Top PDF TINJAUAN YURIDIS TENTANG WANPRESTASI DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL - Unissula Repository

TINJAUAN YURIDIS TENTANG WANPRESTASI DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL - Unissula Repository

TINJAUAN YURIDIS TENTANG WANPRESTASI DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL - Unissula Repository

Perjanjian diadakan oleh para pihak untuk membuat surat perjanjian tertulis karena objek sewanya mempunyai nilai yang tidak sedikit. Surat perjanjian ini mempunyai fungsi yang penting dikarenakan dengan adanya surat perjanjian tersebut para pihak akan lebih mudah untuk mengetahui hak dan kewajibannya masing-masing pihak secara jelas dan disamping itu juga untuk memudahkan di dalam pembuktian seandainya terjadi perselisihan antara kedua belah pihak, hal ini sangat diperlukan sekali untuk menangkal apabila di dalam pelaksanaan perjanjian tersebut terjadi penyimpangan dari apa yang telah disepakati oleh kedua belah pihak di dalam surat perjanjian.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Tinjauan Yuridis Terhadap Perjanjian Sewa Menyewa Mobil Di CV. Shandi Mocha Jaya Medan

Tinjauan Yuridis Terhadap Perjanjian Sewa Menyewa Mobil Di CV. Shandi Mocha Jaya Medan

Apabila timbul persengketaan atau perselisihan antara penanggung dan tertanggung sebagai akibat pelaksanaan atau penafsiran perjanjian pertanggungan ini dan persengketaan dan perselisihan tersebut tidak dapat diselesaikan secara musyawarah dalam tempo 30 (tiga puluh) hari kerja sejak terjadnya kerugian yang menjadi pokok perselisihan tersebut kepada Dewan Asuransi Indonesia cq Ketua Bidang Asuransi Kerugian, yang akan membentuk Badan Arbitrase ad-hoc dalam tempo paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja sejak surat permohonan arbitrase diterima Sekretariat Jenderal Dewan Asuransi Indonesia. Badan Arbitrase ad-hoc beranggotakan 3 (tiga) orang arbiter, yang salah seorang diantaranya adalah sarjana hukum, yang diangkat menjadi ketua merangkap anggota. Dua orang arbiter lainnya, dipilih dan diangkat dari orang-orang yang berpengalaman dalam cabang asuransi yang bersangkutan dan diutamakan orang yang tidak aktif lagi diperusahaan asuransi/reasuransi, pialang asuransi atau menjadi agen asuransi tertentu/reasuransi. Para arbiter menetapkan peraturan arbitrase dan biaya arbitrase serta pihak-pihak yang memikul biaya arbitrase tersebut dan berkewajiban memutuskan persengketaan atau perselisihan dalam waktu 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak tanggal pembentukannya. Keputusan Badan Arbitrase merupakan keputusan final dan mengikat kedua belah pihak. 100
Baca lebih lanjut

145 Baca lebih lajut

Tinjauan Yuridis Tentang Pelaksanaan Perjanjian Sewa Menyewa Rumah Di Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan

Tinjauan Yuridis Tentang Pelaksanaan Perjanjian Sewa Menyewa Rumah Di Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan

Berdasarkan hasil penelitian, apabila pihak yang menyewakan rumah tidak melakukan kewajibannya berarti melakukan wanprestasi, maka penyewa rumah diperbolehkan menuntut ganti rugi sewa menyewa rumah tersebut. Penyelesaian sengketa penghuni rumah oleh bukan pemilik juga bisa dilakukan melalui Pengadilan Negeri (apabila perjanjian tersebut bersifat tertulis), tetapi masyarakat di Kecamatan Kesesi untuk hal ini biasanya diselesaikan tanpa dengan adanya pembayaran ganti rugi dan pemutusan hubungan sewa menyewa tersebut. Karena dalam hal ini masyarakat di Kecamatan Kesesi biasanya perselisihan itu diselesaikan dengan cara kekeluargaan yaitu cara musyawarah untuk mufakat.
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA MENYEWA TANAH PERTANIAN (Studi di Desa Tungu Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan) - Unissula Repository

