• Tidak ada hasil yang ditemukan

Isu Strategis Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

BAB I PENDAHULUAN

1.4. Isu Strategis Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

Isu Strategis yang berkaitan dengan Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsinya dihadapkan pada beberapa hal sebagai berikut :

1. Adanya alih fungsi lahan dan keterbatasan petani/nelayan dalam mengembangkan budidaya pertanian/perikanan

2. Menurunnya tingkat kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan.

3. Masih kurangnya taraf kesehatan masyarakat veteriner dan pelayanan kesehatan hewan terkait dengan penyakit zoonosis.

4. Masih kurangnya pembangunan sentra-sentra produksi, hasil olahan dan pemasaran tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, dan perikanan di kawasan potensial.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

5

BAB II

RENCANA STRATEGIS DAN RENCANA KINERJA

2.1 Rencana Strategis

Sesuai tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru mempunyai rencana strategis sebagai pedoman bagi pelaksanaan kegiatan dinas dalam melaksanakan pembangunan sektor pertanian dan perikanan. Selanjutnya akan melaksanakan rencana program yang telah dirancang untuk 5 (lima) tahun kedepan yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta dalam Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2017 - 2022 Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru.

2.1.1 V i s i

Terselenggaranya Tata Pemerintahan yang baik merupakan persyaratan bagi setiap Instansi Pemerintah untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai cita-cita setiap warga negara sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 bahwa pendayagunaan Aparatur Daerah dengan tuntutan untuk mewujudkan administrasi daerah yang mampu mendukung kelancaran dan keterpaduan pelaksanaan Tugas dan Fungsi Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan dengan memperaktekkan Tata Pemerintahan yang Baik (GOOD GOVERNANCE).

Dengan berpedoman kepada Tata Pemerintahan yang baik maka diperlukan lembaga pemerintahan yang profesional serta mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya visi yang merupakan cara pandang kedepan kemana dan bagaimana arah pembangunan untuk dilaksanakan. Demikian juga Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru agar tetap konsisten dapat eksis, antisipatif dan inovatif serta produktif, perlu melaksanakan tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru yang sesuai dengan Visi sebagai berikut :

“Terwujudnya Pekanbaru sebagai Smart City yang Madani (Pekanbaru Smart City Madani)”

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

6

Adapun penjabaran dari Visi di atas adalah sebagai berikut :

Smart City adalah : Kota Pintar atau Kota Cerdas, yaitu sebuah tatanan kota yang menggunakan sistem teknologi informasi sehingga memudahkan di dalam pengelolaan kota dan pelayanan warganya. Smart City ini meliputi 6 (enam) pilar, yaitu Smart Government (pemerintahan pintar), Smart Economy (ekonomi pintar), Smart Mobility (mobilitas pintar), Smart People (masyarakat pintar), Smart Living (lingkungan pintar), dan Smart Live (Hidup pintar).

Madani adalah : Kota yang memiliki akhlak mulia, peradaban maju, modern, memiliki kesadaran sosial yang kuat, gotong royong, toleran, dalam sistem politik yang demokratis dan ditopang oleh supremasi hukum yang berkeadilan, berpendidikan maju, berbudaya Melayu, aman, nyaman, damai, sejahtera, bertanggungjawab serta berlandaskan iman dan taqwa.

2.1.2 M i s i

Misi adalah suatu yang diemban atau dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru sesuai visi yang telah ditetapkan agar tujuan dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Misi yang telah dirumuskan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru sebagai berikut :

Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, sesuai dengan harapan terwujudnya Pekanbaru sebagai Smart City yang Madani, maka Misi Pembangunan Kota Pekanbaru Tahun 2017 - 2022 adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Bertaqwa, Berkualitas dan Berdaya Saing Tinggi.

2. Mewujudkan Pembangunan Masyarakat Madani dalam Lingkup Masyarakat Berbudaya Melayu.

3. Mewujudkan Pekanbaru Kota Cerdas dan Penyediaan Infrastruktur yang Memadai (sesuai dengan RPJP Tahap Ketiga).

4. Mewujudkan Pembangunan Ekonomi Berbasiskan Ekonomi Kerakyatan dan Ekonomi Padat Modal pada Tiga Sektor Unggulan yaitu Jasa, Perdagangan dan Industri (olahan dan MICE).

