• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi masalah dan penemuan makna 1. Pre-session

a) Tujuan

- Subjek dapat menyiapkan diri dan membuka diri untuk menceritakan permasalahannya.

- Terapis mengingatkan kembali tujuan dari terapi yang diharapkan oleh subjek.

b) Metode : dialog c) Waktu : 10 menit 2. Identifikasi masalah

Subjek dibimbing untuk menggali permasalahan utama yang dihadapinya dan bagaimana sikap yang harus ditunjukkannya untuk

59

mengatasi permasalahan tersebut. Subjek akan menyadari dan menemukan makna hidupnya. Subjek dapat menyadarkan diri sendiri bahwa ia pasti memiliki kelebihan dalam melanjutkan kehidupannya terlepas dari kekurangan yang dimilikinya.

a) Tujuan

- Terapis memahami permasalahan dan perasaan yang dialami oleh subjek.

- Terapis mengetahui penyebab awal munculnya permasalahan. - Subjek dapat mengekspresikan bagaimana pikiran dan

perasaannya pada terapis.

- Subjek dapat menyadari kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

- Subjek dapat mengetahui penyebab dari masalahnya dan apa dampak dari masalah tersebut pada kehidupan sehari-hari. b) Metode : dialog

c) Waktu : 50 menit

d)

Prosedur

-

Terapis mendefinisikan masalah yang dihadapi oleh subjek berdasarkan cerita yang disampaikan subjek.

-

Terapis memberikan tugas yaitu subjek diminta untuk menuliskan kelebihan dan kekurangannya.

-

Subjek diminta untuk menceritakan kegiatan-kegiatan apa saja yang dilakukan oleh subjek untuk menggali potensinya.

-

Terapis menanyakan bagaimana pikiran serta perasaan subjek setelah menilai dirinya.

-

Terapis mendiskusikan dengan subjek akan pentingnya makna hidup dan setiap proses hidup untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

-

Terapis menjelaskan dampak apa yang akan terjadi jika subjek tidak memiliki kemauan untuk mengubah tindakan atau sikapnya terhadap diri sendiri.

-

Terapis memberikan motivasi pada subjek dengan memberikan gambaran dari cerita-cerita inspiratif yang bisa dijadikan contoh.

3. Teknik penemuan makna a) Tujuan

- Agar subjek dapat memaknai setiap aktivitas yang dilakukannya meskipun aktivitas sangatlah sederhana.

- Subjek dapat memahami bahwa proses dalam hidup perlu dimaknai secara positif agar ia tidak merasakan emosi negatif.

60

- Subjek perlu menyadari bahwa dirinya tidak pernah menghargai dirinya sendiri dan selalu membandingkn dirinya dengan orang lain.

- Subjek memahami konsekuensi dari perbuatannya yang selalu menghindari situasi-situasi sosial.

b) Metode : diskusi c) Waktu : 20 menit

d)

Prosedur

- Terapis menjelaskan pentingnya memaknai setiap proses yang dijalani oleh subjek. Terapis juga menjelaskan perlunya subjek menghargai setiap kelebihan dan kekurangannya karena semua itu adalah bagian dari kehidupan subjek.

- Terapis memberikan pemahaman akan tanggung jawab subjek terhadap hidupnya sendiri dan apa yang akan terjadi apabila subjek mengabaikan tanggung jawab tersebut.

- Terapis memberikan motivasi kepada subjek untuk menemukan kembali alasannya ingin melanjutkan hidup.

- Subjek dapat memberikan feedback dari apa yang telah disampaikan oleh terapis berdasarkan pandangannya.

4. Penutupan sesi kedua a) Waktu : 10 menit

b)

Prosedur

- Terapis menyimpulkan hasil dari sesi kedua.

- Terapis meminta pendapat subjek terkait proses terapi yang telah dilakukan.

- Terapis menanyakan harapan subjek dalam sesi terapi berikutnya.

- Mengakhiri sesi ini dengan memberikan dukungan pada subjek agar tidak berkecil hati dengan apa yang dirasakannya terhadap diri sendiri dan tetap semangat dalam menjalani hari-harinya. Sesi 3 Teknik Bibliotherapy

Terapis menunjukkan video motivasi tentang semangat hidup seseorang yang dapat bangkit dari keterpurukannya untuk memberikan kesadaran bahwa hidup di dunia tetap harus dijalani meskipun ia memiliki keterbatasan dalam menjalaninya. Video motivasi ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat bagi Subjek dalam melanjutkan hidupnya.

Video ini bercerita tentang anak muda yang baru lulus, namun ia merasa tidak memiliki kemampuan dibandingkan yang lain. Ia selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Hal ini membuatnya kehilangan arah dan terpuruk. Subjek diminta untuk menonton film pendek berdurasi ±15 menit tersebut dan menjelaskan makna dibalik ceritanya.

61 1. Pre-session

a) Tujuan

- Subjek dapat memahami maksud pemberian video. b) Alat dan bahan yang dibutuhkan : Alat tulis dan laptop c) Metode : diskusi

d) Waktu : 15 menit e) Prosedur

- Terapis menjelaskan kembali alur dari proses terapi yang akan dilakukan.

