• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 6

Dalam dokumen SD/MI - SMP/MTs - SMA/MA (Halaman 160-168)

Keimanan, Keberagaman dan Peduli Lingkungan serta Kemampuan Beradaptasi:

Melaksanakan konsep Yin Yang terhadap keimanan Tian-Di-Ren terhadap bakti dilingkungannya.

• Peserta didik menjelaskan tentang konsep Yin Yang di dalam kehidupan sehari-hari yang dikaitkan dengan perilaku bakti terhadap lingkungannya. Untuk memperdalam materi, peserta didik mempelajari tentang pengertian bakti dari radikal huruf Xiao 孝 yang berarti "memuliakan hubungan".

• Dari makna tulisan Xiao 孝 tersebut, peserta didik dapat mengerti makna berbakti dengan "memuliakan hubungan" kepada Tian-Di-Ren.

Peserta didik mempraktikkan laku bakti di lingkungannya sesuai konsep Yin Yang terhadap Tian-Di-Ren.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat mengerti tentang makna berbakti Xiao 孝 dari radikal huruf.

Peserta didik dapat membiasakan dan mengamalkan "memuliakan hubungan" Tian-Di-Ren dilingungannya.

Aspek Kitab Suci (Sishu-Wujing), Keberagaman, Peduli Lingkungan, Kasih dan Sayang, Jujur, Santun/Susila: Mempelajari ayat suci tentang Zhong He dan Zhong Shu dalam kitab Sishu.

• Peserta didik mencari ayat tentang Zhong He (Tengah Harmonis) dan Zhong Shu (Satya dan Tepasalira), dengan arahaan guru, peserta didik menjelaskan maksud ayat tersebut.

• Peserta didik mencontohkan maksud ayat tersebut dalam penerapan hidupnya.

• Peserta didik mempraktikan ayat tersebut dalam hidup keseharianya.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik membiasakan dan mengamalkan ayat Zhong He dan Zhong Shu dalam hidup keseharian.

Akhlak Mulia (Perilaku Junzi), Mandiri dan Bertanggungjawab serta Kemampuan Beradaptasi: Menjelaskan perilaku Junzi yang suka belajar dan selalu dilatih.

• Peserta didik menjelaskan makna dari belajar dan arti belajar secara luas bagi seorang Junzi.

• Peserta didik menjelaskan manfaat dari belajar dan pelajaran yang telah didapat hendaknya dilatih serta diulang.

Peserta didik menyadari bahwa belajar seorang Junzi sepanjang masa dan tiada hentinya dalam rangka memperbaiki diri.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik mengerti bahwa belajar bagian dari proses membina diri bagi seorang Junzi

Peserta didik dapat membiasakan prilaku selalu belajar.

Sejarah Suci dan Ibadah: Menpelajari keteladan "orang-orang besar"

• Peserta didik mempelajari dan mengerti tentang keteladan "orang-orang besar"

sepeninggalnya Nabi Kongzi yang memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan dan peradaban Agama Khonghucu.

• Peserta didik meniru keteladan dari "orang-orang besar" seperti Mengzi atau Zhu Xi yang berguna bagi peradaban manusia.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menyebutkan yang dimaksud "orang-orang besar" dalam agama Khonghucu.

Peserta didik dapat membiasakan berperilaku meneladani "orang-orang besar" bagi peradaban manusia.

F o k u s P e m b e l a j a r a n P e n d i d i k a n A g a m a K h o n g h u c u | 145

Fokus Pembelajaran di SMP

Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu Tingkat 3 (Kelas 7 – 9)

