• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK PENGUNJUNG WISATA AGRO TAMB

Karakteristik pengunjung Wisata Agro Tambi terdiri dari jenis kelamin, usia, tiingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan banyaknya motivasi berkunjung yang dipilih oleh pengunjung Wisata Agro Tambi. Hasil penelitian yang dilakukan pada 40 pengunjung Wisata Agro Tambi diperoleh data pada Tabel 4 berikut ini:

Tabel 4 Jumlah dan peresentase Karakteristik Pengunjung Wisata Agro Tambi

Jenis Kelamin

Pengunjung Wisata Agro Tambi dalam penelitian ini terdiri dari dua kelompok jenis kelamin yakni perempuan dan laki-laki. Berdasarkan pada data yang dikumpulkan terdapat 24 responden laki-laki dan 16 reponden perempuan. Pengunjung Wisata Agro didominasi oleh pengunjung laki-laki dengan perbandingan persentase 3:2. Hal ini disebabkan oleh kegiatan kunjungan atau wisata yang dilakukan oleh pengunjung Wisata Agro adalah kunjungan kelompok (rombongan), mulai dari keluarga, institusi, hingga perusahaan yang tidak dibatasi oleh jenis kelamin.

Kecenderungan pada pengunjung berjenis kelamin laki-laki karena sebagian besar pengunjung Wisata Agro Tambi berupa rombongan dari perusahaan yang mayoritas pekerjanya laki-laki. Pada saat penelitian berlangsung, rombongan yang datang terdiri dari rombongan perusahaan yang memiliki latar belakang pekerja umum seperti dari Dinas Pekerjaan Umum, karyawan pabrik rokok, Dharma Wanita, dan kedokteran.

Karakteristik Kategori Jumlah Persentase

Jenis kelamin

Laki-laki 24 60.0

Perempuan 16 40.0

Usia

Masa Dewasa (18-29 tahun) 7 17.5

Usia Pertengahan (30-50 tahun) 30 75.0

Usia Tua (>50 tahun) 3 7.5

Tingkat Pendidikan

Rendah (tamat SD dan SMP) 1 2.5

Sedang (tamat SMA dan Diploma) 22 55.0

Tinggi (tamat Sarjana dan Pasca Sarjana) 17 42.5 Tingkat Pendapatan Rendah ( <1500000) 10 25.0 Sedang (1500000-5000000) 27 67.5 Tinggi (> 5000000) 3 7.5 Motivasi Rendah (1-2) 16 40.0 Sedang (3-5) 23 57.5 Tinggi (6-7) 1 2.5

Usia

Pada penelitian ini, usia merupakan lama hidup dari responden pada saat mengunjungi Wisata Agro Tambi. Data yang diperoleh dari 40 orang responden menunjukkan bahwa pengunjung Wisata Agro didominasi oleh responden pada kategori usia pertengahan yakni usia 30-50 tahun. Persentase tertinggi dari karakteristik pengunjung berdasarkan usia pada pengunjung Wisata Agro Tambi adalah pada rentang usia pertengahan dengan jumlah persentase sebesar 75.0 persen atau sebanyak 30 reponden dari seluruh responden pada penelitian ini.

Pengunjung dengan usia pertengahan memiliki jumlah yang paling banyak karena rata-rata pengunjung adalah rombongan dari suatu perusahaan tertentu dengan dominasi karyawan yang memiliki umur pertengahan. Jenis Wisata Agro Tambi yang memiliki suhu dingin, perkebunan teh yang luas, dan paket wisata lainnya yang lebih cocok untuk pengunjung usia pertengahan. Selain hal tersebut, Wisata Agro Tambi merupakan wisata agro yang tidak memberikan batasan usia kepada pengunjung. Usia tua memiliki persentase paling rendah yakni hanya 7.5 persen dalam penelitian ini. Hal ini terjadi karena pengunjung berusia tua rata-rata pernah mengunjungi tempat wisata ini sebelumnya lebih dari sekali, seperti yang dikatakan oleh salah satu responden sebagai berikut (lampiran 6):

Saya pernah kesini sebelumnya tiga kali, pertama kali saya kesini wisata agro ini belum memiliki banyak homestay seperti sekarang ini. Waktu itu, kalau tidak salah saya masih berusia sekitar 50an

tahun dik” (HD, 70 tahun)

Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan merupakan jenjang pendidikan terakhir yang ditempuh oleh responden. Tingkat pendidikan dibagi atas tiga kategori, yakni rendah (untuk kategori pendidikan terakhir SD dan SMP), sedang (untuk jenjang pendidikan SMA dan Diploma), tinggi (untuk jenjang pendidikan Sarjana dan Pascasarjana). Hasil penelitian yang dilakukan pada pengunjung Wisata Agro Tambi dengan 40 orang responden diperoleh data bahwa responden dalam penelitian ini memiliki tingkat pendidikan kategori sedang, yakni memiliki jenjang pendidikan SMA dan Diploma.

