Sasaran Strategis 8:
8.1 Indikator Sasaran “ Tingkat Pemanfaatan SOP yang sesuai Dengan Mekanisme Kerja ( Business Process) ”
Capaian Indikator Sasaran “Tingkat Pemanfaatan Standar Prosedur Operasional (SOP) yang sesuai dengan Mekanisme Kerja (
Business
Process
)” didapat dari perbandingan persentase realisasi SOP yang dimanfaatkan dalam mekanisme kerja dengan presentase SOP yang ditargetkan dimanfaatkan. Rincian formula pengukuran sebagai berikut:Capaian tingkat pemanfaatan =
Persentase Realisasi SOP yang dimanfaatkan dalam mekanisme kerja
Persentase SOP yang ditargetkan akan dimanfaatkan
x 100%
Persentase Realisasi Tingkat Pemanfaatan
=
Jumlah SOP yang dimanfaatkan dalam mekanisme kerja
Jumlah seluruh SOP
x 100%
Persentasentase Target Tingkat
Pemanfaatan
= Jumlah SOP yang ditargetkan akan dimanfaatkan Jumlah Seluruh SOP
x 100%
Pada tahun 2015 telah terdapat 60 (enam puluh) SOP yang telah dimanfaatkan atau terealisasi sebesar 30% (tiga puluh) dari 200 (dua ratus) prosedur kerja yang ada. Dari realisasi tersebut didapatkan bahwa indikator ini memiliki capaian sebesar 100% dari 30% (tiga puluh) prosedur kerja yang ditargetkan.
Penetapan jumlah prosedur kerja yang dimanfaatkan sesuai dengan mekanisme kerja berdasarkan perkembangan mekanisme kerja DPD RI melalui tata tertib DPD RI yang berdampak pada mekanisme dukungan yang diberikan Sekretariat Jenderal DPD RI kepada DPD RI.
Prosedur kerja yang dimanfaatkan sesuai dengan mekanisme kerja pada tahun 2015 sebanyak 60 (enam puluh) SOP, yaitu:
Biro Persidangan II
1. SOP Penyiapan Bahan Rapat Pengajuan RUU
2. SOP Penyiapan Bahan Rapat Pembahasan dan Pertimbangan Usulan RUU dari DPR/Pemerintah
3. SOP Penyiapan Bahan Rapat Kerja dengan Pemerintah Pusat/ Daerah/DPR/DPRD dan Rapat Dengar Pendapat
4. SOP Penyiapan Bahan Kunjungan Kerja dan Studi Banding 5. SOP Penyiapan Bahan Rapat Penyusunan Agenda Kerja Tahunan 6. SOP Penyiapan Honorarium Rapat
7. SOP Persiapan Kunjungan Kerja dan Studi Banding
8. SOP Penyiapan Laporan Kunjungan Kerja dan Studi Banding
Bagian Sekretariat Komite II
9. SOP Pembuatan dan Distribusi Undangan Rapat Komite II 10. SOP Penyediaan Akomodasi Rapat Komite II
11. SOP Administrasi Kehadiran Rapat Komite II 12. SOP Pembuatan Notulen Rapat Komite II
13. SOP Penyiapan Inventarisasi Masalah Menjelang Akhir Masa Tugas Komite II
14. SOP Administrasi Surat Masuk untuk Komite II 15. SOP Administrasi Surat Keluar untuk Komite II
16. SOP Tata Usaha / Administrasi Pembentukan Komite II
17. SOP Tata Usaha / Administrasi Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Komite II
18. SOP Tata Usaha / Administrasi Penggantian Anggota Komite II 19. SOP Administrasi Penggantian Pimpinan Komite II
20. SOP Administrasi Pembentukan Tim Kerja Komite II
Bagian Sekretariat Komite IV
21. SOP Penyiapan Bahan Pertimbangan Hasil Pemeriksaan Keuangan Negara dan Pemilihan Pimpinan BPK
22. SOP Pembuatan dan Distribusi Undangan Rapat Komite IV 23. SOP Penyediaan Akomodasi Rapat Komite IV
24. SOP Administrasi Kehadiran Rapat Komite IV 25. SOP Pembuatan Notulen Rapat Komite IV
26. SOP Penyiapan Inventarisasi Masalah Menjelang Akhir Masa Tugas Komite IV
27. SOP Administrasi Surat Masuk untuk Komite IV 28. SOP Administrasi Surat Keluar untuk Komite IV
29. SOP Tata Usaha / Administrasi Pembentukan Komite IV
30. SOP Tata Usaha / Administrasi Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Komite IV
31. SOP Tata Usaha /Administrasi Penggantian Anggota Komite IV 32. SOP Administrasi Penggantian Pimpinan Komite IV
33. SOP Administrasi Pembentukan Tim Kerja Komite IV
Bagian Sekretariat Panitia Musyawarah (PANMUS)
34. SOP Penyiapan Bahan Rapat Penyusunan Agenda Sidang DPD
35. SOP Penyiapan Bahan Rapat Penyusunan Agenda Kerja Tahunan Panitia Musyawarah DPD
36. SOP Pembuatan dan Distribusi Undangan Rapat Panitia Musyawarah DPD
37. SOP Penyediaan Akomodasi Rapat Panitia Musyawarah DPD 38. SOP Administrasi Kehadiran Rapat Panitia Musyawarah DPD 39. SOP Pembuatan Notulen Rapat Panitia Musyawarah DPD
40. SOP Penyiapan Inventarisasi Masalah Menjelang Akhir Masa Tugas Panitia Musyawarah DPD
