• Tidak ada hasil yang ditemukan

Setiap risiko di atas tidak berdiri sendiri sendiri, sebab perubahan dari satu risiko akan berpengaruh pada

Dalam dokumen Modul BSMR Level 1 (Ver.1) (Halaman 116-120)

risiko yang lain.

4.1 Karateristik risiko pasar

4.1 Karakteristik Risiko Pasar – Risiko Suku Bunga

Risiko suku bunga adalah potensi kerugian yang timbul akibat perubahan suku bunga. Risiko ini berlaku bagi semua surat berharga (instrument) yang

menggunakan satu atau lebih yield curves untuk menghitung nilai pasar instrumen tersebut

7

4.1 Karateristik risiko pasar

4.1 Karakteristik Risiko Pasar – Risiko Suku Bunga

Orange County, California

Pada bulan Desember 1994 Orange County, otoritas lokal di Negara Bagian California, menggemparkan pasar dengan mengumumkan bahwa investasi mereka menderita kerugian sebesar USD1.6 milyar yang merupakan kerugian terbesar yang pernah tercatat oleh otoritas lokal. Kerugian tersebut diakibatkan kesalahan pengelolaan oleh treasurer atas portofolio sebesar USD7.5 milyar milik sekolah, kota dan pemerintah daerah itu sendiri.

Dengan berinvestasi pada posisi derivatif, treasurer mempertaruhkan seluruh dananya dengan spekulasi bahwa suku bunga akan turun atau tetap rendah. Strategi investasi tersebut berjalan dengan baik hingga 1994 ketika Reserve Board mendorong kenaikan suku bunga yang menyebabkan kerugian yang luar biasa. Investasi tersebut dilikuidasi pada bulan Desember 1994 dengan kerugian sebesar USD1.6 milyar. Setelah dilikuidasi, suku bunga turun menjadi 2.5% di mana jika portofolio tersebut tetap dipertahankan akan mengurangi kerugian sebesar USD 200 juta. Sangat jarang pelaku pasar yang memperkirakan tingkat suku bunga akan turun sangat cepat pada 1995.

4.1 Karateristik risiko pasar

4.1 Karakteristik risiko pasar – Risiko posisi ekuitas

Risiko posisi ekuitas (equity position risk) adalah potensi kerugian yang timbul akibat perubahan harga saham. Risiko ini berlaku bagi seluruh instrumen yang menggunakan harga ekuitas (equity prices) sebagai dasar acuan penilaian mereka.

Contoh - Morgan Grenfell Private Equity

Pada bulan Februari 2001 dilaporkan dalam Financial Times bahwa Morgan Grenfell Private Equity (MGPE) mengalami kerugian sebesar GBP 150 juta karena memegang saham EM.TV, sebuah media group asal German, MGPE telah mengakuisisi saham yang merupakan bagian dari transaksi dengan cara menjual kepemilikan saham MGPE pada Formula Satu, Pada saat yang sama saham EM. TV jatuh 90%.

9

4.1 Karateristik risiko pasar

4.1 Karakteristik risiko pasar – Risiko nilai tukar

Risiko nilai tukar (foreign exchange risk) adalah potensi kerugian yang timbul karena perubahan nilai tukar. Risiko ini berlaku bagi produk yang terkait dengan nilai tukar dan posisi yang dinilai menggunakan valas dalam pelaporan bank.

Contoh - Telekomunikasi Indonesia

Pada bulan Agustus 1998, PT Telkom menderita kerugian bersih sebesar USD 101juta pada laporan keuangan mereka sebagai akibat kerugian nilai tukar setara dengan USD 150 juta. Kerugian berasal dari pinjaman USD 306 juta, JPY 11 milyar dan FRF 130 juta, yang dikonversi ke dalam rupiah. Devaluasi rupiah terhadap USD, JPY dan FRF mengakibatkan pembayaran kembali hutang tersebut menelan biaya bersih mendekati USD 150 juta, lebih dari jumlah pinjaman yang mereka terima.

