BAB V PENUTUP
5.2 Keterbatasan Penelitian
Penelitian pengembangan ini mempunyai beberapa keterbatasan, antara lain adalah sebagai berikut:
5.2.1 Sejak awal peneliti hanya akan melakukan wawancara analisis kebutuhan hanya dilakukan di satu sekolah dan satu orang guru, hal itu dikarenakan keterbatasan waktu dan tenaga peniliti.
5.2.2 Produk yang dikembangkan terbatas pada satu keterampilan saja.
5.2.3 Pengembangan produk hanya sampai pada produk uji coba, tidak dilanjutkan sampai produksi massal. Untuk melakukan produksi massal dibutuhkan biaya yang besar.
98 5.3 Saran
Saran untuk penelitian lebih lanjut terkait dengan buku cerita bergambar adalah sebagai berikut:
5.3.1 Agar hasil penelitian lebih oprimal disarankan melakukan wawancara analisis kebutuhan tidak hanya pada satu guru di satu sekolah saja.
5.3.2 Mengembangkan lebih banyak keterampilan pada satu produk.
5.3.3 Melanjutkan pengembangan sampai produksi massal agar hasil penelitian bisa dimanfaatkan oleh lebih banyak pihak.
99
DAFTAR PUSTAKA
Andika, Alya. 2010. Bicara Seks Bersama Anak. Yogyakarta: PT Suka Buku.
Arsyad, Azhar. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Djiwandono, Sri Esti Wuryani. 2008. Pendidikan Seks Keluarga. Jakarta: PT INDEKS
Farida, Anna. 2014. Pilar-pilar Pembangunan Karakter Remaja. Bandung:
Nuansa Cendekia
Hamalik, O. 1994. Media Pendidikan. Bandung: Alumni.
Hurlock, E.B. 2005. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga
Izzaty, Rita Eka dkk. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: UNY Press.
Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
OBOR. 1984. PENDIDIKAN KEHIDUPAN KELUARGA (Pendidikan Seksualitas). Jakarta: OBOR.
Prasetyono, Dwi Sunar. 2008. Rahasia Mengajarkan Gemar Membaca pada Anak Sejak Dini. Yogyakarta: Diva Press.
Rosyida, Dede. 2010. Media Pembelajaran (Sebuah Pendekatan Baru). Jakarta:
Gaung Persada.
Sadiman, Arief S, dkk. 2009. Media pendidikan: pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.
Sudjana, Nana dan Rivai. 1990. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Offset.
Sugiyono. 2012. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d. Bandung:
Alfabeta.
Sukardjo. 2008. Kumpulan Materi Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Prodi Teknologi Pembelajaran , Pps UNY
Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: PT. Pustaka Intan Madani.
Tretsakis, Maria. 2003. Seks & Anak-Anak Bagaimana Menanamkan Pemahaman Seks yang Sehat Kepada Anak-Anak. Bandung: CV. Pionir Jaya.
100
Widoyoko, S.E.P. 2012. Teknik Penyusunan Instrument Penelitian. Yogyakarta:
Pustaka pelajar
Wirawansarwono, Salito., Amisiamsidar. 1986. Peranan Orang Tua Dalam Pendidikan Seks. Jakarta: CV. Rajawali.
Wuryani, Sri. 2008. Pendidikan Seks Keluarga. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang
Yusuf,S. 2009. Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA
Yusuf,S & Sugandhi.N.M. 2011. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta:
Rajawali Pers Referensi online :
http://dikdasmen.kemdikbud.go.id/index.php/panduan-gerakan-literasi-sekolah-di-sekolah-dasar/.
101
LAMPIRAN
102 Lampiran 1
Hasil Wawancara dengan Guru Kelas 5 SDN Karangmloko 2 No. Daftar pertanyaan wawancara Rangkuman Hasil Wawancara
1. Apakah bapak sudah memberikan pendidikan seks di SD?
Selama ini di kelas 5 saya sudah mencoba memasukkan pendidikan seks, khususnya pendidikan seks usia dini dalam mata pelajaran IPA. Yaitu tentang pengenalan bagian-bagian tubuh manusia.
2. Jika sudah, apakah menurut bapak penyampaian pendidikan seks sudah efektif?
Belum terlalu efektif, karena selama ini saya hanya menjelaskan saja tanpa menggunakan media konkret.
Contohnya lewat gambar yang sampaikan lewat presentasi power point di depan kelas.
3. Menurut bapak, apakah pendidikan seks perlu diberikan di SD?
Menurut saya pribadi sangat perlu, karena bagaimanapun anak-anak harus meengetahui pendidikan seks dasar, seperti pengenalan bagian-bagian tubuh manusia. Selain itu anak-anak perlu mengetahui perbedaan bagian tubuh perempuan dengan laki-laki agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
4. Apakah bapak merasa kesulitan dalam menyampaikan materi pendidikan seks di kelas?
Ya, karena belum ada media konkret yang mendukung terciptanya pendidikan seks usia dini dengan baik. Sehingga masih banyak anak-anak yang kebingungan menangkap materi.
