• Tidak ada hasil yang ditemukan

Adapun motif kopi pecah dapat dilihat pada gambar dibawah ini,

DAFTAR PUSTAKA

A.P, Masdin. 2002. Modal Sosial sebagai Sarana Pengembangan Masyarakat:

Studi Kasus pada desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo.Unspecified.

Anantanyu, Sapja. 2011. Kelembagaan petani: peran dan strategi Pengembangan kapasitasnya. SEPA. Vol. 7, No. 2. PP 102-109.

Ariani. 2017. Kajian strategi pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (umkm) di kota tarakan. Jurnal Organisasi dan Manajemen. Vol. 13, No. 2. PP 99-118.

Babbie, Earl. 2014. The Basic of Social Research. S.L Wadworth.

Badan Pusat Statistik. 2015. Perkembangan UMKM skala Nasional pada tahun

2010-2013.

Borshalina, Tita. 2015. Marketing Strategy and the Development of Batik Trusmi In the Regency of Cirebon which Used Natural Coloring Matters. Social and

Behavioral Sciences. No.169. PP 217-226.

BPS Kabupaten Banyuwangi. 2016. Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka 2016. Chabib, Lutfi. 2016. Pemberdayaan dan pengembangan ukm sebagai penggerak

ekonomi desa. (desa harjobinangun, pakem, sleman, di yogyakarta). Asian

Journal of Innovation and Entrepreneurship. Vol. 01, No. 03. PP 203-209.

Damsar. 2009. Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Kencana.

Denzin, N. K. dan Lincoln, Y.S. 1994. Handbook of qualitative Research. California: Sage, Thousand Oaks.

Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Banyuwangi. 2013. Karakteristik UMKM

berdasarkan Skala Usaha.

Field, J. 2003. Modal Sosial. Yogyakarta : Kreasi Wacana. Field, John. 2011. Modal Sosial. Yogyakarta; Kreasi Wacana.

Fukuyama, F. 2002. Trust: Kebajikan Sosial dan Penciptaan Kemakmuran. Yogyakarta: Penerbit Qalam.

Grootaert, C. dkk. 1999. Social Capital, Household Welfare and Poverty in

Indonesia. Working Papper No. 6. Washington: TheWorld Bank.

Hafsah, Mohammad J. 2004. Upaya Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Jurnal Infokop. No. 25 , PP. 40-44.

Handoyo, Eko. 2013. Kontribusi Modal Sosial Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pedagang Kaki Lima Pascarelokasi. Jurnal Komunitas. No. 5, Vol. 2. PP 252-266.

Hanifah, N., & Hum, M. 2010. Penelitian Etnografi dan Penelitian Grounded

Theory. Jakarta: Akademi Bahasa Asing Borobudur.

Harianti, Asni. Nur. et al. 2012. Statistika II. Penerbit Andi: Yogyakarta.

Hasbullah, J. 2006. Sosial Kapital: Menuju Keunggulan Budaya Manusia

Indonesia. Jakarta: Mr. United States.

Herdiansyah, H. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

http://bisnisbanyuwangi.com/2017/08/04/ketua-akrab-samsudin-getol-kembangkan-potensi-desa/. Diakses pada selasa, 17 April 2018.

Inayah. 2012. Peranan Modal Sosial dalam Pembangunan. Ragam: Jurnal

Pengembangan Humaniora Politeknik Negeri Semarang. Vol. 12 No. 1.

Kuncoro, M. 2009. Dasar–Dasar Ekonomika Pembangunan Edisi 5, Yogyakarta:

STIM YKPN.

Kusuma, Arifin Fafan. 2015. Nilai-nilai modal sosial yang terkandung dalam Perkembangan pariwisata (studi kota solo). Jurnal Bisnis dan Ekonomi. Vol. 22, No. 1. PP 65-84.

Kusuma, Uma Adi. 2017. Peran Modal Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat

Nelayan Desa Bangsring Pada Objek Ekowisata Bangsring Underwater Kabupaten Banyuwangi. Skripsi; Universitas Brawijaya.

Lawang, R.M.Z. 2005. Kapital Sosial dalam Perspektif Sosiologi Cetakan Kedua. Depok: FISIP UI Press.

Manzilati, Asfi. 2016. Metodelogi Penelitian Kualitatif: Paradigma, Metode, dan

Aplikasi. UB Press.

Margried, Nancy. 2015. Batik Fractal Community: Creative Engagement through Technology. Social and Behavioral Sciences. No. 184. PP 214-222. Meador, E. John. 2017. On a unified theory of development: New institutional

economics & the charismatic leader. Journal of Rural Studies. Vol.53, PP 144-155.

Moleong, L. J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Noor, Ida Ruwaida. 2010. Pemberdayaan UKM: Catatan reflektif hasil meta riset.

Jurnal Sosiologi Masyarakat. Vol. 15, No. 01. PP 39-58.

Nurgandini, Putri. 2014. Peranan Modal Sosial Dalam Industri Kecil Tas Di Desa

Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea bogor. Skripsi Ekologi Manusia. IPB.

Onyx,J. 1996. Social Capital: Theory and Measurement. Center for Autralian

Community Organisations and Management Working Paper. 34 (1).

Sydney: University of Technology.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi 2017. Penghargaan/prestasi yang sudah di

capai dari tahun 2013-2017.

Pertiwi, Michelia Nindya. 2014. Fungsi paguyuban kampung batik dalam pelestarian batik semarang di Kota Semarang. Solidarity. Vol. 3, No. 1. PP 56-63.

