“LAMPU BERJALAN BERJALAN ” ”
PROYEK 4 “BEL KUIS”
Pada Proyek 4 siswa diarahkan agar mampu memprogram PLC dan membuat sistem “Bel Kuis”. Kompetensi Dasar dan Indikator yang
harus dikuasai oleh siswa pada Proyek 4 yaitu :
4.1 Memasang komponen dan sirkit programmable logic controller . 4.2 Menyajikan gambar kerja dan sirkit programmable logic controller . 4.3 Memeriksa komponen dan sirkit programmable logic controller .
Kompetensi Dasar
1. Membuat ladder diagram untuk program bel kuis dengan
memanfaatkan konsep rangkaian dasar AND, OR, dan interlock, instruksi Timer, serta penggunaan internal relay .
2. Mensimulasikan ladder diagram program bel kuis pada PLC. 3. Merencanakan wiring diagram untuk bel kuis menggunakan PLC. 4. Memasang wiring diagram dalam rangkaian.
5. Mentransfer program bel kuis ke PLC menggunakan komputer. 6. Menguji kerja rangkaian bel kuis.
7. Membuat laporan hasil pemrograman bel kuis sesuai dengan Lembar Kerja Siswa.
Indikator
Gambar 6.5 Bel Kuis
Sebuah acara cerdas cermat diikuti oleh tiga pemain dan seorang pembawa acara. Sistem kerja yang diinginkan dari bel kuis pada Gambar 6.5 adalah sebagai berikut:
Jika pemain 1 telah menekan bel, maka pemain 2 dan pemain 3 tidak dapat menekan bel, begitu juga sebaliknya.
Ketika bel ditekan maka lampu dan buzzer menyala, lampu menyala terus sampai RESET, sedangkan buzzer menyala selama 5 detik.
Bel akan ter-reset setelah pembawa acara menekan tombol reset .
1. Kerjakan tugas secara individu
2. Tentukan kebutuhan I/O untuk sistem bel kuis! 3. Tentukan tipe PLC yang digunakan!
4. Buat tabel pengalamatan!
5. Buat ladder diagram dan lakukan simulasi!
6. Lakukan pemasangan/instalasi PLC, perhatikan hal-hal berikut:
K3
Penggunaan perangkat sesuai fungsi DESKRIPSI PROYEK
A
TUGAS PROYEK
B
7. Transfer program ke PLC dan lakukan uji coba!
8. Buat laporan hasil pengerjaan proyek sesuai dengan Lembar Kerja Siswa.
9. Kerjakan dalam waktu 120 menit!
1. Ceritakan apa saja yang sudah kalian pelajari pada
pembelajaran hari ini! Tuliskan hal-hal penting yang telah kalian dapatkan setelah menyelesaikan pembelajaran hari ini!
2. Tuliskan hambatan atau masalah yang kalian hadapi pada setiap kegiatan selam pengerjaan proyek dan solusi untuk memecahkan masalah tersebut!
Hambatan :
Solusi :
LEMBAR REFLEKSI
PROYEK 5
“LAMPU LALU LINTAS”
Pada Proyek 5 siswa diarahkan agar mampu memprogram PLC dan membuat sistem “Lampu Lalu Lintas”. Kompetensi Dasar dan Indikator yang harus dikuasai oleh siswa pada Proyek 5 yaitu :
4.1 Memasang komponen dan sirkit programmable logic controller . 4.2 Menyajikan gambar kerja dan sirkit programmable logic controller . 4.3 Memeriksa komponen dan sirkit programmable logic controller .
Kompetensi Dasar
1. Membuat ladder diagram untuk program lampu lalu lintas dengan memanfaatkan konsep rangkaian dasar AND, OR, dan pengunci, instruksi Timer, serta penggunaan internal relay .
2. Mensimulasikan ladder diagram program lampu lalu lintas pada PLC. 3. Merencanakan wiring diagram untuk lampu lalu lintas menggunakan
PLC.
4. Memasang wiring diagram dalam rangkaian.
5. Mentransfer program lampu lalu lintas ke PLC menggunakan komputer.
6. Menguji kerja rangkaian lampu lalu lintas.
7. Membuat laporan hasil pemrograman lampu lalu lintas sesuai dengan Lembar Kerja Siswa.
Indikator
Gambar 6.6 Lampu Lalu Lintas
Lampu lalu lintas perempatan terdiri dari lampu merah,
kuning, dan hijau pada masing-masing arah. Lampu Utara menyala bersamaan dengan Lampu Selatan. Lampu Timur menyala
bersamaan dengan Lampu Barat.
