161
D OA YAN G
PANTAN G ME NYE R AH
“Doa adalah sumber dari kehidupan Kristen, saluran hidup orang Kristen... Strategi utama Iblis terhadap umat Allah tidak lain adalah berbisik, ‘Jangan berseru, jangan meminta, jangan mengandalkan Allah untuk melakukan hal-hal yang besar. Kau akan baik-baik saja kalau kau mengandalkan kepintaran dan kekuatanmu sendiri.’ Sejatinya, Iblis sama sekali tidak gentar akan upaya dan kemampuan kita sebagai manusia. Tetapi ia tahu kerajaannya akan rusak ketika kita mengangkat hati kita kepada Allah.”
—Jim Cymbala1
Mengatur
Langkahk
Euche adalah kata yang menggambarkan kerinduan yang mendalam atau keringinan yang dipersatukan dengan suatu ikrar. Kata ini awalnya menggambarkan seseorang yang memiliki kebutuhan yang besar dan berdoa kepada Allah untuk mendapatkan jawaban, dengan bersumpah akan memberikan kepada-Nya sesuatu yang sangat berharga sebagai balasannya. Doa Hana dan nazarnya kepada Allah untuk mendapatkan seorang anak adalah contoh sempurna dari euche (lihat 1 Samuel 1-2:11).
Bagian integral lain dari doa (euche) mencakup mengucap syukur, memuji, dan menyembah.2 Dengan pemahaman ini, kita melihat doa sebagai saluran
komunikasi dan persekutuan yang intim, membawa kita bertatapan muka dengan Bapa surgawi kita. Doa mengungkapkan kasih dan rasa syukur sepenuh hati, pujian, dan penyembahan kita karena hakikat-Nya dan pekerjaan-Nya.
2. Kita dapat, dan seharusnya, mendekati Allah di mana saja, kapan saja, membicarakan apa saja. Doa seharusnya merupakan percakapan yang berkelanjutan dan membangkitkan kehidupan antara kita dan Bapa surgawi kita. Bacalah ayat-ayat yang menggambarkan undangan terbuka menuju hadirat Allah ini.
Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan melalui iman kita kepada-Nya.
—Efesus 3:12
Sebab itu, marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta anugerah, supaya kita menerima rahmat dan menemukan anugerah untuk mendapat pertolongan pada waktunya.
—Ibrani 4:16
Jadi, Saudara-saudara, kita sekarang dengan penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, oleh darah Yesus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tirai, yaitu diri-Nya sendiri, dan kita mempunyai seorang imam agung sebagai kepala Rumah Allah. Karena itu, marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.
—Ibrani 10:19-22
Bagaimana Allah menginginkan Anda mendekati Dia? Apa yang memberi Anda jalan masuk menuju Dia? Apakah yang tersedia dalam hadirat-Nya?
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Dengan segala doa dan permohonan, berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang
tak putus-putusnya untuk semua orang kudus.
—Efesus 6:18
3. Yesus tahu betapa vital dan berharganya doa itu. Dalam Khotbah di Atas Bukit, Dia memberi kita petunjuk tentang unsur-unsur yang seharusnya tercakup dalam doa kita. Renungkanlah dengan saksama perkataannya, dan dengarkan apa yang Roh-Nya nyatakan kepada Anda tentang doa.
“Lagi pula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa dengan banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi, janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Karena itu, berdoalah demikian:
Bapa kami yang di surga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Berikanlah kami pada hari ini makanan
kami yang secukupnya dan ampunilah kami dari kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat. [Karena Engkaulah yang punya Kerajaan dan
kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.”
—Matius 6:7-13 Prinsip doa apakah yang Roh Kudus perlihatkan kepada Anda dalam perkataan Yesus?
________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________
4. Karena merupakan persekutuan dengan Tuhan, doa melibatkan berbicara dan mendengarkan. Allah berbicara kepada Anda, dan Anda dapat mendengar suara-Nya. Renungkanlah ayat- ayat ini dengan khidmat.
Tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar. Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan
“Doa itu bukan sekadar suatu aktivitas, ritual, atau kewajiban. Bukan pula mengemis kepada Allah agar melakukan apa yang kita ingin Dia lakukan. Doa adalah persekutuan dan komunikasi dengan Allah yang menyentuh hati-Nya. Ketika Anda memahami prinsip seni doa, Anda akan mulai berkomunikasi dengan Allah dengan kuasa, anugerah, dan keyakinan. Doa dimaksudkan sebagai salah satu aspek yang paling menggairahkan dalam kehidupan iman. Doa memiliki kuasa untuk mengubah kehidupan, mengubah keadaan, memberikan damai sejahtera dan ketabahan di tengah pencobaan, mengubah sejarah bangsa-bangsa, dan memenangkan dunia bagi Kristus. Kuasa doa adalah warisan orang percaya.”
—Dr. Myles Munroe3
Mengatur
Langkah kmereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka akan lari dari orang itu, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.
—Yohanes 10:2-5
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba- domba-Ku mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. Tetapi Aku juga mempunyai domba-domba lain yang bukan dari kandang ini; domba- domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.
—Yohanes 10:14-16, 27
Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut.
—Mazmur 40:7
Dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: “Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya,” entah kamu menganan atau mengiri.
—Yesaya 30:21 Apakah yang Roh Kudus tunjukkan kepada Anda tentang kemampuan mendengarkan suara-Nya?
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Bacaan ekstra untuk pemimpin kelompok: Allah berjanji untuk menuntun kita dalam Mazmur 25:9, 12-14; 32:8; 48:14 dan Matius 28:20.
5. Untuk dapat berdoa dengan tekun dan dengan gigih untuk jawaban Allah atas suatu situasi, kita harus mengetahui kehendak Allah akan hal itu. Pengetahuan akan kehendak-Nya ini berasal dari Firman-Nya dan apa yang Roh-Nya nyatakan kepada kita, yang diteguhkan dalam Firman-Nya. Bacalah ayat ini pelan-pelan.
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
—Yohanes 15:7
Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.
—1 Yohanes 5:14-15
Tujuan kita bukannya banyak berbicara dalam berdoa, melainkan kebulatan hati untuk menerima. Fokusnya adalah sikap yang tak kenal menyerah, gigih, dan penuh kepastian dalam mengajukan permintaan. Kita mendekati Allah dengan penuh keyakinan karena kita tahu permintaan kita sesuai dengan kehendak-Nya, dan karena itu pasti tidak akan ditolak.
PENGUAT
U T A M A
Dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.
—Yohanes 14:13-14 Mengapa penting bagi kita mengetahui kehendak Allah? Apa yang dapat Anda yakini setelah mengetahui kehendak-Nya?
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku. Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu
yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata!
—Mazmur 40:9; 143:10
YA K I N d a n B E S A R K U A S A N YA
Kata bahasa Yunani untuk besar kuasanya adalah energeo. Artinya “aktif, mampu bekerja, dan sangat efektif.”4 Webster mendefinisikannya sebagai
“menghasilkan efek yang diinginkan atau dimaksudkan; memiliki kuasa atau tenaga yang memadai untuk mendatangkan efek; sahih (benar, jujur).”5
Kata bahasa Yunani untuk yakin adalah zeo, yang berarti “menjadi panas, mendidih.” Dari sinilah muncul kata zeal ‘semangat.’6 Frasa doa yang tekun
dalam King James Version sebenarnya berasal dari ungkapan Yunani, deisis, yang berarti “doa yang penuh gairah, sungguh-sungguh, segenap hati, dan tulus” yang diangkap kepada Allah dengan sangat serius, memohon Dia akan memenuhi suatu kebutuhan khusus.7
6. Ada perbedaan besar antara berharap untuk menerima sesuatu dari Allah dan membulatkan hati untuk menerima. Ketika kita membulatkan hati, kita berdoa dengan tekun. Bacalah dengan saksama kisah janda dan hakim yang lalim dalam Lukas 18:1-8. Perhatikan, Yesus berkata bahwa kita harus belajar dari hakim yang lalim itu, bukan dari janda. Apakah yang dinyatakan hal ini kepada Anda tentang pendekatan Anda dalam berdoa?