Prishardoyo, Bambang. 2008. Analisis tingkat pertumbuhan ekonomi dan potensi ekonomi terhadap produk domestik regional bruto (pdrb) kabupaten pati tahun 2000-2005. JEJAK. Vol. 1, No. 1. PP 1-9.

Priyatna, Fatriyandi Nur. 2007. Strategi pengembangan kelembagaan kelompok nelayan sebagai kelembagaan pengelola waduk di perairan waduk wadas lintang, kabupaten wonosobo. Jurnal Bijak dan Riset Sosek KP. Vol. 2, No. 2. PP 209-217.

Putnam, RD. 1995. Bowling Alone: America’s Declining Social Capital. Dalam

Rahman, Aisyah Abdul. 2014. Failure and potential of profit-loss sharing contracts: A perspective of New Institutional, Economic (NIE) Theory. Pacific-Basin

Finance Journal. Vol. 28, PP 136-151.

Rezki, Ortina. 2014. Analisis Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah

Sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Studi Kasus Pada Kota Mojokerto). Jurnal Ilmiah. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas

Brawijaya. Malang.

Roggero, Matteo. 2015. Adapting institutions: exploring climate adaptation through institutional economics and set relations. Ecological Economics. Vol. 118, PP 114-122.

Saroja, Samiaji. 2012. Penelitian Kualitatif: Dasar-Dasar. PT INDEKS. Jakarta Barat.

Setyanto, Alief Rakhman. 2015. Kajian Strategi Pemberdayaan Umkm Dalam Menghadapi Perdagangan Bebas Kawasan Asean (Studi Kasus Kampung Batik Laweyan). Jurnal etikonomi. No. 2, vol. 14. PP 2015-220.

Setyawati, Tya. 2015. Modal Sosial Dalam Pengembangan Di Desa Wisata Tembi

Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi

Pendidikan Sosiologi. Uiversitas Negeri Yogyakarta.

Soetrisno, Loekman. 1995. Menuju Partisipasi Masyarakat. Yogyakarta: Kanisius. Sudaryanto. 2011. The Need for ICT-Education for Manager or Agribusinessman to Increasing Farm Income: Study of Factor Influences on Computer Adoption in East Java Farm Agribusiness. International Journal of

Education and Development, JEDICT. Vol 7, No 1. PP 56 - 67.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuanitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan

R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, E. 2005. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian

Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial.

Bandung: Refika Aditama.

Suharto, E. 2007.Modal Sosial dan Kebijakan Publik.

Sukirno, Sadono. 2004. Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Jakarta: PT Grafindo Persada.

Sutarto. 1995. Dasar-Dasar Organisasi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Syahyuti. 2008. Peran Modal Sosial (Social Capital) dalam Perdagangan Hasil Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi. Volume 26 No.1, Juli 2008. Tambunan, Tulus. 2002. Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia: Beberapa Isu

Penting. Jakarta: Salemba.

Thobias, Erwin. 2013. Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perilaku Kewirausahaan (Suatu Studi Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Di Kecamatan Kabaruan Kabupaten Kepulauan Talaud). Jurnal ACTA DIURNA. Edisi April 2013.

Thoha , Miftah. 1997. Pembinaan Organisasi (Proses Diagnosa dan Intervensi). Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Thompson, Maria. 2018. Social capital, innovation and economic growth. Journal

of Behavioral and Experimental Economics. Vol 73, PP 46-52.

Todaro, Michael P. 2011. Pembangunan Ekonomi. Erlangga: Jakarta.

Ulinnuha, M. Zulham. 2011. Strategi Peningkatan Produktivitas Petani Melalui

Penguatan Modal Sosial (Studi Empiris di Kecamatan Guntur Kabupaten Demak). Skripsi.

Utami, Nadia Desi. 2014. Modal sosial pada kelompok tani/ternak tibona desa

tibona kecamatan bulukumpa kabupaten bulukumba. Skripsi.

Vega, Dora E. 2016. Situating community forestry enterprises within New Institutional Economic theory: What are the implications for their organization?. Journal of Forest Economics. Vol. 25, PP 1-13.

Vipriyanti, N. U. 2011. Modal Sosial dan Pembangunan Wilayah: Mengkaji

Success Story Pembangunan di Bali. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Wahyu, Ariani. 2010. Hubungan Industrial. Yogyakarta: Clafonso.

Wibisono, Y. 2007. Membedah Konsep dan Aplikasi Corporate Social

Responsibility. Gresik: Fascho Publishing.

Winarni, I. 2011. Keterkaitan Antara Modal Sosial dengan Produktivitas pada

Sentra Bawang Merah di Kecamatan Pangelangan Kabupaten Bandung.

Tesis. Jakarta: Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik Universitas Indonesia Salemba.

Woolcock, M., & Narayan, D. 2000. Social Capital: Implications for Development Theory. World Bank Research Observer. Oxford Journals Economics &

Social Sciences. Vol 15(2P), PP 225–249.

Wulandari, Ery D. 2013. Pengaruh Inovasi Kelembagaan Pada Pengembangan Klaster Batik Laweyan Kota Surakarta. Jurnal Wilayah dan Lingkungan. Vol. 1, No. 1. PP 91-104.

Yustika, Ahmad Erani. 2012. Ekonomi Kelembagaan: Paradigma, Teori, dan

Kebijakan. Penerbit Erlangga: Jakarta.