Top PDF Uji Kualitas Mikrobiologis Pada Makanan (1)

Uji Kualitas Mikrobiologis Pada Makanan (1)

Uji Kualitas Mikrobiologis Pada Makanan (1)

Salah satu sumber makanan yang berpotensi tercemar mikroba Coliform adalah makanan jajanan karena jajanan merupakan makanan dan minuman yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan tempat-tempat keramaian umum lainnya yang langsung dimakan dan dikonsumsi tanpa pengolahan dan persiapan semestinya. Kegemaran masyarakat akan jajan atau mengkonsumsi makanan ringan membuka peluang usaha bagi produsen dan semakin tingginya tingkat kegemaran akan jajan ditunjukkan dengan maraknya makanan jajanan yang dijual dan semakin beragam jenis makanan yang dijual termasuk di lingkungan Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Uji kualitas mikrobiologis air sungai rangkui pulau bangka - Repository Universitas Bangka Belitung

Uji kualitas mikrobiologis air sungai rangkui pulau bangka - Repository Universitas Bangka Belitung

Rangkui River is one of the rivers located in Bangka Belitung Province. Various activities along the river Rangkui considered affecting the quality of river water. This study aims to determine the microbiological quality of water based on the number of fecal coliforms and the presence of pathogenic bacteria. Sampling was conducted in July 2017. Samples of water were taken from six sampling stations with purposive sampling method as much as 3 times. Coliforms test is done by Most Probable Number (MPN) method. Determination of microbiological quality of water is done by comparing the results of MPN test with the Government Regulation No. 82 of 2001. Identification of bacteria is done with Advanced Bacterial Identification Software (ABIS). Correlation analysis was done by Pearson Correlation test. The results showed that the number of fecal coliforms from stations 1-3 meets the quality standard of clean water class I, where water can still be used as a source of drinking water while the number of coliform fecal from station 4-6 does not meet the quality standard of clean water. Pathogenic bacteria that was isolated i.e Escherichia coli, Salmonella sp., Vibrio sp., Kluyvera georgiana, Aeromonas schubertii, and Shigella flexneri. The correlation test showed that the number of fecal coliforms significantly negatively correlated with dissolved oxygen (DO).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Uji Mikrobiologis Kualitas Air Sumur Penduduk Di Desa Lalang Medan Sunggal Dengan Air Pengolahan

Uji Mikrobiologis Kualitas Air Sumur Penduduk Di Desa Lalang Medan Sunggal Dengan Air Pengolahan

Mangan juga ditemukan pada air tanah yang mengandung asam yang berasal dari humus yang mengalami penguraian dan dari tanaman atau tumbuhan yang bereaksi dengan unsur mangan untuk membentuk ikatan kompleks organik. Konsentrasi mangan pada umumnya kurang dan 1,0 mg/l. Pada air permukaan yang belum diolah ditemukan konsentrasi mangan rata-rata lebih dari 1 mg/l, walaupun demikian dalam keadaan tertentu unsur mangan dapat timbul dalam konsentrasi besar pada air tanah atau sungai pada kedalaman dan saat tertentu. Hal ini terjadi akibat adanya aktivitas mikroorganisme dalam menguraikan dan mereduksi bahan organik dan mangan (IV) menjadi mangan (II) pada kondisi hypolimnion (kondisi adanya cahaya matahari).
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

Kualitas Mikrobiologis Susu Sebelum dan Sesudah Pasteurisasi

Kualitas Mikrobiologis Susu Sebelum dan Sesudah Pasteurisasi

Gambar 1 Biakan mikroorganisme pada media total plate count (TPC) Koloni yang nampak pada biakan tidak selalu berasal dari satu sel mikroorganisme, tetapi dapat berasal dari sekelompok mikroorganisme. Jumlah mikroorganisme yang diperoleh dengan metode ini hanya merupakan jumlah prakiraan (estimasi) dan terdapat kemungkinan bahwa jumlah mikroorganisme yang diperoleh lebih banyak dibandingkan dengan mikroorganisme sesungguhnya. Jumlah koloni yang diperoleh dinyatakan dengan colony forming unit (cfu) per gram atau per ml atau luasan tertentu dari contoh (cm 2 ) (Lukman 2009). Menurut BSN (2000) tentang Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Batas Maksimum Residu dalam Bahan Makanan Asal Hewan, nilai maksimal TPC yang diperbolehkan pada susu segar yaitu sebesar 1x10 6 cfu/ml.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

