Muatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas 7-9 bertujuan menjelaskan makna dan nilai perumusan Pancasila sebagai dasar negara RI, proklamasi kemerdekaan, kedudukan Pancasila dalam UUD NRI 1945, serta toleransi untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Muatan PPKn ini juga dimaksudkan untuk menjelaskan bentuk-bentuk identitas nasional, peran serta dalam menciptakan perdamaian dunia berdasar nilai-nilai kemanusiaan, serta persoalan-persoalan yang muncul dalam kehidupan berbangsa di Indonesia.
Fokus Pembelajaran PPKn Kelas 7 Sikap Jujur: Mengembangkan Sikap Jujur
Peserta didik menyebutkan beberapa contoh sikap jujur dan tidak jujur siswa serta mendiskusikan sebab dan akibat yang ditimbulkan dari sikap jujur dan tidak jujur siswa yang terjadi di lingkungan sekolah. Melalui pembelajaran ini, Guru mengarahkan peserta didik untuk bersikap jujur di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan ini, Guru juga menegaskan agar siswa bersikap jujur dalam keadaan apapun.
Perumusan Dasar Negara: Makna dan Nilai Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara RI
Peserta didik menggali informasi dan mengidentifikasi tokoh-tokoh penting beserta pemikirannya pada pelaksanaan sidang-sidang BPUPKI dan PPKI dalam perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara RI. Peserta didik mengidentifikasi perkembangan perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara RI dari pidato Ir. Sokearno tanggal 1 Juni 1945, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 tanggal 18 Agustus 1945. Melalui pembelajaran ini, Guru mengarahkan peserta didik untuk meneladani sikap serta semangat persatuan dan kesatuan para pemimpin bangsa dalam sejarah perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara RI.
Fungsi Pancasila bagi Bangsa Indonesia: Arti dan Makna Pancasila sebagai Dasar Negara, Pandangan Hidup, Kepribadian, dan Ideologi Bangsa Indonesia
Peserta didik menggali informasi dari berbagai sumber mengenai perbedaan arti dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, kepribadian, dan ideologi bangsa Indonesia. Peserta didik berdiskusi mengidentifikasi beberapa contoh konkrit pengamalan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, kepribadian, dan ideologi bangsa Indonesia. Melalui kegiatan ini, Guru menegaskan agar peserta didik tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.
Proklamasi: Proklamasi dan Nilai yang Terkandung di Dalamnya
Peserta didik menggali informasi dari berbagai sumber dan dokumen mengenai sejarah peristiwa sekitar Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.
Peserta didik mengidentifikasi peristiwa-peristiwa penting dan peran tokoh-tokoh kunci sebelum, pada saat dan sesudah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui pembelajaran ini, Guru mengarahkan peserta didik untuk meneladani sikap para tokoh dalam peristiwa sekitar Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan selalu belajar dari peristiwa sejarah.
Sasaran Kompetensi yang Diharapkan
• Memperlihatkan pemahaman dan kebiasaan berakhlak mulia, jujur, berinteraksi secara sopan, santun, terbuka, dan komunikatif.
F o k u s P e m b e l a j a r a n P P K n | 193
• Memperlihatkan kesadaran sejarah dan semangat membela tanah air, bangsa, dan negara.
• Memperlihatkan pemahaman dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Fokus Pembelajaran PPKn Kelas 8
Proses Perumusan dan Pengesahan UUD NRI Tahun 1945: Meneladani Sikap dalam Perumusan dan Pengesahan UUD NRI Tahun 1945
Peserta didik menggali informasi dari berbagai sumber dan dokumen mengenai sejarah perumusan dan pengesahan UUD NRI Tahun 1945 dalam sidang-sidang BPUPKI. Peserta didik mengidentifikasi beberapa sikap yang perlu diteladani dalam peristiwa perumusan dan pengesahan UUD NRI Tahun 1945. Dalam pembelajaran ini, Guru memotivasi peserta didik agar meneladani sikap para pendiri negara.
