• Tidak ada hasil yang ditemukan

CIRI-CIRI KONSELOR YANG BAIK

Dalam dokumen Hak Cipta (Halaman 44-51)

ORGANISME:

Topik 3 Konselor Gizi Konselor Gizi

D. CIRI-CIRI KONSELOR YANG BAIK

Konselor yang baik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

1. Menjaga hubungan yang baik dengan klien. Konselor harus dapat menjaga hubungan yang baik dengan klien untuk memudahkan interaksi dengan klien. Hubungan yang baik akan melepaskan semua kekakuan, pikiran negatif dan prasangka negatif dari klien

36 Konseling Gizi  sehingga klien dengan bebas tanpa ragu akan mengemukakan permasalahan yang dihadapi.

2. Berusaha untuk mengenali kebutuhan klien. Konselor harus bisa mengenali kebutuhan klien dengan cara menjadi pendengar yang baik, menggali informasi dan mampu memahami kebutuhannya baik melalui komunikasi verbal dan non verbal.

3. Mampu menumbuhkan empati dan rasa nyaman pada klien. Seorang konselor yang baik menempatkan diri pada posisi klien, memahami apa yang dirasakan dan dialami oleh klien serta dapat memberikan rasa nyaman kepada klien.

4. Mendorong klien untuk memilih cara yang terbaik dalam situasi tertentu. Konselor membantu klien untuk mengenali masalahnya sendiri, dan memilih cara pemecahan terbaik sesuai dengan alternatif yang ditawarkan konselor.

5. Memberikan informasi tentang sumber daya yang diperlukan klien agar dapat mengambil keputusan yang baik. Informasi yang diberikan seperti contoh-contoh kasus, sehingga klien dapat mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya.

6. Memberikan perhatian secara khusus. Memberi perhatian yang khusus pada klien sangat penting apabila sewaktu waktu klien memerlukan bantuan konselor. Misalnya sewaktu klien menelepon menanyakan tentang salah satu bahan makanan yang boleh dan yang tidak boleh dikonsumsi klien sehubungan dietnya.

7. Menjaga rahasia dan kepercayaan klien. Dalam menggali informasi klien, konselor akan banyak mendengar masalah yang bersifat pribadi bahkan mungkin memalukan.

Informasi ini harus dijaga kerahasiaannya agar tidak diketahui oleh orang lain ataupun sanak keluarga klien itu sendiri. Konselor harus selalu menghormati kerahasiaan pribadi kliennya. Konselor tidak boleh membocorkan informasi yang didapat tanpa seizin klien.

Latihan

Untuk dapat memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah Latihan berikut!

1) Sebutkan dua peran konselor dalam konseling gizi?

2) Dalam menjalankan fungsinya mendiagnosis gizi konselor harus mengingat tiga domain.

Sebutkan ketiga domain tersebut?

3) Dalam melakukan fungsi assesmen ada lima hal yang harus dikaji oleh konselor. Sebut dan jelaskan!

 Konseling Gizi 37 4) Untuk dapat melakukan tugas konseling dengan baik, seorang konselor harus memenuhi

beberapa syarat. Sebutkan 5 (lima ) syarat seorang konselor?

5) Sebutkan 5 (lima) ciri-ciri konselor yang baik?

Petunjuk Penyelesaian Latihan

Untuk dapat menyelesaikan latihan soal latihan No. 1 Anda dapat membaca BAB I, Topik 3. Bagian A. Untuk menyelesaikan soal 2, 3,4 dan 5 silakan Anda baca kembali BAB 1, Topik 3 Bagian B, C dan D.

Ringkasan

1. Peranan konselor ada dua yaitu sebagai fasilitator dan motivator. Tetapi menurut Baruth dan Robinson III konselor mempunyai 5 peran yaitu sebagai konselor, sebagai konsultan, sebagai agen perubahan, sebagai agen prevensi primer dan sebagai manajer 2. Fungsi konselor dalam konseling gizi ada enam yaitu sebagai pemimpin proses konseling, melakukan assesmen, melakukan diagnosis gizi, melakukan intervensi gizi dan melakukan monitor dan evaluasi hasil konseling.

3. Seorang konselor harus mempunyai beberapa syarat agar dapat melakukan perannya secara optimal. Syarat tersebut antara lain Expertnes , Menarik (Attractiveness). dapat dipercaya (Trushworthness), Empati (Empathy), Kesadaran dan Pemahaman tentang diri, Keterbukaan (Open-Mindedness). Objektiveitas. Kompeten.

