commit to user 5. Refleksi
D. Diskripsi Hasil Penelitian Siklus II 1. Perencanaan
Kegiatan penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas XI TKK SMK Negeri 2 Surakarta. Untuk pertemuan pertama dilaksanakan pada alokasi waktu 2 x 45 menit pada pelajaran menggunakan peralatan tangan dan listrik.
Dalam rangka perbaikan hasil belajar menggunakan peralatan tangan dan listrik siswa, untuk siklus I ini dirancang dalam dua kali pertemuan dengan alokasi waktu setiap pertemuan adalah 2 x 45 menit. Instrumen yang disiapkan untuk pembelajaran adalah silabus menggunakan peralatan tangan dan listrik, RPP, lembar tugas 1 dan 2 untuk diskusi kelompok, pembagian anggota kelompok. Selain itu dipersiapkan pula lembar observasi afektif siswa, lembar observasi psikomotor siswa, lembar observasi performance guru serta pedoman wawancara.
Berdasarkan kajian dari siklus I peneliti berusaha mengurangi kekurangan-kekurangan dan memperbaikinya pada siklus II.
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan tindakan pada siklus II merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan tindakan I yang masih menerapkan metode Snowball drilling. Sebagai mana telah diuraikan dalam RPP, kegiatan pembelajaran pada siklus II dirancang dalam 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu untuk setiap pertemuan adalah 2 x 45 menit. Guru menjelaskan tema yang dikaji sesuai dengan kompetensi dasar yaitu Kemampuan mengoprasikan peralatan tangan dan listrik pekerjaan konstruksi kayu. Lemparan pertanyaan dimulai dari dari guru yang mempersiapkan paket pertanyaan dan menggelindingkan pertanyaan berupa soal latihan dengan menunjuk salah seorang siswa yang akan menjawab pertanyaan nomor satu dan siswa tersebut mewakili kelompoknya. jika siswa tersebut dapat langsung menjawab pertanyaan dengan benar, maka siswa tersbut diberi kesempatan untuk menunjuk temannya perwakilan kelompok lain untuk menjawab soal berikutnya yaitu soal nomor dua. Seandainya siswa yang pertama gagal dalam menjawab soal tersebut maka diberi kesempatan yang lain yaitu untuk menjawab soal beriutnya dan seterusnya sampai siswa tersebut berhasil menjawab benar item soal pada suatu nomor tertentu.
commit to user
Jika pada gelindingan pertama bola salju masih terdapat item item soal yang belum terjawab, maka soal- soal itu dijawab oleh siswa lainya yang mendapat giliran.mekanisme giliran menjawab sama seperti yang telah diuraikan.di akhir pelajaran guru memberikan ulasan terhadap hal yang telah dipelajari siswa.
Skenario pembelajaran dipertemuan ke- 3 pada tanggal 18 januari 2012, mengetahui alat perlengkapan mesin bor tangan
dipelajari yaitu teknik kerja mesin bor tangan. Kegiatan selanjutnya guru menjelaskan materi pertemuan ketiga secara garis besar. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang kurang dimengerti mengenai materi yang telah disampaikan oleh guru. Kemudian guru membuat contoh soal dan memanggil beberapa siswa untuk maju dan menyelesaikan contoh soal yang diberikan oleh guru. Setelah materi selesai dijelaskan, guru membagi siswa menjadi 5 kelompok dengan jumlah dari tiap kelompok 4 siswa. Kemudian guru memberikan lembar tugas 3 (seperti terlampir pada Lampiran 21) dan siswa berdiskusi untuk mengerjakan tugas tersebut bersama kelompoknya. Setelah waktu untuk mengerjakan tugas kelompok selesai, guru memanggil beberapa nomor siswa secara acak dan nomor yang dipanggil maju untuk mempresentasikan hasil pekerjaan kelompok mereka didepan kelas. Kemudian guru memanggil nomor lain secara acak dari kelompok yang berbeda untuk memberikan tanggapan atau jawaban lain jika ada perbedaan pada hasil jawaban. Setelah diskusi selesai, guru menginstruksikan siswa untuk mengumpulkan hasil diskusi mereka. Pembelajaran pada pertemuam ke- 3 diakhiri dengan refleksi yang bertujuan untuk memberikan penguatan kepada siswa didalam memahami materi. Setelah itu secara bersama-sama, guru dan siswa menarik kesimpulan.
