi bisnis era modern ini tidak sekedar ditandai oleh factor pertumbuhan yang tinggi, tapi juga oleh terpenuhnya hak-hak social pekerja dan masyarakat. Begitu juga dengan tingkat kepedulian organisasi itu terhadap konservasi lingkungan (BUN). Maka dari itu, tak heran sejak perusahaan pertama mulai berdiri, dan kemudian berkembang dengan perusahaan- perusahaan selanjutnya., kegiatan bisnisnya selalu memperhatikan tanggung jawab social, hubungan kemasyarakatan, pengembangan masyarakat, dan berbagai program lainnya. Dalam segala bentuknya, baik yang bersifat sumbangan, filantropi, maupun yang dengan program yang menyeluruh dan berjangka panjang. Dalam beberapa kesempatan, Aburizal Bakrie berharap KUB dapat menjadidriving force praktek CSR di Indonesia dan menyelaraskan aktivitasnya dengan program pemerintah. Para pemimpin puncak KUB memang diminta untuk meibatkan perusahaan pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, social, lingkungan, kesehatan, keagamaan, keolahragaan, dan infrastruktur masyarakat. Perusahaan yang sering mendapatkan berbagai pengharagaan terkait dengan aktivitas CSR adalah Bakrie Brothes, BakrieLand Development, Arutmin, Kaltim Prima Coal, Bakrie Sumatera Plantations, Kondur Petroleum, EMP Kangean Ltd.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat dan Intervensi Komunitas : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia : Jakarta Buku Profil Desa Sambirejo 2015 Chambers, Robert.. [r]

1 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Tanggung Jawab Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana program kemitraan bina lingkungan yang dilaksanakankan di lingkungan Pabrik Gula Kwala Madu, serta untuk memberikan informasi mengenai implikasi dari penerapan Program Kemitraan Bina Lingkungan terhadap masyarakat di sekitar Pabrik Gula Kwala Madu yang dalam hal ini adalah tanggung jawab perusahaan dalam pengelolaan lingkungan.

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...