129
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
—1 Timotius 6:12 Bagaimana ayat-ayat ini, bersama dengan Lukas 10:19, menggagalkan ide bahwa Anda harus berdoa dan meminta kepada Allah untuk menjauhkan musuh dari hidup Anda?
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
2. Ketika Iblis menyerang Yesus di padang gurun, Yesus tidak berdoa kepada Bapa untuk menghentikan si jahat. Dia melawan musuh secara langsung. Bacalah Matius 4:1-11 dan kenali tiga prinsip yang Yesus perlihatkan untuk melawan musuh yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan Anda.
Tiga hal yang Yesus lakukan yang perlu saya lakukan untuk melawan musuh...
_________________________________________ _________________________________________ _________________________________________ _________________________________________ _________________________________________
3. Ada hubungan penting antara ayat 6 dan 7 dalam Yakobus 4. Bacalah perikop ini dengan saksama dan kenali hubungan vital antara kerendahan hati di hadapan Allah dan kemampuan (anugerah) untuk melawan musuh.
Tetapi di samping itu Allah memberi kita kekuatan [anugerah] untuk melawan segala keinginan jahat. Sebagaimana dikatakan dalam Kitab Suci, Allah memberi kekuatan [anugerah] kepada orang yang rendah hati, tetapi Ia menentang yang sombong dan angkuh. Sebab itu, dengan rendah hati serahkanlah diri Saudara kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka Iblis akan melarikan diri dari Saudara.
—Yakobus 4:6-7 FAYH Mengapa kerendahan hati diperlukan untuk melawan musuh? Apakah Anda mengenakannya?
_________________________________________
Anda harus tahu bahwa musuh itu takut kepada Anda. Ketika ia memandang Anda, ia tidak melihat apa yang dilihat teman Anda; ia melihat Kristus. Anda adalah tubuh Kristus; Anda orang yang diurapi Allah. Anda diciptakan dalam gambar Dia yang menghancurkan Iblis dan melucuti semua persenjataannya. Anda adalah ancaman bagi musuh!
PENGUAT
U T A M A
“Peperangan rohani adalah kemampuan untuk mengenali kapan si jahat berbicara. Karena ketika ia berbicara, bahasa utamanya adalah dusta.... Dalam peperangan rohani, Anda harus sampai pada titik menggunakan kebenaran sebagai senjata untuk melawan Iblis... Cara tercepat untuk menghardik dan menjauhkan musuh dari kehidupan Anda cukuplah dengan menyatakan kebenaran.” —Larry Stockstill3
Mengatur
Langkah k k_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Bacaan ekstra untuk pemimpin kelompok: Renungan perkataan Yesus dalam Yohanes 15:5 dan Paulus dalam Roma 7:18.
M E L A R I K A N D I R I
Kata bahasa Yunani untuk melarikan diri adalah phuego. Ada hubungannya dengan kata bahasa Inggris fugitive ‘buronan.’4 Artinya ‘minggat, mengelak,
lenyap, atau lolos.”5 Dalam karya sastra Yunani kata ini digunakan untuk
menggambarkan orang yang melanggar hukum dan berlari ketakutan dalam upaya mengelakkan diri dari hukuman.6
4. Pernahkah Anda melawan musuh dalam area tertentu dalam waktu yang lama? Jika demikian, Anda tidak seorang diri. Gambarkan perjuangan yang sedang Anda alami dan jelaskan pola yang dapat ditemui dalam serangan tersebut. Bagaimana Anda dapat melawan Iblis dengan sukses dan melihatnya melarikan diri?
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
5. Bagaimana Iblis berusaha untuk membuat Anda mundur dan berhenti melawannya? Pikiran atau perasaan putus asa, keraguan, dan ketakutan seperti apa yang berusaha untuk membuat Anda menyerah? Bagaimana sesi ini menyingkapkan dustanya dan meningkatkan iman Anda untuk tak kenal menyerah dalam melawannya?
Pikiran dan perasaan yang berulang-ulang digunakan Iblis untuk menyerang saya mencakup... ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________
Sesi ingin membangkitkan semangat dan menguatkan saya dengan...