5. Mewujudkan Lingkungan Perkotaan yang Layak Huni (Liveable City) dan Ramah Lingkungan (Green City).

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

7

Berdasarkan Visi dan Misi Walikota Pekanbaru Tahun 2017 - 2022 dan mengacu kepada tugas dan fungsinya, maka Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru akan mendukung terlaksananya visi dan misi Walikota Pekanbaru terutama di MISI KEEMPAT : MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN EKONOMI BERBASISKAN EKONOMI KERAKYATAN DAN EKONOMI PADAT MODAL PADA TIGA SEKTOR UNGGULAN YAITU JASA, PERDAGANGAN DAN INDUSTRI (OLAHAN DAN MICE).

Adapun Tujuan dari Misi Keempat ini adalah :

1. Mewujudkan Pekanbaru sebagai Pusat Jasa, Perdagangan dan Industri.

2. Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Menanggulangi Kemiskinan.

2.1.3 T u j u a n

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi.

Tujuan disini adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru pada jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.

Tujuan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru yang konsisten dengan tugas pokok dan fungsi serta secara kolektif menggambarkan arah strategis dinas dan perbaikan-perbaikan yang ingin dicapai sesuai tugas pokok dan fungsinya tersebut. Berdasarkan visi dan misi tersebut, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru menetapkan tujuan sebagai berikut :

1. Menerapkan Reformasi Birokrasi pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

2. Meningkatkan Pembangunan Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

2.1.4 S a s a r a n

Penetapan sasaran merupakan penjabaran dari tujuan yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh Dinas Pertanian dalam jangka waktu tahunan, semesteran, triwulan atau bulanan yang diukur dalam bentuk kuantitatif sehingga terukur.

Sasaran menggambarkan hal yang ingin dicapai melalui tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan dengan memfokuskan pada penyusunan kegiatan sehingga bersifat spesifik, terinci, dapat terukur dan dapat tercapai.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

8

Fokus utama penentuan sasaran adalah tindakan dan alokasi sumberdaya organisasi dalam kegiatan atau operasional organisasi. Adapun Sasaran dari Dinas Pertanian dan Perikanan adalah sebagai berikut :

 Tujuan ke -1 : Menerapkan Reformasi Birokrasi pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

 Sasaran :

1) Mewujudkan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

2) Meningkatnya Kapasitas dan Akuntabilitas Kinerja Birokrasi Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

 Tujuan ke -2 : Meningkatkan Pembangunan Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

 Sasaran :

1) Meningkatnya Produksi Pertanian, Peternakan dan Perikanan di Kota Pekanbaru

2) Meningkatnya Pelaku Usaha di Bidang Pertanian, Peternakan, dan Perikanan

3) Terkendalinya Kasus Penyakit Hewan dan Zoonosis di Kota Pekanbaru

2.1.5 Strategi

Strategi adalah serangkaian rencana untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru yang memerlukan integrasi antara komitmen yang tinggi dari Pemerintah Kota Pekanbaru serta memiliki payung hukum dalam melaksanakan program dan kegiatan serta adanya dokumen RPJMD sebagai acuan gerak Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru agar mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan strategis, baik nasional maupun internasional.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

9

Strategi untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru adalah sebagai berikut :

1. Pelaksanaan program intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi usaha tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, dan perikanan.

2. Meningkatkan usaha pertanian perkotaan (urban farming) melalui pemilihan komoditas pertanian yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, produktivitas tinggi, dan mempunyai peluang pasar.

3. Optimalisasi kawin alam hewan ternak dan Inseminasi Buatan (IB).

4. Pengawasan mutu hasil tanamanan pangan dan hortikultura, peternakan, dan perikanan.

5. Meningkatkan pencegahan dan pengendalian kesehatan masyarakat veteriner dan kesehatan hewan terutama penyakit zoonosis.

6. Meningkatkan promosi pemasaran dan pemantauan informasi pasar hasil tanaman pangan, peternakan, dan perikanan.

7. Menyediakan sarana dan prasarana produksi serta pasca panen tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, dan perikanan.

8. Peningkatan jumlah dan kompetensi penyuluh pertanian dan perikanan serta penataan dan pengembangan kelembagaan penyuluhan pertanian.

9. Penataan dan pengembangan kelembagaan tani yang kuat dan mandiri melalui fasilitasi pemberdayaan dan kelembagaan tani.

10. Penataan dan pengembangan usaha tani yang mandiri dan berdaya saing melalui fasilitasi kemudahan akses terhadap modal, informasi pasar, teknologi, dan sumber daya lainnya.

11. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan SDM melalui bimbingan teknis, pelatihan, magang, dan sosialisasi.

12. Meningkatkan kerjasama dengan perusahaan swasta dan masyarakat.

13. Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

10

2.1.6 Kebijakan

Kebijakan merupakan pedoman/rambu-rambu pelaksanaan tindakan-tindakan tertentu yang wajib dipatuhi untuk melaksanakan strategi yang dipilih agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran.

Kebijakan juga merupakan kumpulan keputusan-keputusan yang menentukan secara teliti tentang bagaimana pelaksanaan tindakan dan mengatur suatu mekanisme tindakan lanjutan untuk pelaksanaan tindakan atau kegiatan tertentu.

Kebijakan merupakan ketentuan yang telah disepakati bersama antara pihak terkait yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan, petunjuk bagi setiap kegiatan aparatur pemerintah dan masyarakat sehingga tercapai kelancaran dan keterpaduan dalam upaya pencapaian sasaran, tujuan, visi dan misi Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru. Kebijakan-kebijakan tersebut bisa membantu dalam hal pembuatan keputusan secara subjektif dan objektif.

Kebijakan juga berkenaan dengan proses dalam membuat keputusan yang penting bagi SKPD, termasuk identifikasi dari berbagai macam program atau prioritas kegiatan. Oleh karena itu diperlukannya penetapan program dan kegiatan yang tepat sebagai perwujudan dari kebijakan operasional.

Adapun KEBIJAKAN UTAMA yang telah ditetapkan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru adalah sebagai berikut :

“Mengembangkan Pertanian yang Mampu Menghasilkan Produk Tanaman Pangan dan Hortikultura, Peternakan, dan Perikanan yang Unggul dan

Berdaya Saing serta Memberikan Nilai Tambah dan Memperluas Kesempatan Kerja”

Kebijakan utama tersebut diuraikan lagi menjadi kebijakan-kebijakan yang lebih terinci yang dituangkan dalam beberapa poin sebagai berikut :

a. Mengembangkan sistem agribisnis yang berdaya saing.

b. Membangun sentra-sentra produksi dan hasil olahan tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, dan perikanan di kawasan potensial.

c. Peningkatan penjaminan keamanan dan kualitas pangan ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).

d. Membangun sentra-sentra pemasaran hasil tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, dan perikanan.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

11

e. Mempertahankan status bebas penyakit antraks, brucellosis dan penyakit mulut dan kuku (PMK) serta penyakit hewan menular lainnya yang bersifat zoonosis.

f. Meningkatkan produksi melalui teknologi tepat guna.

g. Meningkatkan kompetensi SDM melalui bimbingan teknis, pelatihan, magang, dan sosialisasi.

h. Membangun, mengadakan, dan memelihara sarana dan prasarana produksi tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, dan perikanan.

i. Pengembangan sistem informasi penyuluhan pertanian dan perikanan serta pemantapan sistem penyuluhan pertanian dan perikanan guna meningkatkan kompetensi penyuluh yang bersifat polivalen.

j. Pengembangan kelembagaan penyuluhan pertanian dan perikanan yang diarahkan untuk membangun kelembagaan yang andal dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pelaku utama dan pelaku usaha.

k. Melakukan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan kegiatan.

2.1.7 P r o g r a m

Program adalah kumpulan kegiatan-kegiatan nyata, sistematis dan terpadu yang dilaksanakan guna mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Program kerja juga merupakan proses penentuan jumlah dan jenis sumber daya yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan suatu rencana.

Tahun Anggaran 2018 dalam APBD Murni terdapat 14 Program dan 33 Kegiatan pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru.

Untuk mengimplementasikan visi, misi, tujuan dan sasaran Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru membuat program kerja yang mengacu kepada Permendagri nomor 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Presiden nomor 4 Tahun 2015 tentang Pengadaan Barang dan Jasa sebagai berikut :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur.

4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

12

5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan.

6. Program Pengembangan Budidaya Perikanan

7. Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan.

8. Program Peningkatan Kesejahteraan Petani.

9. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan.

10. Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan.

11. Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan.

12. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak.

13. Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan.

14. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan.

Disamping program di atas, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru juga melaksanakan program dari Pemerintah Pusat yaitu dari Kementerian Pertanian RI cq. Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian serta Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sedangkan program dari Pemerintah Provinsi Riau yaitu dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.