UJI KUALITAS MIKROBIOLOGI BAHAN MAKANAN

UJI KUALITAS MIKROBIOLOGI BAHAN MAKANAN

173.Jawab:Kualitas mikrobiologi bahan makanan berdasarkan jumlah total koloni kapang dalam tiap gram sampel makanan yang diperiksa adalah tidak layak. Hal ini dikarenakan perbandingan jumlah ALT pada hasil amatan yakni sebesar 4.1 x10 7 lebih besar dibandingkan yang tercantum pada tabel BPOM

12 Baca lebih lajut

KUALITAS MIKROBIOLOGIS MAKANAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN TENTANG HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN MAKANAN PADA KANTIN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAWATI II GIANYAR.

KUALITAS MIKROBIOLOGIS MAKANAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN TENTANG HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN MAKANAN PADA KANTIN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAWATI II GIANYAR.

sudah mati, misalnya Enterobacter aerogenes. Bakteri ini apabila terdapat pada makanan dapat menimbulkan lendir pada makanan tersebut. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.00.06.1.52.4011 tentang Penetapan Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Kimia dalam Makanan, bahwa hasil pemeriksaan sampel makanan dinilai baik apabila telah memenuhi persyaratan, yaitu standar makanan olahan yang siap dikonsumsi untuk cemaran bakteri Coliform maksimum diperbolehkan sebesar <3/gr sampel makanan.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Uji kualitas mikrobiologis air sungai rangkui pulau bangka - Repository Universitas Bangka Belitung

Uji kualitas mikrobiologis air sungai rangkui pulau bangka - Repository Universitas Bangka Belitung

Clark ML, Gamper ME. 2003. A Synoptic Study of Fecal-Indicator Bacteria in the Wind River, Bighorn River, and Goose Creek Basins, Wyoming, June-July 2000. Water Resources Investigations Report 034 .https://pubs.usgs.gov [November 2017]. Cuadrat JM, Seranno SV, Saz MA. 2015. Influence of Different Factors on Relative Air Humidity in Zaragoza Spain. Front Earth Sci 3(10): 1 - 10.

7 Baca lebih lajut

KUALITAS MIKROBIOLOGIS UDARA DI SALAH SA

KUALITAS MIKROBIOLOGIS UDARA DI SALAH SA

Menurut Gόrny & Dutkiewicz (2002), meski - pun konsentrasi mikroorganisme di bawah ambang batas yang ditetapkan, adanya mikro- organisme patogen di udara harus diwaspadai karena akan menyebabkan masalah kesehatan. Dari total 18 jenis jamur yang ditemu- kan pada seluruh sampel udara, 12 jenis jamur berpotensi sebagai patogen ditemukan di gedung parkir, yaitu Rhizopus sp., Aspergillus fumigatus, A.niger, Aspergillus sp.1, Asper- gillus sp.2, Aspergillus sp.3, Penicillium sp., Fusarium sp.1, Neurospora crassa, Can-dida sp., Cryptococcus sp dan Mucor sp.. Hal ini berarti gas buangan kendaraan bermotor dalam gedung parkir tidak menghambat kebe- radaan jamur-jamur tersebut. Beberapa jenis jamur di area food court ditemukan dengan persentasi yang tinggi dibandingkan di area lain, yaitu Rhizopus sp. (17,39%), Penicillium sp. (17,39%), dan Candida sp. (21,74%). Hal tersebut diduga disebabkan karena pada area food court terdapat berbagai bahan-bahan organik, seperti asam-asam lemak, yang bertebaran di udara oleh aktivitas memasak. Contoh bahan-bahan organik vola-til yang beraosisasi kuat dengan konsentrasi bakteri dan jamur di udara adalah alkohol dan keton (Fabian et al., 2005). Menurut Yusup et al., (2014), mikroorganisme udara di restoran terbawa oleh particulate matter dan dapat meningkatkan resiko kontaminasi makanan dan berasal dari pengunjung dan limbah organik.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Uji Mikrobiologis Pada Berbagai Jenis Air Minum. 2015

