• Tidak ada hasil yang ditemukan

S ERTI FI KASI L IPI AKREDI TAS I JU RNAL I LMIAH

Profesor Riset merupakan pengakuan, kepercayaan,

RISET PUSAT PENELITIAN DAN

5. S ERTI FI KASI L IPI AKREDI TAS I JU RNAL I LMIAH

Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Sosial EKonomi Kelautan dan Perikanan memperoleh pengakuan sebagai jurnal ilmiah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) setelah mendapatkan sertifikat akreditasi jurnal ilmiah yang diserahkan oleh Kepala Pusbindiklat Peneliti LIPI, Prof. Dr. Dwi Eny Djoko Setyono, M.Sc,. Penyerahan Sertifikat Akreditasi Majalah Ilmiah Periode II Tahun 2016 yang merupakan hasil sidang akreditasi majalah ilmiah periode II, tanggal 31 Agustus 2016. Sidang Periode II 2016 telah mengimplementasikan peraturan baru yakni PerKa LIPI Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah yang telah diberlakukan secara penuh mulai 1 April 2016. PerKa LIPI tersebut mendorong majalah ilmiah (khususnya yang diterbitkan oleh lembaga litbang) untuk tidak lagi dikelola secara tercetak (printed), namun harus dikelola secara elektronik (e-journal). Total 18 jurnal majalah ilmiah dari berbagai instansi dan organisasi profesi melakukan usulan akreditasi baru dan ulang, terdiri dari 2 majalah ilmiah usulan akreditasi baru dan 16 majalah ilmiah akreditasi ulang.

Hasil sidang diputuskan 11 majalah ilmiah terakreditasi dan 7 majalah ilmiah tidak terakreditasi.

Masa berlaku bagi jurnal terakreditasi dengan aturan baru ini adalah lima tahun, namun akan tetap dipantau dan dievaluasi secara ketat. Sertifikat diserahkan oleh Ketua Panitia Penilai Majalah Ilmiah (P2MI-LIPI) LIPI, Prof. Dr. Lukman Hakim, M.Sc., didampingi Kepala Pusbindiklat Peneliti LIPI kepada 11 redaksi Majalah Ilmiah Terakreditasi LIPI. Sebagai informasi sampai dengan bulan Oktober 2016 terdapat 199 Majalah Ilmiah yang telah terakreditasi LIPI. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari jumlah periode sebelumnya yaitu 204 majalah ilmiah, karena terdapat pengurangan sejumlah 7 jurnal yang tidak lolos akreditasi ulang, meskipun terdapat penambahan jurnal baru yang terakreditasi sebanyak 2 majalah ilmiah.

Redaksi Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelutan dan Perikanan terus mengajak para peneliti, akademisi, dan praktisi di bidang sosial ekonomi

kelautan dan perikanan untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Mulai tahun 2017 Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelutan dan Perikanan diterbitkan secara elektronik (e-journal), sehingga para penulis bisa mendaftarkan naskahnya secara online melalui laman http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jkse.

Gambar 3.29. PE NY ER A HA N S ER TI FI K A T A KR ED I T AS I JU RN A L K EB I JA KA N S OSI A L E K O NOMI KP D I PU SB IND I K LA T L IPI, C IB I NO NG

PENUTUP

4. 1. K ESIM PUL AN

Sesuai dengan visi dan misi Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan di atas, pada tahun 2016 Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan telah menetapkan target kinerja yang akan dicapai dalam bentuk kontrak kinerja antara Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan. Pada Kontrak kinerja tersebut terdapat peta strategi dengan 11 Sasaran Strategis (SS) yang ingin dicapai. Untuk setiap Sasaran Strategis (SS) yang disusun dan ditetapkan memiliki ukuran yang disebut sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU). Keseluruhan IKU Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan pada tahun 2016 berjumlah 30 Indikator Kinerja Utama (IKU).