41. SOP Administrasi surat masuk untuk Panitia Musyawarah DPD 42. SOP Administrasi Surat Keluar untuk Panitia Musyawarah DPD
43. SOP Tata Usaha / Administrasi Pembentukan Panitia Musyawarah DPD 44. SOP Tata Usaha / Administrasi Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Panitia
45. SOP Tata Usaha /Administrasi Penggantian Anggota Panitia Musyawarah DPD
46. SOP Administrasi Penggantian Pimpinan Panitia Musyawarah DPD 47. SOP Administrasi Pembentukan Tim Kerja Panitia Musyawarah DPD
Bagian Sekretariat Badan Kehormatan (BK)
48. SOP Penyiapan Bahan Rapat Badan Kehormatan
49. SOP Penyiapan Bahan Rapat Penyusunan Agenda Kerja Tahunan Badan Kehormatan
50. SOP Pembuatan dan Distribusi Undangan Rapat Badan Kehormatan 51. SOP Administrasi Kehadiran Rapat Badan Kehormatan
52. SOP Pembuatan Notulen Rapat Badan Kehormatan
53. SOP Penyiapan inventarisasi masalah menjelang akhir masa tugas Badan Kehormatan
54. SOP Administrasi Surat Masuk untuk Badan Kehormatan 55. SOP Administrasi Surat Keluar untuk Badan Kehormatan
56. SOP Tata Usaha /Administrasi Pembentukan Badan Kehormatan
57. SOP Tata Usaha / Administrasi Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Badan Kehormatan
58. SOP Tata Usaha /Administrasi Penggantian Anggota Badan Kehormatan 59. SOP Administrasi Penggantian Pimpinan Badan Kehormatan
60. SOP Administrasi Pembentukan Tim Kerja Badan Kehormatan
Indikator prosedur kerja yang dimanfaatkan sesuai dengan mekanisme kerja, baru ditetapkan pada tahun 2015 sebagai tindak lanjut pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI, sehingga capaiannya tidak dapat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Realisasi indikator prosedur kerja yang dimanfaatkan sesuai dengan mekanisme kerja telah sesuai dengan target jangka menengah yang ditetapkan dalam Rencana Strategis Sekretariat Jenderal DPD RI Tahun 2015-2019 yaitu sebesar 30%. Sasaran strategis ini merupakan salah satu sasaran yang tidak selesai dalam 1 (satu) tahun (
multiyear
), sehinggatarget dari indikator sasaran ini ditetapkan meningkat dari tahun sebelumnya dan ditargetkan pada tahun 2019 terdapat 200 (dua ratus) prosedur kerja yang dimanfaatkan sesuai dengan mekanisme kerja atau sebesar 100%.
Sumber daya yang digunakan dalam mencapai target indikator ini adalah anggaran dan pegawai yang melaksanakan kinerja ini. Anggaran yang dikeluarkan yaitu sebesar Rp221.300.283,00 (dua ratus dua puluh satu juta tiga ratus ribu dua ratus delapan puluh tiga rupiah) atau sekitar 86% dari target anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp258.000.000,00 (dua ratus lima puluh delapan juta rupiah). Pegawai yang melaksanakan kinerja ini adalah pegawai Sekretariat Jenderal DPD RI yang terkait dengan organisasi dan tata laksana Sekretariat Jenderal DPD RI.
Apabila dibandingkan antara capaian anggaran (86%) dengan capaian kinerja (100%) maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi efisiensi anggaran dalam pembakuan prosedur kerja sesuai kebutuhan lembaga di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI.
Program yang dilakukan untuk mencapai prosedur kerja yang dimanfaatkan sesuai dengan mekanisme kerja adalah program “Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Lainnya” melalui kegiatan penyusunan Standar Operasional Prosedur, penyusunan tata naskah, dan penyusunan sistem kerja tenaga fungsional.
Sasaran “Meningkatnya Layanan Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan yang Tertib dan Akuntabel” merupakan sasaran untuk mencapai tujuan terwujudnya peningkatan dukungan administrasi keuangan. Capaian sasaran ini dapat diukur dengan menggunakan indikator (1) tingkat kepuasan Anggota dan Pegawai terhadap layanan perencanaan dan pengelolaan keuagan Sekretariat Jenderal DPD RI; (2) Penilaian tertinggi atas capaian standar akuntansi dan pelaporan keuangan DPD RI oleh Kementerian Keuangan; dan (3) Capaian tertinggi opini BPK atas laporan keuangan DPD RI.
Capaian indikator kinerja sasaran strategis “Meningkatnya Layanan Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan yang Tertib dan Akuntabel” dengan membandingkan antara target dan realisasi kinerja, terdapat pada tabel 3.14 berikut: