dahulu mengenal hur uf Ar ab
sebelum belajar hur uf lat in.
Ot aknya yang br ilian
mengant arkannya menjadi
siswa unggulan dan sekolah
di Pendidikan Hakim Islam
Neger i (PHIN), Yogyakar t a.
Per nah bercit a- cit a jadi
hakim pengadilan agama,
Gur u Besar Hukum Tat a
Negar a ini kemudian dikenal
sebagai or ang per t ama di
Indonesia yang berhasil
menduduki jabat an t inggi di
t iga cabang kekuasaan
negar a; eksekut if, legislat if
dan yudikat if.
78 MAJALAH PERADILAN AGAMA Edisi 8 | Desember 2015
S
Santri yang Me rde ka
elasa (17/ 11) pagi pukul 07.50 melintang di dunia akademis, hukum, Saat mengucapnya pun terasa begitu WIB, sep u lu h m en it sebelu m pemer intahan dan politik semakin menjiwai. Terlihat dar i gesture tubuh w a kt u ya n g d it e n t u ka n , Tim m e n e r a n gi p a m o r ke h id u p a n n ya . d a n s u a r a n ya ya n g d a la m . Red akt u r su d ah ber ad a d i d ep an Per jalanan hidup beliau yang mengalir Ke m e r d e ka a n In d o n e s ia m e n ja d i kamar hotel mantan orang nomor satu apa adanya ter sebut , menjadi star ting point bagi Mahfud untuk di Mahkamah Konstitusi. Tak lama pendor ong ter bitnya buku biogr afi memupuk mimpi masa depan. “Sebab kem udian pin tu dibuka. Sem bur at “Mahfud MD, Ter us Mengalir ” yang karena kita sudah merdeka, maka senyum renyah muncul di balik pintu ditulis Rita Tr iana Budiar ti (Konpress: b e r cit a -cit a la h s e t in ggi m u n gkin , itu. “Silakan masuk,” ajaknya, sembar i 2013). untuk menjadi manusia ber mar tabat”, menjabat tangan. Menahbiskan sebagai akademisi, papar nya lebih lanjut.
Bagi Tim Redaktur, per istiwa ini ia banyak mencetak kaum intelektual Ma h fu d MD d ib e s a r ka n d a n ter masuk istimewa. Seorang profesor m u m p u n i d an kar ya m on u m en t al mulai mengenyam pendidikan dar i yang per nah menjabat sebagai Ketua ya n g d ija d ika n r u ju ka n b e r b a ga i lingkungan pesantr en di Kota MK, per nah juga menjadi menter i, dan kalangan. Membaktikan dir i di bidang Pa m e k a s a n , Ma d u r a . Ba h k a n , p e r n a h d u d u k s e b a ga i le gis la t or, h u ku m , ia d iken al sebagai h akim “Sebelum kenal hur uf latin, saya lebih d e n ga n s e -a b r e g k e s ib u k a n n ya , refor mis, tegas dan ber integr itas. Di dahulu mengenal hur uf Arab,” b e r ke n a n m e n e r im a u n d a n ga n dunia politik dan pemer intahan, tokoh cer itanya penuh semangat. Ini tak lain wawancara Majalah Peradilan Agama. kelahiran Sampang, Madura 13 Mei karena didikan orang tuanya yang Selama kurang lebih satu jam, Tim 1957, ini, memiliki fatsun yang langka keras terhadap pendidikan agama. Red akt u r banyak m en d ap at kan dipunyai kalangan elite. Dar i sekian Tubuh Mahfud saat anak-anak p en cer ah an . Sat u jam b er b in can g kekuasaan yang per nah disandangnya tergolong kur us dan kecil. Saat hendak ber sama beliau serasa satu menit. ia tidak per nah menanggalkan “baju” masuk SD, tangannya tidak ber hasil Ucapannya begitu ber nas dan santr inya. Dalam setiap tutur dan
menyentuh telinga. Yah, seper ti yang memiliki daya pemantik untuk lebih tindakannya, ter pancar sikap ramah,
ter jadi di beberapa daerah lainnya, maju. Yah, sang profesor yang per nah egaliter dan agamis.
pada m asa itu, seleksi m asuk SD menjabat di tiga lembaga eksekutif,
d ilaku kan d en gan car a m enyu r u h legislatif dan yudikatif itu adalah
anak memegang telinga kir i dengan Mahfud MD.
tangan kanan m elewati kepalanya. “Indonesia sudah merdeka,” ujar
Tentu saja, Mahfud MD bukanlah
Melalu i seleksi in i, Mah fu d gagal Mahfud, memulai cer ita pendidikan-
sosok asing di mata publik. Rekam
masuk SD. nya. Kalimat itu begitu sakti baginya.