G amba r 4.1. C APA IA N S A SA RA N S TR AT EG IS S E K RE T ARI A T B A LI TB A NG KP T A HU N 2016

Sesuai dengan Gambar 4.1 diatas terlihat bahwa capaian sasaran strategis Sekretariat Balitbang KP dengan toleransi 0% berstatus hijau sedangkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan

Beberapa capaian sasaran strategis Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan Tahun 2016 diantaranya sbb :

1. Terwujudnya ASN Balitbang KP yang kompeten, professional dan berkepribadian dengan pencapaian dari nilai indeks kompetensi dan integritas Balitbang KP sebesar 62,89% dan ASN yang yang ditingkatkan kompteneisnya sebanyak 354 orang;

2. Tersedianya manajemen pengetahuan Balitbang KP yang handal dan mudah diakses sebagai perwujudan dari seluruh unit kerja Balitbang KP telah menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar sebesar 120%;

3. Terwujudnya birokrasi Balitbang KP yang efektif, efisien dan berorientasi pada layanan prima yang pencapaiannya dari nilai kinerja RB Balitbang KP sebesar 88,31% dan nilai SAKIP Balitbang KP sebesar 84,50;

4. Terkelolanya anggaran pembangunan Balitbang KP secara efisien dan akuntabel melalui pencapaian nilai kinerja anggaran Balitbang KP sebesar 90,40 dan tingkat kepatuhan terhadap SAP lingkup Balitbang KP sebesar 100%.

5. Meningkatnya hasil penyelenggaraan Litbang dan layanan Iptek yang mendukung produktivitas usaha dan pendapatan negara dari sektor KP melalui 28 buah hasil litbang KP yang terfasilitasi dalam rekomendasi teknologi untuk masyarakat dan industri dan 20 buah rekomendasi dan inovasi litbang yang terfasilitasi untuk dijadikan bahan kebijakan;

6. Tersedianya rekomendasi dan masukan kebijakan pembangunan KP yang efektif melalui 3 buah dokumen fasilitasi rekomendasi dan analisis kebijakan dan 2 buah dokumen fasilitasi penilaian teknologi yang direkomendasikan;

7. Terwujudnya peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumberdaya Litbang dan layanan Iptek KP dengan pencapaian antara lain 10,10% fungsional non-litbang Sekretariat Balitbang KP dibandingkan total pegawai Sekretariat Balitbang KP; 98,61% penetapan status penggunaan BMN lingkup Balitbang KP dibandingkan dengan jumlah BMN; 36,84% jumlah kelembagaan lingkup Balitbang KP yang terakreditasi dibandingkan dengan total kelembagaan Balitbang KP;

dan 17 buah jejaring dan/atau kerjasama litbang yang terbentuk; 3 orang Profesor riset yang telah dikukuhkan; 100% data dan informasi Balitbang KP yang terkelola; 100% promosi dan diseminasi hasil litbang yang terfasilitasi; 100% dokumen hasil pemantauan dan pengendalian Balitbang KP; 85% jumlah dokumen perencanaan program yang terfasilitasi; 76,52% jumlah dokumen perencanaan anggaran Balitbang KP yang berbasis PBK; 95% pengelolaan adminsitrasi dan ketatausahaan Balitbang KP yang sesuai ketentuan dan 1 buah sarana dan prasarana, serta kelembagaan litbang KP yang

8. Terwujudnya aparatur sipil negara Sekretariat Balitbang KP yang kompeten, profesional dan berkepribadian sebanyak 25 orang dan nilai indeks kompetensi dan integritas Sekretariat Balitbang KP sebesar 77,50%;

9. Tersedianya manajemen pengetahuan Sekretariat Balitbang KP yang handal dan mudah diakses sebagai perwujudan dari seluruh unit kerja Balitbang KP telah menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar sebesar 120%;

10. Terwujudnya birokrasi Sekretariat Balitbang KP yang efektif, efisien dan berorientasi pada layanan prima yang pencapaiannya dari nilai kinerja Reformasi Birokrasi Sekretariat Balitbang KP sebesar 90,73% dan nilai SAKIP Sekretariat Balitbang KP sebesar 48,65%; dan

11. Terkelolanya anggaran pembangunan Sekretariat Balitbang KP secara efisien dan akuntabel melalui pencapaian nilai kinerja anggaran Sekretariat Balitbang KP sebesar 95,66% dan tingkat kepatuhan terhadap SAP lingkup Sekretariat Balitbang KP sebesar 100%.

