• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN A. Profil Mumtaza Islamic School

B. Peran Guru Pendidikan dalam Mengimplementasikan Nilai-nilai Ajaran Tarekat pada Proses Pembelajaran

4. Aspek Mengawasi Murid

Selain menjadi seorang pendidik yang mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya, guru juga mempunyai tanggung jawab untuk mengawasi dan mengamati muridnya, tidak hanya saat pembelajaran saja tetapi dalam kehidupan sehari-harinya. Karena guru sejati bertanggung jawab terhadap murid-muridnya jadi tingkah laku dalam kehidupannya harus selalu diawasi. Tetapi momentum pandemi covid menyulitkan untuk melakukan pengawasan langsung oleh guru terhadap muridnya. Segala bentuk pembelajaran saja dilakukan dengan media daring, maka dari itu perlu tanggung jawab lebih dan pengawasan dengan metode yang lain.

23 Hasil wawancara langsung dengan Mr. Ali Mudatsir, dilaksanakan pada 22 September 2020 pukul : 15.40 bertempat di kediaman guru.

Pengawasan dalam sekolah atau dalam pembelajaran di sekolah yang paling sederhana adalah saat evaluasi pembelajaran. Guru harus mengawasi murid dengan seksama untuk menghindari hal-hal yang kurang baik yang dilakukan oleh murid.

Pengawasan itu bisa dilihat dari tingkah laku, proses dan hasil evaluasi saat pembelajaran sehingga guru akan tahu bagaiamana kualitas murid.24 Sudah merupakan kewajiban bagi guru untuk melakukan pengawasan saat dilaksanakan evaluasi dalam pembelajaran, guna untuk mengukur kemampuan murid dalam memahami ilmu yang sudah diberikan.

Selain itu, di lingkungan sekolah guru dapat mengawasi siswanya dalam bersosialisasi dan berkomunikasi dengan sesama teman ataupun dengan guru.

Ketika di sekolah ada sholat berjamaah misalkan, guru perlu mengawasi bagaimana cara berjalannya, berwudhu nya, sholatnya dan sebagainya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi hal-hal yang kurang baik yang dilakukan oleh murid.25 Lingkungan sekolah merupakan lingkungan yang juga membentuk krakter murid, baik dalam bertutur kata, tingkah laku, dan yang lainnya sehingga lingkungan sekolah juga menjadi aspek yang tidak boleh dilupakan dalam mengawasi murid.

Lingkungan masyarakat, tempat anak murid bersosialisasi, bermain, berkomunikasi dan bertutur kata juga menjadi tugas bagi guru untuk mengawasi muridnya. Saat dirumah dan di lingkungan masyarakat, untuk mengawasi dan bertanggung jawab terhadap murid bisa melalui orang tua murid, karena orangtua adalah perpanjangan tangan bagi guru saat siswa berada di luar sekolah, sehingga kondisi murid akan terpantau dengan baik.

Tugas guru tidak hanya sebatas dinding-dinding sekolah, tetapi juga sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat. Dalam hal ini dapat dirumuskan bahwa guru juga mempunyai tugas dan bertangung jawab untuk26 :

a. Menyerahkan kebudayaan kepada peserta didik berupa kepandaian, kecakapan dan pengalaman-pengalaman

24 Op.Cit., Wawancara Online dengan Ms. Kuni Afifah.

25 Hasil wawancara langsung dengan Mr. Ali Mudatsir, dilaksanakan pada 22 September 2020 pukul : 15.40 bertempat di kediaman guru.

26 Hamid Harmadi, Tugas, Peran, Kompetensi dan Tanggung Jawab Menjadi Guru Profesional, Jurrnal Edukasi: Pendidikan, Vol. 13 No. 2, 2015, h. 164-165

b. Membentuk kepribadian yang harmonis, sesuai cita-cita dan dasar Negara Bangsa Indonesia Pancasila

c. Menyiapkan peserta didik menjadi warga negara yang baik sesuai UU Pendidikan yang merupakan keputusan MPR No. II tahun 1983.

d. Sebagai perantara belajar bagi peserta didik.

