Agusti, F. A. 2009. Kajian Kinerja Institut Pertanian Bogor Menggunakan
Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence 2008. Skripsi.
Departemen Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Amelia, R. 2008. Analisis Penilaian Kinerja Perusahaan Menggunakan Malcolm
Baldrige Criteria for Performance Excellence (Studi Kasus Pada PT.
Asuransi Jasa Indonesia Kantor Pusat). Skripsi. Departemen Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor, Bogor. Djajendra. 2009. Evaluasi Kinerja Perusahaan. (http://www.djajendra.go.id/blog_
topik/blog/perusahaan_baik). (16 Juli 2010).
Gaspersz, V. 2007. GE Way and Malcolm Baldrige Criteria for Performance
Excellence. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Haris, A. 2005. 7 (Tujuh) Pilar Perusahaan Unggul, Implementasi Kriteria Baldrige untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Hertz, H. S. 2007. Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence 2007.
Indonesian Quality Award Foundation, Jakarta.
Jimcollins. 2001. Excellence. (http://www.jimcollins.com/article_topics/articles/ good-to-great.html). (3 Agustus 2010).
Mangkunegara, AA. AP. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.
Mangkuprawira, S dan A.V. Hubeis. 2007 Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia. Ghalia Indonesia, Bogor.
Molengraff. 2010. Perusahaan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan). (16 Juli 2010).
Mulyadi. 2001. Balanced Scorecard : Alat Manajemen Kontemporer untuk Pelipatganda Kinerja Keuangan Perusahaan. Salemba Empat, Jakarta. Novizar. 2002. Manajemen Strategi dan Kebijakan Bisnis. BPFE-Yogyakarta,
Yogyakarta.
Rivai, dan Ahmad. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan dari Teori ke Praktik. PT Raja Grahafindo Persada, Jakarta.
Robbins, S.P. 2006. Perilaku Organisasi. Edisi Bahasa Indonesia. PT INDEKS Kelompok GRAMEDIA, Jakarta.
Sadikin, I. 2010. Malcolm Baldrige National Quality Award. Lembayung Center Indonesia, Bandung.
Saputra, A. Y. 2008. Evaluasi Kinerja PT Balai Pustaka (PERSERO) Menggunakan Pendekatan Malcolm Baldrige Criteria for Performance
Excellence sebagai Upaya Perbaikan Kinerja. Skripsi. Departemen
Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Stoner, J dan Swanto. 1997. Manajemen. Intermedia, Jakarta.
USDA. 2010. Foreign Agricultural Service. (http://www.pecad.fas.usda.gov/ highlights/2007/12/Indonesia_palmoil). (7 November 2010).
Yuwono, et. al. 2002. Petunjuk Praktis Penyusunan Balanced Scorecard : Menuju Organisasi yang Berfokus pada Strategi. Gramedia Pustaka, Jakarta.
Lampiran 1. TabePenilaian (Scoring) Pada Proses (A-D-L-I)
SKOR PROSES
0% - 5%
Tidak ada pendekatan (Approach) yang sistematis terhadap suatu item, informasi hanya anekdok saja
Terbukti hanya sedikit atau tidak ada bukti nyata atau penerapan (Deployment) atas pendekatan (Approach) yang dilakukan
Tidak ada tanda-tanda orientasi pada perbaikan, perbaikan di capai sebagai reaksi terhadap permasalahan yang ada
Tidak terbukti adanya pemerataan atau keselarasan (Alignment) dalam organisasi, setiap unit kerja atau area bekerja sendiri-sendiri
10%, 15%, 20%, atau 25%
Tahap awal dari pendekatan (Approach) yang sistematis terhadap kebutuhan (Basic
Requirements) sudah terbukti
Pendekatan (Approach) baru berada pada tahap awal Deployment di sebagian besar area atau unit kerja, menghambat kemajuan dalam pencapaian Basic Requirements suatu item
Tahap awal transisi dari bersifat reaktif terhadap masalah menuju orientasi pada perbaikan secara umum, sudah terbukti
Approach sudah diselaraskan dengan area atau unit kerja lainnya sebagian besar melalui
pemecahan masalah bersama 30%,
35%, 40%, atau 45%
Pendekatan (Approach) yang sistematis dan efektif, responsif, terhadap Basic Requirements suatu sistem, sudah terbukti
Pendekatan (Approach) sudah dibagikan ((Deploy), meskipun beberapa area atau unit kerja baru dalam tahap awal penerapan
Tahap awal Approach yang sistematis untuk mengevaluasi dan memperbaiki proses utama, sudah terbukti
Pendekatan (Approach) masih dalam tahap awal penyelarasan (Alignment) dengan kebutuhan dasar organisasi yang diidentifikasi dalam merespon profil organisasi dan proses item lainnya 50%,
55%, 60%, atau 65
%
Pendekatan (Approach) yang sistematis dan efektif, responsif terhadap Overal Requirements suatu sistem, sudah terbukti
Approach sudah Well Deployed, meskipun Deployment masih bervariasi di beberapa area atau
unit kerja
Proses evaluasi dan perbaikan yang sistematis, berdasarkan fakta dan beberapa pembelajaran (Learning) organisasi telah diterapkan untuk memperbaiki efesiensi dan efektivitas proses-proses utama
Approach sudah selaras (Aligned) dengan kebutuhan organisasi yang diidentifikasi dalam
merespon profil organisasi dan proses item lainnya 70%,
75%, 80%, atau 85
%