Dari anggaran Sekretariat Balitbang KP tahun 2016 sebesar Rp. 72,473,306,000,- telah terealisasi sebesar 55,79% dan menghasilkan luaran berupa : 28 buah hasil litbang KP yang terfasilitasi dalam rekomendasi teknologi untuk masyarakat dan industri, 20 buah rekomendasi dan inovasi litbang yang terfasilitasi untuk dijadikan bahan kebijakan, 3 buah dokumen fasilitasi rekomendasi dan analisis kebijakan, 2 buah dokumen fasilitasi penilaian teknologi yang direkomendasikan, dan 17 buah jejaring dan/atau kerjasama litbang yang terbentuk.

4. 2. P ERMAS AL AHAN

Secara umum, dengan menggunakan batas toleransi pengukuran nilai pencapaian sasaran stragis (NPSS) dan nilai pencapaian perspektif (NPP) dengan mengunakan batas toleransi +/- 0%

seluruh SS dan Perspektif Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan mempunyai nilai hijau (kategori baik) namun masih terdapat beberapa NPSS dengan pencapaian <

100% sebagai berikut : 1. P erencan aan Kinerja

Perencanaan kinerja Sekretariat Balitbang KP belum dilakukan secara optimal, yaitu Sekretariat Balitbang KP telah memiliki dokumen PK (Penetapan Kinerja), namun dokumen RKT (Rencana Kinerja Tahunan) dan Renstra belum disusun.

Evaluasi lebih lanjut terhadap Perencanaan Kinerja tidak dapat dilaksanakan dikarenakan belum disusunnya Renstra 2015-2019 Sekretariat Balitbang KP yang seharusnya menyajikan visi, misi program, tujuan, sasaran, indikator kinerja utama (IKU) dan target tahunan serta ditandatangani oleh Sekretaris Balitbang KP serta dipublikasikan dalam website Balitbang KP.

Eselon I diatasnya.

Dengan demikian Implementasi atas dokumen perencanaan belum dapat dilakukan secara memadai, yaitu :

i. Dengan belum disusunya Renstra membuat tidak adanya acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan kinerja dan anggaran;

ii. Target jangka menengah belum tersedia dan belum dapat dijadikan dasar dalam monitoring kinerja tahun berjalan untuk mengukur keberhasilan;

iii. Rencana aksi atas kinerja belum disusun dan dimonitor pencapaianya secara berkala, serta belum dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan;

iv. Rencana kinerja tahunan belum dimanfaatkan dalam penyusunan anggaran;

v. Terlambatnya proses penyusunan dokumen penetapan kinerja di Level 2 sehingga menyebabkan perjanjian kinerja belum dimanfaatkan untuk penyusunan (identifikasi) kinerja sampai dengan tingkat eselon III dan IV.

2. P eng uk uran Kinerja

Sekretariat Balitbang KP telah memiliki indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Individu (e-SKP) sebagai ukuran kinerja secara formal, dan telah memiliki Petunjuk Pelaksanaan Mekanisme Pengumpulan Data Kinerja melalui monitoring pencapaian kinerja, namun masih terdapat beberapa kelemahan yaitu :

i. Telah terdapat Indikator Kinerja Utama (IKU) Level 2 (Sekretaris Badan) sebagai ukuran kinerja secara formal (TAPJA) namun belum dilakukan proses cascading dan penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Level 3 (Kepala Bagian) dan Level 4 (Kepala Sub Bagian) secara berjenjang sebagai turunan kinerja atasannya;