Uji Mikrobiologis Pada Berbagai Jenis Air Minum. 2015

Bakteri coliform merupakan flora normal pada saluran pencernaan manusia, bakteri ini muncul sejak mulai dimasukkannya makanan ke dalam saluran pencernaan. Pada dewasa, flora normal pada usus manusia, 96% dihuni oleh bakteri anaerob, seperti spesies Bacteriodes, spesies Fusobacterium, serta lactobacilli anaerob. 9,10,11 Sisa 1-4% dihuni oleh bakteri fakultatif aerob, seperti coliform Gram negatif, enterococcus, pseudomonas dan organisme anaerob lainnya. Coliform sendiri sering digunakan sebagai indikator untuk menentukan homeothermic fecal contamination, yang diukur lewat total coliform pada sampel. 10 Hal ini disebabkan hasil penelitian yang telah menunjukkan bahwa terdapat korelasi kuat antara meningkatnya kadar coliform pada kontaminasi feses pada hewan.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

UJI KUALITAS TELUR DAN SUSU (1)

UJI KUALITAS TELUR DAN SUSU (1)

Telur memiliki struktur yang khusus, karena di dalamnya terkandung zat gizi yang disediakan bagi perkembangan sel telur yang telah dibuahi menjadi seekor ayam. Bagian esensial dari telur adalah albumen (putih telur), yang mengandung banyak air dan berfungsi sebagai peredam getaran. Secara bersama-sama albumen dan yolk (kuning telur) merupakan cadangan makanan yang siap digunakan oleh embrio. Telur dibungkus dilapisi oleh kerabang yang berfungsi sebagai pelindung terhadap gangguan fisik, tetapi juga mampu berfungsi untuk pertukaran gas untuk respirasi (pernafasan). Telur ayam berdasar beratnya terbagi atas albumen 56% sampai dengan 61%, yolk 27% sampai dengan 32% dan kerabang 8,9% sampai dengan 11% (Soeparno et. al., 2001). Kulit telur (kerabang) tersusun atas kalsium karbonat (CaCo3). Kalsium karbonat ini berperan penting sebagai sumber utama kalsium (Ca), sebagai pelindung mekanisme terhadap embrio yang sedang berkembang dan sebagai penghalang masuknya mikroba. Putih telur (albumin) terdiri dari putih encer dan putih kental dan sebahagian besar mengandung protein. Fungsi putih telur sebagai tempat utama menyimpan makanan dan air dalam telur untuk menggunakan secara sempurna selama penetasan. Kuning telur banyak tersimpan zat-zat makanan yang sangat penting untuk membantu perkembangan embrio, kuning telur sebahagian besar mengandung lemak (Azizah, 1994). Susunan telur yang lengkap terdiri dari discus germinalis, kuning telur, putih telur, selaput kerabang, dan kerabang telur (Buckle et al., 1978).
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

UJI MIKROBIOLOGIS TERHADAP KUALITAS “BEKASEM” YANG DIJUAL PADA BEBERAPA PASARDI KABUPATEN GRESIK

UJI MIKROBIOLOGIS TERHADAP KUALITAS “BEKASEM” YANG DIJUAL PADA BEBERAPA PASARDI KABUPATEN GRESIK

Bekasem merupakan salah satu produk ikan awetan yang diolah secara tradisional dengan menggunakan proses penggaraman dan dilanjutkan dengan proses fermentasi. Makanan ini banyak ditemukan di daerah Gresik. Proses pengawetan ini bertujuan untuk meningkatkan daya simpan ikan melalui cara pengawetan biologis yaitu fermentasi. Prinsip dari fermentasi ikan ini adalah penguraian secara biologis atau semi biologis terhadap senyawa-senyawa kompleks terutama protein menjadi senyawa- senyawa yang lebih sederhana dalam keadan terkontrol. Proses fermentasi dapat berlangsung kurang lebih 7 hari, 2 minggu. Perbedaan dari bekasem dibanding dengan produk ikan awetan lainnya adalah selain ditambahkan garam juga
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PRODUK DAN PELAYANAN MAKANAN KHAS KOREA DI SILLA RESTAURANT YOGYAKARTA.

TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PRODUK DAN PELAYANAN MAKANAN KHAS KOREA DI SILLA RESTAURANT YOGYAKARTA.

saat ini, berlokasi di jalan Arteri Ring Road Utara no.33 Manggung Condong Catur dan merupakan restoran golongan kelas Selaka (menengah) yang memiliki 60 kursi dengan design interior yang sangat kental akan penggabungan budaya Jepang, China dan Korea. Pada umumnya menu ketiga Negara ini memiliki beberapa kesamaan baik dari penggunaan bahan, teknik olah dan bentuk produk. Persamaan penggunaan bahan misalnya pada penggunaan bumbu dan rempah-rempah, seperti bawang putih, kecap, minyak wijen, lada hitam, cuka, jahe dan biji wijen yang terdapat pada masakan Korea, Jepang maupun Cina. Persamaan teknik olah misalnya pada Bulgogi Korea dan Yakiniku Jepang, yaitu irisan daging sapi yang dilapisi saus, rempah-rempah dan bumbu kemudian dipanggang di atas panggangan barbeque menggunakan sepasang sumpit. Sedangkan persamaan bentuk misalnya pada menu Kimbap Korea dan Sushi Jepang, yaitu bentuknya yang memanjang, bulat dan silinder berisi nasi, sayur dan lauk yang digulung kemudian diiris sekitar 1 ruas jari untuk setiap bulatannya. “Silla Restaurant”
Baca lebih lanjut

232 Baca lebih lajut

SKRIPSI  KUALITAS BISKUIT DENGAN KOMBINASI TEPUNG SORGUM (Sorghum Bicolor (L.) Moench) DAN TEPUNG TEMPE.

SKRIPSI KUALITAS BISKUIT DENGAN KOMBINASI TEPUNG SORGUM (Sorghum Bicolor (L.) Moench) DAN TEPUNG TEMPE.

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus atas segala limpahan berkat, rahmat dan kasihNya, penulis dapat menyelesaikan penyusunan naskah skripsi yang berjudul KUALITAS BISKUIT DENGAN KOMBINASI TEPUNG SORGUM ( Sorghum bicolor (L.) Moench) DAN TEPUNG TEMPE. Skripsi ini merupakan tugas akhir yang disusun berdasarkan hasil penelitian di Laboratorium Teknobio-Pangan untuk mencapai derajat Sarjana Strata 1 di Fakultas Teknobiologi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

17 Baca lebih lajut

Kali ini saya akan membahas tentang Cara (2)

Kali ini saya akan membahas tentang Cara (2)

Pada langkah pertama ini didapatkan hasil, yaitu pemeriksaan air ledeng dengan metode MPN didapatkan bahwa dengan ragam percobaan 4 : 1 : 0. Tabung I, II, IV, dan V menunjukkan hasil positif. Namun taung III tidak menunjukkan hasil positif. Hal ini ditandai dengan adanya gas yang muncul pada tabung durham yang diletakkan dalam tabung reaksi dan warna sampel yang berubah menjadi keruh. Tabung hanya terlihat keruh, namun tidak terbentuk gas pada tabung Durham. Berdasarkan tabel indeks MPN Coliform dengan ragam 4 : 1 : 0 , maka diketahui bahwa nilai indeks untuk air ledeng tersebut adalah 21. Ini berarti bahwa dalam 100 ml air ledeng tersebut diperkirakan terdapat 21 bakteri golongan coli.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Uji Formalin dalam makanan

Uji Formalin dalam makanan

yang diteliti Balai Besar POM, sebelum dicuci kandungan formalin 6,77 ppm. Setelah dicuci tinggal 5,62 ppm atau 5,62 mg formalin dalam setiap 1 kg ikan asin sotong. > tubuh kemungkinan masih bisa menoleransi kandungan formaldehida bila dalam satu hari kita makan ikan asin dalam jumlah sekitar 2,5 kg. Dengan catatan, asupan formalin hanya dari ikan asin.

