Keadaan ini bisa diilustrasikan seperti ini: kalau anda m em puny ai sum ber air dan hany a bisa dialirkan dalam satu selang atau satu pipa dengan diam eter atau garis tengahny a 10 cm atau selebar kepala, tentu air itu m engalir dengan deras dalam pipa itu.
Air itu m em ang m engalir, tetapi anda tidak bisa m enggunakan alat-alat lain selain pipa itu. Anda bisa m enggunakan air itu, baik untuk kepentingan diri sendiri m aupun dibagikan kepada orang lain, tetapi m edia hany a pipa saj a.
Tetapi pada saat anda m em puny ai sungai energi y ang lebarny a 400 hingga 900 m eter, m aka pertany aan adalah apa y ang anda bisa lakukan dengan sungai energi itu selebar 400-900 m eter itu. Dengan adany a sungai energi selebar itu, m aka anda bisa m enggunakan bany ak m edia untuk m engam bil air itu. Selain pipa, anda bisa m engam bil air dengan em ber, atau m eny edot air dengan pom pa air atau m esin peny edot. Bahkan anda bisa m em buat bendungan dengan sungai itu untuk lahan persawahan.
Jadi, berapa pun pasokan air y ang anda butuhkan, tidak akan m engalam i kekurangan karena selalu berkelim pahan.
Alat-alat y ang anda gunakan tadi seperti em ber, pipa, m esin peny edot, atau bendungan, dalam Reiki disebut sebagai sim bol. Tetapi sim bol-sim bol dalam Reiki berfungsi sebagai alat bantu.
A. Pusat Energi Aktif
Berkem bangny a j alur energi dari sehelai ram but m enj adi 900 m eter atau selebar j alur sungai m em ang tidak lepas dari pengalam an kam i setelah m enerim a Satori pada tahun 1995. Setelah peristiwa itu sem ua pusat energi dalam tubuh fisik kam i seketika langsung
m eny ala dan aktif. Padahal kam i belum m enerim a attunem ent Reiki, tetapi langsung di-attunem ent oleh alam sem esta.
Pengalam an Satori seperti inilah y ang j uga dialam i oleh Dokter Mikao Usui setelah bertapa selam a 21 hari di Gunung Kuram a. Tetapi kam i tidak m engklaim inilah m etode Reiki y ang kam i tem ukan. Ini berbeda dengan para m aster dari tradisi Reiki lainny a y ang m engklaim sebagai penem u Reiki. Apa y ang kam i alam i dianggap sebagai kekay aan pribadi sebagai seorang m aster.
Pada tahun 2003 kam i baru m ulai belaj ar Reiki. Saat itu kam i bertem u dengan Bapak Um bu Awang, sebagai y ang pertam a kali m engaj arkan m etode peny em buhan Reiki kepada kam i. Ketika pertem uan itu berlangsung, kam i m enceritrakan secara m endetail pengalam an m endapatkan sebuah bola m atahari pada tahun 1995.
Kem udian pada tahun 1997 kam i m erasakan secara fisik keluar hawa panas secara terus m enerus dari sekitar dada say a, tepat di cakra j antung. Hawa panas itu terus m enerus m em ancar hingga 24 j am dan tidak pernah berhenti sam pai saat ini. Begitu j uga di tulang ekor m engalir hawa panas y ang terus m enerus.
Setelah peristiwa itu kam i bany ak m em bantu orang, terutam a m ereka y ang m engalam i kerasukan-kerasukan. Begitu kam i pegang orang y ang kerasukan, setanny a langsung kabur. Selain itu, kam i j uga m em bantu m eny em buhkan orang y ang sakit, baik untuk kasus y ang ringan m aupun y ang berat, dengan m enum pangkan kedua tangan kam i di atas bagian tubuh fisik y ang sakit. Setelah penum pangan tangan, proses peny em buhan langsung terj adi. Tetapi saat itu kam i tidak tahu bagaim ana proses peny em buhan itu terj adi. Nam un kam i hany a m elihat perisitwa itu dari sudut kaca m ata im an saj a.