Sistem kerja yang diinginkan dari Traffic Light pada Gambar 6.6 adalah sebagai berikut:
Sistem mulai bekerja ketika tombol Start ditekan.
Sistem mati ketika tombol Stop ditekan.
Siklus Lampu Utara-Selatan :
Lampu merah Timur-Barat menyala selama 57 detik.
Lampu kuning Utara-Selatan menyala selama 3 detik.
Lampu hijau Utara-Selatan menyala selama 60 detik.
Siklus Lampu Timur-Barat :
Lampu merah Utara-Selatan menyala selama 57 detik.
Lampu kuning Timur-Barat menyala selama 3 detik.
Lampu hijau Timur-Barat menyala selama 60 detik.
Timming diagram dari lampu lalu lintas tersebut sebagai berikut :
Timming 57s 3s 57s 3s
Utara-Selatan
DESKRIPSI PROYEK
A
1. Kerjakan tugas secara individu
2. Tentukan kebutuhan I/O untuk sistem lampu lalu lintas! 3. Tentukan tipe PLC yang digunakan!
4. Buat tabel pengalamatan!
5. Buat ladder diagram dan lakukan simulasi!
6. Lakukan pemasangan/instalasi PLC, perhatikan hal-hal berikut:
K3
Penggunaan perangkat sesuai fungsi 7. Transfer program ke PLC dan lakukan uji coba!
8. Buat laporan hasil pengerjaan proyek sesuai dengan Lembar Kerja Siswa.
9. Kerjakan dalam waktu 120 menit!
1. Ceritakan apa saja yang sudah kalian pelajari pada
pembelajaran hari ini! Tuliskan hal-hal penting yang telah kalian dapatkan setelah menyelesaikan pembelajaran hari ini!
2. Tuliskan hambatan atau masalah yang kalian hadapi pada setiap kegiatan selam pengerjaan proyek dan solusi untuk memecahkan masalah tersebut!
Hambatan : Solusi : TUGAS PROYEK B LEMBARREFLEKSI
C
PROYEK 6
“CRANE”Pada Proyek 6 siswa diarahkan agar mampu memprogram PLC dan membuat sistem “Crane”. Kompetensi Dasar dan Indikator yang
harus dikuasai oleh siswa pada Proyek 6 yaitu :
4.1 Memasang komponen dan sirkit programmable logic controller . 4.2 Menyajikan gambar kerja dan sirkit programmable logic controller . 4.3 Memeriksa komponen dan sirkit programmable logic controller .
Kompetensi Dasar
1. Membuat ladder diagram untuk program crane dengan
memanfaatkan konsep rangkaian dasar AND, OR, dan pengunci, instruksi Keep, dan Clock, serta penggunaan internal relay . 2. Mensimulasikan ladder diagram program crane pada PLC. 3. Merencanakan wiring diagram untuk crane menggunakan PLC. 4. Memasang wiring diagram dalam rangkaian.
5. Mentransfer program crane ke PLC menggunakan komputer. 6. Menguji kerja rangkaian crane.
7. Membuat laporan hasil pemrograman crane sesuai dengan Lembar Kerja Siswa.
Indikator
Gambar 6.7 Crane
Crane biasanya digunakan untuk mengangkat material. Sistem kerja yang diinginkan dari crane adalah sebagai berikut:
Jika tombol Start ditekan maka Crane siap dioperasikan, lampu indikator hijau menyala.
Jika tombol Lock ditekan maka Crane berhenti bekerja dan diam ditempat, lampu indikator merah menyala. Tombol Lock bisa direset menggunakan tombol Start.
Jika tombol Emergency ditekan maka Crane berhenti bekerja dan diam di tempat, lampu indikator merah menyala. Tombol Emergency bisa direset menggunakan tombol Start.
Jika sensor berat Overload maka lampu merah berkedip, crane akan berhenti. Overload direset menggunakan tombol Start. Ketika terjadi beban lebih, maka tombol Oveload akan ON terus, kecuali bebannya sudah dikurangi. Jadi meskipun sudah direset tapi beban belum dikurangi maka tombol Overload akan tetap ON, dan Crane tidak bisa dioperasikan.
Tombol Operasi Maju-Mundur, Kiri-Kanan, dan Naik-Turun masing-masing saling mengunci sehingga hanya bisa beroperasi salah satu.