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA MENYEWA TANAH PERTANIAN (Studi di Desa Tungu Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan) - Unissula Repository

benda atau barang yang di sewakan, dan hukumnya adalah mubah atau diperbolehkan. Sewa menyewa di dalam bahasa arab di sebut ijarah. Secara etimologi, arti kata ijarah yaitu upah atau sewa. Menurut terminologi agama yaitu memberikan suatu benda kepada orang lain untuk mengambil manfaatnya dengan ketentuan orang yang menerima benda itu memberikan imbalan sebagai bayaran penggunaan manfaat barang yang di pergunakan 4 .

11 Baca lebih lajut

TINJAUAN YURIDIS TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL  TINJAUAN YURIDIS TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL (Studi Kasus Di Rental Mobil pabelan Sejahtera Surakarta).

TINJAUAN YURIDIS TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL TINJAUAN YURIDIS TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL (Studi Kasus Di Rental Mobil pabelan Sejahtera Surakarta).

Alhamdulillah wa syukurilah Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat, karunia dan Ridho-nya sehingga Penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul : TINJAUAN YURIDIS TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL (Studi Kasus Di Rental Mobil pabelan Sejahtera Surakarta)

10 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN TINJAUAN YURIDIS TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL (Studi Kasus Di Rental Mobil pabelan Sejahtera Surakarta).

PENDAHULUAN TINJAUAN YURIDIS TENTANG PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL (Studi Kasus Di Rental Mobil pabelan Sejahtera Surakarta).

Perjanjian sewa-menyewa mobil mengenal adanya asas konsensualitas yaitu perjanjian sudah sah apabila sudah sepakat mengenai hal yang pokok dan tidak diperlukan formalitas. Asas konsensualisme dapat ditemukan dalam pasal 1320 KUH perdata. Pada pasal tersebut mengatur tentang syarat-syarat sahnya perjanjian. Pasal tersebut menyatakan untuk sahnya perjanjian diperlukan empat syarat yang antaranya adalah kata sepakat mereka yang mengikatkan dirinya.

12 Baca lebih lajut

TINJAUAN YURIDIS PERJANJIAN SEWA MENYEWA GEDUNG ANTARA DINAS PENDAPATAN DAERAH DENGAN PLAZA MEDAN FAIR TESIS

TINJAUAN YURIDIS PERJANJIAN SEWA MENYEWA GEDUNG ANTARA DINAS PENDAPATAN DAERAH DENGAN PLAZA MEDAN FAIR TESIS

Tesis ini penulis beri judul : “Tinjauan Yuridis Perjanjian Sewa Menyewa Gedung Antara Dinas Pendapatan Daerah dengan Plaza Medan Fair”. Pelaksanaan Perjanjian Sewa menyewa gedung Samsat Plaza Medan Fair, dikaji dan ditelaah melalui hubungan hukum antara pemilik dan penyewa menurut sudut pandang hukum perjanjian, sebagaimana yang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama mengenai isi dari perjanjian sewa menyewa. Pada umumnya, hubungan hukum antara pemilik dan penyewa, ditetapkan dalam suatu perjanjian sewa menyewa yang dirancang khusus oleh kedua belah pihak dan bukan merupakan suatu perjanjian standar, dimana masing-masing pihak secara timbale balik mempunyai hak dan kewajiban.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pembatalan Hak Sewa Bangunan oleh Ahli Waris Terhadap Ruko yang Dibangun di Atas Tanah Milik Orang Lain (Studi Putusan : Pengadilan Negeri Medan No. 227 Pdt.G 2012 PN MEDAN)

Pembatalan Hak Sewa Bangunan oleh Ahli Waris Terhadap Ruko yang Dibangun di Atas Tanah Milik Orang Lain (Studi Putusan : Pengadilan Negeri Medan No. 227 Pdt.G 2012 PN MEDAN)