ii. Indikator Kinerja Utama (IKU) mulai Level 2 (Sekretaris Badan), Level 3 (Kepala Bagian) dan Level 4 (Kepala Sub Bagian) belum dipublikasikan ke dalam website yang dapat diakses dengan mudah setiap saat;

iii. Indikator Kinerja Utama (IKU) Level 3 dan 4 lingkup Sekretariat Balitbang KP dengan Pagu Awal sudah disusun namun belum selaras dengan indikator kinerja atasannya serta belum dimonitor pencapaiannya;

iv. Pengukuran Kinerja organisasi dan individu sudah dikembangkan menggunakan TI (teknologi informasi) namun belum pengukurannya belum dilakukan secara berjenjang, tepat waktu dan pengumpulan data kinerja dapat diandalkan;

v. Hasil pengukuran (capaian) kinerja organisasi

level paling atas belum dikaitkan/dimanfaatkan sebagai dasar pemberian reward and punishment dikarenakan belum adanya pedoman, berbeda dengan pengukuran individu yang sudah jelas pemberian reward and punishment-nya serta dijadikan dasar promosi atau kenaikan/penurunan peringkat.

3. P elaporan Kin erja

Laporan Kinerja (LKj) Tahun 2015 telah menyajikan informasi pencapaian IKU serta menyajikan evaluasi dan analisis mengenai capaian kinerja, telah menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja, namun masih terdapat beberapa kelemahan dan kekuranganya diantaranya :

i. Tidak tepat waktu disebabkan sulitnya mendapatkan data dukung capaian kinerja dari masing-masing Penanggungjawab indikator kinerja;

ii. Telah terdapat saran/rekomendasi sebagai upaya perbaikan ke depan namun belum terdapat rencana aksi penyelesaian saran/rekomendasi; dan

iii. Laporan Kinerja (LKj) belum dipublikasikan ke dalam website yang dapat diakses dengan mudah setiap saat.

4. Ev alu asi Int ern al

Evaluasi internal telah dilakukan pada Sekretariat Balitbang KP dan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, namun belum memberikan rekomendasi-rekomendasi peningkatan perencanaan dan pelaksanaan kinerja. Selain itu hasil evaluasi belum dilengkapi dokumen tindaklanjut dalam bentuk langkah-langkah nyata untuk perbaikan.

5. P en capaian S asaran /Kin erja Org an isasi

Capaian kinerja Sekretariat Balitbang KP Tahun 2015 secara umum mencapai target, dan lebih baik dari Tahun 2014, namun untuk pengukuran triwulan I dan II Tahun 2016 terkendala terlambatnya penyusunan dokumen TAPJA lingkup Sekretariat sehingga pengukuran dan pemantauan kinerja terlambat.

4. 3. S ARAN D AN REKOM END AS I

Untuk peningkatan akuntabilitas kinerja Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan tahun 2016 disarankan beberapa hal sebagai berikut :

1. Hasil evaluasi mandiri Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Satker Lingkup Balitbang KP Tahun 2016 sebagaimana disajikan di atas berasal dari data template kertas kerja evaluasi (KKE) masing-masing Satker lingkup Balitbang KP yang sudah masuk di Sekretariat Balitbang KP. Selanjutnya akan dilakukan

indikator tujuan yang berorientasi hasil dan target kinera dengan mempertimbangkan capaian kinerja tahun sebelumnya;

3. Melengkapi target periodik dokumen rencana aksi selanjutnya dimonitor pencapaianya secara periodik untuk dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan;

4. Melengkapi indikator kinerja organisasi dan individu selanjutnya diukur realisasinya secara berjenjang, dan melengkapi capaian kinerja organisasi pada Sekretariat Balitbang KP digunakan untuk pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala;

5. Menyusun Juklak/Juknis/SOP terkait mekanisme pemberian reward and punishment dengan melibatkan pihak-pihak yang terkait;

6. menyelenggarakan sharing pencapaian evaluasi SAKIP Satker lingkup Balitbang KP.

2. P en et ap an Kinerja Tah un 2016 (AP BN -P)