Berdasarkan Tabel 4, dapat dilihat bahwa sebanyak 22 responden (55.0 persen) merupakan pengunjung dengan pendidikan sedang. Tingkat pendidikan kategori rendah hanya terdapat sebanyak 2.5 persen saja, sedangkan tingkat pendidikan dengan kategori tinggi terdapat 42.5 persen atau sejumlah 17 responden. Dalam penelitian ini pendidikan terendah yang ditempuh oleh responden adalah SMP, sedangkan pendidikan tertinggi yang ditempuh oleh responden adalah Pascasarjana. Hasil penelitian mengenai karakteristik pengunjung berdasarkan tingkat pendidikan memiliki kecenderungan pada tingkat pendidikan sedang karena rata-rata pengunjung adalah rombongan perusahaan dengan pekerjaan karyawan DPU (Dinas Pekerjaan Umum), biro perjalanan dan rombongan keluarga dan Dharma Wanita yang rata-rata adalah ibu rumah tangga. Selain hal tersebut, Wisata Agro Tambi merupakan wisata agro yang tidak

memberikan batasan timgkat pendidikan kepada pengunjung, sehingga tingkat pendidikan pengunjung beragam.

Tingkat Pendapatan

Tingkat pendapat adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh responden pada setiap bulannya. Pada karakteristik ini, tingkat pendidikan dibagi atas tiga kategori yakni rendah, sedang, tinggi. Pengkategorian ini berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Berdasarkan hasil pada Tabel 4, dapat dilihat bahwa responden Wisata Agro Tambi didominasi oleh pengunjung yang tingkat pendapatannya tergolong sedang. Persentase dari tingkat pendapatan kategori sedang ini adalah 67.5 persen pengunjung adalah berpenghasilan sedang (Rp 1500000 – Rp 5000000). Alasan dominasi tingkat pendapatan pada kategori sedang adalah pengunjung dalam rombongan karyawan memiliki jabatan yang sama sehingga tingkat pendapatannya adalah sama. Responden dengan tingkat pendapatan rendah berdasarkan Tabel diatas sebanyak 10 responden atau 25.0 persen dari keseluruhan responden.

Kategori tingkat pendapatan rendah memiliki persentase dibawah kategori sedang karena responden dengan kategori ini memiliki kencenderungan seorang karyawan baru dengan jumlah pendapatan sesuai dengan UMR Jawa Tengah yakni berkisar pada Rp 1000000- Rp 16000006

sesuai dengan daerahnya masing- masing dan didominasi oleh ibu rumah tangga yang hanya mengandalkan pendapatan suami. Selain hal tersebut, Wisata Agro Tambi tidak memberikan batasan tingkat pendapatan pengunjung, sehingga wisata agro ini dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Motivasi

Motivasi dalam penelitian ini merupakan alasan yang mendorong responden untuk berkunjung ke Wisata Agro Tambi. Motivasi berkunjung dibedakan dalam tujuh kategori sesuai dengan kondisi Wisata Agro Tambi yaknirekreasi, menghilangkan jenuh, menikmati udara pegunungan yang sejuk, mengikuti acara dari perusahaan, tertarik dengan edukasi perkebunan teh, melakukan kunjungan perusahaan, dan melakukan pekerjaan.

Berdasarkan data hasil penelitian memperlihatkan motivasi pengunjung memiliki lebih dari satu motivasi untuk berkunjung ke Wisata Agro Tambi. Motivasi yang paling dominan adalah untuk berwisata atau berrekreasi yakni sebesar 28.4 persen. Kejenuhan bekerja dan membutuhkan solusi untuk menghilangkan rasa jenuh menjadi motivasi tertinggi kedua dari seluruh motivasi yang dimiliki oleh responden sebesar 19.8 persen. Jumlah dan pengunjung Wisata Agro menurut motivasi berkunjung dapat dilihat pada Tabel 5.

6

Daftar Upah Minimum di 35 Kabupaten dan kota Jawa Tengah, diunduh di masshar2000.com/201411/22/umk-jateng-2015

Tabel 5 Jumlah dan persentase motivasi berkunjung pengunjung Wisata Agro Tambi

Motivasi berkunjung Jumlah Persentase

Rekreasi 33 28.4

Menghilangkan rasa jenuh usai beraktivitas 23 19.8

Menikmati sejuknya udara pegunungan 20 17.2

Mengikuti acara dari perusahaan/ acara keluarga 18 15.5 Tertarik dengan edukasi perkebunan teh 12 10,3

Melakukan kunjungan perusahaan 1 0.9

Melakukan pekerjaan 9 7.8

Jumlah 161 100.0

Beberapa motivasi disebutkan oleh responden dengan jumlah motivasi berkunjung yang beragam sesuai dengan kondisi nyata responden. Motivasi responden beragam, seperti yang dikatakan oleh salah satu responden berikut ini (lihat lampiran 6):

ya, alasan saya kesini berwisata mba. Kebetulan dari perusahaan ngadain acara jalan-jalan. Mumpung ada waktu buat liburan, rehat

sebentar dari kerjaan menghilangkan rasa lelah sama jenuh kerja.”

