BAB V MENGELOLA USAHA
MENDIRIKAN USAHA Standar Kompetens
3. Bentuk Business Plan
Penyusunan Business Plan yang baik harus mengandung informasi yang diperlukan pihak-pihak terkait sehubungan dengan kepentingan bisnisnya untuk menentukan kepentingan strategisnya. Bentuk Business Plan dapat diberikan contoh terdiri dari beberapa unsur sebagai berikut:
a. Executive summary
Ringkasan bisnis biasanya berisi tentang informasi yang sangat penting terdiri dari konsep bisnis, laporan pertumbuhan bisnis, kunci sukses, perhitungan keuangan. Informasi penting lainnya adalah:
• Nama perusahaan
• Kepemilikan bisnis dan legalitas
• Lokasi bisnis
• Kepemimpinan bisnis daerah penjualan
• Daerah penjualan
• Cara mencapai penjualan
b. Deskripsi Perusahaan
Deskripsi perusahaan dapat digambarkan berkaitan dengan lingkungan ekonomi, industri dan lingkungan global.
c. Strategi dan Sasaran
Penting dijelaskan visi, misi, tujuan, sasaran serta strategi usaha untuk mencapai keberhasilan. Analisis SWOT dapat digunakan menentukan strategi.
d. Pemasaran
Merencanakan kegiatan pemasaran dengan melakukan pengendalian pada beberapa faktor antara lain target pasar, karakteristik produk, penentuan harga, proses distribusi, dan program promosi.
e. Organisasi dan Manajemen f. Operasional
g. Gambaran keuangan h. Sumber daya manusia
i. Lampiran: prasarat pendirian bisnis dan surat-surat penting lain yang
berhubungan dengan ide bisnis. B. Mendirikan Usaha
1. Legalitas usaha
Bisnis perorangan didirikan atas nama pendiri usaha agar bisnis tersebut memiliki kekuatan legalitas hukum, maka harus memiliki beberapa surat perijinan antara lain:
a. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) b. SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) c. TDP (Tanda Daftar Perusahaan) d. SITU (Surat Ijin Tempat Usaha)
Ada berbagai kepemilikan usaha dalam berbisnis antara lain kepemilikan berbisnis perorangan, kepemilikan kemitraan, bisnis keluarga, membeli bisnis, franchising,
2. Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)
Kewirausahaan dalam bisnis besar dan relatif kecilpun perlu berorientasi pada dampak lingkungan. Banyak contoh pada berbagai bisnis ternyata berdampak pada lingkungan yang mengganggu kehidupan manusia dan mengganggu ekosistem. Lingkungan udara kita semakin kotor tentu dapat menciptakan berbagai dampak kesehatan. Dampak lingkungan juga merambah pada sumber air yang semakin tercemar dan mengganggu kehudupan manusia dan ekosistem yang ada. Keprihatinan terhadap dunia bisnis yang mengganggu menciptakan kerusakan bumi dan alam, maka muncul berbagai konsep green business, green marketing, dsb.
BAB V
MENGELOLA USAHA
Standar Kompetensi : Memahami konsep pengelolaan Usaha
Kompetensi Dasar : Mengelola Usaha/perusahaan menggunakan konsep
manajemen
Sub Kompetensi : - Menyusun rancangan usaha dalam konteks
pemasaran, operasional, SDM, keuangan.
- Melakukan analisis resiko
- Melaksanakan telaah etika bisnis
Tujuan Kompetensi : Setelah mempelajari pengelolaan usaha diharapkan:
1. Peserta pembelajaran dapat merancang
pemasaran produk yang dihasilkan
2. Peserta pembelajaran dapat mengelola produksi mulai dari Inputs sampai outputs
3. Peserta pembelajaran dapat menyusun
rancangan sumber daya manusia yang
diperlukan bagi pengelolaan usaha
4. Peserta pembelajaran dapat mengelola
keuangan.
5. Peserta pembelajaran dapat mengadakan
analisis resiko
6. Peserta pembelajaran dapat menerapkan etika bisnis dalam pengelolaan usaha
Materi Pokok Pembelajaran
: A. Merancang manajemen Pemasaran
B. Menentukan Manajemen Operasional C. Merancang MSDM
D. Mengelola Keuangan E. Analisis Resiko F. Etika Bisnis A. Merancang Manajemen Pemasaran
1. Pasar Sasaran
Setelah perusahaan mengidentifikasi peluang pasar, maka perlu ada evaluasi beberapa banyak dan segmen mana yang akan dibidik. Pemasar semakin menggabungkan beberapa variabel dalam dalam upaya mengidentifikasi kelompok sasaran yang terdiri dari kelompok pelanggan yang memiliki seperangkat keinginan yang sama.