Mendengar pengalam an itu, Bapak Um bu m engatakan bahwa apa y ang kam i alam i itu dalam istilah Reiki disebut “Satori ”, y aitu peny elarasan energi oleh alam sem esta. Dia j uga m enj elaskan pengalam an Satori seperti itu j uga dialam i oleh Dokter Mikao Usui, y ang m enem ukan m etode peny em buhan Reiki dengan m eny alurkan energi ke tubuh pasien y ang sakit lewat ke dua telapak tangan. Itu adalah sebuah pengalam an y ang luar biasa. Setelah itu dia langsung m engaj ak kam i belaj ar Reiki.
karena kam i sudah m em puny ai bany ak pengalam an m elakukan peny em buhan sebelum belaj ar Reiki, m aka setelah di-attunem ent kem am puan kam i dalam m elakukan peny em buhan sem akin berkem bang, terutam a karena sering m elakukan terapi diri sendiri dan orang lain. Karena itu, pada tahun 2004 kam i langsung naik ke tingkat m aster. Kem udian pada tahun y ang sam a, tepatny a pada bulan Novem ber 2004 kam i sudah m encapai tingkat Grandm aster untuk tradisi Usui Tibetan Reiki.
Setelah m endalam i Reiki, baik secara teori m aupun praktek, tahap selanj utny a kam i m ulai m engaj arkan Reiki kepada orang lain, dengan m em buka cabang tahun 2005 di Padang, Sum atera Barat, Flores-NTT, dan sekarang sudah berkem bang di Tarakan, Kalim antan Tim ur, Tim or-NTT, hingga ke Dili, Ibu Kota Tim or Leste.
Seiring dengan ditem ukanny a bany ak kasus peny akit y ang tidak bisa ditangani hany a dengan satu tradisi saj a dan sem akin bany ak m endapatkan inform asi m engenai m etode peny em buhan Reiki di dunia, m aka pada tahun 2005 kam i belaj ar tradisi Kundalini Reiki hingga m encapai tingkat m aster. Setelah itu kam i berturut-turut belaj ar Karuna Ki Reiki, Seichem Reiki dan Sham balla Reiki hingga m encapai tingkat m aster.
Adapun hal y ang m endorong kam i m em pelaj ari tradisi-tradisi itu, karena m asing-m asing tradisi asing-m easing-m iliki keunikan dan kelebihan, tetapi j uga asing-m engalaasing-m i kekurangan. Dalam praktek m elakukan terapi di lapangan, kam i sering m enguj i kelebihan energi m asing-m asing tradisi dan efektivitas y ang dihasilkanny a.
Kam i biasany a m elakukan uj i coba dengan m eny alur energi Reiki ke dalam air satu gelas selam a satu m enit. Kalau dengan tradisi Usui Reiki getaran gelom bang energi elektrom agnetik y ang dihasilkan selebar 5 m eter, getaran energi Kundalini Reiki selebar 9 m eter, Seicehm Reiki selebar 10 m eter, Karuna Ki Reiki selebar 11 m eter, dan getaran energi Sham balla Reiki selebar 17 m eter.
Tetapi kalau m engakses energi y ang kam i peroleh dari pengalam an Satori dengan alokasi waktu selam a satu m enit, m aka getaran gelom bang energi elektrom agnetik y ang dihasilkan m encapai 18 m eter. Jadi getaran gelom bangny a lebih panj ang dan lebih kuat dari tradisi-tradisi lain.
m enam pung energi Ilahi dalam j um lah y ang tidak terbatas. Karena Satori m enam pung energi y ang tidak terbatas, m aka pada saat m enggunakan atau m eny alurkanny a, dihasilkan gelom bang energi dengan getaran y ang sangat tinggi.