DESKRIPSI PROYEK
A
1. Kerjakan tugas secara individu
2. Tentukan kebutuhan I/O untuk sistem crane! 3. Tentukan tipe PLC yang digunakan!
4. Buat tabel pengalamatan!
5. Buat ladder diagram dan lakukan simulasi!
6. Lakukan pemasangan/instalasi PLC, perhatikan hal-hal berikut:
K3
Penggunaan perangkat sesuai fungsi 7. Transfer program ke PLC dan lakukan uji coba!
8. Buat laporan hasil pengerjaan proyek sesuai dengan Lembar Kerja Siswa.
9. Kerjakan dalam waktu 120 menit!
1. Ceritakan apa saja yang sudah kalian pelajari pada pembelajaran hari ini! Tuliskan hal-hal penting yang telah kalian dapatkan setelah menyelesaikan pembelajaran hari ini!
2. Tuliskan hambatan atau masalah yang kalian hadapi pada setiap kegiatan selam pengerjaan proyek dan solusi untuk memecahkan masalah tersebut!
Hambatan : Solusi : TUGAS PROYEK
B
LEMBAR REFLEKSIC
PROYEK 7
“MESIN CUCI MOBIL OTOMATIS”
Pada Proyek 7 siswa diarahkan agar mampu memprogram PLC dan membuat sistem “Mesin Cuci Mobil Otomatis”. Kompetensi Dasar dan Indikator yang harus dikuasai oleh siswa pada Proyek 7 yaitu:
4.1 Memasang komponen dan sirkit programmable logic controller . 4.2 Menyajikan gambar kerja dan sirkit programmable logic controller . 4.3 Memeriksa komponen dan sirkit programmable logic controller .
Kompetensi Dasar
1. Membuat ladder diagram untuk program mesin cuci mobil otomatis dengan memanfaatkan konsep rangkaian dasar AND, OR, dan
pengunci, serta penggunaan internal relay .
2. Mensimulasikan ladder diagram program mesin cuci mobil otomatis pada PLC.
3. Merencanakan wiring diagram untuk mesin cuci mobil otomatis menggunakan PLC.
4. Memasang wiring diagram dalam rangkaian.
5. Mentransfer program mesin cuci mobil otomatis ke PLC menggunakan komputer.
6. Menguji kerja rangkaianmesin cuci mobil otomatis.
7. Membuat laporan hasil pemrograman mesin cuci mobil otomatis sesuai den an Lembar Ker a Siswa.
Indikator
Gambar 6.8 Mesin Cuci Mobil Otomatis
Mesin cuci mobil otomatis ini terdiri atas sebuah sensor (vehicle detecting device), dua buah tombol operasi (push button), sebuah keran penyemprot air (spray valve), sebuah motor penggerak sikat (brush motor ), dan sebuah motor penggerak konveyor (movement of washing machine). Sistem kerja yang diinginkan dari mesin cuci mobil otomatis pada Gambar 6.8 adalah sebagai berikut:
Jika tombol Start ditekan maka motor konveyor aktif menggerakkan mobil masuk ke mesin.
Setelah mobil masuk ke mesin (sensor mendeteksi adanya mobil) Spray Valve akan membuka dan Brush Motor akan aktif.
Spray Valve dan Brush Motor akan berhenti jika mobil sudah keluar dari mesin (sensor tidak mendeteksi adanya mobil).
Jika tombol Stop ditekan maka motor konveyor akan berhenti bekerja.
1. Kerjakan tugas secara individu DESKRIPSI PROYEK
A
TUGAS PROYEK
B
4. Buat tabel pengalamatan!
5. Buat ladder diagram dan lakukan simulasi!
6. Lakukan pemasangan/instalasi PLC, perhatikan hal-hal berikut:
K3
Penggunaan perangkat sesuai fungsi 7. Transfer program ke PLC dan lakukan uji coba!
8. Buat laporan hasil pengerjaan proyek sesuai dengan Lembar Kerja Siswa.
9. Kerjakan dalam waktu 120 menit!
1. Ceritakan apa saja yang sudah kalian pelajari pada
pembelajaran hari ini! Tuliskan hal-hal penting yang telah kalian dapatkan setelah menyelesaikan pembelajaran hari ini!
2. Tuliskan hambatan atau masalah yang kalian hadapi pada setiap kegiatan selam pengerjaan proyek dan solusi untuk memecahkan masalah tersebut!
Hambatan :
Solusi :
LEMBAR REFLEKSI