Keseluruhannya meliputi 6 program dan 11 kegiatan dengan sumber dana APBD Provinsi Riau, APBN dan Tugas Pembantuan Pemerintah Pusat dengan uraian sebagai berikut :

1. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dengan 1 kegiatan.

2. Program Pengembangan Agribisnis Peternakan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dengan 1 kegiatan.

3. Program Pemenuhan Asal Ternak dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dengan 1 kegiatan.

4. Program Peningkatan Produksi dan Nilai Tambah Hortikultura (TP APBN) dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau dengan 4 kegiatan.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

13

5. Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Hasil Tanaman Pangan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau dengan 3 kegiatan.

6. Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana Dan Sarana Pertanian dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau dengan 1 kegiatan.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

14

Tabel 2.1 Daftar Program dan Kegiatan Dinas Pertanian Dan Perikanan Sumber Dana APBD Provinsi Riau, APBN dan Tugas Pembantuan Pemerintah Pusat dalam bentuk Dana :

Keuangan Fisik Bidang Pertanian

718,210,000 629,458,000 87.64

1 Pengelolaan Sistem Penyediaan dan Pengawasan Alat Mesin Pertanian

35,000,000 28,700,000 82.00 100

2 Dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian

482,160,000 421,877,000 87.50 100

3 Fasilitasi Pupuk dan Pestisida 146,200,000 130,985,000 89.59 100

4 Fasilitasi Pembiayaan Pertanian 54,850,000 47,896,000 87.32 100

018.04.4.099315/2 018

1,655,713,000 1,409,193,050 85.11

1 Fasilitasi Bantuan Sarana Pengolahan Cabai 59,000,000 57,589,000 97.61 100

2 Fasilitasi Pengembangan Kawasan Cabai 158,899,200 158,870,750 99.98 100

3 Fasilitasi Bantuan Sarana Produksi Kawasan Aneka Cabai

384,813,800 381,100,800 99.04 100

4 Pengadaan Kawasan Bawang Merah (27 HA) 1,053,000,000 811,632,500 77.08 100

568,258,000

NO PROGRAM KEGIATAN Realisasi Anggaran

(Rp)

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

15

Keuangan Fisik

1 104,805,000 104,805,000 100

Kegiatan pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan

- Penyakit Rabies 101,160,000 101,160,000 100 100

- Penyakit Jembrana 3,645,000 3,645,000 100 100

2 16,270,000 16,270,000 100 100

1 Kegiatan penyediaan benih dan bibit serta peningkatan produksi ternak Dana operasional)

- IB (267 ekor) 13,350,000 13,350,000 100 100

- PUB (87 ekor) 2,610,000 2,610,000 100 100

- Kelahiran anak sapi 310,000 310,000 100 100

3 12,320,000 12,320,000 100 100

1 Kegiatan Fasilitasi Pembiayaan Pertanian

- Asuransi Usaha ternak Sapi (AUTS) 12,320,000 12,320,000 100 100 ( sebanyak 77 ekor x @ Rp. 160.000

3,075,576,000 2,740,304,050

NO PROGRAM KEGIATAN Realisasi Anggaran

(Rp)

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

16

Tabel 2.2 Daftar Program dan Kegiatan Dinas Pertanian Dan Perikanan Sumber Dana APBD Provinsi Riau, APBN dan Tugas Pembantuan

Pemerintah Pusat dalam bentuk Barang

:

Keuangan Fisik

1 1 Fasilitasi Pengembangan

kawasan cabai

Alat Pengolahan cabe - 1 Unit - 100%

2 1 Bantuan Alsintan (Alat Mesin

Pertanian) kepada kelompok tani

- Handtraktor Jenis Rotary - 6 Unit - 100%

- Handtraktor Jenis Singkal - 13 Unit - 100%

- Pompa Air - 14 Unit - 100%

- Mesin Tanam Jagung - 5 Unit - 100%

- Mesin Pengolah Pupuk Organik - 1 Unit - 100%

- Kendaraan roda 3 - 1 Unit - 100%

2 Kegiatan Pengembangan Kawasan Jagung

- Benih Jagung 33.705 Kg 100%

3 1

Bantuan Alsintan (Alat Mesin Pertanian) kepada kelompok tani Alat Multi Guna Pemipil Jagung

dan Kedelai - 1 Unit - 100%

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

17

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

18

2.2 RENCANA KINERJA

Rencana Kinerja adalah aktivitas pengambilan keputusan di depan tentang tingkat capaian kinerja yang diinginkan dan dihubungkan dengan tingkat pelaksanaan program/kegiatan, selanjutnya memberikan target (quantitative objectives) tentang apa yang harus dicapai dalam pelaksanaan program/kegiatan.

