(Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agam a Bandar Lam pung)
aktu yan g telah dijan jikan m e n u n ju k k a n a p lik a s i Ma k t a b a h Ke t u a . Ta h u n 1 9 9 7 , ia a k h ir n ya untuk wawancara pun tiba. Syamilah yang ter install di laptop yang d ip r o m o s ik a n m e n ja d i Ke t u a
W
“As s a la m u a la i k u m ”, s a y a selalu setia menemaninya menggali Pengadilan Agama di Poso.ber ucap salam sambil mengetuk pintu. ilmu. Kehidupan di Toli-toli tergolong Sang pemilik r uangan membuka pintu, Seju r u s kem u d ian saya teku n n ya m a n k a r e n a m a yo r it a s dan langsung terlihat tumpukan tinggi menyimak dan mencatat kisah hidup penduduknya Muslim. Penduduk Toli- buku-buku hukum ser ta kitab-kitab dan kar ir yang deras diucapkannya toli majemuk, mulai dar i suku Bugis, kuning ber jejer, ter tata rapi diatas tanpa henti. Walau sudah ber umur, Bugis Makassar, Toli-Toli, Buol, meja. in gat an nya m asih kuat m en gin gat Manado, Jawa, Sunda, dan lainnya
“Silahkan m asuk m as,” sapanya segala memor i dan kenangan lama ber baur dengan damai. Walau
ramah. yang telah dilalui. nyaman, tetapi kehidupan di sana Saya p u n m e m a su ki r u a n ga n Ia pun memulai kisah hidupnya. t e r m a s u k ke r a s ka r e n a m u n gkin ker ja beliau yang ber sih, rapi dan “Saya dulu m endaftar Calon Hakim di m ayor it as p en d u d u k d i san a nyaman, diir ingi tatapan hangat nan PTA Ba n d u n g t a h u n 1 9 8 4 . Sa a t ber profesi sebagai nelayan dan petani ber sahabat, dar i sosok Wakil Ketua m endaftar, kita harus m engisi surat cengkeh.
Pen ga d ila n Tin ggi Aga m a Ba n d a r pernyataan 'bersedia ditem patkan di “Ka re n a k o n d isi se p e r t i it u ,
Lampung, Dr s. H. Endang Ali Ma'sum, In d o n e s ia Ba g ia n T im u r ' . Sa y a sehingga seorang perant au harus
S.H., M.H. bism illah saja. Alham dulillah diterim a, p in t a r -p in t a r m e m b a w a d a n
“Mau wawancara saya tentang dan lalu m endapatkan penem patan m enem patkan diri agar bisa diterim a
a p a m a s ?” u c a p n y a s e t e l a h p ert a m a seba ga i Ca k im / CPNS di d a n berga u l d en ga n m a sya ra k a t
memper silahkan saya duduk. Saya pun Pengadilan Agam a Toli-toli, Sulawesi sekitar,” tutur nya.
ter senyum dan sempat kebingungan Tengah”. Selama ber tugas di PA Toli-Toli se je n a k m e n d a p a t ka n p e r t a n ya a n Ke t ika d it a n ya ke n a p a t id a k dan di PA Poso, selain m en jalan i langsung tanpa basa-basi dar i sosok protes dengan penempatan yang jauh, r utinitas profesi sebagai Hakim, ia juga ber wibawa nan ber sahaja yang duduk padahal beliau mendapatkan ranking mengajar sebagai dosen di Fakultas di depan saya. 1 s a a t p e n d id ika n Ca lo n Ha k im Syar iah kelas jauh pada salah satu Sosok yang juga akrab dengan Angkatan Per tama, dengan senyum univer sitas di Palu. Selain itu, ia juga panggilan “kyai” ini, selain menguasai khasnya beliau m en jawab: “Sudah aktif berdakwah untuk lingkungan Bahasa Arab aktif dan pasif, juga t andat angan pernyat aan 'bersedia sekitar Toli-Toli dan Poso. Tak heran m em iliki p en get ah u an ilm u kit ab ditem patkan dim ana saja', kok protes? jika sosok yang ramah itu per nah kuning klasik yang sangat mumpuni. Tawakkal saja. Jalani dengan ikhlas. tercatat sebagai Ketua Majelis Dakwah
Men ga bd i d a n bek erja d in ia t k a n Islam Poso dan ikut mengasuh pondok
“Hak im -hak im saat ini, selain
beribadah. Dim ana-m ana Allah-nya p e sa n t r e n Da r u ssa la m , Ke lu r a h a n
h a r u s m e n g u a s a i i l m u h u k u m
tetap sam a, rezeki tidak akan kem ana.” Sayo Posokota.
kontem porer, juga harus m enguasai
kitab kuning, m am pu m em baca arab Selama 13 tahun dar i tahun 1984 Per jalanan kar ir dan hidup beliau
gundul, agar m em punyai pem aham an hingga tahun 1997, Pak Endang Ali yang lancar, nyaman, damai dan indah,
keilm uan hukum yang luas,” ujar nya Ma'sum menjalani kar ir di PA Toli-Toli. itu ber tahan hanya sekitar dua tahun sambil menunjuk deretan buku yang Mulai dar i Cakim/ CPNS, kemudian sebelum akhir nya ker usuhan Poso dimilikinya. Tak ketinggalan ia pun menjadi Hakim, sampai menjadi Wakil meletus tahun 1999.
114 MAJALAH PERADILAN AGAMA Edisi 8 | Desember 2015
segelintir. Itupun bagi yang mau saja, sukarela.
Selama ter jadi ker usuhan, ia pun tetap berdakwah, mengayomi umat- u m a t Is la m ya n g a d a Po s o d a n s e k it a r n ya . St a t u s n ya s e b a ga i pendakwah ini ter nyata member ikan dilema ter sendir i.
“Kalau saat ceram ah seorang pendakwah t idak m em uliakan dan m em uja-m uji jam aah Muslim , pasti m endapat antipasti dari jam aah. Tapi kalau isi ceram ahnya m em berikan sem a n ga t da n m em ba k a r gh ira h k ea ga m a a n , m a k a si p en d a k w a h tersebut m alah dituduh provokator. Serba salah jadinya. Jadi harus pintar- pintar m em ilih bahasa diplom atis dan “Kerusuhan Poso it u m erubah k e d u d u k a n s a y a s e b a g a i k e t u a m enghindari kalim at-kalim at agitasi,” sem u a n ya m a s,” k a t a n ya s a m b il pengadilan agam a, juga karena saya
ucapnya lagi. m en at ap lan git -lan git r u an gan . Ia akt if m engasuh pondok pesant ren,
Bagaimanapun, walau dihimpit tampak ber usaha membuka kembali tam bah juga sering berdakwah, m aka
ber bagai macam dilema dan kesulitan kenangan pahit yang ter jadi belasan saya diincar kelom pok tertentu. Tapi
yang tidak henti mener pa, ia tetap bisa tahun lalu. saya tidak m engira kalau jadi top
menjalani kehidupan nor mal. Kar ir
“Saat kerusuhan Poso pertam a target ,” ucapnya lagi sambil tergelak.
dan peker jaan di Poso juga begitu. Ia
t e r ja d i, sa y a se d a n g d i Ja k a r t a Beker ja d i d aer ah kon flik, d i
ja la n i s e d e m ik ia n r u p a d a n
m e n g ik u t i p e la t ih a n Ta r Pa d N a s tengah ker usuhan yang ter jadi dan
s e d ip lo m a t is m u n gk in a ga r b is a
(Penataran Kewaspadaan Nasional). semakin menggila, tidak menyur utkan
survive.
Jadi saya m alah tidak tahu kejadian tekad dan langkahnya untuk ter us
Pak Endang Ali Ma'sum mencatat
awalnya. Saat gelom bang pengungsi beker ja dan mengabdi kepada institusi
a d a t i ga k e r u s u h a n P o s o ya n g
keluar dari Poso, saya justru m au per adilan agam a di Poso. Bahkan
terhitung besar, yaitu tahun 1999,
m asuk ke Poso (sekem balinya dari minta pindah pun ia tidak per nah
2000, d an 2001. Ker usuhan Poso
Jakarta). Sem ua orang m engira saya meskipun tugas memimpin kantor ia
tahun 2001 ini yang paling mencekam
pem berani, hebat , dan sakti. Padahal lakukan dar i tempat pengungsian di
karena korban dar i saudara-saudara
saya m em aksakan diri m asuk ke Poso Pengadilan Tinggi Agama Palu.
