• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan

Dalam dokumen OLEH RIKI PRIYANDI NIM: (Halaman 173-0)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.8 Pembahasan

4.8.7 Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan

Pemberian tambahan penghasilan yang bijaksana seperti gaji adalah salah satu bentuk dari kebijakan Dinas Pendidikan yang membuat pegawai aktif dalam bekerja. Pemberian tambahan penghasikan juga harus mengutamakan indikasi kebijaksanaan Dinas Pendidikan yang diadasari oleh pendidikan, pengalaman serta tanggung jawab yang diberikan kepada pegawai tersebut dalam penentuan besarnya tambahan penghasilan sehingga pegawai merasa diberikan balas jasa yang sesuai serta akan bersaing dalam memberikan konstribusi terhadap Dinas Pendidikan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ignatius , Dianti dan Khosari, (2017) bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.

4.8.7 Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai

Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa nilai t hitung> t tabel dari kepuasan kerja (Z) yaitu 4,906 > 1,99 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < alpha 0,05, sehingga variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan

tingkatkan maka akan meningkatkan kinerja pegawai Dinas Pendidikan Kota Medan.

Kepuasan dapat dirumuskan sebagai respon umum pekerja berupa perilaku yang ditampilkan oleh karyawan sebagai hasil persepsi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaannya. Seorang pekerja yang masuk dan bergabung dalam suatu organisasi mempunyai seperangkat keinginan, kebutuhan, hasrat dan pengalaman masa lalu yang menyatu dan membentuk suatu harapan yang diharapkan dapat dipenuhi di tempatnya bekerja.

Kepuasan kerja ini akan didapat apabila ada kesesuaian antara harapan pekerja dan kenyataan yang didapatkan ditempat bekerja. Persepsi pekerja mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaannya dan kepuasan kerja melibatkan rasa aman, rasa adil, rasa menikmati, rasa bergairah, status dan kebanggaan. Dalam persepsi ini juga dilibatkan situasi kerja pekerja yang bersangkutan yang meliputi interaksi kerja, kondisi kerja, pengakuan, hubungan dengan atasan, dan kesempatan promosi. Pegawai akan merasa nyaman dalam melakukan kewajibannya.

Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Sari, Heru dan Susilo, (2018) yang menyatakan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Jika kepuasan kerja meningkat maka kinerja karyawan juga akan meningkat. Kepuasan kerja dalam bekerja menjadikan sesuatu yang mampu menghubungkan antara tugas dan tanggung jawab hal ini mampu memberikan kinerja yang optimal pada diri pegawai.

4.8.8 Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja

Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhada kinerja melalui kepuasan kerja. Meskipun kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja, hubungan beban kerja terhadap kepuasan dan kinerja arahnya adalah negatif. Hal ini mengindikasikan bahwa jika beban kerja ditingkatkan maka akan menurunkan kepuasan kerja dan berdampak terhadap kinerja pegawai Dinas Pendidikan Kota Medan. Kondisi dimana terjadinya peningkatan beban kerja akan diikuti dengan penurunan kinerja yang dilihat dari adanya revisi pekerjaan.

Beban kerja yang diberikan oleh atasan bersifat rutin dan selalu menambah jumlah jam kerja yang membuat pegawai sering pulang lebih lama dari waktu sebenarnya. Selain itu beban kerja yang diberikan juga harus diselesaikan tepat waktu seperti laporan kerja dan beberapa pekerjaan lainnya seperti mendatangi sekolah-sekolah baik negri maupun swasta.

Beban kerja yang tingga sangat berdampak negatif pada kepuasan kerja. Hal ini tentunya disebabkan tidak adanya kesesuaian baik penghasilan, tupoksi kerja maupun tuntutan kerja antar divisi yang di anggap tidak sama namun pendapatan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan sama. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Wijaya, (2018) serta penelitian dari lukiyana, firman dan firdaus (2017) bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.