Perencanaan kinerja merupakan proses penyusunan rencana kinerja sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam rencana strategis yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru melalui berbagai kegiatan tahunan, guna menghubungkan RENSTRA dengan perencanaan operasional yang lebih terinci. Disamping itu untuk membantu pencapaian hasil pelaksanaan program dan menjadikan performance aggreement yang memudahkan pengukuran kinerja dalam monitoring dan evaluasi kinerja sekaligus membantu menetapkan kinerja periode ke depan dengan memudahkan penetapan spesifikasi pekerjaan atas dasar capaian kinerja.

2.3 INDIKATOR KINERJA UTAMA

Tolok ukur kinerja pembangunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru selama periode waktu 2017-2022 ditetapkan melalui indikator kinerja utama pembangunan sektor tanaman pangan dan hortikultura, sektor peternakan, dan sektor perikanan. Adapun penetapan target Indikator Kinerja Utama Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018 adalah sebagainberikutm:

Tabel 2.3 : Indikator Kinerja Utama Dinas Pertanian Dan Perikanan KotaPekanbaru

NO PROGRAM SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA

UTAMA SATUAN

2 Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur

Pertanian Dan Perikanan Nilai

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

19

NO PROGRAM SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA

UTAMA SATUAN

Pertanian/Perkebunan Produksi Jagung (Ton)

8 Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan

Produksi Kedelai (Ton)

9 Peningkatan Produksi Hasil

Peternakan Produksi Ubi Kayu (Ton)

Hasil Produksi Peternakan

16 Optimalisasi Pengelolaan Dan Pemasaran Produksi Perikanan

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

20

2.4 PERJANJIAN KINERJA

Perjanjian Kinerja adalah lembar/dokumen yang berisikan penugasan dari kepala daerah kepada Kepala SKPD untuk melaksanakan program/kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja. Adapun tujuan penyusunan perjanjian kinerja adalah sebagai berikut :

1. Sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur;

2. Menciptakan tolak ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur;

3. Sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapai tujuan dan sasaran organisasi dan sebagai dasar pemberian penghargaan dan sanksi;

4. Sebagai dasar bagi pemberi amanah untuk melakukan monitoring, evaluasi dan supervise atas perkembangan/kemajuan kinerja penerima amanah;

5. Sebagai dasar dalam penetapan sasaran kinerja pegawai.

Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru telah menetapkan Perjanjian Kinerja Tahun 2018 dengan uraian sebagai berikut :

Tabel 2.4 : Perjanjian Kinerja Perubahan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018:

NO PROGRAM SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA

UTAMA SATUAN TARGET

2018 PAGU

ANGGARAN

1 2 3 4 5 6 7

TOTAL ANGGARAN DINAS PERTANIAN DAN PERIKANAN KOTA PEKANBARU TAHUN 2018 6,549,754,684 1 Pelayanan

Sumber Daya Aparatur 113,731,498

5 Peningkatan

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

21

NO PROGRAM SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR

KINERJA UTAMA SATUAN TARGET

2018 PAGU

Pertanian/Perkebunan Produksi Jagung (Ton) 1,216.00 609,840,500

8 Pemberdayaan

Budidaya Perikanan Produksi Sayuran (Ton) 18,779.00 1,238,406,500

11 Pengembangan

Perikanan Tangkap Jumlah populasi

ternak :

Populasi Kerbau (Ekor) 518

13 Pemberdayaan

Populasi Puyuh (Ekor) 66,950

Populasi Kelinci (Ekor) 335

Populasi Babi (Ekor) 15,854.00

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

22

Untuk pencapaian Indikator Kinerja diatas akan dilaksanakan melalui beberapa program berikut :

Tabel 2.5 Program Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018 :

NO URAIAN PROGRAM

JUMLAH ANGGARAN

(Rp)

(1) (2) (3)

A PROGRAM UTAMA

1 Peningkatan Kesejahteraan Petani 13,569,500

2 Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan 14,360,000

3 Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 609,840,500

4 Peningkatan Produksi Hasil Peternakan 38,071,000

5 Pengembangan Budidaya Perikanan 1,238,406,500

6 Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan 44,244,800

7 Optimalisasi Pengelolaan Dan Pemasaran Produksi Perikanan 40,804,208

8 Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peranian/Perkebunan. 85,227,100