Pemasar tidak menciptakan segmen tetapi tugas pemasar adalah mengidentifikasi segmen dan segmen mana yang akan dibidik sebagai pasar sasaran.
2. Riset Pemasaran
Menurut Thomas C Kinnear dan James R Taylor dalam bukunya Marketing Research mengartikan bahwa Riset Pemasaran merupakan rancangan yang sistematis dan obyektif terhadap pengembangan penyediaan informasi untuk proses pengambilan keputusan dalam manajemen pemasaran.
Ada 4 istilah pokok dalam pengertian yaitu: 1) Sistematis
2) Obyektif 3) Informasi
4) Pengambilan Keputusan
Studi tentang riset pemasaran dapat diklarifikasikan menjadi riset dasar dan riset penerapan. Riset dasar adalah riset murni atau riset fundamental tujuan memperluas batas-batas pengetahuan yang mempunyai kaitan dengan
pemasaran. Studi riset terapan bertujuan membantu para manajer mengambil keputusan yang lebih baik.
Wujud riset pemasaran untuk megidentifikasi beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan pemasaran misalnya megidentifikasi konsumen, pasar sasaran, keinginan pelanggan, kepuasan pelanggan, hasil penjualan, dsb.
Riset pemasaran bagi wirausahawan tidak harus dilakukan dengan biaya mahal. Berikut ini disajikan tiga tip tentang riset pemasaran yang rendah biaya. Tip ini dapat bermanfaat bagi wirausahawan yang membutuhkan riset tetapi dana terbatas:
a. Membuat pertanyaan tertulis yang sederhana tentang perusahaan dalam
bentuk brosur kecil. Brosur pertanyaan agar diisi oleh pelanggan dan dimasukkan dalam kotak didekat pintu toko atau tempat kerja wirausahawan.
b. Membuat questioner misalnya tentang mutu produk pada katalog perusahaan
atau brosur penjualan kemudian dikirim kepada perusahaan
c. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan pada pelanggan melaui telepon dan alat
komunikasi yang lain. 3. Marketing Mix
Marketing Mix atau bauran pemasaran bagi produk yang berupa barang terdapat empat gabungan elemen kunci pemasaran yaitu 4P terdiri dari Product, Price, Place, Promotion.
Product, yaitu barang yang dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Product ini meliputi kemasan, merk, desain, rasa, warna, citra, bau atau aroma, dll.
Price, yaitu segala hal yang berkaitan dengan harga dan untuk menetapkan harga perlu dipertimbangkan beberapa unsur penting, misalnya:
a. Biaya (Cost) b. Kenaikan harga c. Persaingan d. Ketentuan aturan
Place, yang dimaksud place disini adalah distribusi. Saluran distribusi saluran pemasaran dapat dilaksanakan secara langsung tetapi dapat juga dilakukan secara tidak langsung, misal melalui distributor atau agen.
Promotion, teknik mempromosikan suatu produk dapat dilakukan dengan beberapa cara:
a. Advertising (periklanan)
b. Sales Promotion (promosi penjualan)
c. Personal Selling (penjualan melalui salesman) d. Publicity (publisitas)
e. Public relations (hubungan masyarakat) f. Direct Marketing (pemasaran langsung)
Untuk usaha berupa produk jasa marketing mix ditambah lagi 3P yaitu: phisical Evident, process, people.
4. Kepuasan Pelanggan
Kepuasan pelanggan dapat diartikan sebagai perasaan senang atau kecewa dari pelanggan yang muncul setelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja yang diharapkan. Jika kinerja rendah dibawah harapan berarti pelanggan tidak puas, tetapi jika memenuhi harapan berarti pelanggan puas. Kepuasan pelanggan ini dapat mencipatakan loyalitas pelanggan sehingga cipta pelanggan tetap yang tidak akan beralih kepada produk perusahaan lain.
Banyak perusahaan secara sistematik mengukur sistematik kepuasan pelanggan dan faktor-faktor yang membentuknya. Kaitan antara kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan tidak tidak bersifat proposional karena adanya banyak variabel lain yang berpengaruh terhadap loyalitas.
Pengukuran kepuasan pelanggan dapat menggunakan peringkat dengan skala satu sampai lima
• Level satu, level sangat rendah, para pelanggan merasa sangat tidak puas dan cenderung menjauhi perusahaan bahkan dapat menyebarkan image jelek tentang produk tersebut
• Level dua, pelanggan merasa tidak puas tetapi masih relatif tidak berlebihan
• Level tiga, pelanggan merasa bahwa produk yang dibeli dalam kategori
sedang sedang saja.
• Level empat, pelanggan merasa bahwa ada kepuasan terhadap produk yang
dibeli.
• Level lima, pelanggan merasa sangat puas
B. Menentukan Manajemen Operasional