49
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – obligasi
Obligasi memiliki peringkat tertinggi. Kemampuan untuk membayar bunga dan pokoknya sangat kuat.
AAA Aaa
Description S&P
Moody’s
Obligasi berperingkat D menunjukkan bahwa obligasi dalam keadaan default/macet, dan/atau terdapat tunggakan pembayaran kembali pokokobligasi. D
D
Peringkat di atas didasarkan pada peringkat obligasi.
Obligasi menimbulkan risiko suku bunga umum (general interest
rate risk) dan risiko spesifik (specific risk).
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – trading ekuitas
Trading ekuitas (equity trading) adalah jual beli saham dari suatu perusahaan yang masuk bursa saham dan tercatat di pasar bursa di seluruh dunia. Saham biasa mewakili kepemilikan pada sebuah perusahaan. Pemegang saham memiliki ekspektasi utnuk memperoleh pembayaran deviden yang diperoleh dari laba perusahaan.
Pemegang Saham tersebut juga akan menikmati kenaikkan (gain) nilai saham yang dipegangnya. Oleh karena itu, semakin bagus dan berhasil perusahaan tersebut, maka semakin besar pula return yang diperoleh pemegang saham. Harga suatu saham mewakili persepsi pasar terhadap nilai perusahaan saat ini. Harga saham akan berfluktuasi sejalan dengan penyesuaian nilai pasar terhadap perusahaan tersebut berdasarkan inforamsi yang diterima. Pemegang saham sebuah perusahaan akan terekspos pada risiko ekuitas dan risiko spesifik.
51
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – trading komoditas
Trading komoditas (commodity trading) adalah pembelian dan penjualan produk komoditas secara fisik yang diperdagangkan dalam pasar sekunder. Transaksi ini meliputi produk-produk pertanian (agricultural products), minyak, dan logam mulia. Produk dibeli dan dijual pada tempat tertentu dan tanggal yang disepakati.
Terdapat pasar spot dan forward untuk beberapa produk ini dan masing-masing produk memiliki fitur tambahan yang terkait secara langsung dengan karakteristik fisik produk tersebut.
4.3 Instrumen trading
4.3.2 Instrumen cash – trading komoditas
Sebagai contoh produk dengan ciri spesifik dapat dilihat pada pasar minyak mentah (crude oil). Lokasi juga merupakan faktor penting dalam perdagangan komoditas minyak ini.
Sebuah tanker minyak mentah di Amerika akan mempunyai harga yang berbeda dengan tanker minyak mentah di Malaysia karena perbedaan keseimbangan permintaan/penawaran pada setiap region dan perbedaan biaya transportasi minyak antar wilayah. Posisi pada produk komoditas akan menimbulkan risiko komoditas dan posisi forward akan memberikan tambahan risiko suku bunga sebagaimana kontrak forward valas.
53
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instrumen derivatif
Dalam 20 tahun terakhir, derivatif telah berkembang menjadi pelaku utama risiko pasar dengan inovasi produk yang dikembangkan oleh bank bagi nasabahnya.
Produk-produk tersebut, selama ini dikategorikan sebagai instrumen cash dan produk tersebut merupakan underlying dari transaksi produk-produk derivatif.
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instrumen derivatif
Ciri utama hampir semua derivatif adalah dalam transaksi jumlah pokok tidak turut dipertukarkan sehingga secara substansial mengurangi risiko kredit dan risiko settlement. Transaksi ini sering disebut sebagai contracts for difference mengingat perubahan harga relatif dari underlying instrumen kas yang dipertukarkan. Dengan mengurangi risiko kredit, bank dapat melakukan perdagangan dengan banyak pihak (counterparties) dibanding dengan yang bisa dilakukan melalui instrumen kas (cash instruments). Hal ini mengakibatkan pasar derivatif menjadi lebih likuid sehingga volume perdagangan tumbuh pesat sejalan pula dengan jumlah risiko yang diambil.
55
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instrumen derivatif
Beberapa produk derivatif diperdagangkan pada pasar future (futures exchange) dan lainnya diperdagangkan di pasar OTC (over-the-counter).
Pasar OTC adalah pasar dimana satu bank dengan bank lainnya melakukan transaksi secara langsung tanpa melalui bursa.