Dengan m em pelaj ari bany ak tradisi, kam i bisa m em praktekkan m anfaat dari m asing-m asing tradisi, baik untuk terapi diri sendiri asing-m aupun untuk orang lain. Dalaasing-m beberapa kali m elakukan uj i coba, akhirny a kam i m enem ukan efektivitas dan kualitasny a m asing-m asing tradisi, kira-kita tradisi asing-m ana y ang kualitasny a paling baik, tetapi bukan berarti paling bagus seperti y ang diklaim oleh beberapa m aster. Misalny a tradisi Usui Tibetan, m em iliki kelebihan dalam m em berikan terapi terhadap peny akit kanker. Karena tradisi ini bisa m em buat pola energi m enj adi pisau energi.
B. Prinsip Reiki
Pada dasarny a sem ua aliran atau tradisi Reiki m em puny ai prinsip kerj a y ang sam a. Sehingga tidak ada y ang bisa m engklaim tradisi y ang satu lebih hebat dari y ang lain. Reiki itu berhubungan dengan j alur-j alur energi atau pusat-pusat energi y ang berada pada diri m anusia. Beberapa Reiki Master m engem bangkanny a m enurut pengalam an m ereka dan setelah m endapatkan penem uan y ang baru, m ereka m em berikan dengan nam a tertentu.
Setelah seorang Reiki Master m enem ukan hal y ang baru m eny usul pendalam an y ang dilakukan selam a bertahun-tahun, m aka ia harus bisa m em buktikan diri bahwa apa y ang ditem ukan itu adalah sebuah j enis energi y ang baru, dengan karakteristik y ang baru dan dengan kualitas y ang baru dari tradisi-tradisi y ang sudah ada.
Terutam a tradisi-tradisi y ang sudah lam a digeluti oleh j utaan orang. Tetapi ia j uga harus bisa m elakukan uj i coba dengan m elakukan serangkaian praktek. Ia tidak bisa m engklaim m enem ukan m etode baru kalau hany a m engem bangkan tradisi y ang sudah ada.
Kem udian sehubungan dengan klaim telah m enem ukan m etode Reiki y ang baru dan sam a sekali tidak ada hubungan dengan teknik Reiki y ang dikem bangkan oleh Dokter Mikao Usui, kam i anggap sah-sah saj a selam a tidak m enggunakan kosa kata Reiki. Tetapi kalau m enggunakan kata Reiki pasti selalu berafiliasi kepada Mikao Usui. Seorang Reiki
Master boleh saj a m eregister m etode baru y ang ditem ukanny a dengan nam a tertentu, tetapi itu bukan penem uan baru, m elainkan hany a pengay aan dan pengem bangan dari tradisi y ang sudah ada.
Kalau Irm ansy ah Effendi dalam bukuny a Reiki Tum m o, Teknik Efektif untuk Meningkatkan Kesadaran dan Energi Spiritual, m engklaim telah m enem ukan sendiri Reiki Tum m o setelah bertem u dengan guru-guru spiritual di India dan Tibet secara non-fisik, sebenarny a tidak dem ikian.
Karena sem ua y ang m enggunakan nam a Reiki m aka akar awalny a adalah Mikao Usui. Dialah orang y ang pertam a m em perkenalkan teknik peny em buhan Reiki di dunia. Artiny a, kalau ada seorang Reiki Master m engem bangkan sebuah m etode baru, m aka itu hany a sebagai pengay aan saj a terhadap apa y ang sudah ditem ukan oleh Mikao Usui. Jadi itu bukan sebuah penem uan baru.
Sebenarny a kalau kita m enelusuri Reiki hingga ke akar-akarny a m aka sem ua orang sudah m em iliki energi Reiki sej ak di dalam kandungan. Tanpa Reiki orang tidak bisa hidup. Lagi pula secara prinsip Reiki adalah energi kehidupan y ang dialirkan oleh Tuhan sendiri m asuk ke dalam diri m asing-m asing orang sej ak dalam kandungan ibu m elalui prinsip-prinsip j alur energi.
ASAL USUL ENERG I REIKI