METODE PENELITIAN
E. Instrumen Penelitian
Di bawah ini peneliti menampilkan instrumen penelitian yang digunakan untuk wawancara dan observasi mendalam bagi ketiga subyek yaitu istri, suami, dan pihak ketiga (orangtua/ teman/ tetangga).
Tabel 1. Pertanyaan-pertanyaan untuk wawancara mendalam
No. Pertanyaan Panduan untuk Istri
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.
Apakah anda pernah mengalami kesulitan ketika hamil dan melahirkan? Bagaimana perasaan anda setelah menikah? Hal apa yang mempengaruhi anda sehingga anda memiliki perasaan itu?
Setelah menikah anda tinggal dengan keluarga baru yang berbeda dari keluarga anda, apakah anda mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan keluarga baru anda? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat anda mengalami hal itu?
Setelah menikah anda dihadapkan pada status baru yaitu sebagai istri dan ibu rumah tangga, anda juga dihadapkan pada tugas untuk mengurus keluarga, apakah anda mengalami kesulitan dalam menjalani tugas itu? Jika ya/ tidak, apa yang membuat anda mengalami hal tersebut?
Setelah menikah kehidupan anda tentu tidak bebas seperti dulu, apakah terkadang masih terlintas dipikiran anda untuk bisa berkumpul dengan teman sebaya? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat anda berpikir seperti itu?
Setelah memiliki anak, apakah anda mengalami kesulitan dalam mengurus anak? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat anda merasa seperti itu?
Ketika anda mengarungi bahtera rumah tangga tentu ada masalah dalam perjalannya, bagaimana cara anda mengatasi masalah yang terjadi dalam rumah tangga anda? Hal apa yang membuat anda bisa seperti itu?
8.
9.
10.
11.
Ketika anda mengalami emosi dengan masalah rumah tangga, pernahkah anda melakukan kekerasan fisik pada pasangan anda/ benda?
Ketika anda merasa marah dengan pasangan anda atau masalah rumah tangga anda, apakah anda langsung meluapkan kemarahan anda atau anda menahannya? Mengapa anda melakukan hal itu?
Hal baik atau kurang baik apa yang anda rasakan setelah anda menikah di usia muda dan mengarungi rumah tangga selama ini?
Setelah menikah secara ekonomi anda sudah ditanggung oleh suami, apakah anda mengalami kesulitan dalam hal ekonomi? Jika ya/ tidak bagaimana cara anda mengatasi masalah itu?
No. Pertanyaan Panduan untuk Suami
1.
2.
3.
Bagaimana perasaan anda setelah menikah? Hal apa yang mempengaruhi anda sehingga anda memiliki perasaan itu?
Setelah menikah anda tinggal dengan keluarga baru yang berbeda dari keluarga anda, apakah anda mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan keluarga baru anda? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat anda mengalami hal itu?
Setelah menikah anda dihadapkan pada status baru yaitu sebagai suami dan kepala keluarga, anda juga dihadapkan pada tugas untuk bertanggungjawab terhadap keluarga, apakah anda mengalami kesulitan dalam menjalani tugas itu? Jika ya/ tidak, apa yang membuat anda mengalami hal tersebut?
4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.
Setelah menikah kehidupan anda tentu tidak bebas seperti dulu, apakah terkadang masih terlintas dipikiran anda untuk bisa berkumpul dengan teman sebaya? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat anda berpikir seperti itu?
Setelah memiliki anak, apakah anda mengalami kesulitan dalam mengurus anak? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat anda merasa seperti itu?
Ketika anda mengarungi bahtera rumah tangga tentu ada masalah dalam perjalannya, bagaimana cara anda mengatasi masalah yang terjadi dalam rumah tangga anda? Hal apa yang membuat anda bisa seperti itu?
Ketika anda mengalami emosi dengan masalah rumah tangga, pernahkah anda melakukan kekerasan fisik pada pasangan anda/ benda?
Ketika anda merasa marah dengan pasangan anda atau masalah rumah tangga anda, apakah anda langsung meluapkan kemarahan anda atau anda menahannya? Mengapa anda melakukan hal itu?
Hal baik atau kurang baik apa yang anda rasakan setelah anda menikah di usia muda dan mengarungi rumah tangga selama ini?
Setelah menikah secara ekonomi anda bertanggungjawab penuh khususnya pada istri dan keluarga kecil anda, apakah anda mengalami kesulitan dalam hal ekonomi? Jika ya/ tidak bagaimana cara anda mengatasi masalah itu?
