• Tidak ada hasil yang ditemukan

1Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu. 2Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. 3Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: 4satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, 5satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, 6satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua. 4:1 "orang yang dipenjarakan karena Tuhan" Secara harfiah "dalam Tuhan." Ini adalah salah satu surat penjara

Paulus, mungkin ditulis di Roma pada 60-an. Ini berbeda dengan 3:1, yang menuliskan "orang yang dipenjarakan karena Kristus Yesus." Paulus melihat orang percaya seperti yang dicakup oleh Kristus. Mereka hidup dan bergerak dan memiliki keberadaan mereka di dalam Dia (lih. Ayb 12:10; Dan 5:23; Kis 17:28).

 "hidupmu berpadanan dengan panggilan" Ini memulai bagian praktis dari surat ini. Persatuan dipertahankan oleh tindakan sadar untuk hidup seperti Kristus (lih. 2:2, 10; 4:1,17; 5:2, 15; Kol 1:10; 2:6). Kekristenan merupakan keputusan awal yang diikuti oleh pemuridan gaya hidup (yaitu, gerbang dan jalan, lih. Mat 7:13-14). Hal ini mengikuti konsep yang sama seperti sebutan awal untuk gereja, yaitu "Jalan" (lih. Kis 9:2; 19:9, 23; 22:4, 24:14, 22). Istilah "sepadan" digambarkan secara indah dalam I Yoh 2:6.

Perhatikan bahwa kita harus berjalan berpadanan dengan panggilan kita, bukannya untuk menerima panggilan. Pola ini mengikuti 2:8-9, 10. Kita harus melakukan perbuatan baik karena kita diselamatkan oleh kasih karunia melalui iman. Perbuatan baik dan hidup dengan pantas hanya memungkinkan karena kita diselamatkan dan didiami oleh Roh Kudus! Hal-hal ini mengalir dari—bukannya ke dalam. Merupakan hasil, bukan sarananya (lih. 2:8-9).

Keselamatan adalah gerbang diikuti dengan sebuah jalan! Ini adalah pemberian cuma-cuma yang diikuti oleh gaya hidup yang "mengorbankan segalanya".

 "sebagai orang-orang yang telah dipanggil…panggilan itu" Ini adalah suatu AORIST PASSIVE INDICATIVE. Panggilan selalu datang dari Allah (lih. Yoh 6:44,65). Kata "panggilan" secara etimologis berhubungan dengan "gereja" dalam 3:21. Ada permainan kata yang jelas pada istilah ini (lih. ay 1 [dua kali] dan 4 [dua kali]).

153

Orang percaya dipanggil kepada kekudusan (lih. 1:4). Ini adalah keseimbangan teologis terhadap doktrin pemilihan; umat manusia harus menerima panggilan yang dimulai oleh Allah (lih. 1:13). Allah yang berdaulat telah memilih untuk menerima manusia yang jatuh melalui karya Kristus dan respon iman pertobatan mereka (lih. Mar 1:15; Kis 3:16,19; 20:21). Panggilan berdaulat dan respon yang diperlukan adalah pilar kembar teologis dari baik perjanjian PL dan PB, tapi pilar ketiganya adalah kehidupan yang saleh. Tuhan menginginkan suatu umat yang mencerminkan karakter-Nya (yaitu, yang Kudus, lih I Pet 1:13-25).

4:2

NASB, NRSV "kerendahan hati" NKJV "kerendahan semua" TEV "rendah hati"

NJB "sepenuhnya tidak mementingkan diri sendiri"

Istilah ini memulai daftar kebajikan Kristen yang menghasilkan kesatuan. "Kerendahan hati" secara unik merupakan suatu kebajikan Kristen yang tidak termasuk dalam daftar kebajikan moralis Yunani (Stoa). Baik Musa (lih. Bil 12:3) maupun Yesus (lih. Mat 11:29) dijelaskan dengan istilah ini. Paulus menggunakannya beberapa kali (lih. Flp 2:3; Kol 2:18, 23; 3:12).

 "lemah lembut" Ini menunjuk pada "kekuatan yang dijinakkan" seperti seekor hewan terlatih. KJV menerjemahkannya "kelemahlembutan." Hewan liar telah dijinakkan untuk melayani umat manusia. Allah tidak ingin mematahkan roh orang percaya (lih. Maz 139, Ia menciptakan mereka), tetapi menyalurkan energi mereka untuk maksud tujuan-Nya. Ini adalah salah satu metafora favorit Paulus untuk kehidupan Kristen (lih. I Kor 4:21; II Kor 10:1; Gal 5:23; 6:1; Kol 3:12; I Tim 6:11; II Tim 2:25; Titus 3:2).

 "sabar" Istilah ini adalah satu lagi favorit Paulus (lih. Rom 2:4; 9:22; II Kor 6:6; Gal 5:22; Kol 1:11; 3:12; I Tim 1:16; II Tim 3:10; 4:2). Orang percaya saling bersabar satu sama lain karena Allah sabar terhadap mereka. Baik lemah lembut dan kesabaran adalah buah-buah Roh (lih. Gal 5:22-23).