Muslim sangat banyak. Beliau saat itu
karena m em ang istri dan anak saya De n ga n a ir m u ka t e n a n g ia
bahkan sempat “lewat” (hampir jadi
m asih ketinggalan di rum ah (Poso),” ber kata: “Saya tidak hebat kalau hanya
korban) jika saja tidak dilindungi oleh ungkapnya sambil tergelak. k a ren a t ida k m in t a p in da h sa a t
saudara-saudara Muslim disana. Masuk kembali ke Poso, akhir nya kerusuhan. Tidak hanya saya, banyak
membuat ia malah tidak bisa lagi t e m a n - t e m a n h a k i m d a n j u g a “Saya terjebak di sebuah pondok
keluar dar i Poso yang sedang dalam pim pinan dari institusi lain juga tidak pesantren. Sudah tidak bisa kabur lagi
puncak konflik. Ia menjadi saksi hidup m i n t a p i n d a h / m u t a s i . Gh i r a h saat kerusuhan jilid dua m eletus. Hanya
ke t ika ia t e r t a h a n d i s a n a , iku t k e a g a m a a n k it a m a la h se m a k in bisa taw akkal. Benar-benar hanya
m engalam i, bahkan ter libat dalam m eningkat . Tinggal banyak-banyak Allah yang bisa m enyelam atkan kita
ker usuhan ber bau SARA yang berdoa dan bertawakkal kepada Allah. sem ua. Alham dulillah, sekitar jam satu
ber langsung hampir selama 3 tahun. Insya Allah sem ua akan berjalan m alam , kita bisa kabur dari kepungan
Selam a m asa ker u su h an ter sebu t , dengan baik. Jangan pernah takut , para perusuh, dan nyawa saya m asih
banyak isu dan r umor ber tebaran. k a r e n a n a n t i k it a a k a n d ik e ja r u t u h sela m a t h in g g a sek a ra n g ,”
Diantaranya adalah masuknya nama ketakutan kita sendiri.” kenangnya getir.
Dr s. H. Endang Ali Ma'sum, S.H., M.H. Alh a m d u li lla h , m e n ya n d a n g Saat ker usuhan ketiga di Poso s e b a ga i DPO ( Da ft a r Pe n ca r ia n status 'DPO' nomor 1 tidak ser ta mer ta yang sangat mengancam nyawa dan Orang/ Target operasi yang har us membuat nyanlinya kecil. Rutinitas keselamatan inilah, ia “diselamatkan” d im u s n a h k a n ) o le h ge r o m b o la n s e h a r i-h a r i t e t a p b e lia u la ku ka n ; o le h Ma h k a m a h Agu n g d a n per usuh. Tidak tanggung-tanggung, beker ja dan berdakwah. Memang saat “diungsikan” dalam bentuk mutasi ke namanya per nah tercantum di nomor ter jad i ker usuhan , sebagian besar PTA Ja ka r t a . Ke m u d ia n d ia n gka t ur ut 1 DPO. Ia menjadi 'buronan' pegawai PA Poso ditar ik ke PTA Palu
m en jad i Asisten Hakim Agu n g d i nomor wahid, Wanted; Dead or Alive. d em i keselam at an . Seh in gga yan g
Mahkamah Agung.
Meskipun sudah tinggal di per ubahan dalam ber bagai bidang Jakar ta, ia mengaku masih trauma akan ter us ter jadi secara cepat. Jika d en gan ker u su h an it u . Ia bah kan kita sudah merasa puas dengan apa sam pai tidak berani m enunjukkan yang kita m iliki, kita bisa celaka, iden titas dir inya kepada siapapun karena saat kita sadar, semua sudah karena para per usuh ker usuhan Poso terlambat, bahwa ter nyata keilmuan ju ga b a n ya k ya n g m e n gu n gs i ke yang kita miliki masih kurang, bahwa Ja ka r t a . Ra sa t r a u m a it u b a h ka n kita kurang membaca.
kadang masih terasa hingga sekarang. Ia juga ber pesan agar para hakim Misalnya, jika ia mendengar tiang selalu membekali dir i dengan listr ik dipukul ber kali-kali ia akan b e r b a ga i p e n ge t a h u a n d a n la n g s u n g k a g e t k a r e n a i t u keterampilan. Dunia hukum itu mengingatkan tanda adanya serangan d in a m is, m a ka b e la ja r d a n t e r u s musuh pada saat jaman ker usuhan belajar adalah sebuah hal yang mutlak
b e r b ica r a t e n t a n g p e n t in gn ya dulu. dilakukan. Hakim tidak hanya semata
keber adaan KHES. Ia memapar kan Setelah ber tugas di Mahkamah memikirkan tentang legal justice tapi
betapa per juangan menyusun KHES Agung, kar ir Pak Endang Ali Ma'sum juga social justice.