Meskipun begitu, sejak umur 5 Yogyakar ta, Mahfud mengenal sosok s e t e la h m e n ja b a t s e b a ga i Ke t u a t a h u n , Ma h fu d s u d a h d ia r a h ka n dosen hebat. Dosen itu membuatnya Mah kam ah Kon st it u si selam a d u a ayahnya ke surau-surau pesantren t e r p e r a n ga h , h in gga m u n cu l d i per iode, yakni pada 2008-2011 dan untuk mengaji. Ketika pada akhir nya ben aknya kein gin an ku at m en jad i p er iod e 2 0 1 1 -2 0 1 3 . Men ilik gar is Mahfud ber sekolah di SD War u, hingga d ose n . Sia p a ka h d ose n ya n g per jalanan kar ir nya, Mahfud ter masuk kelas 3, Mahfud dikir im ayahnya ke m em bu at nya ber d ecak kagu m ? Ia or an g ber un tun g kar en a ia or an g Pesantren Somber Laga. Sejak masuk adalah Ar tidjo Alkotsar, lelaki yang per tama di Indonesia yang ber hasil pesantren itu, sekolah Mahfud pun juga berasal dar i Madura, dan saat ini mer engkuh tiga kekuasaan negara, pindah ke SD Tagangser Laok. Setiap menjabat Hakim Agung dan Ketua yakni eksekutif, legislatif, dan pagi ia berangkat ke sekolah. Sekitar Kamar Pidana Mahkamah Agung RI. yudikatif. Ketiga kekuasaan negara pukul dua siang, ia bergabung dengan Mahfud kuliah di Fakultas Hukum, ter sebut ia jalani dengan baik tanpa p a r a s a n t r i d i m a d r a s a h s a m p a i Jur usan Hukum Tata Negara. Pada saat cacat. Ber bekal hukum tata negara magr ib. Dilanjut dengan mengaji kitab ber samaan mengambil S1 Fakultas yan g ditekun i ia bisa m en getahui hingga malam. Nanti, sebelum subuh, Sast r a d an Kebu d ayaan (Sasd aya) batas-batas tr ias politika ter sebut . mereka kembali mengaji. Jam tujuh Jur usan Sastra Arab, di Univer sitas Tentu yang lebih penting baju “santr i” pagi Mahfud ber siap ke sekolah lagi. Gajah Mada, Yogyakar ta. Nasib baik nya yang tidak per nah dilepas dalam Begit ulah kegiatan Mahfud di ber pihak kepadanya dan mengantar - mengemban jabatan apapun. Santr i Tegangser Laok sehar i-har i. kan kar ir nya menjadi dosen tetap a d a la h p e r s o n ifika s i s o s o k ya n g Meskipun hanya dua tahun di pada Fakultas Hukum UII, Yogyakar ta. religius, jujur, taat, ser ta ber tanggung- pesantren, Mahfud merasa kehidupan Tapi bukan Mahfud namanya apabila jawab.
p e s a n t r e n m e n ja d i p e n ga la m a n tidak tuntas meniti kar ir. Ditanya tips bagaimana menjadi ber h ar ga baginya. Saat m en jelan g Dalam dunia akademis ia ber hasil sep er t i sekar an g in i, Mah fu d kelas enam SD, ayahnya memindahkan m en ggap ai p u n cak gelar ter t in ggi menjawab dengan tegas: “Saya beker ja Mahfud kembali ke SD War u. Mahfud seorang dosen sebagai Gur u Besar ke r a s !” Te n t u , b u ka n h a l m u d a h har us belajar untuk memper siapkan bidang Hukum Tata Negara di Fakultas menggapai cita-cita seper ti Mahfud dir i melanjutkan sekolah ke SMP. Hukum, UII, Yogyakar ta. Sepanjang MD. Tapi siapapun memiliki peluang. kar ir nya sebagai dosen, Mahfud juga “Kuncinya ker ja keras. Tidak takut mengajar di ber bagai pergur uan tinggi menghadapi tantangan. Har us pula se p e r t i Un ive r sit a s Ga d ja h Ma d a , ju ju r. Se ka li t e r s a n d e r a m a s a la h Mahfud lulus SD dengan nilai Un ive r s it a s Ne ge r i Su r a ka r t a , integr itas akan sulit sepanjang hidup”, Ilmu Ber hitung sepuluh. Nilai rata- Un iver sit as In d on esia, Un iver sit as nasihatnya.