________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________
“Hanya karena raksasa yang saat ini Anda hadapi tampak seperti yang pernah Anda kalahkan pada masa lalu, jangan percaya pada dusta bahwa Anda tidak pernah benar-benar memenangkan pertempuran itu! Oleh kekuatan anugerah Allah, Anda percaya pada Yang Mahakuasa dan menaklukkan Goliat Anda. Raksasa pertama itu sudah mati. Iblis menyamar sebagai musuh lama Anda sehingga ia dapat menyusup melewati iman Anda dan mendapatkan jalan masuk lagi ke dalam hidup Anda. Lawanlah dia.”
—Francis Frangipane7
Mengatur
Langkah6. Sebutkan tiga area dalam hidup Anda yang terus-menerus diserang Iblis. Dengan menggunakan konkordansi atau situs seperti biblegateway.com, temukan ayat untuk menguatkan Anda dalam melawan serangan ini. Sambil mempelajarinya, tulislah ayat yang berbicara secara khusus pada Anda. Ini adalah firman rhema dari Roh Kudus. Simpanlah di dalam hati Anda, renungkanlah, dan ucapkanlah dengan nyaring.
Area Serangan:____________________ Firman Allah untuk menghancurkan serangan ini:
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Area Serangan:____________________ Firman Allah untuk menghancurkan serangan ini:
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Area Serangan:____________________ Firman Allah untuk menghancurkan serangan ini:
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
T E G U H
Kata bahasa Yunani untuk teguh dalam 1 Petrus 5:9 adalah stereos. Artinya “padat, stabil, kuat, pasti.”9
Ini sinonim untuk tak kenal menyerah. Orang yang dengan teguh melawan musuh adalah orang yang tidak terombang-ambing, persisten, berkomitmen, loyal, dapat diandalkan, konstan, dan tak tergoyahkan dalam iman mereka.
7. Perlawanan yang teguh hasilnya setimpal. Itulah yang dimaksudkan dengan berpegang teguh, tetap setia, dan hidup dengan tak kenal menyerah. Misionaris yang berdoa dan menghardik roh kematian dari bayi sebanyak enam belas kali adalah contoh yang luar biasa.
Renungkan ayat tentang ketabahan ini. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
—1 Korintus 15:58 “Anda hanya akan mengalahkan iblis
ketika Anda memiliki dasar Firman Tuhan dan bertindak mematuhinya. Alkitab berkata (tentang Iblis), ‘Lawanlah dia dengan iman yang teguh’ (1 Petrus 5:9). Taraf iman Anda berkaitan langsung dengan sejauh mana Firman Allah tertanam di dalam hati Anda, artinya Firman yang menjadi kenyataan bagi Anda dan Anda hayati setiap hari.”
—Kenneth E. Hagin8
Mengatur
LangkahSupaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.
—Galatia 5:1
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
—Galatia 6:9
Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.
—1 Petrus 1:13
Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.
—Wahyu 3:10-11 Gambaran ketabahan seperti apa yang muncul dalam benak Anda saat membaca ayat-ayat ini? Dari manakah kemampuan untuk bertahan itu berasal?
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
8. Dalam melawan musuh, ada dua pola pikir ekstrem di antara orang percaya: yang satu menyalahkan iblis sebagai biang dari setiap masalah dan yang lain memilih untuk mengabaikannya, percaya bahwa akhirnya ia akan pergi begitu saja. Apa bahaya dari setiap pola pikir? Bagaimana Anda dapat melindungi diri dari hal itu?
Bahaya melihat iblis sebagai biang dari setiap masalah... ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________ ________________________________________
Alkitab tidak mengajarkan kalau kita sudah melawan musuh satu kali, ia dilarang untuk datang lagi dan mencoba menyerang lagi. Tidak, malah sebaliknya. Ia gigih dan akan mencobanya berulang-ulang. Di sinilah banyak orang Kristen menjadi patah semangat dan mengalami kekalahan. Mereka, rasanya hal ini tidak akan berhasil atau aku pasti tidak memiliki apa yang diperlukan untuk menang. Ini dusta besar. Kita tidak perlu berpikir seperti itu—sama sekali.
PENGUAT
U T A M A
Bahaya mengabaikan iblis dan percaya bahwa akhirnya ia akan pergi begitu saja...