No. Pertanyaan Panduan untuk Pihak Ketiga (orangtua/ teman/ tetangga) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.
Setelah mereka menikah, mereka tinggal dengan keluarga baru yang berbeda dari keluarga asalnya, apakah mereka mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan keluarga barunya? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat mereka mengalami hal itu?
Setelah menikah mereka dihadapkan pada status baru yaitu sebagai ibu rumah tangga dan kepala keluarga, mereka juga dihadapkan pada tugas untuk bertanggungjawab terhadap keluarga, apakah mereka mengalami kesulitan dalam menjalani tugas itu? Jika ya/ tidak, apa yang membuat mereka mengalami hal tersebut?
Setelah menikah kehidupan mereka tentu tidak bebas seperti dulu, apakah terkadang masih terlintas dipikiran mereka untuk bisa berkumpul dengan teman sebaya? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat mereka berpikir seperti itu?
Setelah memiliki anak, apakah mereka mengalami kesulitan dalam mengurus anak? Jika ya/ tidak, hal apa yang membuat mereka merasa seperti itu?
Ketika mereka mengarungi bahtera rumah tangga tentu ada masalah dalam perjalannya, bagaimana cara mereka mengatasi masalah yang terjadi dalam rumah tangga mereka? Hal apa yang membuat mereka bisa seperti itu? Ketika mereka mengalami emosi dengan masalah rumah tangga, pernahkah mereka melakukan kekerasan fisik pada pasangan mereka/ benda?
8.
9.
tangga mereka, apakah mereka langsung meluapkan kemarahan mereka atau mereka menahannya? Mengapa mereka melakukan hal itu?
Apakah ada hal baik atau kurang baik yang mereka alami setelah mereka menikah di usia muda dan mengarungi rumah tangga selama ini?
Setelah menikah secara ekonomi mereka bertanggungjawab penuh pada keluarga barunya dan lepas dari tanggungjawab orangtua, apakah mereka mengalami kesulitan dalam hal ekonomi? Jika ya/ tidak bagaimana cara mereka mengatasi masalah itu?
No. Panduan Observasi untuk Istri Kriteria Jawaban Ya Tidak 1. 2. 3. 4. 5.
Istri menunjukkan ekspresi trauma ketika menceritakan pengalaman hamil dan melahirkan? Istri menunjukkan ekspresi wajah yang bahagia saat menyatakan perasaannya setelah menikah?
Istri dapat beradaptasi dengan baik dikeluarga barunya (dengan mertua, kakak dan adik ipar, saudara dari pihak suami, tetangga)?
Istri dapat menjalani tugas sebagai ibu rumah tangga (mengurus rumah, mengurus suami, mengurus anak) dengan baik?
6. 7. 8. 9. 10. 11. teman sebayanya?
Istri dapat mengurus anak (momong, menyiapkan makan, memberi makan, memandikan, melakukan imunisasi, timbangan, melatih respon anak) dengan baik?
Istri mengkomunikasikan masalah rumah tangganya pada suami dengan baik?
Istri dapat mengatur emosinya dengan baik?
Istri dapat meredakan marahnya dan mengungkapkannya dengan cara yang baik?
Istri menunjukkan ekspresi wajah yang positif saat menceritakan pengalamannya menikah muda dan mengarungi bahtera rumah tangga?
Keadaan istri secara finansial cukup baik?
No. Panduan Observasi untuk Suami Kriteria Jawaban Ya Tidak 1.
2.
Suami menunjukkan ekspresi wajah yang bahagia saat menyatakan perasaannya setelah menikah?
Suami dapat beradaptasi dengan baik dikeluarga barunya (dengan mertua, kakak dan adik ipar, saudara dari pihak istri, tetangga)?
3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.
Suami dapat menjalani tugas sebagai kepala keluarga (mencari nafkah, mendidik istri dan anak) dengan baik?
Suami masih sering mengunjungi dan berkumpul dengan teman sebayanya?
Suami dapat mengurus anak (momong, menyiapkan makan, memberi makan, memandikan, melakukan imunisasi, timbangan, melatih respon anak) dengan baik?
Suami mengkomunikasikan masalah rumah tangganya pada istri dengan baik?
Suami dapat mengatur emosinya dengan baik?
Suami dapat meredakan marahnya dan mengungkapkannya dengan cara yang baik?
Suami menunjukkan ekspresi wajah yang positif saat menceritakan pengalamannya menikah muda dan mengarungi bahtera rumah tangga?
Keadaan suami secara finansial cukup baik?