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap
orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
—Lukas 11:9-10
7. Ketika Elia dengan tekun berdoa agar hujan turun, Allah meneguhkan bahwa jawabannya sedang dalam perjalanan dengan mengirimkan awan kecil sebagai tanda. Saat ini, kita tidak mencari awan sungguh-sungguh untuk meneguhkan bahwa doa kita sudah dijawab. Kita menantikan peneguhan Roh Kudus. Uraikan beberapa cara Allah meneguhkan bahwa doa Anda sudah dijawab. Apakah Anda pernah dicobai untuk mengabaikan peneguhan yang Allah berikan? Jika demikian, jelaskan bagaimana Anda menanggapinya. _________________________________________ _________________________________________ _________________________________________ _________________________________________ _________________________________________
8. Pernahkah Anda berdoa berulang-ulang agar Allah bergerak dalam situasi tertentu, tetapi tidak juga melihat ada perubahan? Jika ya, uraikan secara singkat situasi itu. Bagaimana kisah Elia berdoa agar hujan turun selama tujuh kali sebelum ia menerima jawaban mendorong dan memotivasi Anda untuk tak kenal menyerah dalam mengajukan permohonan?
_________________________________________ _________________________________________ _________________________________________ _________________________________________ _________________________________________
Bacaan ekstra untuk pemimpin kelompok: Bacalah kisah Elia dalam 1 Raja-raja 18:41-45 dan Yakobus 5:17-18.
Tetapi Tuhan ALLAH menolong aku; sebab itu aku
tidak mendapat noda. Sebab itu aku meneguhkan
hatiku seperti keteguhan gunung batu karena aku tahu, bahwa aku tidak akan mendapat malu.
—Yesaya 50:7
Kita harus selalu ingat bahwa Allah “dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan” (Efesus 3:20). Kita tidak dapat membiarkan pikiran manusiawi kita yang terbatas untuk membatasi Dia dalam pemikiran dan kepercayaan kita. Jika kita benar-benar percaya, kita akan terus meminta dengan gigih dan terus mengetuk sampai kita melihat kemuliaan-Nya dinyatakan.
PENGUAT
U T A M A
“Ketika keadaan menjadi sukar, kita cenderung tergoda untuk mengabaikan saat teduh. Akan tetapi, Yesus memperlihatkan kecenderungan yang malah berlawanan. Ketika Dia sedang terluka, Dia pergi mencari tempat untuk berdoa. Waktu-Nya di Getsemani adalah contoh luar biasa akan hal ini... (Lukas 22:44). Ketika Yesus sedang terluka, Dia berdoa. Ketika luka-Nya benar-benar berat, Dia makin terkun berdoa. Inilah rahasia Yesus untuk menanggung kengerian penderitaan-Nya. Dia mempersiapkan diri-Nya melalui doa untuk menanggung rasa sakit itu. Jika kita menanggapi dengan benar, tekanan sejatinya dapat menjadi suatu karunia. Penderitaan dapat memberikan pijakan yang dahsyat untuk berdoa—jika kita mengizinkan hal itu melontarkan kita menuju wajah Allah, bukan malah menjauhkan kita dari-Nya.”
—Bob Sorge8
Mengatur
Langkah9. Doa yang tekun itu efektif dan melahirkan kerinduan yang besar. Berhenti dan bertanyalah pada diri sendiri: Apa yang menyala-nyala dalam hati saya? Apakah aktivitas tidak adil atau tidak saleh dalam hidup saya atau dalam kehidupan orang di sekitar saya yang benar-benar saya inginkan agar berubah? Siapakah atau apakah yang Allah kehendaki untuk saya doakan dengan tekun dalam syafaat? Berdiam dirilah di hadapan Dia dan mintalah kepekaan dari-Nya. Tulislah apa yang dinyatakan-Nya kepada Anda.
Allah menginginkan saya berdoa dengan tekun untuk: ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________
10. Pernahkah Allah memberi Anda ide untuk mendatangkan kemuliaan bagi Dia, yang tampak seperti tugas yang mustahil? Apakah itu berkaitan dengan impian yang Anda tulis di bab 10? Bagikan ide Anda secara singkat. Berdoa dan mintalah Allah meneguhkan bahwa itu berasal dari Dia. Jika Dia meneguhkannya, mintalah Dia memberikan anugerah-Nya dan menunjukkan tindakan spesifik yang Dia inginkan untuk Anda lakukan.
Ide yang Allah berikan di dalam hati saya adalah...
________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________
Tindakan yang harus saya ambil untuk melihat hal itu menjadi kenyataan adalah...
________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________
“Ketika kita berdoa untuk seseorang, kita bersyafaat. Itu berarti kita secara mental terlibat di dalam dunia mereka ketika kita secara sadar berhubungan dengan Allah demi kepentingan mereka. Ini memang hanya salah satu aspek doa, namun salah satu aspek yang dahsyat! ... Tidak ada keterlibatan yang lebih bermakna dalam kehidupan orang lain daripada berdoa dengan penuh kuasa dan konsisten. Itu lebih bermanfaat daripada pemberian berupa uang, lebih membangkitkan semangat daripada khotbah yang kuat, lebih efektif daripada pujian, lebih menenteramkan daripada pelukan hangat.”
