• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kebutuhan Integrasi Personal

Dalam dokumen KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN DARI IBU M (Halaman 101-108)

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Analisis Deskriptif Data Penelitian

4.2.3 Kebutuhan Integrasi Personal

Kebutuhan ini dikaitkan dengan penguatan kredibilitas, kepercayaan, stabilitas, dan status individu. Kebutuhan-kebutuhan ini berasal dari hasrat seseorang untuk mencari harga diri. Informasi yang disampaikan dalam program “Perbaikan Gizi: ASI Eksklusif” ini harus memiliki kekuatan yang dapat meyakinkan peserta penyuluhan untuk melaksanakan informasi kesehatan yang telah disampaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mengetahui gambaran mengenai kebutuhan Integrasi Personal digunakan analisis statistik deskriptif. Sub Variabel Kebutuhan Integrasi Personal dibagi dalam 2 indikator yaitu penguatan kepercayaan dan penguatan kredibilitas.

Tabel 4.10 Indikator 5 Penguatan Kepercayaan Indikator Alternatif Jawaban Jumlah Skor SS S CS TS STS 5 18 13 4 1 0 36 156 Persentase 50,00 36,11 11,11 2,78 0,00 100

Menurut indikator lima terlihat bahwa ada 36 ibu menyusui, sebagian besar responden menjawab sangat sesuai yaitu sebesar 50,00%, selanjutnya yang menjawab sesuai 36,11%, yang menjawab cukup sesuai 11,11%, selanjutnya yang menjawab tidak sesuai sebesar 2,78% dan sangat tidak sesuai 0,00% yang artinya tidak ada responden yang menjawab sangat tidak sesuai dalam menanggapi kebutuhan informasi integrasi personal tersebut.

Berdasarkan jawaban responden terhadap pernyataan “Anda akan merasa senang dengan materi yang diberikan” bahwasannya perasaan senang akan muncul dari ibu menyusui yang datang dalam program penyuluhan jika informasi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan informasinya. Ibu menyusui yang datang dalam program penyuluhan merupakan ibu-ibu yang merasa butuh terhadap informasi kesehatan yang berguna untuk kesehatan bayinya. Mengingat bahwasannya pemberian ASI sangat penting bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasannya, maka perlu diperhatikan agar dapat pemberian ASI tersebut terlaksana dengan benar.

Tabel 4.11 Indikator 6 Penguatan Kredibilitas Indikator Alternatif Jawaban Jumlah Skor SS S CS TS STS 6 25 9 1 1 0 36 166 Persentase 69,44 25,00 2,78 2,78 0,00 100

Menurut indikator enam terlihat bahwa ada 36 ibu menyusui, sebagian besar responden menjawab sangat sesuai yaitu sebesar 69,44%, selanjutnya yang menjawab sesuai 25,00%, yang menjawab cukup sesuai dan tidak sesuai sama besar yakni 2,78%, selanjutnya yang menjawab sangat tidak sesuai 0,00% yang artinya tidak ada responden yang menjawab sangat tidak sesuai dalam menanggapi kebutuhan informasi integrasi personal tersebut.

Berdasarkan jawaban responden pada pernyataan “Menurut Anda melalui penyuluhan, Anda percaya bahwa kesehatan itu penting bagi bayi dan ibu menyusui” karena agar informasi yang diberikan dapat dipergunakan dengan baik oleh pendengar, maka penyedia informasi dimana disini adalah petugas kesehatan di puskesmas harus membuat ibu menyusui yang datang dalam program penyuluhan percaya terhadap informasi yang mereka berikan. Misalnya saja informasi yang diberikan dapat dikuatkan dengan penayangan video mengenai bayi bergizi buruk yang tidak diberikan ASI oleh ibunya.

Tabel 4.12 Kebutuhan Integrasi Personal Sub Variabel Pernyataan Alternatif Jawaban Skor SS S CS TS STS X3. Kebutuhan Integrasi personal 1 18 13 4 1 0 156 2 25 9 1 1 0 166 Total 322

Berdasarkan tabel 4.12 diatas terlihat bahwa dari 36 Ibu menyusui, sebagian besar responden menjawab sangat sesuai yaitu sebesar 59,72%, selanjutnya diikuti dengan menjawab setuju yaitu sebesar 30,56%, menjawab cukup sesuai yaitu sebesar 6,94% dan menjawab cukup sesuai yaitu sebesar 2,78%.

Menurut tabel 4.12 diatas, terlihat bahwa skor jawaban indikator dari sub variabel Kebutuhan Integrasi Personal sebesar 322 untuk 2 indikator yang diberikan, nilai tertinggi diberi skor 5 dan nilai terendah diberi skor 1, maka :

a. Skor minimum : 1 x 2 x 36 = 72

b. Skor maksimum : 5 x 2 x 36 = 360

c. Range : 360 – 72 = 288

Interval kategori untuk skor jawaban indikator dari sub variabel Kebutuhan Integrasi Personal adalah sebagai berikut :

Gambar 4.3 Garis Kontinom Kebutuhan Integrasi Personal

Data pada garis kontinom diatas menunjukkan bahwa sub variable kebutuhan Integrasi Personal berada pada kategori sangat sesuai. Dengan demikian, nampak bahwa sebagian besar responden menilai sub variabel tersebut dengan kategori sangat sesuai. Hal ini nampak pada persepsi 36 Ibu menyusui yang setelah dianalisis mencapai 322.

Berdasarkan data pada garis kontinom diatas jawaban responden terhadap pertanyaan: “Apakah informasi yang disampaikan oleh para petugas kesehatan dalam program perbaikan gizi: ASI Eksklusif di Puskesmas Pekan Kamis Kabupaten Agam Sumatera Barat dapat memenuhi kebutuhan informasi integrasi personal ibu menyusui?” yang menjawab sangat sesuai yaitu sebesar 59,72%. Dengan demikian, mayoritas responden adalah menjawab sangat sesuai.

Kebutuhan integrasi personal merupakan suatu kebutuhan informasi dimana digunakan untuk mencari jati diri seseorang. Informasi yang penting bagi

Sangat Sesuai Sesuai Sedang Kurang Sangat Kurang 302.4 244.8 187.2 129.6 360 72 322

ibu menyusui sebagai salah satunya adalah ibu menyusui dianjurkan untuk meminum cukup cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Air kemih yang berwarna kuning muda menunjukkan bahwa tubuh mendapatkan cukup cairan. Cairan yang memadai menjaga tubuh agar tidak merasa haus tetapi (berbeda dengan mitos yang populer) tidak berhubungan dengan kenaikan produksi ASI. (Simkin 2007)

Mengetahui banyak hal mengenai bayi merupakan salah satu cara untuk menambah rasa senang yang dapat menunjukkan jati diri seorang ibu bahwasannya ia dapat memahami perilaku dan keadaan bayinya dengan baik. Bayi merupakan individu yang memiliki temperamen dan berkepribadian unik. Bentuk bayi yang baru lahir akan berbeda dari bayi lainnya dalam hal penampilan; tingkat aktivitas, respons terhadap rasa lapar, sakit, atau bosan; dan pola tidur atau makan. Bayi yang memiliki kombinasi dari reaksi yang intens, ketidakteraturan, kemampuan adaptasi yang lambat dan tingkat aktivitas yang tinggi benar-benar merupakan tantangan bagi orang tuanya. Pola perkembangan bayi adalah unik dan khas untuk dirinya. (Bobak 2004)

Pemberian ASI memiliki banyak kelebihan bagi ibu menyusui maupun bayinya. ASI merupakan makanan yang paling cocok untuk kemampuan digestif bayi, karena jika bayi dapat menyerap dengan baik, tidak pernah sembelit, dan akan memiliki rasa puas. ASI juga bebas dari kuman, pada kenyataannya ASI memiliki kandungan antibodi sehingga bayi yang jarang mendapatkan ASI umumnya jarang sakit dan jarang sekali menderita alergi jika dibandingkan dengan bayi yang mendapatkan susu formula. Pemberian ASI sangat penting

untuk tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental serta kecerdasan anak. Maka dari itu sangat perlu perhatian agar pemberian ASI dapat terlaksana dengan benar. (Roesli 2000 dalam Emilia 2008)

Menurut Winarno (dalam Emilia 2008) ASI merupakan makanan yang paling baik untuk bayi segera setelah lahir. Kelebihan dan kehebatan ASI sudah tidak disangsikan lagi. ASI mengandung hampir semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi dengan komposisi sesuai dengan kebutuhan bayi. ASI memiliki kandungan yang dapat membantu penyerapan nutrisi. Pada bulan-bulan awal, pada saat bayi dalam kondisi yang paling rentan, ASI eksklusif dapat membantu melindungi bayi dari diare, infeksi telinga dan penyakit infeksi lainnya yang biasa terjadi.

Penyuluhan ASI eksklusif yang dilaksanakan di puskesmas tersebut memiliki tujuan yang sangat penting yakni untuk meyakinkan ibu menyusui agar dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya sesuai dengan informasi yang terpercaya sehingga mereka yakin untuk melakukannya. Jadi dapat diketahui bahwa hampir semua responden menjawab program penyuluhan ASI eksklusif ini sangat dapat memenuhi kebutuhan integrasi personal mereka. Informasi yang disampaikan dalam program penyuluhan ini memiliki kekuatan yang dapat meyakinkan responden mengenai informasi yang telah disampaikan. Sehingga mereka dapat mengikuti dan menerapkan informasi yang didapat di kehidupan sehari-hari.

Dalam dokumen KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN DARI IBU M (Halaman 101-108)

Dokumen terkait