F-GERINDRA (RAMSON SIAGIAN): Terima kasih.
Yang penting memang Dirjen itu. Terima kasih.
KETUA RAPAT:
Baik, saya kira tadi boleh ditambahkan. F-PDIP (Ir. H. DARYATMO MARDIYANTO):
Sebelah kiri Ketua. KETUA RAPAT:
Baik, silakan Pak Dar.
F-PDIP (Ir. H. DARYATMO MARDIYANTO):
Sebetulnya saya ingin berpendapat tetap nomor 1 saja karena ini memang undangannya seperti ini. Oleh karenanya tadi ada forum di luar materi yang ini kan
masing-masing yang kita undang memberikan penjelasan-penjelasan. Saya kira penjelasan dari Dewan Komisaris dan jajarannya kita mendengarnya di forum ini. Tetapi penjelasan dari Dirjen Minerba juga kita mendengarnya. Dengan demikian, apakah forum ini mempunyai tahapan untuk menyambungkan keduanya. Sementara pada satu sisi Kementerian ESDM juga menunjukkan fakta-faktanya dan justru juga di respon oleh Ketua Komisi sejak awal tentang UPK tersebut. Demikian pula pada pihak Freeport juga menyampaikan fakta-faktanya, sementara fakta-fakta itu sangat memungkinkan untuk kita telusuri apabila kita perpanjang rapat ini dengan membuat topik baru yang saya bersedia kalau mau di perpanjang, konsekuensinya ini. tetapi kalau diperpanjang tentu harus memberikan bagi solusi-solusi yang akan dilakukan oleh para pihak maupun komunikasi-komunikasi yang kemudian masih dalam tahapan yang masih cukup panjang.
Pada waktunya tentu Komisi VII akan juga melakukan rapat-rapat khusus, apakah itu mengundang kementerian ataukah Freeport dalam kesempatan berposisi untuk menempatkan Komisi VII dalam posisi mitra atau lembaga legislatif itu sendiri. Saya kira ini yang menurut kami perlu menjadi pertimbangan Ketua, sehingga kami tadi tidak menyampaikan materi-materi yang berkaitan kondisi-kondisi walaupun kami mempunyai catatan yang cukup banyak dari berbagai hal, bahkan cara Freeport itu pun kami punyai fakta-faktanya, tetapi kami urusan kami sendiri. Jadi sebetulnya saya masih mengusulkan untuk sampai pada poin pertama. Kita semua sudah mendengar, publik juga sudah mendengar itulah kemudian akan menjadi perbincangan dan berkesempatan. Justru forum ini saling mendengarkan antara 2 pihak itu adalah difasilitasi oleh Komisi VII, tetapi kita memberikan ruang sepenuhnya pada proses-proses yang sedang berlangsung.
Saya kira itu Ketua, terima kasih. KETUA RAPAT:
Pak Tony dulu.
F-PDIP (TONY WARDOYO):
Saya rasa saya sependapat dengan Pak Dar, mungkin di poin 2 itu di drop saja Pak Ketua, cukup dengan satu memang konsentrasi kita rapat hari ini kan dengan Dewan Direksi minta kepastian bagaimana sikap Dewan Direksi PT Freeport terhadap kasus yang peristiwa kemarin. Misalnya saya itu ketua, jadi nomor 2 alangkah baiknya didrop untuk keseimbangan dari pada rapat ini.
Terima kasih Ketua. KETUA RAPAT:
Terima kasih Pak Tony. Pak Ramson.
F-GERINDRA (RAMSON SIAGIAN):
Pak Ketua, begini saya setuju dengan Pak Totok. Ini nomor 2 ini penting, saya pikir 70% waktu yang digunakan, substansi yang dibicarakan terkait masalah yang timbul sekarang ini, itu yang lebih strategis. Biarpun masalah yang pertama juga perlu penjyelesaian, apalagi nanti mungkin kan bertahap ada penyelesaian adat karena kita orang Indonesia kan biasa dengan adat gitu. Jadi nomor 2 tetap perlu Pak Ketua, karena apa? dari pihak PT Freeport sudah menjelaskan begitu panjang, dari kita DPR RI sudah membahas sangat dalam, apalagi Bu Habibah,l Bu Peggi juga sampai menyerahkan tadi substansi yang disampaikan, jadi itu tetap supaya pemerintah betul-betul juga serius, juga PT Freeport serius untuk mencari solusi yang terbaik. Jadi itu saya usulkan tetap menjadi keputusan rapat kita.
Terima kasih Pak Ketua.
F-HANURA (MUKHTAR TOMPO, S.Psi):
Saya kira ada 2 isu aktual dalam 2 minggu terakhir dan itu sudah tercover dalam 2 poin kesimpulan.
Terima kasih. KETUA RAPAT:
Fakta lain memang kan dari Freeport pun kita tahu, kemarin oleh Pak Menteri mewakili pemerintah terus juga sebetulnya berkomunikasi dengan Freeport untuk solusi. Jadi saya kira dan waktu kita ini 3 jam setengah kita rapat ini saya kira banyak menyinggung ya Pak Dar dan kesimpulan ini pun tidak juga apa namanya, sesungguhnya sih sedang berjalan juga sih sekarang oleh pemerintah dan Freeport. Saya kira enggak apa-apa lah ada di sini Pak, ada sesuatu yang memang kita bicarakan panjang lebar tentu ada di kesimpulannya gitu iya kan. Jadi masa cuma itu kalau nomlor 1 tadi saya kira mungkin di setengah jam awal sudah bisa kita selesaikan dan pesan finalnya nanti akan kita rapatkan internal dengan Pak Andi Jamaro poin-poin itu Pak, begitu Pak.