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
S A D A R d a n B E R J A G A - J A G A
Kata bahasa Yunani untuk sadar adalah nepho,10 yang berarti “terbebas
dari pengaruh bahan beracun.”11 Thayer berkata bahwa sadar itu “tenang
dan sigap, penuh penguasaan diri, berhati-hati.”12 Pada dasarnya, sadar
berarti kita berpikir dengan jernih, mendapatkan kepuasan bukan dari atau memiliki cinta yang tidak patut pada apa pun di dunia ini melampaui Allah. Yesus adalah kasih dan kerinduan pertama kita.
Berjaga-jaga adalah terjemahan kata bahasa Yunani gregoreo. Artinya “siap siaga, awas, atau terus-menerus memperhatikan dengan saksama,” dan menandakan seseorang yang berjaga-jaga untuk memastikan tidak ada musuh yang dapat masuk ke dalam hidup atau rumahnya.13
9. Meskipun Iblis sudah dikalahkan, ia masih merupakan lawan yang perlu diperhitungkan. Karena itu, Allah menugaskan kita untuk sadar sepanjang waktu. Ini bukan hanya berkaitan dengan minum alkohol. Ini juga berkaitan dengan kemabukan yang disebabkan oleh berbagai kesenangan dunia ini. Berhentilah dan lihatlah kehidupan Anda dengan jujur. Anda mabuk oleh sesuatu dari dunia ini? Jika ya, apakah itu dan apa yang Allah tunjukkan untuk Anda ubah?
Pikirkan pekerjaan atau bisnis, olahraga, hobi, makanan, internet, televisi, film, musik, lawan jenis, berbelanja, dsb.
Saya mabuk akan:
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Tindakan yang Allah minta untuk saya lakukan agar hidup saya lebih seimbang:
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.
k 10. Berjaga-jaga bukanlah aktivitas yang hanya kita lakukan sesekali. Ini kewaspadaan rohani yang terus kita kembangkan dan kita pertahankan. Berjaga-jaga melindungi kita, khususnya ketika kita diuji dan dicobai. Yesus menyuruh murid-murid-Nya untuk berjaga-jaga dan berdoa bersama dengan Dia pada malam ketika Dia ditangkap. Renungkan dengan baik apa yang dikatakan-Nya ketika Dia mendapati mereka tertidur:
Berjaga-jagalah, dan berdoalah supaya kalian jangan mengalami cobaan. Memang rohmu mau melakukan yang benar tetapi kalian tidak sanggup, karena tabiat manusia itu lemah.
—Matius 26:41 BIS
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang berniat baik, tetapi tabiat manusia lemah.
—Markus 14:38 Apakah hubungan yang Roh Kudus tunjukkan kepada Anda tentang sadar, berjaga-jaga, dan mengalami kemenangan?
_________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________ _________________________________________________________________
Bacaan ekstra untuk pemimpin kelompok: Kisah Jesus di taman Getsemani terdapat di Matius 26:36-56, Markus 14:32-53, Lukas 22:39-53, Yohanes 18:1-12.
Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan
kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam
dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar,
berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.
—1 Tesalonika 5:5-8
Anda lelah diganggu musuh? Anda siap berdiri melawannya? Temukan tempat yang tenang di rumah Anda atau di alam bebas dan mulailah melawan musuh. Gunakan pedang Roh dan ucapkah Firman dengan gigih terhadap Iblis. Periksa
kembali buku penuntun belajar ini dan temukan ayat-ayat yang Allah nyatakan kepada Anda selama ini. Jadikan ayat itu pengakuan iman pribadi Anda dan ucapkan keras-keras untuk melawan musuh.
Apa yang tidak Anda hadapi tidak akan berubah. Kebulatan hati Anda untuk terbebas dari belenggu harus lebih besar dari tekad musuh untuk memperhamba dan menghancurkan Anda. Jangan kenal menyerah dalam melawan Iblis. Hardiklah ia secara langsung dan tegas dengan otoritas yang dipercayakan kepada Anda oleh Tuhan Yesus Kristus.
PENGUAT
Bapa, terima kasih untuk sesi tentang melawan musuh ini. Aku tidak ingin berdiam diri terhadapnya lagi. Bantulah aku, ya Allah. Nyalakan api-Mu di dalam diriku—api yang dinyalakan oleh Firman dan Roh-Mu. Berilah aku iman-Mu—iman untuk melihat melampaui keadaan. Ketika musuh menyerangku atau mereka yang berada dalam lingkup pengaruhku, kiranya amarah-Mu yang kudus bangkit di dalam diriku dan berbicara dengan keras kepadanya. Aku tidak ingin hanya memikirkan Kitab Suci, aku ingin mengucapkannya dengan gagah berani. Ampuni aku karena marah kepada-Mu atau kepada orang lain. Bantulah aku untuk mengarahkan kemarahanku pada sasaran yang tepat. Kiranya perkataanku selaras dengan Firman-Mu. Hancurkan pekerjaan Iblis melalui aku. Dengan anugerah-Mu aku menjadi orang yang tak kenal menyerah. Terima kasih, Bapa. Di dalam nama Yesus, Amin.
Bacalah kembali daftar area serangan dan Kitab Suci dari pertanyaan 6. Serangan ini mungkin perkara yang Anda hadapi setiap hari, atau mungkin serangan yang sudah Anda abaikan karena tidak atahu atau dengan harapan Iblis akan bosan sendiri dan akhirnya pergi. Tetapkan hati Anda untuk berdiri melawan musuh dalam area ini minggu ini. Ingatlah bahwa mata Anda harus tertuju pada Yesus: Anda tidak memburu kegiatan Iblis, melainkan menghadapi sesuatu yang benar-benar merintangi Anda dengan perkara terbaik yang Allah sediakan bagi Anda. Renungkan Kitab Suci yang mengungkapkan otoritas Anda dan janji Allah dalam situasi ini. Dengan penuh keyakinan, lawanlah Iblis secara lisan dan akuilah kebenaran Firman Allah atas hidup Anda.
Berdoa untuk Melawan Musuh dengan
Tak Kenal Menyerah
M I N G G U A N
Tantangan
Hari 1
BANGUN!
Itulah sebabnya dikatakan: “Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.” Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.
—Efesus 5:14-18
Dapatkah Anda mendengarnya? Itu seperti suara yang Anda dengar setiap pagi menyuruh Anda untuk bangun dan bergerak. Saat ini Allah membunyikan alarm dalam alam roh, menyuruh Anda untuk bangun, berpakaian, dan bekerja. Allah tindak ingin tubuh-Nya tertidur. Dia menginginkan kita bangun, sadar, dan berjaga-jaga, memerintah di dalam hidup dan memajukan kerajaan-Nya.
Ketika alarm Anda berbunyi pada pagi hari, Anda bangun, berpakaian, dan pergi bekerja. Bagaimana kesejajarannya dalam kehidupan rohani? Renungan Roma 13:11-14, Efesus 6:10-18, dan Yohanes 9:4.
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Sehubungan dengan kedatangan kembali Kristus, apakah bahaya dari tertidur? Apakah upah dari terjaga? Bacalah Matius 24:36-51; Wahyu 3:2-3, 16:15 dan 1 Tesalonika 4:13-18, 5:1-11.
Bahaya dari tertidur adalah...
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Upah dari terjaga adalah...
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Ayat terkait: Lukas 12:35-40
Anak-anak Allah Yang Mahatinggi, Roh Allah membunyikan alarm untuk membangkitkan tubuh-Nya. Jangan biarkan waktu sesaat pun terbuang. Peringatan sudah diberikan. Kesudahannya sudah dekat. Jangan menekan tombol untuk mematikan alarm. Bangun, berpakaian, dan bekerjalah!
Hari 2
MEMAHAMI CARA KERJA IBLIS
Saya lakukan itu supaya Iblis jangan mengambil kesempatan untuk menguasai kita; sebab kita tahu rencana-rencananya.