 "Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu" Ini adalah sebuah PRESENT MIDDLE PARTICIPLE. Kesabaran adalah kata lain yang sering digunakan Paulus, dua belas kali dalam tulisan-tulisannya. Sebagaimana Allah memiliki kepanjang-sabaran terhadap orang kafir (lih. Rom 2:4; 9:22) orang percaya harus terus berurusan dengan kesalahan dan kelemahan (lih. I Tim 1:6) orang percaya lainnya dengan cara keramahan yang sama. Orang percaya harus menempatkan orang lain untuk siapa Kristus telah mati sebelum dirinya sendiri (lih. Rom 14:1-15:13; Gal 5:22; Flp 2:3;. 4:5; Kol 3:12-13). Pemberi-dirían ini mengikuti teladan Yesus (lih. I Yoh 3:16).

4:3

NASB "rajinlah untuk melestarikan" NKJV "berusahalah memelihara"

NRSV "upayakan dengan segala cara untuk memelihara" TEV "lakukan yang terbaik untuk melestarikan"

NJB "lakukan semua yang kamu bisa untuk melestarikan"

TOPIK KHUSUS: DIPANGGIL

Allah selalu mengambil inisiatif dalam memanggil, memilih, dan menarik orang-orang percaya kepada DiriNya (lih. ay 12; Yoh 6:44,65; 15:16; Ef 1:4-5,11). Istilah “memanggil” digunakan dalam beberapa pengertian teologis:

A. Orang-orang berdosa dipanggil kepada keselamatan oleh anugerah Allah melalui karya paripurna Kristus (yaitu klētos, lih. Rom 1:6-7, yang secara teologis mirip dengan I Kor 1:1-2 dan II Tim 1:9; II Pet 1:10).

B. Orang-orang berdosa memanggil nama Tuhan untuk diselamatkan (yaitu epikaleō, lih. Kis 2:21; 22:16; Rom 10:9-13). Pernyataan ini adalah ungkapan penyembahan Yahudi.

C. Orang-orang percaya dipanggil untuk hidup dalam kehidupan yang serupa dengan Kristus (yaitu klēsis, lih. I Kor 1:26; 7:20; Ef 4:1; Flp 3:14; II Tes 1:11; II Tim 1:9).

154

Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE dengan sebuah INFINITIVE PRESENT ACTIVE. Alkitab New English Bible menterjemahkannya sebagai "upayakan sepenuhnya." Kesatuan adalah motif berulang dari keseluruhan surat ini, seperti Filipi. Persatuan adalah kehendak Allah bagi gereja-Nya (lih. Yoh 17:11,21,23), tetapi ini harus dikejar secara agresif, terus-menerus, dan individu!

 "kesatuan" Ingat, tujuannya adalah kesatuan, bukan keseragaman! Bagian ini menekankan kesatuan untuk menolak penekanan Gnostik pada (1) emanasi-emanasi yang banyak dan (2) eksklusivisme intelektual. Orang percaya harus merasakan kebutuhan akan kesehatan dari Tubuh Kristus (gereja) dan mengambil tanggung jawab pribadi untuk pemeliharaannya! Ini adalah suatu kebenaran yang diperlukan di zaman kita yang dipenuhi oleh penekanan hak-hak individu dan hak-hak dan preferensi pribadi!

 "ikatan damai sejahtera" Orang-orang percaya secara pribadi bertanggung jawab atas kesehatan dan vitalitas bersama dari tubuh Kristus (gereja, lih. Kol 3:14-15 dan I Kor 12:7). Ini berarti anda! Hanya penyerahan aktif kepada kebaikan dari keseluruhanlah yang dapat memelihara perdamaian (lih. Ef. 5:21). Lihat catatan pada 2:15.

4:4 "satu tubuh" Paulus sering menggunakan metafora ini di Efesus (lih. 2:16; 3:6; 4:4; juga Kol 1:18). Ini

menunjuk pada gereja secara universal karena sifat edaran dari buku ini. Sebagian besar penggunaan "gereja" dalam PB menunjuk pada jemaat setempat. Gereja secara universal dibahas dalam Mat 16:18 dan Efesus. Penekanannya adalah pada persatuan dan kesatuan dari semua umat Allah dan gereja-gereja.

 "satu Roh" Ini menunjuk pada Roh Kudus. Tanpa Roh adalah mustahil untuk mengenal Allah, untuk datang kepada Kristus, dan menjalani kehidupan Kristen dalam kesatuan (lih. Yoh 16:8-15). Lihat catatan pada 3:17. Kaum Gnostik menegaskan adanya beberapa "roh" atau aeon (yaitu, tingkat kemalaikatan).