Akan tetapi beliau juga menambahkan bahwa di dalam KUH Perdata terdapat Pasal yang menyatakan bahwa sewa menyewa di bagi atas 2 yaitu perjanjian sewa menyewa tertulis dan sewa menyewa lisan sebagaimana diatur di dalam Pasal 1570 dan Pasal 1571 KUHPerdata. Pasal 1570 KUHPerdata menyatakan jika sewa di buat dengan tulisan, maka sewa itu berakhir demi hukum, apabila waktu yang telah di tentukan telah lampau, tanpa diperlukan sesuatu pemberhentian untuk itu. Sedangkan Pasal 1571 menyatakan jika sewa tidak di buat dengan tulisan, maka sewa itu tidak berakhir pada waktu yang ditentukan, melainkan jika pihak lain memberitahukan bahwa ia hendak menghentikan sewanya, dengan menghindari tenggang-tenggang waktu yang diharuskan menurut kebiasaan setempat.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Hubungan Hukum Sewa-Menyewa Antara Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi dan Penyelenggara Jasa Telekomunikasi T1 312009029 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Hubungan Hukum Sewa-Menyewa Antara Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi dan Penyelenggara Jasa Telekomunikasi T1 312009029 BAB IV

Perbedaan lainnya dirasa tidak terlalu berdampak besar, dan menurut hemat Penulis perbedaan tersebut masih dapat diakomodir dan/atau diterima oleh hubungan hukum sewa-menyewa menurut KUH Perdata. Sehingga pada akhirnya Penulis berpendapat bahwa hubungan hukum yang terjadi antara penyelenggara jaringan telekomunikasi dan penyelenggara jasa telekomunikasi adalah sewa- menyewa.

3 Baca lebih lajut

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

5. Perjanjian sewa menyewa ini tidak akan berhenti sebelum jangka waktu tersebut pada pasal 1 berakhir dan juga tidak akan berhenti karena salah satu pihak meninggal dunia dan tidak boleh di pindah tangankan secara bagaimanapun atas bangunan tersebut kepada pihak lain sebelum jangka

2 Baca lebih lajut

PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN SEWA MENYEWA MOBIL DI KOTA MAGELANG

PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN SEWA MENYEWA MOBIL DI KOTA MAGELANG

Penawaran pembayaran tunai yang diikuti dengan penitipan adalah salah satu cara pembayaran untuk menolong debitur. Dalam hal ini si kreditur menolak pembayaran. Penawaran pembayaran tunai terjadi jika si kreditur menolak menerima pernbayaran, maka debitur secara langsung menawarkan konsignasi yakni dengan menitipkan uang atau barang kepada Notaris atau panitera. Setelah itu notaris atau uang yang harus dibayarkan selanjutnya menjumpai kreditur untuk melaksanakan pembayaran. Jika kreditur menolak, maka dipersilakan oleh notaris atau panitera untuk menandatangani berita acara. Jika kreditur menolak juga, maka hal ini dicatat dalam berita acara tersebut, hal ini merupakan bukti bahwa kreditur menolak pembayaran yang ditawarkan. Dengan demikian debitur meminta kepada hakim agar konsignasi disahkan. Jika telah disahkan, maka debitur terbebas dari kewajibannya dan perjanjian dianggap hapus.
Baca lebih lanjut

