• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Pengangkutan Sampah Dengan Dump Truck

BAB IV GAMBARAN UMUM WILAYAH STUDI

5.1 Aspek Teknis

5.1.8 Analisa Pengangkutan Sampah Dengan Dump Truck

Kendaraan pengangkut sampah yang berupa dump truck menggunakan metode manual satu lokasi dengan cara, yaitu keendaraan berangkat dari pool lalu menuju lokasi pengangkutan, lalu dump truck menunggu pengisian sampah hingga dump truck terisi penuh, setelah penuh dump truck membawa ke TPA dan kemudia kembali ke pool. Seluruh dump truck yang digunakan memiliki kapaitas 8m³. jam kerja operasional pengangkutan rata-rata dimulai pukul 16.00 – 23.00 WITA. Kendaraan dump truck yang melayani di Kecamatan Rappocini sebanyak 3 unit. Dump truck melayani 3 Kelurahan di Kecamatan Rappocini yaitu Kelurahan Karunrung, Buakanam dan Kelurahan Pelita.

Hasil Perhitungan Jarak Dan Waktu Pengamatan 5.1.8.1

Jarak tempuh pengangkutan sampah serta kecepatan rata-rata untuk menempuh jarak TPS - TPA ditunjukkan pada pada Tabel 5.18.

Tabel 5.18 Data Jarak dan Waktu Tempuh Dump Truck

No Kendaraan Trip

Berdasarkan data pada Tabel 5.18 dapat diketahui bahwa waktu tempuh kendaraan dump truck metode manual satu lokasi sangat rendah. Hal ini disebabkan karena jalan dan waktu yang dilewati adalah pada waktu jam sibuk.

Dalam hal ini dump truck tidak menurunkan kontainer sehingga = 0.

Selain itu juga tidak ada lokasi TPS berikutnya sehingga (dbc) = 0. Dikarenakan dump truck hanya beroprasi 1 trip per hari (Nd) = 1. Perhitungan waktu pengisian sampah ke dump truck dan waktu buang di TPA dapat dilihat pda Tabel 5.19 dan Tabel 5.20.

Tabel 5.19 Hasil Perhitungan Waktu Mengisi Sampah ke Dump Truck

No Kendaraan Trip (Rit/Hari)

Waktu Mengisi Sampah ke Dump Truk (jam/trip) Hari ke

Tabel 5.20 Hasil Perhitungan Waktu Buang di TPA (s) Dump Truck

No Kendaraan Trip (Rit/Hari)

Waktu di TPA (s) (jam/trip) Hari ke

Waktu di TPA akan dijumlahkan dengan pick up time (THCS) sehingga didapatkan waktu total pengangkutan sampah per rit dengan menggunakan dump truck. Adapun waktu pengangkutan per trip kendaraan dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut :

THCS= PHCS+ s + h Dengan,

PHCS= mengisi sampah + menurunkan kontainer + dbc di mana :

THCS = Waktu per trip (jam/trip)

PHCS = Waktu yang dibutuhkan untuk memuat sampah (jam) h = Waktu tempuh dari TPS ke TPA (pp) (jam)

s = Waktu bongkar di TPA (jam/trip)

Persamaan tersebut menggambarkan hubungan antara waktu tempuh dan jarak kendaraan dari TPS ke TPA atau hauling time (h). Menurut (Tchobanoglous et al.,1993) hubungan tersebut digunakan menentukan waktu tempuh kendaraan pengangkutan sampah terhadap jarak pengangkutan setiap trip. Nilai dengan pick up time (PHCS) merupakan hasil penjumlahan total pengosongan TPS dan total antar TPS.

Selanjutnya dapat dihitung hauling time (h) masing-masing truck. Contoh perhitungan waktu per trip dump truck pada Tabel 5.21

Tabel 5.21 Hasil Perhitungan Jarak dan Waktu Tempuh TPS-TPA (h) hauling time.

No

Diketahu data-data D 9005 AB sebagai berikut :

(Waktu rata-rata mengisi sampah) = 2.51 jam (Waktu rata-rata menurunkan kontainer isi) = 0 jam (Waktu untuk menempuh jarak antar TPS) = 0 jam

PHCS= ( 2.51 + 0 + 0 ) jam = 2.51 jam

Hasil dari perhitungan PHCS waktu pengangkutan dump truck dapat dilihat pada Tabel 5.22.

Tabel 5.22 Waktu Pengangkutan Dump Truck Trip (rit) PHCS.

Diketahui D 9005 AB sebagai berikut :

(Waktu yang dibutuhkan untuk memuat sampah) = 2.51 jam/trip (Waktu rata-rata pembongkaran di TPA = 0.05 jam/trip

(Waktu antara TPS-TPA) = 1.13 jam/trip

THCS= ( 2.51 + 0.05 + 1.13 ) jam = 3.69 jam/trip

Untuk menghitung waktu per trip kendaraan pengangkut sampah jenis dump truck dihitung dengan persamaan pada Tabel 5.23.

No Kendaraan Dump Truck

Menurunkan Kontainer

(jam)

Mengisi Sampah (jam)

dbc (jam)

Pick Up Time (PHCS) (jam/trip)

1 2 3 4 5 6= 3+4+5

1 DD 9005 AB 0 2,51 0 2,51

2 DD 9313 AB 0 2,94 0 2,94

3 DD 9001 AA 0 2,35 0 2,35

Tabel 5.23 Waktu Pengangkutan per Trip Dump Truck

Tabel 5.23 dapat diketahui bahwa total waktu tertinggi kerja pada kendaraan Dump Truck DD 9313 AB. Dimana waktu memuat sampah di TPS sangat besar. Hal ini disebabkan volume sampah yang harus dimuat kedalam truck jumlahnya cukup banyak dan dilakukan secara manual, jarak tempuh dari TPS ke TPA juga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Jumlah Trip Pengangkutan Per Hari Kendaraan Dump Truck 5.1.8.2

Jumlah trip pengangkutan per hari yang dapat dilakukan kendaraan dump truck dapat dihitung dengan persamaan :

Nd = ( H (1-W) – (t1+ t2)) / THCS

Kondisi pengangkutan eksisting dilaksanakan pada jam kerja 7 jam per hari sehingga perhitungan jumlah trip pengangkutan per hari dilakukan menggunakan asumsi jam kerja 7 jam per hari. Waktu off route (W) yang merupakan rasio waktu non efektif terhadap waktu kerja per hari diperoleh dari hasil pengamatan 1 trip/hari yaitu sebesar 0.23. Selengkapnya mengenai perhitungan jumlah trip pengangkutan per hari kendaraan dump truck dapat dilihat pada Tabel 5.24

Tabel 5.24 Hasil Perhitungan Waktu Off Route (W) di Pool Dump Truck

No Kendaraan

Uraian Kegiatan Off Route (W) (jam)

Total Tscs (waktu pengangkutan per trip) = 3.69 jam Nd = ( H (1-W) – (t1+ t2)) /THCS

= ( 7 (1 - 0.23) – ( 0.71 + 0.14 )) / 3.69 Nd = 1.21 trip/hari

= 1 trip/hari

Karena nilai W > 0.15 rata-rata yaitu 0.23 maka ketiga kendaraan dump truck tidak efisien karena hanya menjalankan 1 rit per hari. Melalui persamaan yang sama dihitung jumlah trip per hari untuk dump truck yang hasilnya dapat dilihat pada Tabel 5.25.

Tabel 5.25 Hasil Perhitungan Jumlah Trip per Hari Dump Truck (Nd).

Tabel 5.25 menjelaskan bahwa dari hasil perhitungan diketahui jumlah trip per hari (Nd) yang dilakukan dump truck rata-rata hanya bisa melakukan pengangkutan 1 trip per hari. Sehingga dapat dilihat nilai off route (W) 0.23 jam dan waktu pengangkutan pertrip (Thcs) 3.69 jam per trip yang menyebabkan rata-rata dump truck hanya dapat melakukan pengangkutan 1 trip per hari.

Perbaikan Waktu Off Route Pengangkutan Sampah Dump Truck 5.1.8.3

Metode Manual Satu Lokasi

Dengan waktu kerja (H) di Kecamatan Rappocini adalah 7 jam per hari.

Perhitungan jumlah ritasi optimal per hari yang seharusnya dengan nilai (W) Off Route Factor = 0.15 dapat dilihat pada Tabel 5.24

Contoh perhitungan jumlah trip per hari dump truck DD 9005 AB

Tscs (waktu pengangkutan per trip) = 3.69 jam Nd = ( H (1-W) – (t1+t2)) /THCS

= ( 7 (1 – 0.15) – ( 0.71 + 0.14 )) / 3.69 Nd = 1.38 trip/hari = 1 trip/hari

Tabel 5.26 Hasil Perhitungan Evaluasi Jumlah Trip per Hari Dump Truck Metode dikarenakan waktu pengangkutan dan penurunan masih menggunakan sistem manual, menyebabkan waktu pengumpulan sampah per trip (THCS) sangat tinggi 3.69 jam per trip Dengan menggunakan (W) Off Route Factor = 0.15, efisiensi optimal pada dump truck tetap sebesar 1 trip per hari.

Tabel 5.27 Perbandingan Jumlah Eksisting Dengan Trip hasil Evaluasi

No Kendaraan

1 DD 9005 AB 1 1.38 Belum Maksimal

2 DD 9313 AB 1 1.36 Belum Maksimal

3 DD 9001 AA 1 1.47 Belum Maksimal

Hasil evaluasi didapatkan bahwa perlu dilakukan penggantian kendaraan pengangkutan sampah dari dump truck menjadi arm roll dan penambahan

kontainer di setiap lokasi pengangkutan, dengan merubah jam kerja menjadi pagi hari, maka diharapkan dapat mengefisiensikan sistem pengangkutan sampah.

Dengan perubahan kontainer dan arm roll waktu pengangkutan sampah dapat dikurangi dari 2.51 jam per trip menjadi 0.20 jam per trip (Damanhuri dan Padmi, 2016).

5.1.9 Analisis Pengangkutan Sampah Dump Truck Manual Metode