4.8.9 Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja

Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhada kinerja melalui kepuasan kerja. Artinya semakin tinggi disiplin kerja karyawan maka kepuasan kerja juga akan semakin tinggi.

Disiplin merupakan suatu alat yang digunakan pimpinan Dinas Pendidikan untuk berkomunikasi dengan pegawai agar mereka bersedia untuk mengubah suatu perilaku serta sebagai suatu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesediaan seseorang mentaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku.

Adanya disiplin kerja mampu membentuk kepuasan pegawai terhadap pekerjaannya. Pegawa tidak hanya secara formalitas bekerja dikantor, tetapi juga mampu merasakan dan menikmati pekerjaannya, sehingga ia tidak akan merasa bosan dan lebih tekun dalam beraktifitas. Para pegawai akan lebih senang dalam bekerja apabila pekerjaan dapat dilakukan dengan mudah, hal tersebut karena karyawan bekeja sesuai dengan praturan dan posedur kerja yang ada.

Dinas Pendidikan Kota Medan selalu berupaya untuk meningkatkan tingkat kedisiplinan pegawai diantaranya adalah jujur dalam melaksanakan tugas, bertanggung jawab pada pekerjaannya masing-masing, bekerja sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh perusahaan, hadir tepat waktu, mengikuti tata cara kerja dan mampu menggunakan perlengkapan kerja dengan tepat.

Jika pegawai bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka akan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Alasan ini diperkuat oleh teori

Hasibuan (2014) yang berpendapat bahwa kedisiplinan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma social yang berlaku. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Karollah, Syarifah dan Nathasya (2018) bahwa disiplin kerja yang tinggi dapat meningkatkan kinerja dengan mengupayakan agar pegawai tetap sadar dan bersedia untuk patuh dan taat terhadap aturan yang ada di perusahaan.

4.8.10 Tambahan penghasilan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja

Hasil penelitian menunjukan bahwa tambahan penghasilan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja.

Tambahan penghasilan pegawai merupakan hal yang sangat penting bagi karyawan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari bersama keluarga. Namun, tidak hanya penting bagi karyawan tambahan penghasilan pegawai juga penting bagi perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang qualifed serta mengurangi angka turn over karyawan yang akan menambah biaya perusahaan.

Tambahan penghasilan pegawai yang diberikan oleh Dinas Pendidikan kepada pegawai dapat mempengaruhi banyak hal seperti misalnya kepusan kerja, produktivitas, kinerja dan lain-lain. Semakin besar tambahan penghasilan pegawai yang diterima maka kepuasan kerja, produktivitas, dan kinerja juga akan semakin baik. Hal ini dapat dilihat dari tindakan yang dilakukan seperti disiplin, moral kerja, semangat kerja.

Oleh sebab itu setiap perusahaan harus memperhatikan tambahan penghasilan pegawai. yang diberikan agar pegawai memiliki kepusan kerja yang

baik sehingga menghasilkan hal-hal yang memberikan profit bagi perusahaan.

Walaupun pada dasarnya kepuasan kerja merupakan sesuatu yang bersifat individual, setiap individu memiliki tingkat kepuasan kerja yang berbeda. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hidayah, (2016) dan Ignatius et al (2017) bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

2. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

3. Tambahan penghasilan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

4. Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

5. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

6. Tambahan penghasilan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

7. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap knerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

8. Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

9. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

10. Tambahan penghasilan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja pada Dinas Pendidikan Kota Medan.

5.2 SARAN

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Dinas Pendidikan Kota Medan maka saran dari peneliti adalah :

1. Tambahan Penghasilan Pegawai merupakan variable dominan diantara variable kinerja, kepuasan kerja, beban kerja dan disiplin kerja. Oleh karenanya struktur pemangku jabatan dari Kepala Dinas, Kepala Bagian dan Kepala Seksi harus benar-benar memahami prosedur pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai , memperhatikan pengukuran kinerja pegawai/stafnya dengan melakukan penilaian aspek perilaku kerja dan aspek prestasi kerja pegawai/ bawahanya dengan lebih objektif.