5. Apakah bapak membutuhkan buku untuk membantu penyampaian materi pendidikan seks?
Sepertinya saya perlu, agar penyampaian materi tidak melebar kemana-mana dan fokus terhadap pendidikan seks dasar saja.
6. Buku seperti apa yang bapak butuhkan?
Saya lebih membutuhkan buku yang tidak terlalu banyak tulisan, tetapi juga ada gambarnya, seperti komik.
Karena anak-anak akan lebih tertarik membaca informasi atau bacaan ketika terdapat gambar pendukungnya.
103 Lampiran 2
Data Hasil Validasi Pakar Ahldi Media
104
105
106 Lampiran 3
Data Hasil Validasi Guru Kelas 5 SDN Karangmloko 2
107
108
109 Lampiran 4
Data Hasil Validasi Siswa (1)
110
111
Data Hasil Validasi Siswa (2)
112
113
Data Hasil Validasi Siswa (3)
114
115
Data Hasil Validasi Siswa (4)
116
117
Data Hasil Validasi Siswa (5)
118
119
Data Hasil Validasi Siswa (6)
120
121
Data Hasil Validasi Siswa (7)
122
123
Data Hasil Validasi Siswa (8)
124
125
Data Hasil Validasi Siswa (9)
126
127
Data Hasil Validasi Siswa (10)
128
129 Lampiran 5
Rekapitulasi Hasil Validasi Pakar Ahli Media
Indikator Deskripsi Skor
Desain dan pengorganisa sian
Komponen dalam buku cerita bergambar “Ayo Menjaga Tubuh Kita” lengkap, (cover, kata pengantar, isi cerita, refleksi diri, biodata penulis).
4
Desain cover buku menarik 5
Tentang buku lengkap dan jelas 3
Urutan isi buku disusun secara sistematis 4
Isi buku mudah dipahami 4
Kebahasaan dan isi buku
Tampilan fisik (warna, huruf, gambar) dalam buku menarik
5
Buku cerita bergambar “Ayo Menjaga Tubuh Kita” menggunakan bahasa yang menarik.
5
Memuat tentang pendidikan seks untuk anak sekolah dasar.
5
Memuat 3 tahap belajar sesuai dengan perkembangan siswa sekolah dasar (konkret, semi konkret, abstrak).
5
Menggunakan ilustrasi yang dapat membantu siswa dalam memahami materi
4
Tujuan dan pendekatan
Buku cerita sesuai dengan kondisi lingkungan siswa
130 Lampiran 6
Rekapitulasi Hasil Validasi Guru Kelas 5 SDN Karangmloko 2
Indikator Deskripsi Skor
Desain dan pengorganisa sian
Komponen dalam buku cerita bergambar “Ayo Menjaga Tubuh Kita” lengkap, (cover, kata pengantar, isi cerita, refleksi diri, biodata penulis).
5
Desain cover buku menarik 4
Tentang buku lengkap dan jelas 3
Urutan isi buku disusun secara sistematis 4
Isi buku mudah dipahami 4
Kebahasaan dan isi buku
Tampilan fisik (warna, huruf, gambar) dalam buku menarik
5
Buku cerita bergambar “Ayo Menjaga Tubuh Kita” menggunakan bahasa yang menarik.
4
Memuat tentang pendidikan seks untuk anak sekolah dasar.
5
Memuat 3 tahap belajar sesuai dengan perkembangan siswa sekolah dasar (konkret, semi konkret, abstrak).
5
Menggunakan ilustrasi yang dapat membantu siswa dalam memahami materi
5
Tujuan dan pendekatan
Buku cerita sesuai dengan kondisi lingkungan siswa
131 Lampiran 7
Rekapitulasi Hasil Validasi Siswa No.
Siswa
No. Pernyataan
Rata-rata 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 5 4 5 5 4 5 5 4 5 5 4.70
2 4 4 5 5 5 4 5 4 5 5 4.60
3 5 5 5 4 5 4 5 4 5 5 4.70
4 4 4 5 5 5 4 5 4 5 5 4.60
5 5 5 4 4 5 5 5 4 5 4 4.60
6 5 5 5 5 4 5 5 5 4 4 4.70
7 5 4 5 4 5 5 5 5 5 4 4.70
8 4 5 5 5 4 4 4 4 5 5 4.50
9 4 5 4 5 5 5 4 5 5 5 4.70
10 5 5 4 5 5 4 5 4 5 5 4.70
Rata-rata 4.65 Kategori Sangat Baik
132 Lampiran 8
Rekapitulasi Hasil Validasi dan Uji Coba Terbatas
No. Validator Hasil Validasi
Skor Kategori
1 Pakar ahli media 4.45 Sangat Baik
2 Guru kelas 5 4.45 Sangat Baik
Subjek Uji Coba Skor Kategori 3 10 siswa SD kelas atas 4.65 Sangat baik
Jumlah 13.55
Rata-rata 4,51
Kategori Sangat baik
133 Lampiran 9
Surat Ijin Penelitian
134 Lampiran 10
Surat Keterangan Melakukan Penelitian
135 Lampiran 11
Buku Cerita Bergambar (terpisah)