Pendekatan (Approach) yang sistematis dan efektif, responsif terhadap Multiple
Requirements suatu sistem, sudah terbukti
Pendekatan (Approach) sudah di Well Deployed, tanpa kesenjangan (gaps) yang signifiikan Proses evaluasi dan perbaikan yang sistematis, berdasarkan fakta dan beberapa pembelajaran (Learning) organisasi telah menjadi alat manajemen yang utama, ditemukan bukti yang nyata adanya penyempurnaan dan inovasi sebagai hasil analisis dan sharing pada tingkat atau level organisasi
Approach sudah terintegrasi (Integrated) dengan kebutuhan organisasi yang diidentifikasi
dalam merespon profit organisasi dan proses item lainnya
90%, 95%, atau 100%
Approach yang sistematis dan efektif, responsif penuh terhadap Multiple Requirements suatu
sistem, sudah terbukti
Pendekatan (Approach) sudah Fully Deployed, tanpa kelemahan atau kesenjangan (gaps) yang signifikan diberbagai area atau unit kerja
Proses evaluasi dan perbaikan yang sistematis, berdasarkan fakta dan beberapa pembelajaran (Learning) organisasi, telah menjadi alat manajemen yang utama seluruh organisasi, penyempurnaan, dan inovasi yang didukung oleh analisis dan sharing sudah terbukti diseluruh organisasi
Approach sudah Well Integrated dengan kebutuhan oranisasi yang diidentifikasi dalam
Lampiran 2. Tabel Panduan Penilaian (Scoring) Pada Hasil (L-T-C-I)
SKOR HASIL
0% - 5%
Tidak ada hasil-hasil kinerja organisasi yang dilaporkan atau hasilnya jelek dalam area yang dilaporkan
Trend data tidak dilaporkan atau yang dilaporkan pada umumnya
menunjukkan trend terbalik
Informasi pembanding tidak dilaporkan
Hasil-hasil pada area yang dianggap penting bagi misi utama organisasi atau persyaratan bisnis utama tidak dilaporkan
10%, 15%, 20%, atau 25%
Hasil kinerja organisasi yang dilaporkan hanya sedikit, terdapat beberapa perbaikan dan/atau tahap awal level kinerja baik, disedikit area
Tidak ada atau hanya sedikit saja trend data yang dilaporkan atau kebanyakan trendnya tampak terbalik
Tidak ada atau hanya sedikit informasi pembanding yang disajikan Hasil-hasil dari beberapa (sedikit) area yang dianggap penting bagi misi utama organisasi atau persyaratan bisnis utama, sudah dilaporkan 30%, 35%, 40%,
atau 45%
Perbaikan dan atau level kinerja baik (terjadi/terdapat/dilaporkan) pada banyak area yang diminta dalam persyaratan item
Perkembangan trend masih berada pada tahap awal
Perolehan informasi pembanding masih berada pada tahap awal
Hasil-hasil dari banyak area dianggap penting bagi misi utama organisasi atau persyaratan bisnis utama, sudah dilaporkan
50%, 55%, 60%, atau 65 %
Perbaikan trend dan/atau level kinerja baik (terjadi/terdapat/dilaporkan) pada sebagian besar area yang diminta dalam persyaratan item
Terbukti, tidak ada trend yang terbalik dan tidak ada level kinerja yang jelek dalam area yang dianggap penting sesuai dengan misi utama oraganisasi atau persyaratan bisnis
Beberapa trend dan/atau level kinerja saat ini-dievaluasi terhadap informasi pembanding dan/atau benchmark yang relevan-menunjukkan area kinerja relatif dan "good" sampai "very good"
Hasil-hasil kinerja organisasi menjawab (meng-address) hampir seluruh persyaratan utama pelanggan, pasar, dan proses
70%, 75%, 80%, atau 85 %
Level kinerja saat ini berada pada "good" sampai "excellent" disebagian
besar area yang penting bagi persyaratan item
Sebagian besar trend perbaikan dan/atau level kinerja saat ini dapat dipertahankan terus menerus (berkelanjutan)
Banyak sampai sebagian besar trend dan/atau level kinerja saat ini yang dilaporkan di evaluasi terhadap informasi pembanding dan/atau bencmark yang relevan-menunjukkan area kepemimpinan dan kinerja yang relatif sangat baik (very good)
Hasil kinerja organisasi menjawab (meng-address) hampir seluruh persyaratan utama pelanggan, pasar, proses, dan rencana kerja
90%, 95%, atau 100%
Level kinerja saat ini berada "exccellent" di sebagian besar area yang
penting bagi persyaratan item
Trend perbaikan yang ekselen dan/atau level kinerja ekselen yang konsisten
(terjadi/terdapat, dilaporkan) di sebagian besar area
Terdapat bukti yang menunjukkan kepemimpinan industri dan benchmark dalam banyak area
Hasil-hasil kinerja menunjukkan organisasi menjawab (meng-address) sepenuhnya persyaratan utama pelanggan, pasar, proses, dan rencana kerja
Lampiran 3. Tabel Bobot Kriteria Kinerja Excellence (2009-2010) P Prawacan a Profil Organisasi P.1 Diskripsi Organisasi P.2 Situasi Organisasi Skor Nilai No . Items Kategori 1 Kepemimpinan 120 1. 1.1 Kepemimpinan Senior 70
2. 1.2 Pengelolaan dan Tanggung Jawab 50
Kategori 2 Perencanaan Strategis 85
3. 2.1 Pengembangan Strategi 40
4. 2.2 Penjabaran Strategi 45
Kategori 3 Fokus pada Pelanggan dan Pasar 85
5. 3.1 Pengetahuan Pelanggan dan Pasar 40
6. 3.2 Hubungan dan Kepuasan Pelanggan 45
Kategori 4 Pengukuran, Analisis, dan Manajemen