20 Baca lebih lajut

Uji Boraks dalam Makanan

Uji Boraks dalam Makanan

Jika sedikit boraks dicampurkan dengan 1 ml asam sulfat pekat 5 ml methanol atau etanol yang pertama lebih disukai karena lebih mudah menguap dalam sebuah cawan porselen kecil, dan alc[r]

12 Baca lebih lajut

SKRIPSI KUALITAS MINUMAN SERBUK EFFERVESCENT SERAI (Cymbopogon nardus (L.) Rendle) DENGAN VARIASI KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN NA-BIKARBONAT.

SKRIPSI KUALITAS MINUMAN SERBUK EFFERVESCENT SERAI (Cymbopogon nardus (L.) Rendle) DENGAN VARIASI KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN NA-BIKARBONAT.

Pengujian meliputi uji kimia kadar air, kadar abu, total asam titrasi, pH, dan kadar minyak atsiri, uji fisik analisis warna dengan kromatometer dan uji waktu larut, uji mikrobiologis Pe[r]

15 Baca lebih lajut

Kualitas Mikrobiologis Susu Segar sebagai Bahan Baku Keju

Kualitas Mikrobiologis Susu Segar sebagai Bahan Baku Keju

Sumber kontaminasi pada sampel susu dapat juga berasal dari intramamari karena Staphylococcus aureus merupakan mikroorganisme yang dapat menginfeksi intramamari. Menurut James et al. (2003), kontaminasi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus secara umum berasal dari ambing yang mengalami mastitis klinis atau mastitis subklinis. Susu yang berasal dari ternak yang mengalami mastitis akan mengandung Staphylococcus aureus dalam jumlah yang tinggi. Peningkatan jumlah sel somatik pada kasus mastitis dan Staphylococcus aureus pada susu akan mempengaruhi kualitas susu serta hasil produk berbahan dasar susu, seperti keju. Keju mengalami perubahan rasa dan bau. Hal tersebut disebabkan adanya peningkatan aktivitas enzim proteolitik dan lipolitik yang dihasilkan oleh sel somatik dan Staphylococcus aureus (Arques et al. 2005). Protein dan lemak dalam susu merupakan komponen yang membentuk rasa dan bau susu, sehingga jika protein dan lemak dipecah oleh mikroorganisme akan mengakibatkan susu atau produk berbahan dasar susu seperti keju menjadi tawar dan bau tengik (Rahman et al. 1992).
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

Pemeriksaan Bakteri Escherichia Coli pada Air Minum dari Kabupaten Balige Menggunakan Metode MPN (Most Probable Number)

Pemeriksaan Bakteri Escherichia Coli pada Air Minum dari Kabupaten Balige Menggunakan Metode MPN (Most Probable Number)

Metode Most Probable Number (MPN) telah dibuktikan sangat baik untuk memperkirakan pupulasi mikroba, terutama jika mikroba ada dalam jumlah yang sangat sedikit dalam makanan at air. Selain E.coli, metode MPN juga dapat digunakan untuk memperkirakan jumlah mikroba salmonella, staphylococcus, dan fecal koliform lainnya. Metode MPN didasarkan pada pembagian sampel menjadi pengenceran.Lazimnya digunakan 5 tabung atau 3 tabung untuk setiap pengenceran. Akan baik jika diperoleh semua tabung dengan pengenceran rendah menunjukkan pertumbuhan dan tabung-tabung dengan pengenceran tinggi menunjukkan adanya pertumbuhan (Nugroho,2006).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

UJI MIKROBIOLOGIS KOMPOS ORGANIK (HASIL PENGOMPOSAN DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH TOMAT).

UJI MIKROBIOLOGIS KOMPOS ORGANIK (HASIL PENGOMPOSAN DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH TOMAT).

Dari hasil survei tersebut dimungkinkan limbah tomat merupakan salah satu sampah organik yang dapat digunakan sebagai media biakan inokulan mikrobia yang mampu mendegradasi bahan-bahan o[r]

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...