Hubungan Pancasila dan UUD 1945: Kedudukan Pancasila dalam UUD NRI 1945
Peserta didik mengidentifikasi rumusan Pancasila, nilai-nilai yang terkandung dalam setiap alinea pembukaan UUD NRI Tahun 1945, dan kedudukan Pancasia dalam UUD NRI Tahun 1945. Dengan bimbingan Guru, peserta didik berdiskusi mengenai implikasi kedudukan Pancasila dalam UUD NRI Tahun 1945 pada kehidupan bernegara. Dalam kegiatan ini, Guru mengarahkan agar peserta didik setia pada Pancasila.
Toleransi Demi Persatuan dan Kesatuan Bangsa: Mengembangkan Toleransi untuk Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Peserta didik mengidentifikasi keragaman bangsa Indonesia dilihat dari suku, ras, agama, budaya dan makna Bhinneka Tunnggal Ika. Peserta didik mendiskusikan perlunya kerjasama dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta perlunya toleransi untuk menjaga persattuan dan kesatuan. Dengan bimbingan Guru, peserta didik menunjukkan contoh sikap dan perilaku toleran dan kerjasama antar umat beragama, suku dan ras dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan ini, Guru mengarahkan agar peserta didik selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Identitas Nasional: Bentuk-bentuk Identitas Nasional
Peserta didik menggali informasi dari berbaagai sumber tentang pegertian, fungsi, dan bentuk-bentuk Identitas Nasional bangsa Indonesia. Peserta didik mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan ancaman terhadap Identitas Nasional, serta sikap yang perlu dikembangkan dalam mendukung dan mencegah ancaman terhadap Identitas Nasional bangsa Indonesia. Dalam pembelajaran ini, Guru mengarahkan agar peserta didik bangga terhadap bangsa dan negara Indonesia.
Sasaran Kompetensi yang Diharapkan
• Memperlihatkan kesadaran sejarah dan semangat membela tanah air, bangsa, dan negara.
• Memperlihatkan pemahaman dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
• Memperlihatkan semangat membela tanah air, bangsa, dan negara, serta berinteraksi secara sopan, santun, terbuka dan komunikatif dalam masyarakat yang beragam sesuai nilai-nilai Pancasila.
Fokus Pembelajaran PPKn Kelas 9
Sikap sebagai Warga Negara: Mengembangkan Sikap Patuh, Mandiri, Tanggung Jawab, dan Peduli Lingkungan Alam Dan Sosial
Peserta didik mengidentifikasi sikap yang perlu dikembangkan sebagai warga negara Indonesia dan menyebutkan contoh sikap patuh terhadap tata tertib dan peraturan, mandiri dan tanggung jawab, serta peduli terhadap lingkungan alam dan lingkungan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mendiskusikan perlunya mengembangkan sikap patuh terhadap tata tertib dan peraturan, mandiri dan tanggung jawab, serta peduli terhadap lingkungan alam dan lingkungan sosial. Melalui kegiatan ini, Guru mengarahkan peserta didik agar selalu patuh pada hukum, mandiri, tanggung jawab, dan peduli lingkungan alam dan sosial.
Perdamaian Dunia: Menciptakan Perdamaian Dunia berdasar Nilai-nilai Kemanusiaan Peserta didik menggali informasi dari berbagai sumber tentang peran Indonesia dalam upaya menciptakan perdamaian dunia. Peserta didik mendiskusikan nilai-nilai kemanusiaan yang dapat dijadikan dasar dalam menciptakan perdamaian dunia perdamaian dunia berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan serta dampak yang ditimbulkan jika tidak ada perdamaian dunia. Dalam kegiatan ini, Guru mengarahkan peserta didik untuk memegang teguh nilai-nilai kemanusiaan.
Analisis Sosial: Analisis sosisl persoalan kehidupan berbangsa di Indonesia
Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber media sosial tentang berbagai persoalan yang aktual dan menarik dalam kehidupan berbangsa di Indonesia. Peserta didik memilih satu atau beberapa persoalan yang aktual dan menarik untuk didiskusikan serta menganalisis sebab-sebab dan akibat yang ditimbulkan dari persoalan aktual yang dipilih menjadi topik diskusi. Dengan bimbingan guru, peserta didik menuliskan laporan hasil diskusi mengenai persoalan aktual dalam kehidupan berbangsa di Indonesia yang dipilih. Dalam pembelajaran ini, guru mengarahkannagar peserta didik selalu bersikap kritis tapi sopan.