Istilah "Trinitas" bukan kata alkitabiah, namun konsepnya sangat alkitabiah. Hal ini dinyatakan dalam beberapa ayat (lih. Mat 3:16-17; 28:19; Yoh 14:26; Kis 2:33-34,38-39; Rom 1:4-5;. 5:15; 8 :9-10; I Kor 12:4-6; II Kor 1:21-22;. 13:14; Gal 4:4-6; Ef 1:3-14,17; 2:18; 3 :14-17; 4:4-6; II Tes 2:13; Titus 3:4-6; I Pet 1:2; Yud 20-21). Jika Yesus adalah Illahi dan Roh adalah suatu pribadi, maka monoteisme Yudaisme (lih. Ul 6:4-6 tapi perhatikan Yes 63:9-10) harus ditafsirkan kembali dalam terang dari satu hakikat Illahi tapi tiga manifestasi pribadi abadi yang sama-sama ada, sama-sama berketergantungan. Memang ada misteri di sini, tetapi juga ada ajaran Alkitab yang jelas! Lihat Topik Khusus pada 1:3.

 "satu pengharapan" Paulus sering menggunakan istilah ini dalam pengertian yang berbeda tetapi terkait. Seringkali hal ini terkait dengan penyempurnaan iman orang percaya. Penyempurnaan adalah hal yang pasti, tetapi elemen waktunya adalah masa depan dan tidak diketahui. Lihat Topik Khusus: Pengharapan di Kol 1:5.

4:5 "satu Tuhan" Gelar ini memiliki baik suatu latar belakang PL bagi YHWH (lih. Kel 3:14, lihat Topik Khusus:

Nama untuk Tuhan di Kol 1:3), dan suatu penggunaan NT dalam kaitannya dengan keilahian Yesus (lih. Rom 10:9; I Kor 12:3; Flp 2:9-11). Hanya ada satu jalan untuk menjadi benar dengan Allah—iman dalam Kristus (lih. Yoh 1:9-18, 3:16; 10:7-18; 14:6; 20:31).

 "Satu iman" ini menunjuk baik pada doktrin (lih. Gal 1:23; 3:23, 25; Flp 1:27; Yud 3, 20), yang sesuai dengan konteks yang lebih besar dari Efesus dan Kolose, atau kepercayaan pribadi, yang paling cocok dengan konteks langsungnya ini (lih. Gal 2:16; 3:6-9).

 "Satu baptisan" Karena Trinitas yang disebutkan sebelumnya dalam konteks ini, hal ini mungkin menunjuk pada baptisan air, yang merupakan pengakuan iman di depan publik dari gereja mula-mula (lih. Mat 28:19; Rom 10:9-13). Ini melambangkan kematian terhadap kehidupan lama dan awal dari kehidupan baru dalam Kristus (Rom 6:4; Kol 2:12).

Namun demikian, ini bisa menunjuk pada baptisan Roh (lih. Kis 2:38; I Kor 12:13). Meskipun Roh disebutkan di ay 4, dua peristiwa awal ini, satu ke dalam (baptisan Roh) dan satu keluar (baptisan air), terkait erat dalam PB.

4:6 "satu Allah dan Bapa dari semua" Agaklah mengejutkan untuk memanggil Allah Bapa (lih. Mal 2:10). Dalam

satu pengertian yang penting semua manusia berhubungan dengan Allah. Mereka telah diciptakan oleh-Nya, menurut gambar dan rupa-Nya (lih. Kej 1:26-27). Namun dalam konteks ini, fokusnya tidaklah pada penciptaan, tetapi penciptaan kembali, kelahiran kedua, penebusan melalui upaya dari Allah Tritunggal (lih. 1:3-14). Semua manusia tidak dibenarkan dengan Allah melalui penciptaan, tetapi dengan pertobatan pribadi dan iman dalam karya paripurna Kristus (lih. Mrk 1:15; Kis 3:16, 19; 20:21).

155

 "yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua" PB menekankan ke-tertinggi-an Bapa (lih. I Kor 3:23; 15:28). Konteks ini adalah salah satu contoh bagaimana Alkitab menggabungkan tindakan penebusan dari tiga pribadi Tuhan. Di sini, berdiamnya Bapa (lih. Yoh 14:23) ditekankan. Dalam Matius 28:20 dan Kol 1:27 berdiamnya Anak yang ditekankan. Namun demikian, Roh lah yang biasanya ditugaskan untuk mengemban tugas ini (lih. Yoh 14:17; Rom 8:9). Konteks ini mengungkapkan prioritas dari Bapa (lih. 1:3-14; Rom 11:36). Dalam Kol 1:16 terminologi yang sama diterapkan kepada Anak. Ada fluiditas dan kesetaraan yang mengalir di antara pribadi Trinitas dalam tindakan mereka yang membawa keselamatan bagi umat manusia.

Istilah "semua" (pas) diulang beberapa kali untuk penekanan. Secara ketatabahasaan, ini bisa bersifat NETRAL, menunjuk pada semua ciptaan, atau MASKULIN, menunjuk pada tubuh Kristus (gereja) baik secara kelompok maupun individual.