1. Ciri-ciri konselor yang baik adalah: Menjaga hubungan yang baik dengan klien, Berusaha untuk mengenali kebutuhan klien, Mampu menumbuhkan empati dan rasa nyaman pada klien, Mendorong klien untuk memilih cara yang terbaik dalam situasi tertentu. Memberikan informasi tentang penyakit klien, Memberikan perhatian secara khusus dan Menjaga rahasia dan kepercayaan klien.

38 Konseling Gizi 

Tes 3

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!

1) Konselor wajib membantu klien dalam mengenali masalah yang dihadapi. Dalam hal ini peran konselor adalah sebagai ....

A. Fasilitator B. Motivator C. Pemimpin D. Evaluator

2) Mekaji data laboratorium, merupakan fungsi konselor ....

A. Pemimpin

B. Menegakkan diagnosis C. Melakukan intervensi

D. Memonitor dan Mengevaluasi hasil konseling

3) Merencanakan program diet yang harus dilakukan oleh klien adalah fungsi konselor dalam ....

A. Memimpin Konseling B. Menegakkan diagnosis C. Melakukan intervensi

D. Memonitor dan Mengevaluasi hasil konseling

4) Seorang konselor dituntut harus ahli dibidangnya khususnya ilmu gizi dan diestetik. Hal ini disebut sebagai syarat ....

A. Objective

B. Open -Mindednes C. Expertness

D. Empathy

5) Konselor harus mampu memahami dan merasakan masalah yang dirasakan oleh klien, merupakan syarat :

A. Objective

B. Open -Mindednes C. Expertness

D. Empathy

 Konseling Gizi 39 6) Seorang konselor harus memberikan rasa percaya kepada kliennya, sehingga yang di

katakan atau disarankan diikuti oleh konselur dipatuhi disebut ....

A. Trushworthness B. Objektivitas C. Kompeten D. Coercive

7) Contoh Konselor yang baik dalam memotivasi klien untuk memilih cara pemecahan masalah yang dihadapi adalah ....

A. Menjadi pendengar yang baik

B. Memberikan waktu untuk berdiskusi

C. Mendorong klien untuk memilih salah satu solusi D. Menunjukkan rasa ikut memiliki masalah

8) Konselor harus mengenali kebutuhan klien merupakan ciri konselor yang baik. Untuk dapat mengenali kebutuhan klien maka konselor bersikap ....

A. Menjadi pendengar yang baik

B. Memberikan waktu untuk berdiskusi

C. Mendorong klien untuk memilih salah satu solusi D. Menunjukkan rasa ikut memiliki masalah

40 Konseling Gizi 

Kunci Jawaban Tes

Tes Formatif 1 1) A.

2) D.

3) A.

4) B.

5) A.

Tes Formatif 2 1) C.

2) D.

3) C.

4) D.

5) A.

Tes Formatif 3 1) A.

2) B.

3) C.

4) C.

5) D.

6) A.

7) C.

8) A.

 Konseling Gizi 41

Daftar Pustaka

Almatsier, Sunita. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Cetakan ke empat. Jakarta, Percetakan PT SUN.

Instalasi Gizi Perjan RSCM dan ASDI. 206. Penuntun Diet Edisi Baru. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Kementerian kesehatan. 2015. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta, Kementerian Kesehatan.

Mantra, IB. 1985. Buku Pedoman Penyuluhan Kesehatan Masyarakat, Bagu Petugas Puskesmas, Jawa Timur, Sub. Dinas Penyuluhan Kesehatan.

Notoatmodjo, Soekidjo. 1993. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan.

Cetakan Pertama, Yogyakarta, ANDI OFFSET.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Cetakan Pertama, Jakarta, PT. Asdi Mahasatya.

Organisasi Kesehatan Sedunia. 1992. Pendidikan Kesehatan Pedoman Pelayanan Kesehatan Dasar. Bandung, Penerbit ITB.

Persatuan Ahli Gizi Indonesia. 2009. Kamus Gizi Pelengkap Kesehatan Keluarga. Jakarta, penerbit Buku Kompas.

Persatuan Ahli Gizi Indonesia. 2016. Konseling Gizi. Jakarta, Penebar Swadaya Grup.

Supariasa, I D N. 2012. Pendidikan dan Konsultasi Gizi. Terbitan pertama, Jakarta, Penerbit Buku Kedokteran.

42 Konseling Gizi 

Bab 2

KETERAMPILAN YANG MENDUKUNG

Dalam dokumen Hak Cipta (Halaman 44-51)