BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
2. Kewajiban Pelaku Usaha
Beberapa hal yang menjadi kewajiban pelaku usaha sebagaimana yang telah termaktub dalam undang-undang perlindungan konsumen dan korelasinya dengan praktik pada situs tamasia.co.id di antanya:
a. Beritikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya
Dalam UUPK tampak bahwa itikad baik lebih ditekankan pada pelaku usaha, karena meliputi semua tahapan dalam melakukan kegiatan usahanya, sehingga dapat dikatakan kewajiban pelaku usaha beritikad baik dimulai sejak barang mulai dirancang atau diproduksi sampai pada tahap purna jual. Sebaliknya konsumen hanya diwajibkan beritikad baik dalam melakukan transaksi barang atau jasa.18
PT. Tamasia Global Sharia sangat memperhatian kualitas fitur, produk yang dijual, dan standar sistem keamanan yang terus ditingkatkan untuk menciptakan kenyamanan terhadap konsumennya dalam bertransaksi. Hal ini sejalan dengan diraihnya penghargaan berupa sertifikat ISO 27001:2013 dan ISO 9001:2015 yang diberikan oleh British Assessment Bureau kepada tamasia. Sertifikat tersebut diperoleh tamasia dalam kategori fintech, inovasi digital, e-commerce dan perdagangan emas berstandar internasional.
Dengan hal ini, maka tamasia menjadi fintech syariah jual beli emas pertama di indonesia yang tersertifikasi ISO 27001 dan 900. Dengan diraihnya sertifikat ISO, tamasia akan memberikan pelayanan lebih baik kepada pelanggan, meningkatkan standar sistem manajemen keamanan, serta lebih efektif dan efisien dalam
18 Ahmadi Miru dan Sutarman Yodo, Hukum Perlindungan Konsumen, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2004), hal. 54.
menjalankan operasional perusahaan. Sertifikat ini juga sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan bagi para stakeholders dan menjadi bukti komitmen tamasia untuk meningkatkan keamanan serta kerahasiaan data dan privasi para pelanggan tamasia.19
PT. Tamasia Global Sharia memiliki tim Quality Assurance
Engineer yang bertugas melakukan tes dan pengecekan terhadap
kualitas produk yang bertujuan untuk mencari masalah atau kelemahan dari suatu software sebelum diluncurkan ke pengguna atau konsumen. Sedangkan dalam hal kreativitas dan pemasaran tamasia memiliki tim growth marketing yang mengelola akun sosial media tamasia dan memastikan bahwa produk dan/atau jasa yang ditawarkan bisa menembus target pasar serta sesuai dengan kebutuhan konsumen, diterima, dan disukai oleh konsumen. Dengan demikian, semua tahapan yang dilakukan tamasia dalam menjalankan usahanya telah terorganisasi dengan baik dan benar-benar diperhatikan dalam memberikan pelayanan, kenyamanan, dan keamaan terhadap konsumennya.
b. Memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan.
Salah satu kewajiban lainnya bagi pelaku usaha adalah memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa, serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan. Sebab ketiadaan informasi yang benar dan memadai dapat merugikan konsumen serta dapat melanggar hak-hak konsumen.
Penyampaian informasi terhadap konsumen tersebut dapat berupa:
19 https://ekonomi.kompas.com/read/2018/09/10/171219926/fintech-emas-syariah-tamasia-kantongi-sertifikat-iso
1) Representasi. Perlunya representasi yang benar terhadap suatu produk, karena salah satu penyebab terjadinya kerugian terhadap konsumen adalah terjadinya misrepresentasi terhadap produk tertentu.
2) Peringatan. Peringatan ini sama pentingnya dengan instruksi penggunaan suatu produk, yang merupakan informasi bagi konsumen, walaupun keduanya memiliki fungsi yang berbeda, yaitu instruksi terutama telah diperhitungkan untuk menjamin efisiensi penggunaan produk, sedangkan peringatan dirancang untuk menjamin keamanan penggunaan produk.
3) Instruksi. Selain peringatan, instruksi yang ditujukan untuk menjamin efisiensi penggunaan produk, juga penting untuk mencegah timbulnya kerugian bagi konsumen. Pencantuman informasi bagi konsumen yang berupa instruksi atau petunjuk/prosedur pemakaian suatu produk merupakan kewajiban bagi produsen agar produknya tidak dianggap cacat (karena ketiadaan informasi atau informasi yang tidak memadai).20
Gambar 4. 6: Informasi Emas tamasia.co.id
20 Ahmadi Miru dan Sutarman Yodo, Hukum Perlindungan Konsumen, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2004), hal. 55-61.
Seperti pembahasan sebelumnya bahwa tamasia telah berusaha memberikan informasi produk dengan menampilkan katalog produk yang memuat informasi seputar produk pada laman
website tamasia.co.id dan sosial media lainnya. Tamasia juga
menyediakan fitur grafik jual beli emas terupdate disetiap harinya yang memudahkan konsumen dalam mengetahui harga emas LM Antam, dan memberikan promo-promo menarik disetiap tahunnya untuk mendatangkan pengunjung disetiap harinya. Hal ini sesuai dengan misi tamasia yang mana ingin menjadikan tamasia sebagai perusahaan teknologi penyedia jasa transaksi emas terbesar di Indonesia dengan mengedepankan asas profesionalisme, transparansi, dan kepercayaan.
c. Memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.
Sebagai pelaku usaha (merchant) tentunya sangatlah penting memberikan pelayanan secara benar dan jujur tanpa membeda-bedakan status sosial dan lain-lain terhadap konsumennya. Hal ini telah tamasia lakukan guna memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan asas profesionalisme, transparansi, dan kepercayaan agar konsumen tamasia mendapatkan rasa aman dan nyaman dalam bertransaksi.
Testimonial yang penulis dapatkan melalui laman website
tamasia.co.id ini dapat dijadikan acuan dalam menyimpulkan
pelayanan yang baik yang diberikan oleh customer service tamasia terhadap konsumennya.
d. Menjamin mutu barang dan/atau jasa yang diproduksi dan/atau diperdagangkan berdasarkan ketentuan standar mutu barang dan/atau jasa yang berlaku.
PT. Tamasia Global Sharia memiliki tim Quality Assurance
Engineer yang bertugas melakukan tes dan pengecekan terhadap
kualitas produk yang bertujuan untuk mencari masalah atau kelemahan dari suatu software sebelum diluncurkan ke pengguna atau konsumen. Tamasia juga miliki tim Chief Technology Officer yang melakukan pengecekan secara reguler dan juga pembaharuan terus-menerus dalam hal server dan data base disetiap bulannya agar tidak mudah diretas oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Selain itu, emas yang dijualbelikan 100% didukung oleh emas fisik, bukan emas trading atau paper. Tamasia juga bermitra resmi dengan Antam sebagai penyuplai emas. Semua pembelian emas dilakukan dan diasuransikan di kustodian terpercaya di Indonesia, sehingga konsumen terlindungi dari kerugian produk tidak sesuai dan mendapatkan kepastian produk dikarenakan barang dan/jasa yang diperjualbelikan terjamin keasliannya.
e. Memberi kesempatan kepada konsumen untuk menguji, dan/atau mencoba barang dan/atau jasa tertentu serta memberi jaminan dan/atau garansi atas barang yang dibuat dan/atau yang diperdagangkan.
Jual beli online (e-commerce) tentunya memiliki perbedaan dengan cara jual beli pada umumnya yang bisa dilakukan dalam satu lokasi yang sama dengan pelaku usaha. Kesempatan konsumen untuk menguji, dan/atau mencoba barang dan/atau jasa tertentu serta memberi jaminan dan/atau garansi atas barang yang dibuat dan/atau yang diperdagangkan dalam transaksi e-commerce tidak diberikan secara langsung ketika proses pembelian itu terjadi, tetapi setelah produk sampai di tangan konsumen. Ketika produk telah sampai, barulah konsumen dapat mengujinya dan memastikan apakah produk yang diinginkannya telah sesuai dengan informasi atau keterangan yang terdapat pada website tamasia.co.id. Jika terdapat ketidaksesuaian produk atau barang tidak sampai, maka konsumen dapat menyampaikannya melalu fitur bantuan dalam aplikasi tamasia dan akan di proses sesuai prosedur yang berlaku.
f. Memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang diperdagangkan.
Tamasia memberikan kemudahan dengan adanya sistem
return dan refund sebagai bentuk kompensasi bagi konsumen
atas ketidaksesuaian atau kerugian yang dialami terhadap produk yang dibeli pada website tamasia.co.id.
g. Memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian
Sama seperti pembahasan sebelumnya, apabila customer tamasia mendapatkan ketidaksesuaian barang dan/atau jasa yang diterima dengan apa yang diperjanjikan, maka konsumen memiliki hak untuk dapat mengembalikannya dan menerima penggantian sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Jika dilihat dari upaya yang dilakukan tamasia, terlihat sudah selaras dengan ketentuan yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dimana hak konsumen bertimabal balik dengan kewajiban pelaku usaha yang harus dipenuhi.