Ada banyak jenis “exotic” derivatif yang memiliki gabungan antara risiko dan pembayarannya.
Namun demikian, produk-produk tersebut dapat dirinci menjadi produk normal (vanilla products) seperti dijelaskn berikut ini
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instrumen derivatif – kontrak future (futures
contracts)
Salah satu jenis derivatif yang paling penting adalah kontrak futures (futures contract). Kontrak futures dilakukan di dalam pasar yang berfungsi sebagai clearing house bagi semua counterparties.
Semua perdagangan dilakukan melalui pasar. Hal ini berarti bank tidak mempunyai risiko kredit dengan banyak pihak tetapi hanya dengan pasar tersebut. Kontrak futures membentuk posisi berdasarkan instrumen yang mendasarinya pada tanggal tertentu di kemudian hari. Kontrak future tersedia untuk sebagian besar instrumen kas mulai dari obligasi sampai komoditas.
57
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instrumen derivatif – kontrak future
Secara umum, kontrak future mempunyai ciri-ciri sbb: • exchange traded• Jumlah tetap untuk setiap kontrak (fixed amount per contract)
• tanggal tetap untuk delivery (fixed dates for delivery)
• Persyaratan delivery yang pasti (precise delivery conditions) • Margin calls harian (daily margin calls).
Kontrak future mempunyai risiko yang sama seperti instrumen yang mendasarinya dan akan ada risiko suku bunga pada saat tanggal delivery
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instrumen derivatif – kontrak future - contoh
Sebuah obligasi future yang diperdagangkan untuk delivery pada Desember 2005 akan menggunakan dasar harga forward dari obligasi yang mendasarinya (underlying bond).
Jika pembeli memegang posisi sampai tanggal delivery, penjual akan mempunyai kewajiban untuk memberikan obligasi sesuai dengan kontrak kepada pembeli.
Pada prakteknya delivery secara fisik jarang terjadi karena penyelesaian kas dilakukan atas perbedaan harga antara transaksi aslinya dan harga pada saat tanggal penyerahan
59
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instruments derivatif – swap bunga (interest rate
swaps)
Swap bunga (Interest rate swaps) adalah derivatif OTC yang memungkinkan bank dan nasabah untuk memperoleh suku bunga jangka panjang tanpa harus menggunakan dana jangka panjang.
Risiko kredit dan kebutuhan likuiditas adalah hambatan utama dalam hal bank menyediakan pendanaan jangka panjang kepada nasabah. Sebaliknya, banyak nasabah yang mempunyai proyek jangka panjang yang memerlukan pendanaan dengan bunga tetap.
Swap bunga menyediakan solusinya dengan cara kedua belah pihak untuk melakukan swap suku bunga tanpa melakukan swap pada jumlah pokoknya.
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instruments derivatif – swap bunga
Swap bunga diperdagangkan dengan waktu jatuh tempo mencapai 30 tahun meski hanya sedikit volume transaksi yang jatuh temponya berada di atas 10 tahun. Jatuh tempo maksimum bervariasi antar valuta dan tergantung pada underlying pasar obligasi yang terkait dengan valuta tersebut. Hal ini dikarenakan obligasi digunakan sebagai hedging untuk swap.
Swap vanilla memiliki suku bunga tetap yang diswap dengan indeks suku bunga mengambang seperti satu bulan, tiga bulan atau enam bulan LIBOR. Hal ini berarti semua pihak sepakat untuk memperdagangkan perbedaan antara dua suku bunga tersebut. Mengingat bahwa rate LIBOR akan berubah setiap saat, maka pertukaran bersih (net exchange) juga akan selalu berbeda sepanjang masa swap.
61
4.3 Instrumen trading
4.3.3 Instrumen derivatif – swap bunga
Swap vanilla sebgaina besar diperdagangkan di pasar antar bank. Namun demikian, pasar ini juga memperdagangkan beberapa variasi dari swap vanilla swap untuk memenuhi kebutuhan end-user.
Bank memakai gabungan dari instrumen hedging untuk mengelola risiko suku bunga yang ditimbulkan dari oleh transaksi swap.
Swap bunga menimbulkan risiko suku bunga
4.3 Instrumen trading