2. Kepuasan Kerja pegawai berpengaruh signifikan, artinya seluruh Pejabat Dinas Pendidikan harus menyadari bahwa kepuasan kerja merupakan dasar yang harus dipenuhi terlebih dahulu kepada pegawai agar mereka dengan senang hati memberikan kinerja yang lebih baik lagi, sehingga antara kewajiban dan hak bisa berjalan seimbang.

3. Peningkatan kinerja melalui kepuasan kerja pegawai, sebaiknya seluruh Bidang, Bagian dan Seksi pada Dinas Pendidikan menyadari bahwa SDM merupakan bagian terpenting, dengan perencanaan yang baik hendaknya SDM/Pegawai, secara internal ditingkatkan

kualitasnya dengan menambahkan faktor lain dengan cara menciptakan dan memberikan pengembangan kompetensi dan keterampilan di setiap bidang, memberi peluang promosi jabatan sesuai lelang yang berlaku untuk menyaring SDM yang berkualitas.

4. Melalui struktur organisasinya Dinas Pendidikan harus mampu melihat dan lebih sensitif terhadap fenomena apa yang terjadi berhubungan dengan kinerja ataupun produktifitas pegawai, sehingga diharapkan mampu mengendalikan dan merumuskan faktor-faktor penyebab tinggi dan rendahnya kinerja pegawai yang tentu akan mempengaruhi produktifitas, kinerja serta kemajuan Dinas Pendidikan secara umum.

5. Kedisplinan dan kinerja pegawai diharapkan dapat tercapai dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan setiap pegawai. Sehingga tugas sesuai tupoksi dan tanggung jawab pegawai masing-masing dapat dijalankan dengan peraturan yang ada. Punish and reward adil dan jelas , tidak hanya fokus pada sistem kehadiran saja namun produktifitas dan hasil kerja pegawai yang baik juga diutamakan, karena semakin beban kerja, kedisiplinan dan tambahan penghasilan melalui kepuasan kerja tercipta baik, diharapkan kinerja Dinas Pendidikan secara umum akan menjadi semakin baik pula.

6. Penelitian ini juga nantinya dapat digunakan sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya tentang beban kerja, disiplin kerja, tambahan penghasilan pegawai, kepuasan kerja serta kinerja pagawai dan teori

pendukung SDM dan yang menjadi keterbatasan penelitian ini.

DAFTAR PUSTAKA

A.A. Anwar Prabu Mangkunegara. 2010. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia, Refika Aditama, Bandung

AA. Anwar Prabu Mangkunegara, 2013, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Remaja Rosdakarya, Bandung.

Ahmad Badawi Saluy, Risamawati (2018), The Influence of Transformational Leadership Style, Work Discipline and Compensation on Teacher Performance SMK Global Mulia Bekasi, Journal of Economics, Business and Management (SJEBM) Juni, 2018; 5(6): 465-474

Ahmad Saputra , Relly Rotua Turnip, (2018), Pengaruh motivasi, komunikasi dan disiplin terhadap kepuasan kerja PT PLN (Persero) P3B Sumbagut, Jurnal Manajemen Bisnis STIE IBBI, Volume 29 No.2

Alex S. Nitisemito, 2014, Manajemen Personalia, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Andrew E. Sikula. 2011 Manajemen Sumber Daya Manusia. Erlangga. Bandung Banta Karollah Syarifah Nathasya (2018), Pengaruh Tunjangan Prestasi Kerja dan

Disiplin Kerja terhadap Kinerja ASN Negeri Sipil pada Badan Kepegawaian Aceh, SIMEN (Akuntansi dan Manajemen) STIES Vol. 9 Issue 1 (2018) hal.13-22

Dessler, Gary. 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.