Beberapa hal diatas merupakan sebagian kecil yang harus diperhatikan dan diawasi oleh guru sebagai bentuk tanggung jawab kepada muridnya. Karena untuk menjadi guru profesional bukan hanya mampu mengajar dan mendidik dengan baik tetapi harus bertanggung jawab atas apa yang diajarkan.

Cara untuk mengawasi dalam kehidupan sehari-hari bisa dilakukan dengan menanyakan kepada orang tuanya, wali kelasnya dan lain sebagainya. Hal tersebut perlu dilakukan sebagai kontrol kepada murid, agar kita sebagai guru tahu potensi dan perkembangan muridnya. Ketika sudah baik dipuji secukupnya dan diberikan motivasi supaya terus baik, jika kurang baik diberikan teguran dan pengingat supaya bisa diperbaiki hal-hal yang kurang baik tersebut.27

Seorang guru yang bertarekat akan berpemahaman bahwa tanggung jawab guru sangatlah besar, selain di sekolah juga dalam kehidupan sehari-hari muridnya, maka dari itu perlunya pengawasan secara langsung baik melalui orang tua murid, wali kelasnya dan orang-orang terdekatnya. Saat situasi pandemi ini pengawasan terhadap siswa masih bisa dilakukan, melalui metode yang berbeda, bisa menggunakan teknologi daring. Saat ujian bisa melalui aplikasi zoom dan dalam kehidupan sehari-hari bisa dilakukan dengan media sosial.

Guru bisa menggunakan media social untuk mengawasi murid muridnya,

“saya menggunakan social media sebagai pengawasan kepada muridnya, jadi seperti stalk artis, saya lihat-lihat story what’sapps nya dan sebagainya” sharing dengan orang tua atau wali murid juga harus intens dilakukan karena hal itu akan membentuk rasa kepedulian kepada muridnya. Orang tua / wali murid merupakan perpanjangan tangan guru saat diluar pembelajaran. Hal tersebut perlu dilakukan supaya saling terbentuk rasa cinta dan terbentuk ikatan yang kuat antar keduanya.28 Dengan inilah pembelajaran akan mencapai tujuan yang diinginkan.

27 Op.Cit., Hasil wawancara langsung dengan Mr. Ali Mudatsir.

28 Wawancara Online dengan Ms. Kuni Afifah, dilaksanakan tangal 29 September 2020, pukul 17.44 WIB

Sebagai bentuk tanggung jawab guru, media sosial sangat bisa diperankan untuk pengawasan dan pemberian contoh oleh guru. Pengawasan bisa dilakukan dengan lebih mudah dan guru juga harus berhati-hati dalam bermedia sosial, jangan sampai memberikan contoh yang kurang baik, karena guru sebagai pemberi contoh bukan hanya orang yang mengawasi saja.

Cara yang dilakukan oleh guru dalam melakukan proses evaluasi bahkan dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan memberikan work sheet atau semacam lembar kerja yang disitu memuat kegiatan sehari-hari pada saat di luar jam pembelajaran walaupun nanti dibawah arahan orang tua masing-masing. Hal tersebut perlu dilakukan agar guru tahu sejauh mana pengamalan tentang materi yang dipelajari.29 Dengan demikian konsep tanggung jawab dalam bentuk pengawasan oleh guru akan berjalan dengan maksimal dan hubungan antara guru dengan murid menjadi lebih kuat.

Guru yang bertarekat menunjukkan bahwa selain mengajar di kelas, selain mendidik membentuk akhlak murid guru juga bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan oleh murid, jadi sebisa mungkin akan melakukan pengawasan dalam kehidupan sehari-harinya, dengan demikian akan menumbuhkan rasa cinta dan pembelajaran yang maksimal.