Muatan Pendidikan Agama bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama serta menumbuhkan akhlak mulia (perilaku Junzi) dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti meliputi aspek-aspek sumber ajaran dari Keimanan, Kitab Suci (Sishu-Wujing), Akhlak Mulia (perilaku Junzi), Ibadah, Sejarah Suci, yang keterkaitannya dengan Cinta Tanah Air, serta Karakter Pribadi dan Sosial. Dalam Fokus Pembelajaran (fokus pembelajaran) tingkat SMP ini, siswa dipandu untuk memahami ajaran agamanya lebih mendalam, baik secara tekstual maupun kontekstual yang disajikan secara integratif melalui kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Muatan Pendidikan Agama Khonghucu meliputi ruang lingkup; konsep Yin Yang terhadap keimanan Tian-Di-Ren beserta hukumnya dan berkaitan dengan bakti, Ru Jiao Cheng Xin Zhi Zhi (Keimanan Yang Pokok) dan Ba Cheng Zhen Gui (Delapan Pengakuan Iman) dalam kehidupan.; Kitab Sishu-Wujing sebagai pedoman hidup, Kitab Sishu-Wujing sebagai sumber nilai prilaku umat Khonghucu; Arti, makna, dan prinsip utama seorang Junzi, Pengendalian diri, proses pembinaan diri dan perilaku bajik seorang Junzi; Religiusitas dalam penghormatan, Jing Zuo, berdoa, dan bersembahyang, Peribadahan personal dan umum baik di rumah/tempat ibadah, beserta makna yang terkandung di dalamnya; Sejarah suci turunnya wahyu, kiprah para nabi besar dan riwayat Nabi Kongzi beserta keteladanan-Nya, Penghargaan karya dan nilai-nilai keteladanan para Nabi, orang-orang besar, dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN); Nilai-nilai Wu Chang (Lima Kebajikan) dengan meneladani Nabi Kongzi, Kesadaran mewujudkan masyarakat Da Tong (Kebersamaan Agung) yang penuh rahmat bagi umat manusia dalam sejarah peradaban Khonghucu, Keutamaan sikap hidup yang demokratis, Zhong He dan Zhong Shu, dalam menyikapi perbedaan kehidupan beragama dan wujud menghargai hak asasi manusia.

Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 7

Keimanan, Keberagaman dan Peduli Lingkungan serta Kemampuan Beradaptasi:

Menjelaskan Keimanan Tian terhadap Tian Dao.

• Peserta didik menjelaskan tentang konsep Yin Yang di dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mempelajari tentang Jalan Suci Tian (Tian Dao), bahwa Tian berkehendak segala yang diciptakanNya baik adanya ini harus; dijaga, dirawat, dikembangkan dan disempurnakan.

• Peserta didik mengerti tentang makna Jalan Suci Tian. Peserta didik mempraktikkan tentang Jalalan Suci Tian merupakan suatu kewajiban manusia yang selaras dengan Firman Tian.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik membiasakan dan mengamalkan Jalan Suci Tian dalam kehidupan keseharinnya.

Akhlak Mulia (Perilaku Junzi), Kitab Suci, Mandiri dan Bertanggungjawab serta Kemampuan Beradaptasi: Mempelajari perilaku Junzi yang bersungguh-sungguh.

• Guru mengawali materi pelajaran dengan menjelaskan tentang pengertian belajar dan sungguh, lalu mencari ayat suci tentang belajar yang bersungguh-sungguh. Dengan bimbingan guru, peserta didik menguraikan ayat tentang belajar bersungguh-sungguh tersebut.

• Peserta didik mengerti bahwa belajar yang sungguh-sungguh akan memberi manfaat untuk keberasilannya.

• Peserta didik mengerti bahwa dengan belajar sungguh-sunguh bagian dari perilaku Junzi.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat membiasakan dan mengamalkan prilaku belajar dengan sunguh-sunguh.

Ibadah, Mandiri dan Bertanggungjawab: Mengindentifikasikan tempat atau rumah ibadah Khonghucu

• Peserta didik mencari peraturan yang mengatur tentang tempat ibadah agama di Indonesia. Peserta didik menyebutkan macam-macam tempat ibadah yang terdapat dalam peraturan tersebut. Peserta mengindetifikasi dari macam-macam tempat ibadah Agama Khonghucu.

• Peserta didik dapat membedakan mana yang termasuk tempat ibadah, mana yang termasuk rumah ibadah agama Khonghucu dan nilai yang terkandung dalam tempat ibadah tersebut.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menyebutkan dan mencirikan tempat ibadah atau rumah ibadah Khonghucu.

• Peserta didik dapat membiasakan dan mengamalkan niai-nilai yang terkandung dalam tempat atau rumah ibadah.

