• Tidak ada hasil yang ditemukan

Attunement Reiki

Dalam dokumen Reiki Kasih Agung (Halaman 43-46)

ASAL USUL ENERG I REIKI Pengantar

4. Attunement Reiki

Dalam teknik peny em buhan Reiki, waktu y ang dibutuhkan untuk m engaktifkan pusat-pusat energi tidak perlu bertahun-tahun, tetapi hany a dalam tem po 15 hingga 30 m enit. Pengaktifan cakra-cakra dilakukan oleh seorang Master kepada para praktisi atau para m urid m elalui attunem ent atau peny elarasan/inisiasi.

Setelah m enerim a attunem ent Reiki dari tradisi m ana pun, si praktisi akan secara langsung berhubungan dengan energi Ilahi. Energi-energi negatif akan dikeluarkan dari tubuh si praktisi, dan energi y ang berada di sekeliling tubuhny a m enj adi lebih tebal, kalau dilakukan latihan y ang terus m enerus.

Energi di sekeliling tubuh biasany a m em bentuk sebuah lapisan pelindung y ang biasa disebut dengan aura. Dengan m enebalny a lapisan pelindung itu, energi negatif atau pun peny akit akan lebih sulit untuk m asuk ke dalam tubuh si praktisi. Dengan dem ikian ia akan cenderung lebih sehat.

Lalu bagaim ana proses peny elarasan itu terj adi sehingga m eningkatkan kesehatan praktisi Reiki? Secara prinsip, hidup m anusia sej ak kecil, dipelihara oleh Tuhan m elalui tiga prinsip utam a y ang ada pada diriny a, y aitu roh, j iwa dan badan.

Badan dalam ilm u Reiki, disebut “tubuh fisik”, sedangkan j iwa sebut “tubuh eterik”. Sem entara “roh” adalah m edia y ang m enghubungkan energi Ilahi (atau energi y ang berasal dari Tuhan) dengan tubuh fisik dan tubuh j iwa. Roh itu berada di luar tubuh, y aitu sekitar 25-30 cm di atas kepala kita.

Dalam istilah Reiki, roh itu disebut sebagai Sing Chi atau Cakra Ilahi y ang utam a. Roh itu adalah m ilik Tuhan sendiri y ang m enaungi m anusia. Tetapi roh itu j uga bisa disebut j uga sebagai roh m anusia, dengan tugas pokok m enghubungkan tubuh fisik dan tubuh eterik.

Antara roh, tubuh fisik dan j iwa dihubungkan oleh sebuah j alur y ang disebut j alur antakarana (tali spiritual). Sej ak kecil sem ua orang m em iliki j alur antakarana y ang terletak di atas titik pusat kepala atau cakra m ahkota. Ukuran antakarana pada bany ak orang hany a sehelai ram but. Tetapi setelah attum ent Reiki j alur antakarana langsung m em besar dan m enj adi beberapa kali lipat[1] .

Di j alur antakarana m engalir gelom bang energi Ilahi y ang diterim a oleh roh m anusia untuk kem udian disalurkan ke tubuh fisik m elalui “Jalur Sushum na”, y aitu j alur y ang terbentuk didalam tubuh fisik saat anda m asih berada dalam kandungan y aitu pada usia dua hingga hingga tiga setengah bulan. Jalur Sushum na adalah j alur utam a y ang terdapat di tengah-tengah tulang punggung antara uj ung tulang ekor dan puncak kepala. Jalur itu dibentuk oleh Tuhan m elalui sebuah proses y ang dilakukan oleh sebuah sum bu api. Dalam term inologi Yoga sum bu api itu disebut Kundalini /Tum m o atau j uga disebut api dalam . Para pertapa atau para Yogis berlatih dan berupay a untuk m enghidupkan sum bu api itu, sebagai titik awal untuk m encapai pencerahan. Say angny a m em butuhkan waktu latihan y ang am at sangat lam a antara 10 sam pai dengan 15 tahun.

Menghidupkan sum bu api/Kundalini ini m em butuhkan getaran energi y ang sangat tinggi, sehingga dengan bantuan seorang

Master (y ang Kundalini ny a sudah aktif) dapat m elakukan shaktipat (pem indahan energi), dalam 30 – 40 m enit Kundalini seorang awam sekalipun dapat diaktifkan. Dengan aktif dan m eny alany a sum bu api/Kundalini anda, m aka secara terus-m enerus energi dari Kundalini itu akan m em bersihkan baik j alur-j alur energi dan j uga cakra-cakra anda.

Sum bu api/Kundalini y ang diberikan oleh Tuhan m asuk dalam tubuh anda dengan cara y ang unik. Sej ak m asih kandungan, sum bu api/Kundalini m em buat j alur energi m ulai dari pusat atau lingkaran kecil y ang berada di tengah kepala. Di situlah m asukny a sum bu api atau energi Kundalini itu. Ia bekerj a dengan cara m em bor j alur energi di tulang belakang. Ia j uga m erupakan energi y ang tersim pan dalam diri anda sebagai potensi energi y ang m ahadahsy at y ang m engantar kepada pencerahan atau kesadaran tinggi. Begitu tiba di uj ung tulang ekor, energi itu berpindah ke depan setelah m em buat j alur energi, selanj utny a ia m em bentuk 3 ½ gulungan di pirenium , y ang terletak dua j ari antara anus dan organ reproduksi anda y ang dalam . Di pirenium itulah api Kundalini itu

berdiam sebagai potensi energi.

Sej ak adany a sum bu api Kundalini di pirenium , anda sudah m em peroleh suplai energi dari dalam tubuh untuk m engatur energi dingin (Yin) dan energi panas (Yang). Sebelah kiri tubuh m engalir energi dingin, m elalui “j alur Ida” (y aitu j alur energi y ang terdapat pada sebelah kiri j alur Sushum na), y ang terletak di sam ping tulang ekor sebelah kiri. Sedangkan tubuh bagian kanan m engalir energi panas y ang dialirkan m elalui “j alur Pingala” (j alur energi y ang terdapat di sebelah kanan j alur Sushum na), y ang terletak sebelah kanan tulang ekor.

Setelah terbentuk dua j alur utam a energi, y aitu j alur energi dingin dan energi panas, anda bisa m erasakan tangan kiri terasa lebih dingin dibandingkan dengan tangan kanan, karena sifat energiny a berbeda, walaupun pada saat m enem pel di kulit sam a saj a rasa panas di antara kedua tangan. Tetapi y ang j elas sifat energiny a berbeda.

Keseim bangan energi dingin dan energi panas dalam tubuh m em buat anda selalu berada dalam kondisi sehat. Tetapi kalau salah satu m enj adi dom inan, m aka tubuh m engalam i sakit. Itulah y ang terbentuk m ulai dari dalam kandungan. Dua j alur energi tadi berfungsi sangat penting untuk m enopang kehidupan tubuh energi. Tentu, selain tubuh energi, di seluruh paparan tubuh anda ada pusat-pusat energi y ang disebut cakra, y ang terdiri atas cakra m ay or, cakra m inor, dan cakra m ini.

[1] Irm ansy ah Effendi, Reiki Tum m o, Teknik Efektif untuk Meningkatkan Kesadaran dan Energi Spritual hal 31-32.

PANCARAN G ELOMBANG ELEKTRO MAG NETIK

Dalam dokumen Reiki Kasih Agung (Halaman 43-46)