—Charles R. Swindoll9
Mengatur
LangkahJangan malu dalam mendekati Allah—jangan sungkan- sungkan dalam mengajukan permintaan. Bersikaplah berani, kuat, gigih, dan spesifik. Kegigihan kita dengan Allah bukan karena keputusasaan, melainkan karena keyakinan bahwa Dia Bapa kita yang penuh kasih dan akan memberikan kepada kita apa yang dengan gigih kita minta kepada-Nya. Apa lagi yang Anda tunggu? Kebutuhan di sekitar Anda sangat besar. Ada sekian banyak orang dalam lingkup pengaruh Anda yang memerlukan Anda untuk mendekati Allah dengan berani dalam doa demi kepentingan mereka. Jadilah terang bagi mereka! Dekatilah Allah dengan kegigihan yang tak kenal menyerah sekarang juga!
PENGUAT
Dalam buku catatan atau jurnal, mulailah mencata doa Anda dan jawabannya. Di satu kolom, tulislah permintaan Anda dan tanggal Anda mulai mendoakannya. Klaimlah dengan tekun janji Allah atas setiap situasi sampai jawaban-Nya menjadi nyata. Di kolom kedua, catatlah hari dan cara penggenapan doa itu terjadi. Komitmen dan refleksi akan memampukan Anda untuk tetap tabah dalam doa dan merayakan Allah bergerak melalui doa Anda. Buatlah jurnal ini paling tidak selama 30 hari.
Contoh
Permintaan Saya Tanggapan Allah
12 Februari – Pekerjaan sepenuh waktu. Diperlukan dalam waktu dua minggu. Filipi 4:19, Matius 6:25-34
20 Februari – Tawaran pekerjaan dari perusahaan perikalan!
M I N G G U A N
Tantangan
Hari 1
MENCIPTAKAN KONDISI
UNTUK DOA YANG SUKSES
Dengarkanlah kiranya seruanku, ya Allah, perhatikanlah doaku.
—Mazmur 61:2
Kita semua menginginkan doa kita sukses, karena Allah mendengar dan menjawab seruan kita. Kitab Suci dengan jelas menunjukkan kunci-kunci untuk doa yang dijawab dan yang tidak dijawab. Meskipun daftar ini tidak lengkap, namun dapat mengingatkan Anda akan hal-hal yang Anda lupakan dan membuka mata Anda pada kebenaran yang baru.
Apakah syarat doa yang sukses yang terdapat dalam ayat-ayat ini?
2 Tawarikh 7:14 _____________________________________________________ Mazmur 34:11-18 ______________________________________________________ Mazmur 91:14-15 ______________________________________________________ Yeremia 29:12-13 ______________________________________________________ Matius 21:21-22; Markus 11:24 ___________________________________________ Yohanes 15:7; 1Yohanes 3:21-24 _________________________________________
Atribut manakah yang bekerja dalam hidup Anda? Bagaimana Anda mengembangkan atribut yang lain?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Kadang-kadang jawaban untuk doa kita sepertinya ditunda. Bacalah Daniel 10:10-14 dan Yohanes 11:1-6 dan kenalilah dua alasan doa yang tertunda jawabannya.
________________________________________________________________
Apakah penyebab umum doa yang tak terjawab dalam ayat-ayat ini?
Mazmur 66:18; Yesaya 59:1-2 _____________________________________________ Amsal 21:13 __________________________________________________________ Amsal 1:28-31; 28:9 ____________________________________________________ Markus 11:25: Matius 5:23-24 ___________________________________________ Markus 6:5-6; Yakobus 1:6-7 _____________________________________________ Yakobus 4:3 ________________________________________________________
Berdiam dirilah di hadapan Tuhan. Mintalah Dia menunjukkan jika ada hal-hal itu dalam hidup Anda. Bertobatlah dan mintalah anugerah untuk melakukan tindakan yang diarahkan-Nya. Tulislah apa yang dinyatakan-Nya.
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Hari 2
KUASA PENYEMBAHAN
“Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
—Matius 4:10
Doa dan penyembahan itu tak terpisahkan. Definisi dua kata bahasa Yunani yang paling lazim untuk doa mencakup penyembahan.10 Penyembahan itu lebih
dari sekadar menyanyi. Yesus berkata, “Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah- Nya dalam roh dan kebenaran” (Yohanes 4:23-24).