- Menjelaskan tujuan dari pemberian teknik ini kepada subjek, agar subjek dapat memahami proses terapi yang dijalaninya. - Menayangkan video berdurasi ±15 menit.

- Terapis mencatat perubahan emosi dan tindakan subjek saat menonton video.

-

Setelah subjek selesai menonton video, terapis memberikan sedikit penjelasan dan gambaran tentang video yang diberikan. 2. Teknik biblioterapi I

a) Tujuan

- Subjek dapat menonton video dan memahami alur ceritanya dari awal hingga akhir.

- Subjek dapat mengenal tokoh utama, tokoh pendukung, dan tokoh-tokoh lain yang mengisi cerita.

- Subjek dapat mengenali setting dari video tersebut. b) Metode : diskusi tahap recognition

c) Waktu : 10 menit

d)

Prosedur

-

Terapis meminta subjek untuk menceritakan kembali isi cerita. Siapakah tokoh yang menjadi pusat utama dalam cerita? Bagaimana alur ceritanya?

-

Subjek diminta menjelaskan apa perasaan dan pikiran yang dirasakan oleh tokoh dan mengapa tokoh bisa mengalami permasalahan tersebut.

3. Teknik biblioterapi II a) Tujuan

- Subjek dapat memahami isi dari cerita yang ditayangkan dalam video.

- Subjek memahami reaksi, emosi, dan perilaku yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh dalam cerita.

- Subjek memahami sebab dan akibat dari cerita video. b) Metode : diskusi tahap examination

62

d)

Prosedur

-

Terapis bertanya pada subjek pesan-pesan moral apa yang didapatkan dari cerita tersebut. Mengapa cerita itu penting untuk ditonton oleh subjek? Bagaimana pengaruh cerita tersebut pada pikiran dan perasaan subjek setelah menontonnya?

- Terapis menanyakan pendapat subjek terkait konflik/masalah yang terjadi, mengapa hal tersebut dapat dialami oleh tokoh. Serta bagaimana tokoh menyikapi konflik dengan dirinya ataupun dengan orang lain?

- Subjek diminta untuk menjelaskan bagaimana reaksi, pikiran, dan perasaan tokoh dapat mempengaruhi perkembangan permasalahannya? Bagaimana reaksi orang-orang disekitar tokoh dan apa yang dilakukan mereka?

4. Teknik biblioterapi III a) Tujuan

- Subjek dapat membandingkan dirinya dengan tokoh utama yang ada dalam cerita.

-

Subjek mendapatkan pemahaman bahwa ada orang lain yang memiliki permasalahan sama dengannya.

b) Metode : diskusi tahap juxtaposition c) Waktu : 20 menit

d)

Prosedur

- Subjek membandingkan persamaan dan perbedaan dari cerita yang dialami tokoh dengan permasalahan yang sedang dihadapi oleh subjek.

- Terapis memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar kesamaan peristiwa, emosi, atau pikiran subjek dengan tokoh yang ada dalam cerita.

- Terapis menanyakan bagaimana jika subjek berada dalam posisi seperti yang dialami oleh tokoh. Apa yang akan dilakukannya dan apa yang seharusnya dilakukan subjek untuk mengatasi masalahnya?

- Terapis dapat menunjukkan gap antara apa yang telah dilakukan oleh subjek selama ini dengan apa yang seharusnya subjek lakukan berdasarkan pendapat subjek.

- Terapis memastikan bahwa subjek telah mendapatkan insight dari diskusi dan telah menyadari permasalahannya lebih mendalam.

63 5. Teknik biblioterapi IV

a) Tujuan

- Subjek dapat menemukan solusi dari tayangan video yang telah ditonton.

- Subjek dapat mempraktekkan solusi tersebut dalam kehidupan sehari-hari subjek.

b) Metode : diskusi tahap application to self c) Waktu : 20 menit

d)

Prosedur

- Subjek menyebutkan nilai-nilai dan pesan-pesan yang didapatkannya dari cerita tokoh yang dapat diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari

- Melalui diskusi dengan terapis subjek menjelaskan bagaimana pikiran dan perasaannya setelah menonton video tersebut dan harapan apa yang dimilikinya.

- Subjek menentukan apa yang seharusnya ia lakukan untuk mengatasi masalahnya.

- Subjek menentukan apa yang terpenting dalam hidupnya dalam pemenuhan makna hidup subjek dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi penilaian subjek terhadap dirinya sendiri. - Terapis membebaskan subjek dalam menentukan sendiri apa

yang terpenting dalam hidup subjek. 6. Penutupan sesi ketiga

a) Waktu : 5 menit

b)

Prosedur

- Terapis menyimpulkan hasil dari sesi ketiga.

- Terapis meminta pendapat subjek terkait proses terapi yang telah dilakukan.

- Terapis mendorong subjek untuk berkomitmen dalam melaksanakan solusi yang telah didapatkannya.

- Mengakhiri sesi ini dengan memberikan dukungan pada subjek bahwa ia tidak pernah sendiri karena banyak orang lain yang juga mengalami hal yang sama dengannya.