F-PDIP (Ir. H. DARYATMO MARDIYANTO):
Masih usul Ketua, apabila teman-teman mengharap ini, poin ini masuk barangkali kami mengusulkan pertimbangan menjadi 3 poin. Nomor 2 adalah dipisah Bapak, nomor yang 2 ini substansinya atau subjeknya menjadi 2 dan 3. Artinya
Komisi VII DPR RI memperoleh informasi dari Dirjen Minerba tentang tentang proses yang berhubungan dengan proses Freeport.
Jadi artinya secara substansi dibagi 2, hari ini dalam kesimpulannya kita memperoleh informasi dari Freeport dan dari Minerba. Tetapi dalam nomor yang terpisah ya, sebab nomor 2 itu adalah fakta-fakta yang ditunjukkan dan bahkan ada paper-nya dari sebuah institusi eksekutif yang justru menaungi urusan-urusan segala macam jenis pengusahaan Minerba, hari ini kita memperoleh itu. Kemudian Pak kalau itu diinginkan pada nomor 3 kita juga memperoleh informasi dari Komisaris Freeport yang menyangkut ini. Jadi 2 hal itu, dengan demikian ini adalah kesimpulan yang menggambarkan suasana dalam kondisi batin tentu pembahasan-pembahasan menyangkut jalan keluar itu adalah sebuah ruang publik dan ruang komunikasi apapun. Dan bahkan ruang hukum yang juga tersedia, tetapi kita tidak menggambarkan apa-apa karena memang topiknya adalah topik nomor 1 itu Pak. Topiknya topik nomor 1 berkali-kali saya membacanya itu.
Demikian Ketua, jadi kalau diizinkan menjadi poin yang terpisah. F-GERINDRA (RAMSON SIAGIAN):
Jadi 3 ya, memang Pak Dar ini makin malam makin mantap saya lihat, pas sekali Pak Ketua.
Terima kasih. KETUA RAPAT:
Cuma begini, apakah kesimpulan dari informasi itu jadi sebuah kesimpulan gitu lho Pak atau mungkin bahwa dari informasi itu, jadi satu rangkaian ke nomor tiganya.
F-PAN (H. TOTOK DARYANTO, SE.):
Solusinya Ketua, Pak Dar diakomodir menjadi nomer 2, komisi menerima informasi sampai selesai, yang 3 tetap. Jadi dari informasi itu diskusi kita kesimpulannya nomor 3 itu. Jadi 2-nya masuk ya memang begitu kan ini kesimpulan rapat, notulen rapat yang disimpulkan ya, kira-kira yang 3 itu saja yang penting pembicaraan kita dan saya kira nggak ada keberatan kalau berkeadilan ekonomi kan semua dijamin ini.
KETUA RAPAT:
Baik, silakan.
F-NASDEM (dr. ARI YUSNITA):
Pak Ketua, saya mau kasih usulan yang nomor 3 itu Komisi VII DPR RI meminta Dirjen Minerba Kementerian kenapa tidak diberikan waktu selama 6 bulan itu Pak Ketua, karena kan Pak Dirjen tadi kan bilang untuk memberikan waktu selama 6 bulan, aturan itu jangan lebih dari 6 seharusnya ada keputusannya dari Komisi VII untuk memberikan waktu supaya tepat 6 bulan.
KETUA RAPAT:
Di dalam soal waktu sebetulnya PT Freeport inginnya malah lebih cepat 120 hari gitu ya, sehingga kalau yang punya Dapil kita semua sebetulnya ingin bahkan lebih cepat. Kalau itu sih sudah mengikat tanpa harus kita cantumkan saya kira Bu dokter Ari.
DEM (dr. ARI YUSNITA):
Harus tetap konsisten, jadi kalau misalnya bisa lebih cepat ya bagus. Kalau misalnya jangan lebih dari 6 bulan, kalau misalnya seminggu lebih cepat ya lebih bagus berarti.
KETUA RAPAT:
Sudah terikat memang dengan surat.
Boleh ya saya kira 3, saya nggak tahu ini Pak Dar ini seneng dengan 3 gitu. F-PAN (H. TOTOK DARYANTO, SE.):
Setuju Pimpinan. KETUA RAPAT:
Boleh Pak ya, saya kira sepakat ini saya kira substansinya kan sama. Oke, setuju ya saya baca:
Dua, Komisi VII DPR RI memperoleh informasi dari Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI terkait kebijakan peningkatan nilai tambah mineral dan PT Freeport.
Satu poin jadi ESDM saja Ketua, kalau disambung kan menyangkut soal kebijakan atau langkah-langkah yang menyangkut PT Freeport Indonesia.
KETUA RAPAT:
Iya dan dari PT Freeport Indonesia, sudah sampai di situ saja titik ya. F-PDIP (Ir. H. DARYATMO MARDIYANTO):
Cermati sedikit, Komisi VII DPR RI memperoleh informasi dari Dirjen Minerba Kementerian ESDM terkait kebijakan peningkatan nilai tambah mineral dari PT Freeport Indonesia, untuk PT Freeport Indonesia, maaf untuk. Karena fakta-fakta yang dikemukakan bahkan pilihan, opsi juga ada.
KETUA RAPAT:
Cukup lah Pak, pendek begini saja saya kira mencakup setuju ya. (RAPAT:SETUJU)
3. Komisi VII DPR RI meminta Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI dan PT Freeport Indonesia untuk melakukan pembicaraan yang intensif guna mencapai solusi yang terbaik yang berkeadilan ekonomi terkait PT Freeport Indonesia.
Saya kira apa namanya berkeadilan ekonomi kata kuncinya dan prinsip bisnis pasti itu saya kira ya, setuju Pak ya, boleh ya, setuju.
(RAPAT:SETUJU)