(DR, 38 tahun)

Lokasi Wisata Agro Tambi yang terletak di pegununan dengan curah hujan 3.000-3.500 mm per tahun menyebabkan Wisata Agro Tambi memiliki udara yang sejuk, segar, bebas polusi, dan nyaman sebagai tempat istirahat. Motivasi tertinggi ketiga dari seluruh motivasi berkunjung adalah menikmati sejuknya udara pegunungan. Persentase dari motivasi ini adalah sebesar 17.2 persen. Responden yang memilih alasan untuk menikmati udara segar pegununang kebanyakan adalah pengunjung yang berdomisili di dataran rendah dan dekat dengan pantai. (Lihat lampiran 6)

udaranya sejuk mbak, buat kita-kita yang tinggal di pesisir pantai biasanya kan panas terus. Jadi kesini sekalian mau menikmati

udaranya yang seger, sejuk, adem mbak.” (TGH, 47 tahun)

Sebagian besar dari pengunjung Wisata Agro Tambi merupakan pengunjung dengan kedatangan kolektif (rombongan). Rombongan ini terdiri dari rombongan dari perusahaan, keluarga, institusi, organisasi, ataupun dari dinas pemerintahan. Motivasi responden yang ke empat dari tujuh alasan berkunjung adalah mengikuti acara perusahaan atau acara keluarga. Persentase dari seluruh motivasi yang dimiliki oleh responden sebesar 15.5 persen dengan jumlah sebanyak 18 responden yang memilih datang berkunjung karena mengikuti acara perusahaan atau keluarga.

Motivasi selanjutnya adalah ketertarikan terhadap edukasi perkebunan teh. Edukasi perkebunan teh merupakan salah satu keunggulan dari Wisata Agro yang dikelompokkan menjadi beberapa paket wisata. Motivasi ini dimiliki oleh responden sebanyak 10.3 persen dari seluruh motivasi yang dikemukakan oleh

seluruh responden. Ketertarikan responden terhadap edukasi perkebunan teh tidak terlalu banyak karena sebagian besar acara telah dirancang oleh ketua panitia acara, sehingga tidak banyak dari pengunjung yang mengetahui adanya paket wisata ini. Responden yang memilih motivasi ini kebanyakan adalah pengunjung yang sebelumnya pernah datang berkunjung dan menikmati paket wisata ini, rombongan yang datang berkunjung dengan tujuan untuk mengambil paket wisata edukasi (standart package), pelajar, dan pengunjung dari rombongan yang aktif menanyakan informasi lebih lanjut mengenai Wisata Agro Tambi.

Persentase untuk motivasi dengan jumlah terendah dari seluruh motivasi yang dipilih responden adalah motivasi berkunjung karena alasan pekerjaan dan kunjungan dari perusahaan. Motivasi berkunjung ke Wisata Agro Tambi dengan alasan melakukan pekerjaan adalah sebesar 7.8 persen dan persentase motivasi berkunjung karena alasan kunjungan dari perusahaan adalah 0.9 persen. Motivasi melakukan pekerjaan dilakukan oleh beberapa responden yang memiliki pekerjaan seperti sopir biro perjalanan, tour leader, perusahaan mitra, dan partner wisata dari Wisata Agro Tambi. Responden dengan beberapa pekerjaan tersebut menjadi responden karena ikut serta dalam pengambilan keputusan untuk melakukan perjalanan kunjungan ke Wisata Agro Tambi. Motivasi berkunjung untuk melakukan pekerjaan dilakukan oleh beberapa tour leader dan mitra kerja Wisata Agro Tambi, seperti yang diungkapakan oleh salah satu responden (lihat lampiran 6), “memang pekerjaan saya menjadi tour leader mba. Jadi selain rekreasi ya ini saya sambil kerja. Toh kenapa saya kesini juga hasil diskusi

dengan pihak perusahaan.” (HK, 40 tahun).

Motivasi dibagi atas tiga kategori yakni rendah, sedang, tinggi. Pengkategorian ini berdasarkan banyaknya jumlah motivasi yang dimili oleh setiap responden untuk berkunjung ke Wisata Agro Tambi. Berdasarkan hasil pada Tabel 4, dapat dilihat bahwa responden Wisata Agro Tambi didominasi oleh pengunjung dengan motivasi berkunjung sedang. Persentase dari motivasi kategori sedang ini adalah 57.5 persen atau sebanyak 19 pengunjung. Dominasi ini terjadi pada pilihan jumlah motivasi sebanyak 3-5 motivasi berkunjung. Motivasi berkunjung tertinggi memiliki persentase yang terendah, yakni hanya 2.5 persen. Hal ini terjadi karena hanya ada seorang yang melakukan kegiatan berkunjung ke Wisata Agro Tambi dengan alasan untuk melakukan kunjungan perusahaan.