Dewi Tri Wijayati Wardoyo (2016), The Influence of the Discipline and Compensation against Work Productivity (Study on the Security Services Company, PT Garuda Milky Artha Surabaya), International Journal of Business and Management; Vol. 11, No. 1 : 2016

Encep saefullah , listiawati, asti nur amalia (2017), Pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap produktivitas kerja karyawan , Akademika, Vol. 15.

No.2 Agustus 2017

Hasibuan, Malayu S.P. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Handoko, T. Hani. 2011. Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia.

Yogyakarta: Penerbit BPFE

Ghozali, Imam. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro: Semarang

George Kafui Agbozo, The Effect of Work Environment on Job Satisfaction:

Evidence from the Banking Sector in Ghana, Journal of Human Resource Management 2017 :5(1): 12-18

Jecqueline Fritzie Najoan, (2018) Pengaruh tunjangan kinerja terhadap kinerja ASN pada dinas pertanian kabupaten minahasa, Agri-SosioEkonomi Unsrat, Volume 14 Nomor 1, Januari 2018 : 11 – 24

Jimmy Ignatius , Ine Luna Dianti , Sujati Khosari, (2017), Pengaruh kepuasan kerja dan kompens

asi terhadap kinerja karyawan (studi kasus di PT. Dharma Busana Elok Singgasana), jurnal eksekutif volume 14 no. 2

Lukiyana, firman davi firdaus (2017), Pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening di bagian gudang pada PT. Sarijasa Transutama Jakarta, Majalah Ilmiah Institut STIAMI, Volume 14, No. 02, September 2017

Meriana Madjid (2016), Pengaruh tambahan penghasilan pegawai (TPP) dan kemampuan kerja terhadap kinerja ASN pada badan perencanaan, penelitian dan pembangunan daerah (bappeda) kabupaten morowali, Jurnal Katalogis, Volume 4 Nomor 8, Agustus 2016 hlm 85-9

Muhammad Idris (2018), The Impact of Education and Training, Work Discipline and Organizational Culture on Employee’s Performance:

The Study of Disaster Management and Fire Department in Palembang City, Indonesia, International Journal of Human Resource Studies ISSN 2162-3058

Muhamad Rizal (2014), Effect of Compensation on Motivation, Organizational Commitment and Employee Performance (Studies at Local Revenue Management in Kendari, International Journal of Business and Management Invention

Maniar Fitriasari (2016), analysis the influence of compensation work, discipline work, and workplace physical of the performance of employees with work performance as variable interveningnya ( study in PT. Mandiri Karya Perdana), Journal of Management Vol.02 No.02 , Maret 2016 Nurul hidayah, (2016), Pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan

kepuasan kerja sebagai variabel intervening (studi kasus pada karyawan bagian keuangan dan akuntansi UNY), Jurnal Profita Edisi 4 Tahun 2016

O’Donnell dan Eggemeier. (2011), Workload Assessment Methodology. New York: Wiley.

Oxy Rindiantika Sari, Heru Susilo, (2018), Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan dengan organizational citizenship behavior sebagai variabel intervening (studi pada karyawan PTPN X - Unit Usaha Pabrik Gula Modjopanggoong Tulungagung), Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 64 No. 1

Panagiotis Trivellas (2017) The effect of job related stress on employees' satisfaction: A survey in Health Care , rocedia - Social and Behavioral Sciences 73 ( 2013 ) 718 – 726

Rivai, Veithzal. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Soleman, Aminah. 2011. Analisis Beban Kerja Ditinjau Dari Faktor Usia Dengan Pendekatan Recommended Weiht Limit. Jurnal Arika, Vol.05 No.02 Sutrisno, Edi. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi pertama. Jakarta:

Kencana Prenada Media Group

Sutoyo (2016), Pengaruh beban kerja, lingkungan kerja dan motivasi terhadap kinerja ASN pada Dinas Bina Marga Propinsi Sulawesi Tengah, Jurnal Katalogis, Volume 4 Nomor 3, Maret 2016 hlm 187-195

Suwanto. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Alfabeta. Bandung

Syaifuddin fahmi (2016), Pengaruh stres kerja dan konflik kerja terhadap kinerja ASN karyawan pada PT. Omega Mas Pasuruan, Jurnal Ekonomi Modernisasi, 12,3 (2016), 107-116

Tohardi, Ahmad. 2011. Pemahaman Praktis Manajemen Sumber Daya Manusia, CV. Mandar Maju, Bandung.

Wibowo. (2010). “Budaya Organisasi”. PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta

Wijaya, A (2018), Pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja dengan stres kerja sebagai variabel mediasi pada pekerja di Hotel Maxone di Kota Malang, Parsimonia vol. 4 no. 3

Yuddin, (2017), Influence of the Compensation, motivation And Discipline work Against The work Achievement Teacher At Sma Negeri Jeneponto Regency west Bangkala I, Journal of Research in Business and Management Volume 5 ~ Issue 2 (2017) pp: 83-88

Zaenal Mustafa Elqadri, Dewi Tri Wijayati , The Influence of Motivation and Discipline Work against Employee Work Productivity Tona’an Markets, Review of European Studies; Vol. 7, No. 12; 2015

KUESIONER PENELITIAN

Responden yang terhormat,

Dalam rangka penyusunan tesis yang berjudul ”Pengaruh Beban Kerja, Disiplin Kerja dan Tambahan Penghasilan Pegawai Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Varibel Intervening Pada Dinas Pendidikan Kota Medan” di Program Studi S2, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara, maka saya :

Nama : RIKI PRIYANDI NPM : 177019060/IM

Memohon kesediaan Bapak/Ibu untuk meluangkan waktu dalam mengisi kuesioner ini. Kuesioner ini bertujuan untuk mengetahui mengenai “Pengaruh Beban Kerja, Disiplin Kerja dan Tambahan Penghasilan Pegawai Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Varibel Intervening Pada Dinas Pendidikan Kota Medan”. Penelitian ini semata-mata bersifat ilmiah dan hanya dipergunakan untuk keperluan penyusunan tesis disamping itu juga, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan pikiran kepada perusahaan agar dapat memberikan arahan kepada seluruh pegawai dalam meningkatkan semaangat kerja.

Dalam pengisian kuesioner ini disarankan untuk membaca petunjuk umum yang terdapat pada awal setiap bagian dengan seksama sebelum menjawab pertanyaan sesuai pendapat Bapak/Ibu. Peneliti menjamin kerahasiaan identitas dan setiap jawaban responden. Atas perhatian dan kesediannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

RIKI PRIYANDI

I. PROFIL RESPONDEN

Petunjuk : Berilah tanda check list ( ) pada tempat yang telah disediakan.

1. JenisKelamin

Pria Wanita

2. Usia

20 – 29 tahun > 50 tahun

30 - 40 tahun

41 - 50 tahun 3. Tingkat Pendidikan

SMA/SMU D3

S1 S2 3. Masa kerja

1 – 2 tahun > 10 tahun 3 – 5 tahun

6 – 9 tahun

II. Variabel beban kerja (X1)

Petunjuk : berikanlah tanda ( ) pada kolom isian yang telah disediakan sesuai dengan pilihan Bapak / Ibu yang paling tepat.

SS = Sangat Setuju S = Setuju

KS = Kurang Setuju TS = Tidak Setuju

STS = Sangat Tidak Setuju

Beban kerja (X1)

No Pernyataan Penelitian SS S KS TS STS 1 Saya merasa kurang memiliki waktu untuk

istirahat

2 Saya harus menyelesaikan target kerja yang telah ditetapkan

3 Saya memiliki banyak pekerjaan yang diberikan oleh atasan

4 Saya di tuntut untuk dapat menyelesaikan tugas yang diberikan

Disiplin kerja (X2)

No Pernyataan Penelitian SS S KS TS STS 1 Kinerja yang saya miliki selalu meningkat