r at anya m en jad i yan g ter baik se- Jendreal Soedir man, dan lebih dar i 10 Mahfud memang dikenal ber sih Kabupaten Pamekasan. Luar biasa! u n iver sit as lain nya p ad a p r ogr am dar i ber bagai skandal. Selama menjadi Mahfud pun mendapat 'tiket' masuk Pasca Sar jana S2 dan S3. hakim MK dengan tingkat godaan suap SMPN 1 Pamekasan. Bagi masyarakat Meski telah meraih gelar sebagai yang tinggi, ia tidak per nah mengguna- terdidik Madura, SMPN 1 Pamekasan gu r u besar, Mah fu d t id ak p er n ah kan kekuasaannya untuk menger uk mer upakan sekolah terbaik di sana. b e r h e n t i m e n ge p a k k a n s a ya p keuntungan. Bahkan ia mengingatkan Na m u n , s a ya n g s e r i b u s a ya n g . pengalamann ya. Pada tahun 2000- agar jangan sampai makanan yang kita Keinginan Mahfud masuk SMPN 1 2001 ia menjabat sebagai Menter i makan berasal dar i cara haram. Pa m e ka s a n b e r s e b r a n ga n d e n ga n Per tahanan RI dan menjabat Menter i
rencana ayahnya yang hendak Kehakiman dan HAM (2001). Inilah memasukkan Mahfud ke Pendidikan pengalaman ber harga baginya karena
Gur u Agama (PGA). Cita-cita Mahfud bisa menduduki jabatan di salah satu Wawasan Mahfud dalam bidang un tuk m en jadi gur u agam a m ulai ke ku a sa a n n e ga r a ya kn i le m b a ga hukum Islam, sama dalamnya seper ti terbayangkan di sana. eksekutif. w a w a s a n n ya d a la m Hu ku m Ta t a Se b a g a i s i s w a b e r p r e s t a s i , Kenyang pengalaman di lembaga Ne ga r a . Me n u r u t n ya , d i Ne ge r i Ma h fu d d it e r im a m e n ja d i s is w a e k s e ku t if la n t a s t id a k m e m b u a t Pancasila hukum Islam sah sebagai unggulan di Pendidikan Hakim Islam Mahfud stagnan menapaki kar ir. Ia sumber hukum. Bahkan, Islam Neger i (PHIN), Yogyakar ta. Bayangan ter pilih sebagai anggota legislatif dan m e n ja d i s u m b e r h u k u m p a li n g Mahfud menjadi gur u agama perlahan duduk di Komisi III DPR-RI (2004- dominan di bandingkan agama lain sir na. Di depannya terbayang sosok 2 0 0 6 ) , An ggot a Kom isi I DPR-RI ka r e n a m e m ilik i ke le n gka p a n h a k i m p e r a d i l a n a g a m a y a n g (2006-2007), Anggota Komisi III DPR- istr umen ilmiah. Mulai dar i instr umen diidamkan. RI (2007-2008), Wakil Ketua Badan m a t e r iil, fo r m il h in gga p e n e ga k
S a a t m e l a n j u t k a n S 1 d i Legislatif DPR-RI (2007-2008). hukumnya (qadhi). Un iver sit as Islam In d on esia (UII), Kar ir Mahfud semakin par ipur na
Me re nda Cita-cita
80 MAJALAH PERADILAN AGAMA Edisi 8 | Desember 2015
Se la m a d i MK, Ma h fu d kewenangan penyelesaian sengketa keperdataan dengan hubungan nasab mencer itakan betapa banyak undang- ekonomi syar iah. Ia juga mengadili UU s e b a ga im a n a d im a ks u d d a la m undang yang di-judicial review dan No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan putusan MK ter sebut sangat ber beda. memiliki relevansi dengan muatan yang diajukan Hj. Aisyah Mochtar alias Hu b u n ga n n a s a b , h a n ya b e r la ku h u k u m I s l a m . MK p e r n a h Machica binti H. Mochtar Ibrahim yang kepada anak yang dilahirkan akibat m e m b a t a lk a n UU Ba d a n Hu ku m