9 Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Ternak 454,958,479

B PROGRAM PENUNJANG

1 Pelayanan Administrasi Perkantoran 3,066,312,724

2 Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur 716,418,375

3 Peningkatan Disiplin Aparatur 76,300,000

4 Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 113,731,498

5 Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Dan

Keuangan 37,510,000

TOTAL 6,549,754,684

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

23

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

3.1 CAPAIAN KINERJA ORGANISASI

Untuk menilai pertanggungjawaban secara komprehensif dalam pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan berdasarkan hasil perencanaan strategis, dilakukan pula analisis pencapaian kinerja dengan menginterpretasikan lebih lanjut hasil pengukuran kinerja yang menggambarkan keberhasilan dan atau kegagalan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru dalam melaksanakan misinya.

Dalam menetapkan Indikator Kinerja Utama, Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru berpedoman pada pedoman umum penetapan Indikator Kinerja Utama dilingkungan instansi pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/20/M.PAN/11/2008 tentang pedoman penyusunan indikator kinerja utama.

Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru memberikan gambaran penilaian tingkat pencapaian target kegiatan dari masing-masing kelompok indikator kinerja kegiatan dan penilaian tingkat pencapaian target sasaran dari masing-masing indikator kinerja sasaran yang ditetapkan dalam dokumen RENSTRA 2018-2022. Sesuai dengan ketentuan tersebut, pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah.

3.2 EVALUASI DAN ANALISIS CAPAIAN KINERJA SASARAN STRATEGIS

Analisis dan evaluasi kinerja akan dilakukan terhadap sasaran-sasaran ataupun target-target yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru. Evaluasi terhadap capaian-capaian kinerja merupakan sebuah tuntunan mengingat pesatnya dinamika masyarakat yang berdampak pada tuntutan akan penyediaan layanan oleh pemerintah yang semakin berkualitas melalui pelaksanaan evaluasi kinerja yang digunakan secara periodic akan membantu Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi.

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

24

Tabel 3.1 : Capaian Indikator Kinerja Dinas Pertanian Dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

TARGET REALISASI CAPAIAN KINERJA (%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 Mewujudkan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru

Nilai IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) Nilai 82.90 83.00 83.80 100.96 83.80 83.50

2 Meningkatnya Kapasitas dan Akuntabilitas Kinerja Birokrasi Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru 4 Meningkatnya Pelaku Usaha di Bidang

Pertanian, Peternakan dan Perikanan di Kota Pekanbaru

Persentase Penambahan Pelaku Usaha yang Mengolah Hasil Pertanian, Peternakan dan Perikanan

(%) 294.00 311.00 294 94.53% 294 330

5 Meningkatnya Persentase Penurunan Kasus Penyakit

Hewan Di Kota Pekanbaru

(%) 482 428 411 96.03% 411 409

Meningkatnya Persentase Penurunan Kasus Penyakit Zoonosis di Kota Pekanbaru (kasus gigitan yang positif terinfeksi)

(%) 9 19 19 100.00% 19 15

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN

TAHUN 2018 REALISASI S/D

TAHUN 2018

Terkendalinya Kasus Penyakit Hewan dan Zoonosis di Kota Pekanbaru

REALISASI 2017

LAKIP Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Tahun 2018

25

Pada tahun 2018, pengukuran kinerja dilakukan terhadap 5 (Lima) sasaran dengan menggunakan 23 (Dua Puluh Tiga) indikator kinerja yang ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2018. Dari 23 (Dua Puluh Tiga) indikator kinerja yang diukur dengan hasil sebagai berikut :

a. Sebanyak 14 (Empat belas) indikator kinerja capaiannya sesuai atau melebihi target.

b. Sebanyak 9 (sembilan) indikator kinerja capaiannya tidak mencapai target.

3.3 PENGUKURAN, EVALUASI DAN ANALISIS KINERJA SASARAN

Pengukuran kinerja merupakan kegiatan manajemen khususnya membandingkan tingkat kinerja yang dicapai dengan standar, rencana atau target dengan menggunakan indikator kinerja yang telah ditetapkan. Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna

Pengukuran kinerja merupakan kegiatan manajemen khususnya membandingkan tingkat kinerja yang dicapai dengan standar, rencana atau target dengan menggunakan indikator kinerja yang telah ditetapkan. Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna