• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik. 2012. Data PDRB Kabupaten Bogor Atas Dasar Harga Berlaku Tahun 2007-2011. Bogor: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor.

Badan Pusat Statistik. 2012. Pengeluaran Rata-rata Per Kapita Sebulan Menurut Kelompok Barang, 2007-2011. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

David, FR. 2006. Manajemen Strategis Konsep Edisi Sepuluh. Jakarta: Salemba.

Departemen Pertanian. 2012. Data Produksi Buah-buahan Indonesia Tahun 2006-2012. Jakarta:Departemen Pertanian.

Departemen Pertanian. 2012. Data Perkembangan dan Peningkatan Produktivitas, Luas Panen dan Produksi Pepaya Indonesia Tahun 2000- 2010. Jakarta: Departemen Pertanian.

Direktorat Jenderal Hortikultura. 2011. Konsumsi Buah Pepaya per Kapita di Indonesia Tahun 2002-2010. Jakarta: Departemen Pertanian.

Fauziah, DZ. 2009. Formulasi Strategi Bersaing Usaha Tanaman Hias pada PT. .Istana Alam Dewi Tara Sawangan Kota Depok. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Glueck, William F. dan Jauch, Lawrence R. 1991. Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan Edisi Kedua. Jakarta: Erlangga.

Gita, D. 2005. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Keputusan Pembelian Pepaya Eksotik dan Implikasinya pada Segmentasi di Wilayah Bogor. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Halisah,S. 2006. Analisis Kelayakan Finansial dan Kesempatan Kerja pada

Usahatani Pepaya. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Hunger, J. David dan Thomas L. Wheelen. 2003. Manajemen Strategis. Yogyakarta: Andi.

Kinnear, Thomas C. dan James R. Taylor. 1991. Riset Pemasaran: Pendekatan Terpadu Edisi Ketiga Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Nursyamsiah. 2008. Strategi Pengembangan Usaha Produk Sayuran Organik pada PT Amani Mastra, Jakarta ). [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Pambudy, dkk. 1999. Bisnis dan Kewirausahaan dalam Sistem Agribisnis. Bogor: Pustaka Wirausaha Muda.

Pearce, John A. dan Ricard B. Robinson. 1997. Manajemen Strategik: Formulasi, Implementasi, dan Pengendalian Jilid 1. Jakarta: Binarupa Aksara.

Porter, ME. 1993.Strategi Bersaing : Teknik Menganalisis Industri dan Pesaing. Maulana A, penerjemah; Hutauruk G, editor; Jakarta: Erlangga. Terjemahan dari: Competitive Strategy.

Purba, Andry P. 2008. Analisis Pendapatan Usahatani dan Saluran Pemasaran Pepaya California ( Kasus: Desa Cimande dan Desa Lemahduhur Kec. Caringin Kab. Bogor Jawa Barat). [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Pusponingtyas, M. 2008. Analisis Lingkungan Usaha dan Formulasi Strategi Bersaing Perusahaan dalam Industri Tanaman Hias (Studi pada PT. Godongijo Asri, Sawangan Depok). [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Sobir. 2009. Sukses Bertanam Pepaya Unggul Kualitas Supermarket. Jakarta: Agromedia.

Suparwanti. 2009. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Manggis Melalui Pendekatann Participatory Action Research (Studi Kasus Kelompok Tani Karya Mekar di Kawasan Agropolitan Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor). [Skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Wibowo, S. 2008. Pedoman Mengelola Perusahaan Kecil. Jakarta: Penebar Swadaya.

Widianingsih,A. 2008. Analisis Pendapatan Usahatani dan Pemasaran Pepaya California Berdasarkan Standar Prosedur Operasional. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA

PEPAYA CALIFORNIA PADA MITRA ALAM,

KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT

SKRIPSI

EMIJAR ASRIANTI

H34060594

DEPARTEMEN AGRIBISNIS

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

RINGKASAN

EMIJAR ASRIANTI. Strategi Pengembangan Usaha Pepaya California pada Mitra Alam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Skripsi. Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (Di bawah bimbingan HENY K. DARYANTO).

Pepaya merupakan salah satu jenis buah-buahan yang sangat digemari oleh

masyarakat. Sebagai “ buah meja” pepaya memang sudah tidak asing lagi.

Disamping citarasa buah pepaya yang manis dan menyegarkan, juga mengandung gizi yang tinggi dan lengkap. Produksi buah-buahan di Indonesia cukup tinggi dan menunjukkan kecenderungan untuk meningkat, terutama untuk jenis buah yang sangat baik pertumbuhannya di Indonesia dan merupakan buah unggulan Indonesia.

Mitra Alam merupakan salah satu perusahaan yang menghasilkan buah Pepaya California yang berada di Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mitra Alam saat ini menghasilkan 5 kwintal per satu kali panen dari luas lahan 2 hektar. Permintaan terhadap Pepaya California Mitra Alam cenderung meningkat dari beberapa toko buah yang menjadi pemasar Pepaya California Mitra Alam. Namun, untuk saat ini Mitra Alam belum mampu memenuhi kenaikan permintaan karena kapasitas produksi yang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan untuk menguatkan jumlah pasokan buah Pepaya California yang dimiliki Mitra Alam agar stabilitas usaha buah pepaya dapat terjaga.

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan Mitra Alam; 2) Mengidentifikasi lingkungan eksternal yang menjadi peluang dan ancaman Mitra Alam; 3) Merumuskan strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha Mitra Alam.

Penelitian ini dilakukan pada perusahaan penghasil Pepaya California yaitu Mitra Alam. Lokasi Mitra Alam berada di Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor Jawa Barat. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan bersumber dari data wawancara dan juga pengamatan langsung. Data sekunder dikumpulkan dari dalam dan luar perusahaan. Analisis data ini dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis secara kualitatif dilakukan untuk melihat proses pelaksanaan produksi Pepaya California. Analisis data kuantitatif yaitu menggunakan perolehan data-data hasil dari identifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) dengan menggunakan pembobotan.

Pengumpulan data dimulai pada bulan Februari hingga Maret 2012. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah matriks IFE untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal Mitra Alam, matriks EFE untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan eksternal Mitra Alam, matriks IE untuk mendapatkan strategi-strategi dari hasil matriks IFE dan matriks EFE, matriks SWOT untuk menentukan strategi-strategi yang didapatkan dan identifikasi faktor internal dan eksternal perusahaan, dan matriks QSPM untuk mempriopritaskan strategi-strategi yang didapat dari analisis SWOT.

Berdasarkan hasil identifikasi faktor internal menghasilkan lima faktor kekuatan yang memberikan skor kekuatan tertinggi pada matriks IFE adalah permodalan yang kuat dari pemilik dengan skor 0,3957 dengan rating 3,7. Sedangkan faktor kelemahan menghasilkan empat faktor kunci dengan kelemahan utama bagi perusahaan adalah keterampilan karyawan masih rendah dengan bobot skor 0,1326 dan kelemahan mayor lainnya adalah produksi Pepaya California Mitra Alam yang belum optimal dengan bobot skor 0,1465. Jumlah total skor matriks IFE secara keseluruhan adalah sebesar 2,2056. Total skor faktor kunci internal tersebut menjelaskan bahwa perusahaan berada pada kondisi kuat dalam memanfaatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan yang dimiliki perusahaan dalam mencapai keberhasilan perusahaan.

Hasil identifikasi faktor eksternal menghasilkan empat faktor peluang dan empat faktor ancaman. Permintaan Pepaya California tinggi sebagai peluang harus dimanfaatkan perusahaan dengan nilai skor 0,7324. Selain itu, dukungan pemerintah terhadap pengembangan sektor pertanian dengan skor 0,6085 menjadi peluang yang harus dimanfaatkan. Faktor yang menjadi ancaman utama adalah mudah mendapatkan produk subsitusi yaitu dengan skor sebesar 0,1172. Jumlah total skor matriks EFE secara keseluruhan adalah sebesar 3,2199. Hal ini menunjukkan bahwa Mitra Alam berada pada kondisi sedang dalam merespon lingkungan eksternal, baik peluang dan ancaman yang dihadapi perusahaan.

Analisis matriks IE menempatkan Mitra Alam pada posisi sel II (Growth and Build). Strategi yang dapat diterapkan oleh perusahaan adalah strategi intensif seperti penetrasi pasar, pengembangan produk, dan pengembangan pasar. Hasil analisis SWOT menghasilkan enam rumusan strategi yang dapat diterapkan oleh perusahaan dan dilakukan analisis QSPM untuk mengetahui urutan prioritas strategi. Adapun strategi yang menjadi prioritas untuk dapat diterapkan oleh Mitra Alam adalah 1) melakukan pengembangan usaha melalui peningkatan volume produksi. (STAS = 13,4734), 2) menjaga kontinuitas produksi (STAS = 11,5095), 3) bekerjasama dengan pihak akademis atau lembaga penelitian pemerintah (STAS = 10,8702), 4) melakukan pola kemitraan dan kerjasama dengan petani pepaya yang ada di daerah sekitar perusahaan (STAS =8,6433 ), 5) meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui pelatihan-pelatihan (STAS = 8,6222 ), 6) perbaikan manajemen usaha untuk mengatasi kelemahan sumberdaya organisasi perusahaan (STAS = 7,0829)

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA

PEPAYA CALIFORNIA PADA MITRA ALAM,

KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT

EMIJAR ASRIANTI

H34060594

Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada

Departemen Agribisnis

DEPARTEMEN AGRIBISNIS

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Judul Skripsi : Strategi Pengembangan Usaha Pepaya California pada Mitra Alam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Nama : Emijar Asrianti

NRP : H34060594

Disetujui, Pembimbing

Dr. Ir. Heny K. Daryanto, M.Ec NIP. 19610906 198601 2 001

Diketahui,

Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen

Institut Pertanian Bogor

Dr. Ir. Nunung Kusnadi, MS NIP. 19580908 198403 1 002

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Strategi Pengembangan Usaha Pepaya California pada Mitra Alam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat” adalah karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam bentuk daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Bogor, Januari 2013

Emijar Asrianti H34060594