Pertemuan ke- 4 pada tanggal 25 Januari 2012, diawali dengan mengulas sedikit materi yang lalu. Guru dengan terbuka memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya bilamana ada hal-hal yang masih belum dimengerti. Setelah sudah tidak ada lagi yang bertanya, guru menjelaskan mengenai indikator yang
cara kerja mesin bor tangan
commit to user
mesin bor tangan. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang kurang jelas mengenai secara umum penggunaan mesin bor tangan. Setelah tidak ada siswa yang bertanya, guru membagi siswa menjadi 5 kelompok dengan anggota dari tiap kelompok sebanyak 4 siswa. Kemudian guru memberikan lembar tugas 4 (seperti terlampir pada Lampiran 21) dan siswa berdiskusi untuk mengerjakan tugas tersebut bersama kelompoknya. Setelah waktu untuk mengerjakan tugas kelompok selesai, guru memanggil beberapa nomor siswa secara acak dan nomor yang dipanggil, maju untuk mempresentasikan hasil pekerjaan kelompok mereka didepan kelas. Kemudian guru memanggil nomor lain secara acak dari kelompok yang berbeda untuk memberikan tanggapan atau jawaban lain jika ada perbedaan pada hasil perhitungan. Selama proses pembelajaran dengan menggunakan metode Snowball drilling berlangsung, dilakukan penelitian kegiatan siswa melalui lembar observasi afektif siswa, lembar observasi psikomotor siswa dan lembar observasi performance untuk meneliti kegiatan guru. Guru menginstruksikan siswa untuk mengumpulkan hasil diskusi mereka. Setelah diskusi kelompok berakhir, siswa kembali ketempat duduk masing-masing. Selanjutnya untuk mengetahui seberapa besar pemahaman siswa mengenai alat perlengkapan mesin bor tangan, dan cara mengoprasikan secara umum penggunaan mesin bor tangan, dengan menggunakan metode Snowball drilling, dilakukan tes kognitif pasca siklus II. Tes ini diberikan dengan model soal esai sebanyak 5 butir soal (seperti terlampir pada Lampiran 21). Alokasi waktu untuk melaksanakan kegiatan ini adalah 30 menit. Setelah waktu tes sudah berakhir, guru menginstruksikan siswa untuk mengumpulkan lembar jawaban. Pembelajaran pada pertemuan ke- 4 diakhiri dengan refleksi yang bertujuan untuk memberikan penguatan kepada siswa didalam memahami materi. Setelah itu secara bersama-sama, guru dan siswa menarik kesimpulan
commit to user
Gambar 19. Guru Memberikan Bahan Diskusi Kelompok
3. Observasi
Tahap observasi siklus II dilaksanakan dengan menggunakan tes kemampuan pengetahuan dan pemahaman materi. Untuk hasil belajar ranah kognitif siswa. Sebelum tes kognitif siswa, guru memberikan penjelasan tentang materi pelajaran lanjutan dari pertemuan yang lalu. Tahap observasi siklus I juga meliputi tahap observasi afektif siswa dan psikomotorik siswa.
a. Hasil observasi aspek Aktifitas positif Dalam Proses Pembelajaran
penilaian terhadap aktifitas positif dalam proses pembelajaran dilakukan dengan observasi yang ditulis pada lembar observasi.Data observasi aktivitas dalam proses pembelajaraan pada siklus II seperti terlampir pada lampiran 13 Tabel 12. Aktivitas Dalam Proses Pembelajaran Siklus II
No. Aspek Yang Diamati Hasil Pengamatan
1 Siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran 18 siswa (90%) 2 Siswa yang memberi tanggapan guru atau siswa lain 15 siswa (75%) 3 Siswa menjawab pertanyaan dari guru atau siswa lain 12 siswa (60%) 4 Siswa menanyakan materi yang belum jelas 13 siswa (65%)
Jumlah Rata-rata Siswa 14,5
commit to user
Gambar 20. Diagram Presentase Aspek Aktifitas Positif Dalam Proses Pembelajaran Pada Siklus II
b. Hasil tes aspek kognitif sebanyak 16 siswa mencapai ketuntasan atau 80% dengan rata-rata kelas 83,5, sedangkan 4 siswa belum mencapai ketuntasan 20%.
Gambar 21. Diagram Presentase Aspek Kognitif Dalam Proses Pembelajaran Pada Siklus II
Aktivitas dalam Proses Pembelajaran
commit to user
c. Hasil observasi aspek Afektif sebanyak 15 siswa mencapai ketuntasan atau 75% , sedangkan 5 siswa belum mencapai ketuntasan 25%.
Tabel 13. Hasil Belajar Afektif Siswa Siklus II No. Aspek Yang Di
Amati
Indikator Hasil
Pengamatan
1. Minat Kehadiran di kelas 17 (85%)
Perhatian mengikuti pelajaran 17 (85%) Keaktifan mengerjakan tugas 18 (90%) 2. Perhatian Menyimak penjelasan guru dengan
sungguh sungguh
17(85%)
Menunjukan antusias dalam pembelajaran
19 (95%)
Menunjukan rasa senang 13 (65%)
3. Ketekunan Mengerjakan tugas dengan teliti 15 (75%) Tidak ngobrol dengan teman 18 (90%) Tidak mengganggu kelompok lain 12 (60%)
Jumlah Rata-rata Siswa 15,23
Rata-rata (%) 75%
Gambar 22. Diagram Presentase Aspek Afektif Dalam Proses Pembelajaran Pada Siklus II
commit to user
d. Hasil observasi aspek psikomotor sebanyak 17 siswa mencapai ketuntasan atau 85% , sedangkan 3 siswa belum mencapai ketuntasan 15%.
Tabel 14. Hasil Belajar Psikomotor Siswa Siklus II
No. Aspek Yang Di Amati Hasil
Pengamatan 1. Melakukukan kerjasama dalam kelompok 19 (95%) 2. Kemampuan memberikan usulan atau tanggapan
saat berdiskusi
15 (75%)
3. Melakukan komunikasi mengenai hasil diskusi 17 (85%)
4. Memberi bantuan pada orang lain 17 (85%)
5. Menghargai pendapat orang lain 18 (90%)
6. Menunjukan kekompakan. 19 (95%)
Jumlah Rata-rata Siswa 17
Rata-rata (%) 85%
Gambar 23. Diagram Presentase Aspek Psikomotorikk Dalam Proses Pembelajaran Pada Siklus II