Sejarah Suci dan Keragaman: Mempelajari Sejarah dan Perkembangan agama Khonghucu

• Peserta didik mempelajari sejarah perkembangan agama Khonghucu di Indonesia.

• Peserta didik menyimak materi yang disampaikan guru tentang sejarah masuknya agama Khonghucu ke Indonesia dan perkembangannya.

• Peserta didik mengerti tentang keberadaan agama Khonghucu dan kontribusinya di Indonesia seiringan dengan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kontribusinya.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat membiasakan berprilaku cinta tanah air dan bangsa.

Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 8

Keimanan, Keberagaman dan Peduli Lingkungan serta Kemampuan Beradaptasi:

Mengamalkan Keimanan Tian terhadap Tian Li.

• Peserta didik mengamalkan konsep Yin Yang di dalam kehidupan sehari-hari dan mempelajari tentang pengertian Hukum Tian.

• Peserta didik mempelajari bahwa Tian memiliki hukum yang bersifat abadi, apabila dilanggar memiliki konsekuensi. Tian memerintahkan agar manusia berbuat bajik kepada sesamanya, namun bila bertentangan dengan Hukum Tian akan mendapat celaka, bahkan dosa.

F o k u s P e m b e l a j a r a n P e n d i d i k a n A g a m a K h o n g h u c u | 147

• Peserta didik memiliki kewajiaban untuk mengamalkan Hukum Tian agar senantiasa mendapat berkah.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menjelaskan tentang Tian Li.

• Peserata didik memiliki kebiasaan untuk mengamalkan Tian Li.

Aspek Kitab Suci (Sishu-Wujing) dan Sejarah Suci: Menjelaskan bagian-bagian Kitab Sishu

• Peserta didik menjelaskan bagian-bagian Kitab Sishu. Peserta didik menjelaskan tentang isi dan penyusun dari Kitab Sishu tersebut.

• Peserta didik menjelaskan sejarah singkat Kitab Sishu, dan sejarah pemusnahan kitab pada saat dinasti Qin.

• Peserta didik menyadari bahwa kitab suci sebagai pedoman hidup yang harus dibaca dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menjabarkan bagian Kitab Sishu dan sejarahnya.

• Peserta didik dapat mengamalkan isi dari Kitab Sishu.

Akhlak Mulia (Perilaku Junzi), Mandiri dan Bertanggungjawab, Prilaku Santun/Susila serta Kemampuan Beradaptasi: Mempelajari prinsip seorang Junzi.

• Peserta didik mempelajari butir-butir prinsip seorang Junzi, yaitu berubah menjadi lebih baik, menempatkan kebenaran di tempat teratas, prinsip memimpin diri sendiri.

Untuk mendukung pengalaman belajar, peserta didik juga mempelajari tentang pribadi Junzi. Peserta didik mempelajari bahwa prinsip utama seorang Junzi adalah selalu berubah menjadi lebih baik atau berkembang.

• Peserta didik menyadari bahwa selalu berubah menjadi lebih baik adalah prinsip dasar seorang Junzi.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menjelaskan butir-butir prinsip seorang Junzi.

• Peserta didik dapat membiasakan dan mengamalkan prinsip dasar seorang Junzi.

Ibadah, Mandiri dan Bertanggungjawab: Melakukan peribadahan sembahyang leluhur (personal).

• Dengan arahan guru, peserta didik mempraktikkan peribadahan sembayang kepada leluhur di altar leluhur atau meja abu leluhur saat Chu Yi dan Shi Wu dan sembahyang leluhur lainnya. Peserta didik menyadari makna pentingnya semabayang leluhur sebagai kewajiban sebagai manusia kepada Tian dan kepada pendahulunya.

• Peserta didik menyadari bersembayang kepada leluhur sebagai bagian ibadah yang wajib dilakukan.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Pesrta didik dapat membiasakan dan mengamalkan sembahyang personal.

Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 9

Keimanan, Keberagaman dan Peduli Lingkungan serta Kemampuan Beradaptasi:

Mengamalkan Keimanan Di terhadap Tian Dao.

• Peserta didik mengamalkan tentang konsep Yin Yang di dalam kehidupan dan mempelajari tentang pengertian Di terhadap Tian Dao.

• Peserta didik menyadari bahwa terpeliharanya bumi atau alam semesta merupakan

Jalan Suci Tian.