meminta puteranya Muhammad Iqbal perkawinan yang sah dan tercatat atau Pe n d id ika n ( UU BHP) ka r e n a Ramadhan agar diakui sebagai anak perkawinan yang sah secara agama b e r t e n t a n ga n d e n ga n ko n s t it u s i. almar hum Moerdiono. nam un belum tercatat secara Pe r t im b a n ga n n ya , UU BHP t e la h Da la m p u t u s a n n ya MK m e - administ ratif. Sedangkan hubungan m elanggar pr insip kebebasan ber - n ga b u lka n p e r m oh on a n Pe m oh on keperdataan ayah dengan anak hanya organisasi karena ada penyeragaman k a r e n a h u b u n ga n a n a k d e n ga n ber laku bagi anak yang lahir di luar institusi penyelenggara pendidikan seorang laki-laki sebagai bapak tidak per nikahan. Hal ini ber tujuan agar t in ggi. Ma h fu d m e n co n t o h ka n semata-mata karena adanya ikatan la k i-la k i m a u b e r t a n ggu n gja w a b berdir inya pesantren yang dibangun perkawinan, akan tetapi dapat juga terhadap anak biologisnya. “Jadi tidak secara kultural oleh para kyai didasarkan pada pembuktian adanya benar jika Putusan MK justr u ber sama-sama masyarakat. hubungan darah antara anak dengan m e n yu b u r ka n p r a kt ik p e r zin a h a n “Pesantren itu tidak ber badan la ki-la ki t e r s e b u t s e b a ga i b a p a k. karena kenyataannya laki-laki diminta h u k u m . Ma s a k ya i m e m b a n gu n Dengan demikian, terlepas dar i soal tanggungjawab”, tutur nya.
p e s a n t r e n d e n ga n s u s a h p a ya h , prosedur / adm inistrasi per kaw inan- setelah b er h asil d an b er kem b an g n ya , a n a k ya n g d ila h ir ka n h a r u s diserahkan kepada negara”, jelasnya. mendapat perlindungan hukum. Jika
Per soalan lain yan g ad a tidak demikian, maka yang dir ugikan Secara umum, Mahfud masih ikut kaitannya dengan peradilan agama adalah anak yang dilahirkan di luar m e m p e r h a t ika n d u n ia p e r a d ila n , juga disinggung oleh Mahfud MD. Ia perkawinan, padahal anak ter sebut bilkhusus peradilan agama. Mahfud menutur kan per nah mengadili UU No. tidak berdosa karena kelahirannya di member ikan per sepsi positif tentang 21 Tahun 2008 tentang Perbankan luar kehendaknya. p e r ke m b a n ga n p e r a d ila n a ga m a . Sya r ia h ya n g m e m u a t d u a lis m e Mahfud menegaskan, hubungan Menur utnya, peradilan agama saat ini mengalami kemajuan karena secara kon st it u sion a l m a u p u n st r u kt u r a l telah sejajar dengan peradilan lain.
“Saya melihat, peradilan agama relatif dikenal ber sih”, tutur Mahfud. Per sepsi positif ter sebut tentu tidak boleh menjadikan lembaga peradilan agama jumawa, merasa tinggi hati. Bahkan, sebaliknya, peradilan agama b e r s a m a -s a m a le m b a ga p e r a d ila n lainnya, har us menjaga keber sihan dan integr itasnya. “Hal-hal demikian (ber sih) itu, har us dijaga yah”, pesan Mahfud, penuh harap.
Dalam menjalani kehidupannya, Mahfud menjadikan syair mahfudzat kar ya Shofiyuddin Al-Hula, di bawah ini, sebagai motivasi:
“Kemuliaan hanya diraih oleh orang yang suka tantangan. Orang penakut tidak akan mencapai puncak derajat ketinggian.”
| Edi Hudiata, Achmad Fauzi, Achmad Cholil, Rahmat Arijaya, Ade Firman Fathony, Mahrus|