Sasaran Kompetensi yang Diharapkan
• Memperlihatkan kesadaran terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara, kebiasaan untuk mematuhi tata tertib, aturan dan norma sosial, sikap mandiri, kreatif dan inovatif, serta peduli terhadap lingkungan alam dan sosial.
• Memperlihatkan pemahaman dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai pancasila, mematuhi tata tertib, peraturan, dan norma sosial.
• Memperlihatkan kebiasaan dan pemahaman berinteraksi secara sopan, santun, terbuka, dan komunikatif dalam keberagaman masyarakat, serta kegemaran membaca dan menulis dengan menggunakan bahasa Indonesia.
F o k u s P e m b e l a j a r a n P P K n | 195
Fokus Pembelajaran di SMA/MA
Muatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas 10-12 bertujuan untuk mengkaji Pancasila sebagai pandangan hidup, dasar dan ideologi negara dalam percaturan berbagai ideologi di dunia, dinamika pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945 dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, dan strategi mengatasi ancaman terhadap keutuhan NKRI, serta Pelanggaran dan penegakan HAM. Muatan PPKn ini juga dimaksudkan untuk mengkaji ciri-ciri Kepemimpinan Pancasila, ciri-ciri warga negara yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila serta harmonisasi hak dan kewajiban warga negara dalam masyarakat global dan mutikultural.
Fokus Pembelajaran PPKn Kelas 10
Sikap Jujur dan Anti Korupsi: Mengembangkan Sikap Jujur dan Anti Korupsi
Peserta didik menggali informasi dari berbagai sumber media massa mengenai kasus korupsi yang sudah memperoleh keputusan hukum dari pengadilan dan memilih beberapa kasus untuk dijadikan topik diskusi. Peserta didik mendiskusikan kasus korupsi yang dipilih, meliputi: mengapa terjadi korupsi dikaitkan dengan sikap jujur, apa dampak yang ditimbulkan dari korupsi, langkah-langkah yang perlu diambil untuk menghindari korupsi. Melalui pembelajaran ini, Guru mengarahkan peserta didik untuk selalu bersikap jujur dan anti korupsi.
Nilai-nilai Pancasila: Nilai Fundamental, Instrumental, dan Praksis Pancasila
Peserta didik menggali informasi dari berbagai bahan pustaka dan mendiskusikan tentang arti, sifat, dan bentuk dari nilai-nilai fundamental, instrumental, dan praksis dari sila-sila Pancasila-sila disertai dengan contoh nyata. Melalui pembelajaran ini, Guru mengarahkan peserta didik untuk meyakini keunggulan dan keluwesan Pancasila sebagai ideologi terbuka.
Pancasila dan Percaturan Ideologi Dunia: Pancasila sebagai Pandangan Hidup, Dasar, dan Ideologi Negara dalam Percaturan Berbagai Ideologi di Dunia
Peserta didik menggali informasi dari berbagai bahan pustaka mengenai fungsi utama Pancasila dan berbagai ideologi yang ada di dunia, seperti Marxisme, Sosialisme, Liberalisme, dan Kapitaisme. Peserta didik berdiskusi membandingkan antara Pancasila dengan berbagai ideologi lainnya dan menjelaskan keunggulan Pancasila 195isbanding beberapa ideologi lainnya di dunia. Dengan bimbingan Guru, peserta didik mengidentifikasi beberapa ancaman dari beberapa ideologi dunia terhadap eksistensi Pancasila dan menentukan sikap yang tepat untuk menghadapinya.
Persatuan dan Kesatuan: Sikap Persatuan dan Kesatuan, serta Rela Berkorban
Peserta didik melakukan pengamatan di masyarakat sekitar untuk menemukan contoh sikap persatuan dan kesatuan serta rela berorban untuk tanah air, bangsa, dan negara.
