39
4.3 Instrumen trading
4.3.1
Pendahuluan
Terdapat berbagai jenis instrumen trading. Produk-produk yang lazim dijumpai merupakan instrumen utama yang diperdagangkan secara global berdasarkan volumenya.
Instrumen tersebut sering disebut dengan istilah ‘produk vanilla' karena merupakan instrumen yang sederhana. Namun demikian, untuk setiap produk yang standar pun memiliki versi yang lebih kompleks sejalan dengan perkembangan produk-produk baru untuk memenuhi permintaan nasabah.
Untuk seluruh jenis instrumen yang akan dibahas berikut diperdagangkan dalam valas adalah US dollar, Euro, Yen dan Poundsterling.
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – transaki spot valas (spot
foreign exchange)
Transaksi valas merupakan komitmen untuk memperdagangkan sebuah valute tertentu untuk ditukar dengan valuta lain pada tanggal yang telah disetujui di waktu mendatang. Penetapan tanggal tersebut menentukan jenis transaksi dan pasar untuk instrumen tersebut.
Transaksi spot valas digunakan untuk pertukaran valuta dalam
jangka waktu dua hari kerja yang akan datang dikenal dengan nama spot date.
Jangka waktu dua hari kerja tersebut pada awalnya ditentukan mengingat instruksi settlement yang disampaikan melalui telegraf baru efektif dalam jangka waktu dua hari kerja. Meskipun saat ini instruksi dapat disampaikan secara elektronik, namun two day basis tsb tetap dilakukan. Pasar utnuk transaksi spot valas ini merupakan pasar yang paling likuid di dunia. Transaksi spot ini menimbu!kan risiko valas.
41
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – transaksi forward valas
(forward foreign exchange)
Transaksi forward valas adalah transaksi pertukaran
valas dalam jangka waktu melebihi spot date. Pasar forward pada umumnya memiliki jatuh tempo sampai dengan satu tahun walaupun terdapat beberapa bank memberikan quote harga untuk periode yang lebih lama.
Transaksi forward valas menimbulkan risiko valas dan risiko suku bunga. Hal ini disebabkan forward exchange ditentukan berdasarkan tingkat bunga relatif antara dua valuta dikombinasikan dengan spot exchange rate.
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – transaksi forward valas
-contoh
Sebuah perusahaan Amerika ingin melakukan pembayaran pada pengapalan barang-barang Jepang yang akan jatuh tempo tiga bulan ke depan. Perusahaan tersebut harus membayar sebesar JPY 100m.
Untuk memastikan biaya pengapalan tersebut dalam US dollar, perusahaan sepakat dengan bank untuk membeli JPY 100 juta pada nilai tukar forward JPY/USD saat ini sebesar 100.00. Hal ini memastikan biaya pengapalan tersebut sebesar USD 1 juta. Tiga bulan mendatang perusahaan membayar USD 1 juta kepada bank dan menerima JPY 100 juta yang akan dipakai untuk membayar supplier perusahaan tersebut.
43
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – swap valas
Swap valas adalah gabungan antara transaksi spot
dan transaksi forward. Kedua belah pihak secara bersamaan melakukan transaksi spot dengan spot rate dan transaksi forward dengan forward rate untuk jumlah dan valuta dasar yang sama. Perbedaan antara dua rate tersebut menggambarkan perbedaan tingkat suku bunga antar dua valuta pada periode transaksi. Swap valas menimbulkan risiko suku bunga.
Contoh berikut akan mengilustrasikan alasan transaksi valas dengan value date mendatang akan menimbulkan risiko suku bunga.
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – swap valas - contoh
Bank A dapat membeli USD dan menjual JPY untuk 90 hari mendatang pada rate USD/JPY 99.50. Sebagai altematif Bank A juga dapat membeli spot date dengan rate 100.
Jika Bank A membeli USD 10 juta dan menjual JPY 1,000 juta untuk pengiriman spot date dan mengambil posisi untuk hold untuk jangka panjang selama 90 hari, maka Bank A harus meminjam JPY 1,000 juta dan meminjamkan USD 10 juta untuk jangka waktu 90 hari.
Jika rate USD 3% dan rate JPY 1%, maka perhitungan bunga menjadi sebagai berikut:
JPY 2,500,000 paid (1,000,000,000 x .01 x 90/360) USD 75,000 received (10,000,000 x .03 x 90/360)
45
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – swap valas - contoh
Setelah 90 hari posisi bank akan menjadi:Bertambah (‘Long’) USD 10,075,000 dan berkurang (‘Short’) JPY 1,002,500,000
Nilai tukar efektif sebesar 99.50 diperoleh dengan perhitungan posisi JPY dibagi posisi USD.
Ini merupakan forward rate yang dapat di ambil oleh bank dibandingkan dengan jika bank melakukan transaksi spot digabung dengan pinjaman dan simpanan.
Harga forward dihitung dari perbedaan suku bunga untuk memastikan bahwa tidak terdapat kemungkinan arbitrase di pasar. Oleh karena itu harga forward sensitif terhadap setiap perubahan tingkat suku bunga.
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – pinjaman dan simpanan (loans
and deposits)
Loans and deposits diperdagangkan antar bank degan tingkat bunga tetap dengan jangka waktu tertentu. Jatuh tempo produk ini berkisar antara overnight hingga lima tahun. Namun demikian, kebanyakan transaksi mempunyai jatuh tempo kurang dari satu tahun. Bunga dibayarkan pada saat jatuh tempo bersamaan dengan pembayaran kembali prinsipal kecuali jika jatuh tempo di atas satu tahun, bunga dibayarkan per tahun berdasarkan tanggal transaksi.
Pasar uang antar bank (Inter-bank money.market) merupakan tempat bank memperdagangkan loans dan deposits. Pasar ini digunakan oleh bank mengambil posisi sebagai antisipasi atas pergerakan suku bunga ke tingkat yang diharapkan. Namun demikian jumlah volume transaksi di pasar pada umumnya dipengaruhi oleh kebutuhan bank untuk match pendanaan dalam rangka menjaga liquidity position-nya.
47
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – obligasi
Obligasi adalah instrumen hutangjangka panjang yang bisa dipindahtangankan yang dikeluarkan oleh peminjam (issuer dengan memperoleh sejumlah uang dari investor (holder). Penerbit obligasi berkewajiban membayar bunga yang telah ditentukan kepada holder dengan waktu pembayaran tertentu sepanjang masa berlakunya obligasi dan membayar kembali pokoknya pada saat maturity.
Obligasi diterbitkan oleh berbagai organisasi dan setiap obligasi mewakili klaim keuangan terhadap penerbitnya. Sebuah obligasi
vanilla umumnya akan memberikan bunga tetap selama jangka
waktu obligasi tersebut. Istilah vanilla digunakan untuk memberi indikasi obligasi bahwa obligasi tersebut memiliki fitur standar yang terdapat di pasar.
4.3 Instrumen trading