145 Baca lebih lajut

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

tersebut harus dikembalikan seperti semula,------------ mengusahakan pemasangan sambungan telepon baru dengan-- biaya Pihak Kedua, yang mana setelah perjanjian sewa--- berakhir dapat diambil kembali oleh Pihak Kedua.------- -------------------------Pasal.7.---------------------- -Selama masa sewa berlangsung, pembayaran listrik, air- leideng (PAM), dan pengeluaran-pengeluaran lain yang--- berhubungan dengan kepentingan Pihak Kedua ( penyewa )- sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Kedua.--------- -Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama masa sewa akan--- dibebankan/dibayar oleh Pihak Pertama.----------------- -Apa bila masa sewa telah berakhir, Pihak Kedua-------- menjamin tidak ada tunggakan pembayaran-pembayaran----- listrik, air leideng (PAM), dan semua rekeningnya------ sampai bulan terakhir harus diserahkan kepada Pihak---- Pertama.----------------------------------------------- -Apabila oleh instansi yang berwajib karena kelalaian-- Pihak Kedua dilakukan pencabutan (pemutusan) aliran---- listrik atau air leideng (PAM), maka Pihak Kedua------- diwajibkan melakukan penyambungan kembali, yang mana--- biaya penyambungan kembali tersebut seluruhnya harus--- dibayar oleh Pihak Kedua.------------------------------ -------------------------Pasal.8.----------------------
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

Dengan ini menerangkan bahwa PIHAK PERTAMA adalah Pemilik Rumah yang terletak di yang terletak ………………………………………………... Sedangkan PIHAK KEDUA adalah PENYEWA Rumah Tersebut. Selanjutnya perjanjian sewamenyewa ini diatur dalam pasal-pasal dibawah ini:

2 Baca lebih lajut

PERJANJIAN SEWA  MENYEWA

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

Pihak Kesatu, selanjutnya akan disebut juga ‘Yang Menyewakan” menerangkan akan menyewakan kepada Pihak Kedua, selanjutnya akan disebut juga “Penyewa” yang menerangkan akan menyewa dari yang menyewakan atas sebidang tanah dan Bangunan berikut fasilitas yang ada seperti : listrik, telephon dan air dari sumur maupun dari Perusahaan Air Minum, yang terdapat didalam : ------------------------ ++ Sertifikat Hak Milik nomor : 01558 / Prenggan, Gambar Situasi tanggal

6 Baca lebih lajut

NASKAH PUBLIKASI  Tinjauan Yuridis Tanggung Jawab Hukum Terhadap Perjanjian Penyelenggaraan Pameran Antara Pt. Assalam Hypermarket Sebagai Penyelenggara Dengan Peserta Pameran Buku Islam.

NASKAH PUBLIKASI Tinjauan Yuridis Tanggung Jawab Hukum Terhadap Perjanjian Penyelenggaraan Pameran Antara Pt. Assalam Hypermarket Sebagai Penyelenggara Dengan Peserta Pameran Buku Islam.

Hypermarket dengan Giant Promosindo dalam bentuk perjanjian penyelenggaraan pameran buku Islam; Terdapat pihak-pihak yang mengikatkan diri, yaitu pihak Giant Promosindo selaku penyewa sedangkan Assalam Hypermarket selaku pemberi sewa yaitu pemilik gedung untuk menyelenggarakan kegiatan pameran buku Islam; Pihak yang satu memberikan kenikmatan atas sesuatu barang kepada pihak yang lain, selama satu waktu tertentu. Giant Promosindo dapat menggunakan gedung milik Assalam Hypermarket selama pameran berlangsung yaitu selama 30 hari, yaitu sejak tanggal 27 Juni sampai dengan tanggal 26 Juli 2015; Dengan pembayaran sesuatu harga yang disanggupi oleh pihak lainnya. Pihak Giant Promosindo memiliki kewajiban untuk membayar biaya sewa sebesar sebesar Rp 600.000.000,- (Enam Ratus Juta Rupiah) kepada Assalam Hypermarket.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERJANJIAN SEWA MENYEWA (1)

PERJANJIAN SEWA MENYEWA (1)

berakhir dan Hak serta Kewajiban diatur -------- tersendiri oleh para pihak, atas kehendak ------ Pihak Kedua sendiri yang mengakhiri perjanjian - sewa menyewa ini dengan konsekuensi segala apa -yang sudah dikeluarkan oleh Pihak Kedua kepada - Pihak Pertama maupun pihak lain tidak dapat ----diminta kembali oleh Pihak Kedua dari Pihak ---- Pertama. ---------------------------------------Para Pihak dengan ini secara tegas melepaskan -- semua

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...