Peserta didik mengamalkan perilaku untuk menjaga dan merawat bumi atau alam semesta sebagai Jalan Suci Tian.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menjelaskan tentang Tian Dao.

• Peserata didik memiliki kebiasaan untuk mengamalkan Tian Dao.

Akhlak Mulia (Perilaku Junzi), Mandiri dan Bertanggungjawab, Perilaku Santun/Susila serta Kemampuan Beradaptasi: Menjelaskan pembinaan diri bagi seorang Junzi.

• Peserta didik mempelajari arti dan pentingnya pembinaan diri bagi seorang Junzi.

• Peserta didik menjelaskan pembinaan diri bagi seorang Junzi merupakan suatu kewajiban yang dilakukan setiap hari dan setiap saat.

• Peserta didik menyadari bahwa pembinaan diri bagi seorang Junzi berkesinambungan dalam rangka pemeriksaan diri, memperbaiki diri dan akhirnya selalu mawas diri.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menjelaskan pengertian pembinaan diri seorang Junzi.

Peserta didik dapat membiasakan dan mengamalkan prilaku membina diri.

Ibadah, Mandiri dan Bertanggungjawab: Melaksanakan peribadahan kebaktian.

• Peserta didik melakukan peribadahan kebaktian di tempat ibadah agama Khonghucu atau dilakukan secara online dengan rutin. Peserta didik merasakan nyaman dan tenang saat sedang beribadah kebaktian.

• Peserta didik menyadari bahwa berkebatian merupakan kebutuhan rohani manusia yang wajib dipenuhi. Peserta didik membiasakan diri berkebaktian tempat ibadah ataupun secara online dengan rutin.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat membiasakan melakukan ibadah kebaktian (umum).

Sejarah Suci dan Keberagaman: Menjabarkan sejarah Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).

• Pseserta didik menjelaskan sejarah terbentuknya MATAKIN sebagai wadah umat Khonghucu Indonesia.

• Peserta didik menyadari peran MATAKIN terhadap perkembangan umat Khonghucu.

Peserta didik menyadari kontribusi MATAKIN terhadap kemajuan bangsa Indonesia.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat meniru dan mengamalkan peran dan kontribusinya MATAKIN.

F o k u s P e m b e l a j a r a n P e n d i d i k a n A g a m a K h o n g h u c u | 149

Fokus Pembelajaran di SMA

Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu Tingkat 4 (Kelas 10 – 12)

Muatan Pendidikan Agama bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama serta menumbuhkan akhlak mulia (perilaku Junzi) dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti meliputi aspek-aspek sumber ajaran dari Keimanan, Kitab Suci (Sishu-Wujing), Akhlak Mulia (perilaku Junzi), Ibadah, Sejarah Suci, yang keterkaitannya dengan Cinta Tanah Air, serta Karakter Pribadi dan Sosial. Dalam Fokus Pembelajaran (fokus pembelajaran) tingkat SMA ini, siswa dipandu untuk memahami ajaran agamanya lebih mendalam, baik secara tekstual maupun kontekstual yang disajikan secara integratif melalui kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Muatan Pendidikan Agama Khonghucu meliputi ruang lingkup; konsep Yin Yang terhadap keimanan Tian-Di-Ren beserta hukumnya dan berkaitan dengan bakti, Ru Jiao Cheng Xin Zhi Zhi (Keimanan Yang Pokok) dan Ba Cheng Zhen Gui (Delapan Pengakuan Iman) dalam kehidupan.; Kitab Sishu-Wujing sebagai pedoman hidup, Kitab Sishu-Wujing sebagai sumber nilai prilaku umat Khonghucu; Arti, makna, dan prinsip utama seorang Junzi, Pengendalian diri, proses pembinaan diri dan perilaku bajik seorang Junzi; Religiusitas dalam penghormatan, Jing Zuo, berdoa, dan bersembahyang, Peribadahan personal dan umum baik di rumah/tempat ibadah, beserta makna yang terkandung di dalamnya; Sejarah suci turunnya wahyu, kiprah para nabi besar dan riwayat Nabi Kongzi beserta keteladanan-Nya, Penghargaan karya dan nilai-nilai keteladanan para Nabi, orang-orang besar, dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN); Nilai-nilai Wu Chang (Lima Kebajikan) dengan meneladani Nabi Kongzi, Kesadaran mewujudkan masyarakat Da Tong (Kebersamaan Agung) yang penuh rahmat bagi umat manusia dalam sejarah peradaban Khonghucu, Keutamaan sikap hidup yang demokratis, Zhong He dan Zhong Shu, dalam menyikapi perbedaan kehidupan beragama dan wujud menghargai hak asasi manusia., dalam menyikapi perbedaan kehidupan beragama dan wujud menghargai hak asasi manusia.

Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu Kelas 10

Keimanan, Keberagaman dan Peduli Lingkungan serta Kemampuan Beradaptasi:

Mengamalkan keimanan Di terhadap Di Dao

• Peserta didik mengamalkan konsep Yin Yang di dalam kehidupan sehari-hari, seperti senantiasa menjaga keseimbangan alam.

• Peserta didik menghayati tentang bumi (Di) memiliki Jalan Suci yang mesti dirawat dan diamalkan di dalam kehidupan keseharian.

• Peserta didik menghayati apabila Jalan Suci bumi dan alam terpelihara akan mememberikan keharmonisan kepada semua mahluk.

• Peserta didik mengamalkan prilkau untuk merawat dan menjaga alam semesta.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menjelaskan tentang Di Dao.

• Peserta didik dapat menghayati, menyadari dan mengamalkan perilaku memelihara kerharmonisan alam terhadap Jalan Suci di bumi (Di Dao).

Akhlak Mulia (Perilaku Junzi), Kasih dan Sayang, Kitab Suci, Mandiri dan Bertanggungjawab, Prilaku Santun/Susila serta Kemampuan Beradaptasi: Membiasakan perilaku Junzi yang harmonis di lingkungan masyarakat.

• Peserta didik mempelajari ajaran Khonghucu tentang Lima Hubungan Kemasyarakatan dan ayat membina diri yang terdapat di dalam Kitab Sishu bagian Daxue (Ajaran Besar).

• Peserta didik menghayati tentang perbedaan yang saling melengkapi seperti pelajaraan sebelumnya tentang prinsif Ying Yang, dalam rangka terciptanya keharmonisan di lingkungan masayarakat.

• Peserta didik menyadari pentingnya terciptanya harmonis dan mengamalkan perilaku harmonis di lingkungan masyarakat.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik memiliki kesadaran bahwa perbedaan merupakan anugrah Tian yang saling melengkapi

• Pesera didik dapat menghayati dan mengamalkan berprilaku Junzi yang harmonis di tengah masyarakat.

Ibadah, Mandiri dan Bertanggungjawab: Mempelajari Persembahyangan kepada Tian.

• Peserta didik mempelajari macam-macam persembahyangan kepada Tian yang dilakukan umat Khonghucu. Peserta didik mengartikan makna yang terkandung di dalam beribadah kepada Tian.

• Peserta didik menghayati dan mengamalkan dari nilai-nilai yang terkandung dari bersembahyang kepada Tian.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menghayati, menyadari dan mengamlkan makna nilai-nilai terkandung dalam bersembayang.

Sejarah Suci dan Kitab Suci: Mempelajari rangkaian turunnya Wahyu Tian

• Peserta didik mempelajari rangkaian turunnya Wahyu Tian dalam agama Khonghucu.

• Peserta didik mengerti bahwa Wahyu Tian diturunkan hanya kepada orang-orang terpilih seperti kepada Nabi dan Raja Suci, serta pada umumnya wahyu yang diturunkan melalui hewan-hewan suci.

• Peserta didik menyadari bahwa Wahyu Tian tersebut terdapat dalam kitab suci merupakan pedoman hidup umat Khonghucu.

Sasaran Kompetensi yang diharapkan

• Peserta didik dapat menghayati dan menyadari bahwa Wahyu Tian terdapat dalam Kitab Suci merupakan pedoman hidup.

F o k u s P e m b e l a j a r a n P e n d i d i k a n A g a m a K h o n g h u c u | 151

Dalam dokumen SD/MI - SMP/MTs - SMA/MA (Halaman 160-168)