2 Saya tidak malas dalam menyelesaikan tugas yang diberikan

3 Saya tidak pernah menunda pekerjaan

Lanjutan disiplin kerja (X2)

No Pernyataan Penelitian SS S KS TS STS 4 Saya selalu hadir tepat waktu

5 Saya tidak pernah mendapat hukuman tertulis

6 Saya tidak pernah mangkir

7 Saya menggunakan jam kerja dengan efektif

8 Saya tidak pernah melalukan kesalahan yang sama di tempat kerja

9 Saya selalu berhati-hati dalam menyelesaikan pekerjaan

10 Saya selalu berusaha untuk tidak menunda menyelesaikan pekerjaan

11 Saya tidak pernah mencuri barang yang ada di kantor

12 Saya selalu meminta izin di kantor atas hak barang dalam menggunakannya

13 Saya tidak pernah membawa pulang barang dari kantor diluar hak

14 Saya berusaha meminimalisir konlik 15 Saya selalu menghargai pendapat rekan

kerja

16 Saya selalu berusaha mengikuti peraturan yang ada

Tambahan Penghasilan Pegawai (X3)

No Pernyataan Penelitian SS S KS TS STS 1 Besarnya gaji pokok yang diberikan sudah

sesuai peraturan pemerintah

2 Insentif yang diberikan Dinas Pendidikan dapat meningkatkan semangat kerja dalam bekerja

3 Besarnya pemberian bonus dari Dinas Pendidikan sesuai dengan hasil kerja 4 Dinas Pendidikan selalu memberikan

insentif lain seperti penghargaan dan pujian bagi pegawai yang berprestasi.

5 Tunjangan yang diberikan sesuai dengan jabatan yang ditempati pegawai

Lanjutan Tambahan Penghasilan Pegawai (X3)

No Pernyataan Penelitian SS S KS TS STS 6 Saya memperoleh jaminan kesehatan dari

Dinas Pendidikan Kota Medan

7 Saya memiliki jaminan hari tua dari Dinas Pendidikan Kota Medan

8 Tunjangan pendidikan telah diberikan oleh Dinas Pendidikan secara merata parda setiap pegawai

9 Dinas Pendidikan memberikan tunjangan perumahan pada jabatan tertentu

10 Saya memiliki tunjangan hari tua 11 Dinas Pendidikan memberikan tunjangan

transportasi pada jabatan tertentu

Kepuasan Kerja (Z)

No Pernyataan Penelitian SS S KS TS STS 1 Saya merasa pada bidang pekerjaan yang

saya lakukan telah sesuai dengan harapan saya

2 Kesempatan untuk belajar yang diberikan sesuai dengan harapan saya

3 Bonus yang diberikan sesuai dengan harapan saya

4 Upah lembur yang ada sesuai harapan saya 5 Jenjang karir yang diberikan sesuai dengan

harapan saya

6 Jabatan yang saya miliki sudah sesuai dengan harapan saya

7 Adanya kepedulian terhadap pegawai sudah sesuai dengan harapan saya 8 Adanya partisipasi dari atasan dalam

pengambilan keputusan sesuai dengan harapan saya

9 Rekan kerja yang ada sesuai dengan harapan saya

10 Bantuan rekan kerja terhadap team sudah sesuai dengan harapan saya

Kinerja (Y)

No Pernyataan Penelitian SS S KS TS STS 1 Saya tidak pernah melakukan kesalahan

dalam bekerja

2 Saya selalu bekerja dengan efektif

3 Saya memiliki ketepatan dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan 4 Saya selalu mampu mencapai hasil kerja

sesuai target

5 Saya selalu tepat waktu dalam menggunakan waktu kerja

6 Saya selalu mampu menyelesaikan pekerjaan tambahan yang diberikan oleh atasan

LAMPIRAN UJI VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS

X1

X2

X3

Z

Y

LAMPIRAN STATISTIK DESKRIPTIF X1

X2

Dalam dokumen OLEH RIKI PRIYANDI NIM: (Halaman 173-0)