—2 Korintus 2:11 BIS
Anda kebenaran yang menarik dalam arti kata Iblis. Dengan memahami artinya, kita akan memahami cara kerja utama Iblis. Penulis, pendeta, dan sarjana bahasa Yunani Rick Renner memaparkan pengertian yang luar biasa ini:
“Kata ‘iblis’ adalah gabungan dari kata dia dan balos. Kata dia... berarti melalui, seperti menembus sesuatu dari satu sisi sampai ke sisi lain. Kata balos berarti melempar, seperti ketika seseorang melempar bola, batu, atau benda lain. Ketika dua kata ini digabungkan, itu berarti berulang-ulang melemparkan sesuatu—menghantam berulang-ulang sampai benda yang dihantam itu akhirnya tertembus sepenuhnya. ... [Musuh] datang untuk menyerang pikiran—bukan hanya satu kali namun berulang-ulang.... Segera setelah si korban melonggarkan perlawanan moralnya, Iblis melayangkan pukulan kuat terakhir yang akhirnya sukses menembus pikirannya.”14
Segera setelah musuh menembus pikiran seseorang, ia membanjirinya dengan kebohongan, keraguan, ketakutan, kecemasan, kemarahan, pertikaian, dan bahkan penafsiran yang keliru atas Kitab Suci. Mengapa? Ia ingin mengontrol pikiran kita karena isi pikiran kita memenuhi koridor hati kita dan mengarahkan jalan hidup kita.
Apakah pemahaman baru yang Roh Kudus nyatakan kepada Anda melalui makna nama Iblis?
____________________________________________ ____________________________________________
Apakah Anda ingat suatu kesempatan ketika Anda melawan musuh dan ia melarikan diri? Uraikan apa yang terjadi.
____________________________________________ ____________________________________________
Mengetahui cara kerja utama Iblis adalah berulang- ulang menghantam Anda dengan hal-hal seperti keraguan, penyesatan, dan ketakutan, mengapa sangat penting bagi Anda untuk memperbarui pikiran Anda dengan Firman Allah?
____________________________________________ ____________________________________________
“Setiap orang Kristen harus meng- hadapi dua masalah dengan pikiran- nya. Pertama, ia harus mencerabut dan menghancurkan jejak pemikiran yang mungkin tanpa disadarinya telah membelenggunya. Tanpa ban- tuan ia tidak dapat melakukannya. Kedua, ia harus mencari perakaran baru di dalam Kristus, di dalam pikiran Kristus... Pikiran Kristus di dalam diri kita adalah sumber hik- mat yang kekal dan kemerdekaan pikiran. Tetapi kita harus melepas- kan semua jejak pikiran lama yang belajar mencengkeramkan akar kita kepada Yesus dan membangun cara-cara membiarkan pikiran-Nya memenuhi semua saluran proses berpikir kita.”
—John L. dan R. Loren Sandford15
Mengatur
LangkahHari 3
MARAH PADA SASARAN YANG TEPAT
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: Janganlah matahari terbenam, sebelum padam kemarahanmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
—Efesus 4:26-27
Marah itu tidak selalu berarti dosa. Apa yang kita lakukan dengan kemarahan itulah yang dapat mendatangkan masalah. Seperti kita pelajari sebelumnya, kita berada dalam peperangan rohani, dan kita tidak berjuang melawan sesama manusia. Kita melawan Iblis dan pasukan roh jahatnya. Mempertahankan sudut pandang yang sehat ini penting dan melindungi kita agar tidak usah berjuang melawan orang lain karena dibutakan oleh musuh.
Kemarahan yang benar itu ada tempatnya dan dapat memotivasi kita untuk memajukan Kerajaan Allah. Allah sendiri memperlihatkan kemarahan berkali- kali. Yesus marah, namun Dia tidak berbuat dosa. Pada awal dan akhir pelayanan- Nya, Dia jelas-jelas marah ketika Dia menyucikan bait Allah (lihat Matius 21:12-13, Markus 11:15-19, Lukas 19:41-46, dan Yohanes 2:13-17). Jika kita marah pada hal- hal yang membuat Allah marah dan dapat mengendalikan diri sama seperti Dia, kemarahan dapat menjadi hal yang positif.
Menurut Kitab Suci, apakah yang membuat Allah marah? Bacalah Bilangan 11:1- 10, 12:1-9, 25:1-3; Yosua 7:1; Hakim-hakim 2:11-14; Amsal 6:16-19; Ibrani 10:26-27.