P E N Y E M B A H A N
Kata menyembah atau penyembahan dalam Perjanjian Baru hampir selalu kata bahasa Yunani proskuneo, gabungan dari pros dan kuneo. Pros, yang selalu digunakan untuk membentuk kata doa, berarti “menuju” dan menandakan “keintiman bertatapan muka.” Kuneo berarti “mencium.”11 Gabungan kedua
kata ini berarti “bersujud memberikan penghormatan atau pemujaan.”12
Penyembahan berarti menghormati, memuja, mengungkapkan kasih dan kepatuhan yang tidak kepalang tanggung.13
Kata bahasa Inggris untuk penyembahan, worship, menurut Webster, berasal dari kata worth dan ship. Menyembah Allah berarti memandang Dia sangat layak dan mengungkapkan penghargaan kepada-Nya dengan ucapan syukur dan pujian, perkataan kita, dan kehidupan kita.
Bagaimana Anda mengungkapkan penghargaan kepada Allah? Bagaimana Dia mengungkapkan kasih-Nya kepada Anda? Jika Anda tidak meluangkan waktu untuk menyembah Dia, mengapa?
____________________________________________________________________ ___________________________________________________________________
Ketika seseorang dengan tulus memuji karya atau karakter Anda, menambahkan kelayakan dan nilai pada hakikat diri Anda, bagaimana perasaan Anda? Bagaimana pula perasaan Anda terhadap orang itu? Menurut Anda, bagaimana perasaan Anda ketika Anda menyembah Dia?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Bacalah Kisah Para Rasul 16:23-40. Sebutkan manifestasi kuasa Allah sebagai hasil dari penyembahan Paulus dan Silas di tengah penderitaan mereka. Apakah yang dinyatakan hal ini kepada Anda.
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Hari 3
KUASA BERDOA DALAM NAMA YESUS
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi.
—Filipi 2:9-10
Nama Yesus adalah senjata yang dahsyat. Segala sesuatu—benar-benar segala sesuatu—yang dijanjikan di dalam Kitab Suci kita terima karena nama itu! Ini nama di atas segala nama, dan “Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kisah Para Rasul 4:12).
Renungkanlah janji dari Yesus yang menakjubkan ini:
Apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.
—Yohanes 14:13
Pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan- Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.
—Yohanes 16:23-24
Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja yang percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan- pekerjaan yang lebih besar daripada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.
—Yohanes 14:12, 14 Apakah yang Roh Kudus nyatakan tentang doa di dalam nama Yesus?
____________________________________________________________________
Baca Kisah Para Rasul 2:38, 4:11-12, 10:43; Lukas 24:47 dan 1 Yohanes 2:12. Apakah yang berulang-ulang dinyatakan dalam ayat ini sebagai milik Anda dan semua umat manusia melalui nama Yesus?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Bacalah Yohanes 1:12 dan 20:31. Berkat apakah yang menurut ayat ini merupakan milik Anda di dalam nama Yesus?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Bacalah apa yang Allah lakukan melalui Petrus dan Yohanes dalam Kisah Para Rasul 3:1-10, 16 dan bagaimana tanggapan mahkamah agama dalam Kisah Para Rasul 4:17- 18. Apakah yang dinyatakan hal ini kepada Anda tentang kuasa nama Yesus?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Hari 4
KUASA MENDOAKAN FIRMAN ALLAH
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk sangat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup menilai pikiran dan niat hati kita. Tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungjawaban.
—Ibrani 4:12-13
Firman Allah itu hidup! Firman-Nya adalah kehidupan! (Yohanes 6:63; Ulangan 32:45-47) Apakah yang dipakai-Nya untuk menciptakan dunia ini? Firman (Yohanes 1:1-3). Apakah yang diutus-Nya untuk menebus umat manusia? Firman (Yohanes 1:14). Apakah yang Yesus berikan untuk menyelamatkan dan menguduskan kita? Firman (Mazmur 138:2).
Renungkan pesan dari ayat-ayat ini:
Tidak ada Firman Allah yang tanpa kuasa atau mustahil untuk digenapi.
—Lukas 1:37 AMP
Lalu firman TUHAN kepadaku: “Baik penglihatanmu, sebab Aku siap sedia untuk