.

4.1 Karateristik risiko pasar

4.1 Karakteristik risiko pasar – Risiko posisi komoditi

Risiko posisi komoditi (commodity position risk) adalah potensi kerugian yang timbuk akibat perubahan harga komoditas. Risiko ini dapat terjadi pada semua posisi komoditas dan semua posisi derivatif komoditas.

Contoh - Sumitomo Corporation

Pada bulan Juni 1996 Sumitomo Corporation melaporkan dalam periode 10 tahun telah mengalami kerugian sebesar USD 1.8 milyar sebagai akibat trading komoditas tembaga diluar otorisasi yang dilakukan oleh trader seniornya.

Diperkirakan pada saat itu seluruh investment bank yang melakukan transaksi derivatif secara kolektif mengalami kerugian sebesar USD 100 juta akibat pergerakan harga tembaga.

11

4.1 Karateristik risiko pasar

4.1 Karakteristik risiko pasar - Harga pasar

Harga pasar (Market prices) dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya:

Penawaran dan permintaan (supply and demand) produk dalam jangka pendek akan mempengaruhi tingkat harga sebab para pemain (market makers) akan melakukan penyesuaian harga berdasarkan harga pasar. Waktu yang diperlukan untuk melakukan perubahan harga akan bervariasi antar berbagai pasar dan volume transaksi bisnis yang dilihat oleh market makers.

Likuiditas (liquidity) dapat mempunyai pengaruh yang besar pada harga pasar. Pasar yang likuid mempunyai banyak pemain (market makers) serta volume usaha yang besar. Spread tarnsaksi kecil sehingga costs transaksi juga rendah. Pasar yang tidak likuid mempunyai spread besar dan transaksi tidak terjadi secara aktif. Pasar yang likuid dapat menjadi tidak likuid sebelum liburan nasional maupun pengumuman kebijakan ekonomi oleh pemerintah.

4.1 Karateristik risiko pasar

4.1 Karakteristik risiko pasar – Harga pasar

Intervensi oleh otoritas keuangan (official intervention) memberikan efek jangka pendek terhadap tingkat harga di pasar, seperti penurunan suku bunga atau devaluasi mata uang. Jangka waktu dapat berubah menjadi panjang jika misalnya intervensi memberikan sinyal perubahan kebijakan ekonomi.

Arbitrase (arbitrage), dimana tingkat harga pasar tertentu dibatasi oleh tingkat harga di pasar lainnya, akan mempengaruhi pergerakan harga harian. Sebagai contoh, jika sebuah saham diperdagangkan di pasar modal London dan New York dan harga di London lebih tinggi dari harga di New York, trader akan melakukan jual saham di London dan akan membelinya di New York untuk memperoleh keuntungan. Karena sifat pasar internasional dan arus informasi adalah seketika (real time), harga pasar umumnya konsisten antara pasar yang satu dengan pasar yang lain, yang tidak memungkinkan untuk mengambil keuntungan dari satu pasar ke pasar lainnya. Dengan demikian kemungkinan arbitrase hanya akan muncul dalam satu periode yang sangat singkat.

13

4.1 Karateristik risiko pasar

4.1 Karakteristik risiko pasar – Harga pasar

Kondisi ekonomi dan politik (economic and political events) dan

bencana alam dapat mengakibatkan perubahan harga jangka pendek. Hal ini dapat terjadi dalam skala pasar lokal namun jika kejadian cukup besar dapat berpengaruh terhadap pasar global.

Faktor-faktor ekonomi yang mendasari (underlying economic factors)

merupakan pembentuk utama tingkat harga jangka panjang. Sebagai contoh, dalam jangka panjang, nilai tukar antara dua negara akan mencerminkan tingkat inflasi relatif dan kinerja ekonomi relatif masing-masing negara tersebut.

4 Karakteristik Risiko Pasar

Dalam dokumen Modul BSMR Level 1 (Ver.1) (Halaman 116-120)