Peserta didik mempresentasikan hasil pengamatan di depan kelas secara bergiliran.
Melalui pembelajaran ini, Guru mengarahkan peserta didik agar menjaga persatuan dan kesatuan serta sikap rela berkorban untuk menjaga keutuhan tanah air, bangsa, dan negara Indonesia.
Konstitusi di Indonesia: Dinamika Konstitusi yang Pernah Berlaku di Indonesia
Peserta didik menggali informasi tentang berbagai konstitusi yang pernah berlaku di Indonesia sejak kemerdekaan sampai sekarang. Peserta didik mendiskusikan kurun waktu berlakunya masing-masing konstitusi, latar belakang pemberlakuannya, dan ciri atau sifat dari masing-masing konstitusi. Dalam kegiatan ini, Guru mengarahkan agar peserta
didik meyakini bahwa UUD NRI Tahun 1945 adalah konstitusi yang sesuai dengan kepribadian dan budaya bangsa Indonesia.
Pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945: Dinamika Pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945 dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia
Peserta didik menggali informasi dari berbagai bahan pustaka dan mendiskusikan mengenai dinamika pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945 dalam sistem ketatanegaraan Indonesia sejak kemerdekaan sampai sekarang, dilihat dari sistem parlemen, sistem kabinet atau pemerintahan, dan tata hubungan antar lembaga-lembaga negara. Melalui kegiatan ini, Guru mengarahkan perlunya melaksanakan UUD NRI Taun 1945 secara murni dan konsekuen.
Sasaran Kompetensi yang Diharapkan
• Memperlihatkan pemahaman, penghayatan, dan kesadaran berahlak mulia, jujur, patuh terhadap hukum dan norma sosial secara kritis dan konstruktif.
• Memperlihatkan keyakinan dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.
• Memperlihatkan keyakinan dan mendorong perilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan semangat berkorban untuk tanahair, bangsa, dan negara.
• Memperlihatkan kesadaran, semangat berkorban, menjalankan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang demookratis dan bertanggung jawab.
• Memperlihatkan sikap patuh dan sadar terhadap hukum dan norma sosial secara kritis dan konstruktif.
• Memperlihatkan kesadaran sejarah, sikap patuh dan kesadaran terhadap hukum dan norma sosial secara kritis dan konstruktif.
Fokus Pembelajaran PPKn Kelas 11
Integrasi Nasional: Strategi Mengatasi Ancaman terhadap Keutuhan NKRI
Peserta didik menggali informasi dari berbagai sumber dan berdiskusi mengenai bentuk-bentuk ancaman terhadap keutuhan wilayah NKRI (integrasi nasional) disertai dengan contoh, serta menganalisis berbagai pendekatan dalam mengatasinya. Melalui bimbingan Guru, peserta didik melakukan praktik kewarganegaraaan sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan bangsa dan wilayah Indonesia.
Hak Asasi Manusia: Pelanggaran dan Penegakan HAM
Peserta didik menggali informasi dari berbagai sumber mengenai pengertian HAM, konsep HAM internasional, macam-macam HAM, dan pengaturan HAM dalam peraturan perundang-undangan nasional. Peserta didik mencari informasi dari berbagai media massa untuk menemukan beberapa kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia dan penangannya serta memberi tenggapan terhadap kasus HAM dan penanganannya. Dalam kegiatan ini, Guru mengarahkan tentang pentingnya menghormati HAM dalam kehidupan sehari-hari.
Sistem Peradilan: Sistem Peradilan dan Penegakan Hukum di Indonesia
Peserta didik menggali informasi secara berkelompok melalui wawancara kepada petugas penegak hukum, yaitu: Polisi, Jaksa, Pengacara/Advokat, dan Hakim mengenai tugas dan wewenang masing-masing penegak hukum. Setelah melaporkan hasil wawancara, pesserta didik menggali informasi dari berbagai bahan pustaka dan mendsikusikan tentang jenis dan tingkatan sistem peradilan di Indonesia. Dalam pembelajaran ini, Guru