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Jelaslah, Allah tidak ingin kita memendang atau mengarahkan kemarahan pada orang lain. Bacalah Efesus 4:26-27. Bagaimana dan kapan Anda harus menangani kemarahan terhadap orang lain? Mengapa hal ini sangat penting, dan apa yang terjadi jika Anda tidak menangani amarah dengan semestinya?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Apakah hal yang dengan cepat terus-menerus membuat Anda marah? Apa yang terjadi ketika pencobaan menghantam?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Apakah Anda cenderung marah kepada Allah ketika masalah datang? Jika ya, mengapa? Mintalah kepada-Nya untuk memperlihatkan akar penyebabnya dalam hati Anda. Tulislah apa yang Dia ungkapkan dan serahkanlah kepada-Nya.
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Bagaimana Anda dapat lebih baik dalam mengarahkan amarah Anda terhadap musuh, sumber semua kesengsaraan?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Hari 4
MELEPASKAN KUASA LIDAH
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.
—Amsal 18:21
Berapa kali Anda pernah mencari-cari sesuatu dan kemudian menemukan ternyata benda itu begitu dekat dengan Anda? Sesuatu yang mirip terjadi dalam perlawanan kita terhadap musuh. Jawaban bagi masalah kita terdapat dalam persekutuan kita dengan Bapa—dalam kuasa Firman-Nya dan hadirat Roh- Nya. Untuk melepaskan kuasa ini ke dalam realitas, kita melakukannya dengan mengucapkannya. Hamba Tuhan dan penulis Charless Capps berkata,
“Tubuh Kristus harus mulai hidup dalam otoritas Firman. Karena Firman Allah itu mengandung kekuatan kreatif. Kuasa kreatif itu dihasilkan oleh hati, dibentuk oleh lidah, dan dilepaskan dari mulut dalam bentuk perkataan.”16
Iblis menginginkan kita sepakat dengan dan mengakui perkataan keraguan, ketakutan, dan kematiannya. Allah menginginkan kita sepakat dengan dan mengakui firma iman, kuasa, dan kehidupan-Nya yang terdapat dalam Alkitab dan dinyatakan kepada kita oleh Roh-Nya. Ketika diucapkan dengan lantang, firman rhema eksplosif yang ditanamkan-Nya dalam hati kita itu seperti bom atom bagi lawan.
Ketika musuh menyerang, apakah tanggapan Anda? Apakah yang keluar dari mulut Anda?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Mintalah Allah membantu Anda menjaga mulut: Mazmur 141:3; Amsal 13, 21:23; Filipi 2:14; 1 Petrus 3:10-12.
Untuk melawan musuh secara efektif, Anda harus menyatakan Firman kepadanya. Anda melakukannya? Jika tidak, mengapa? Mintalah Tuhan menunjukkan kepada Anda apa yang merintangi Anda dan apa yang akan mengubahnya?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Tidak ada firman Allah yang tanpa kuasa atau mustahil untuk digenapi.
—Lukas 1:37 AMP
Bacalah pelan-pelan Roma 4:17, Efesus 5:1, dan Yeremia 23:28-29. Perhatikan karakter Bapa surgawi kita, perkataan-Nya, dan tanggapan kita. Apakah yang dinyatakan ayat-ayat ini tentang Firman Allah?
____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________
Ketika Anda diserang, jangan hanya membaca Firman—ucapkanlah. Jangan hanya memikirkan Kitab Suci—serukanlah. Jadikanlah Firman Allah yang kekal sebagai senjata tanpa tanding sesuai dengan rencana-Nya! Gunakanlah untuk melawan musuh dan ia akan lari!
Hari 5
YESUS ITU PEMENANG YANG SEJATI
“Jangan menangis! Lihat! Singa dari suku bangsa Yehuda, keturunan Daud yang besar, sudah menang. Dia sanggup memecahkan tujuh segel dan membuka buku itu.”
—Wahyu 5:5 BIS
Iblis itu bukan singa. Yesuslah singa yang sesungguhnya—Singa dari suku bangsa Yehuda. Dan sama sekali tidak ada kesamaan antara Yesus dan Iblis.