itu sungguh luar biasa, baik secara m a k in m e n a n ja k . Be r t u r u t -t u r u t Saat membuat sebuah putusan,
r iset, hukum maupun politik. Ia ingin per nah menjadi asisten Hakim Agung t am b ah nya lagi, d ah u lu kan u n t u k
sekali agar hukum ekonomi Islam bisa H. Zainal Abidin Abu Bakar, S.H., M.H., m e m a ka i se ga la p e r t im b a n ga n
jaya di Indonesia. Ha kim Agu n g Dr. H. Mu h a m m a d d o k t r in ko n s e r va t if, b a ik d a la m
Menyikapi eksistensi KHES dalam Hamdan, S.H., M.H., Hakim Agung Dr. H. p e r a t u r a n p e r u n d a n g-u n d a n ga n ,
konteks kekinian, ia setuju jika KHES An d i Sya m s u Ala m , S.H., M.H., maupun dar i ber bagai sumber
it u d ir e vis i, t a p i b u ka n is i a t a u ke m u d ia n m e n ja d i As is t e n b u ku / kit a b ku n in g. Se t e la h
substansinya, tapi payung hukumnya. Koordinator (Askor ) Hakim Agung Dr. m e n ggu n a ka n d okt r in kon ser va t if
Agar m em punyai kekuatan hukum H. Ahmad Kamil, S.H., M.Hum yang sebagai pondasi awal, bar ulah hakim
yang sangat kuat, ia mengusulkan agar waktu itu masih menjabat sebagai m em p er tim ban gkan ten tan g social
payung hukumnya tidak dalam bentuk Ketua Muda Pembinaan MA RI. ju st ice, seh in gga p er t im ban gan
Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Se t e la h it u Pa k En d a n g Ali hukum putusan akan menjadi matang
lagi, melainkan dalam bentuk Undang- Ma'sum mendapat promosi sebagai dan bagus.
Undang. Ia bur u-bur u menambahkan Hakim Tinggi PTA Jakar ta. Per jalanan “Tidak ada istilah bid'ah dalam
jika tidak bisa dipastikan revisi dalam kar ir nya semakin naik karena setelah put usan hakim , walaupun put usan
b en t u k Un d an g-Un d an g, su b st an si menjadi Hakim Tinggi PTA Banten tersebut m erupakan sebuah terobosan
mater i KHES jangan diubah. tahun 2009-2012 dan Hakim Tinggi hukum baru, karena putusan Hakim
Se la m a m e n ja la n i ke h id u p a n , PTA Jakar ta tahun 2012-2014, ia yarfa'ul k hilaf. Berani lah dalam
ber kar ir, beker ja, dan ber masyarakat, kemudian menjadi orang nomor dua di m em ut us apapun, asal konst ruk si
beliau ditemani oleh seorang istr i, dan PTA Bandar Lampung dar i tahun 2014 dasar hukum nya kuat ,” tegasnya.
telah memiliki buah hati satu orang sampai dengan sekarang. Ke t ika d it anya ten t an g tokoh
a n a k. Sa a t in i, ia b e r d om is ili d i Ada sebuah syair dar i Umr u'ul panutan dalam hidup, Pak Endang Ali
Per umahan Galuhmas, Karawang Jawa Qoisy (Penyair mu'allaqat yang syair - Ma' s u m m e n ye b u t Ha kim Agu n g
Barat. Ister tercintanya, Hj. Mastur i H. syair nya digantung di Ka'bah, yang Ahm ad Kam il d an m an t an Dir jen
Yunus selalu setia menemaninya sangat disukai oleh Rasulullah SAW) Badilag Wahyu Widiana. Menur utnya,
p u la n g p e r gi Ba n d a r La m p u n g- ber bunyi sebagai ber ikut: ada banyak tokoh hebat di dunia
Karawang. peradilan tetapi dua sosok ter sebut
Sayu p -s ayu p t e r d e n ga r s u a r a memang sangat membekas di hatinya.
adzan zuhur saat wawancara yang Ia mengaku banyak belajar dar i kedua
han gat sar at d en gan ilm u tokoh ter sebut . Ia belajar tentang
pengetahuan dan pengalaman hidup keikhlasan beker ja dan beramal dalam
ini berakhir. Ar t inya : “Akan dat ang suat u hari sepi tanpa publisitas dar i Pak Ahmad
dim an a an da dalam posisi t idak Kamil. Sedangkan dar i Pak Wahyu Tak lama setelah ambil beberapa
berpen get ahu an dan lalu dat an g Widiana ia belajar untuk ter us ikhlas foto kami berdua, saya pamit dan
sebuah berita bahwa anda kurang ber kar ya dan selalu ber usaha pulang dengan sebuncah perasaan.
bekal”. m em b er i yan g t er b aik kep ad a Betapa sebuah pelajaran hidup yang
amat ber harga dar i sosok luar biasa, In ilah m aq alah yan g m en jad i institusi, dimanapun, kapanpun dan
ber sahaja dan penuh wibawa. p e ga n ga n n ya s e la m a in i. Ia dalam kondisi apapun.
m e n g i n g a t k a n b a h w a m u n g k i n Tokoh yang ter masuk anggota tim
sekarang kita adalah orang yang pintar p e n y u s u n a n Ko m p i l a s i Hu k u m (Hasil wawancara ditulis dan diedit
116 MAJALAH PERADILAN AGAMA Edisi 8 | Desember 2015