• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Model Pembelajaran a) Pengertian Model Pembelajaran

Dalam dokumen Materi PLPG Modul IPS (Halaman 36-38)

Model dan Perangkat Pembelajaran A Model Pembelajaran

1. Konsep Model Pembelajaran a) Pengertian Model Pembelajaran

Untukmengatasiberbagaiproblematikadalampelaksanaanpembelajaran,tentu diperlukanmodel-modelmengajaryangdipandangmampumengatasikesulitan gurumelaksanakantugasmengajardanjugakesulitanbelajarpesertadidik.Model diartikansebagaikerangkakonseptualyangdigunakansebagaipedomandaiam melakukankegiatan.Modeldapatdipahamisebagai:(1)suatutipeataudesain;(2) suatudeskripsiatauanalogiyangdipergunakanuntukmembantuprosesvisualisasi sesuatuyangtidakdapatdenganlangsungdiamati;(3)suatusistemasumsi-asumsi, data-data, dan inferensi-inferensi yang dipakai untuk menggambarkan secara sistematissuatuobjekatauperistiwa;(4)suatudesainyangdisederhanakandari suatusistemkerja,suatuterjemahanrealitasyangdisederhanakan;(5)suatudeskripsi darisuatusistemyangmungkinatauimajiner;dan(6)penyajianyangdiperkecilagar dapatmenjelaskandanmenunjukkansifatbentukaslinya(Komaruddin,2000:152). Modeldirancanguntukmewakilirealitasyangsesungguhnya,walaupunmodel itusendtribukanlahreaiitasdariduniayangsebenarnya.Atasdasarpengertian tersebut,makamodelmengajardapatdifahamisebagaikerangkakonseptua!yang medeskripsikandanmelukiskanproseduryangsistematikdalammengorganisasikan pengalamanbelajardanpembelajaranuntukmencapaitujuanbelajartertentu,dan berfungsisebagaipedomanbagiperencanaanpengajaranbagiparagurudalam melaksanakanaktivitaspembeiajaran.

Dalam mengajar, guru dapat mengembangkan model mengajarnya yang dimaksudkansebagaiupayamempengaruhiperubahanyangbaikdalamperilaku siswa, Pengembangan model-model mengajar tersebut dimaksudkan untuk membantugurumeningkatkankemampuannyauntuklebihmengenalsiswadan menciptakanlingkunganyanglebihbervariasibagikepentinganbelajarsiswa.Salah satubatasantentangmodelmengajaradalah:

‘’Modelofteachingcanbedefinedasaninstructionaldesignwhichdescribesthe processofspecifyingandproducingparticularenvironmentalsituationswhichcause thestudentstointeractinsuchawaythatthatspecificchangeoccursintheirbehavior”, (SSChauhan,1979:20).

Denganmemperhatikanbatasantersebutmakadapatdikatakanbahwamodel mengajaradalahmerupakansebuahperencanaanpengajaranyangmenggambarkan prosesyangditempuhpadaprosesbelajarmengajaragardicapaiperubahanspesifik

padaperilakusiswasepertiyangdiharapkan.

Dalamduniapendidikan,modeldiartikansebagai aplan,method,orseriesofactivities designedtoachievesaparticulareducationalgoal(J.R.David,1976).Jadidengan demikianmodelpembelajarandapatdiartikansebagaiperencanaanyangberisi tentangrangkaianyangdidesainuntukmencapaitujuanpendidikantertentu. Ada dua hal yang patut kita cermati dari pengertian di atas. Pertama, model pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaanmetode dan pemanfaatanberbagai sumber daya/kekuatan dalam pembeajaran. Ini berarti tujuan penyusunan suatu model baru sampai pada prosespenyusunanrencanakerjabelumsampaipadatindakan.Kedua,model disusun untuk mencapai tujuan tertentu. Artinya, arah dari semua keputusan penyusunan model adalah pencapaian tujuan. Dengan demikian, penyusunan langkah-langkahpembelajaran,pemanfaatanberbagaifasilrtasdansumberbelajar semuanyadiarahkandalamupayapencapaiantujuanyangjelasyangdapatdiukur keberhasilannya,sebabtujuanadalahrohnyadalamimplementasisuatumodel. Kemp (1995) menjelaskan bahwa model pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaranyangharusdikerjakangurudansiswaagartujuanpembelajarandapat dicapaisecaraefektifdanefisien.Senadadenganpendapatdiatas,DickandCarey (1985)jugamenyebutkanbahwamode!pembelajaranituadalahadalahsuatuset materidanprosedurpembeiajaranyangdigunakansecarabersama-samauntuk menimbulkanhasilbelajarpadasiswa.

UpayauntukmengimlernentasikanrencanayangsudahdisusunJdalamkegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal adalah dengan menggunakanmetode.Iniberarti,metodedigunakanuntukmerealisasikanmodel yangtelahditetapkan.Dengandemikian,bisaterjadidalamsatumodelpembeiajaran digunakanbeberapametode.Misalnyauntukmelaksanakanmodelekspositoribisa digunakanmetodeceramahsekaligusmetodetanyajawabataubahkandiskusi denganmemanfaatkansumberdayayangtersediatermasukmenggunakanmedia pembeiajaran.Oiehkarenanya,modelberbedadenganmetode.Modelmenunjuk padasebuahperencanaanuntukmencapaisesuatu,sedangkanmetodeadatah carayangdapatdigunakanuntukmelaksanakan,model.Dengankatalain,model adalahaplanofoperationachievingsomething;sedangkanmetodeadalah away inachievingsomething. istilah lain yangjuga memiliki kemiripan dengan model adalah pendekatan (approach). Sebenarnya pendekatan berbeda baik dengan modelmaupunmetode.Pendekatandapatdiartikansebagaititiktolakatausudut pandangkitaterhadapprosespembeiajaran.Istilahpendekatanmerujukkepada pandangantentangterjadinyasuatuprosesyangsifatnyamasihsangatumum. Olehkarenanyamodeldanmetodepembeiajaranyangdigunakandapatbersumber atautergantungdaripendekatantertentu.RoyKillen(1998)misalnya,mencatat adaduapendekatandalampembeiajaran,yaitupendekatanyangberpusatpada guru(teacher-centeredapproaches)danpendekatanyangberpusatpadasiswa (student-centeredapproaches).Pendekatanyangberpusatpadagurumenurunkan modelpembeiajaranlangsung (directinstruction), pembeiajarandeduktifatau pembeiajaran ekspositori. Sedangkan pendekatan yang berpusat pada siswa menurunkan model pembeiajaran discovery dan inkuiri serta pembeiajaran induktif.

Selainpendekatan,model,danmetode,terdapatjugaistilahlainyangkadang-kadang 46 PLPGSertifikasiGuru2012Rayon9UniversitasNegeriJakarta

IlmuPengetahuanSosial-SMP sulitdibedakan,yaituteknikdantaktikmengajar.Teknikdantaktikmerupakan penjabarandarimetodepembeiajaran.Teknikadalahcarayangdilakukanseseorang dalamrangkamengimplementasikansuatumetode.Taktikadalahgayaseseorang daiammelaksanakansuatuteknikataumetodetertentu.Dengandemikian,taktik sifatnyalebihindividual.

Daripenjeiasandiatas,makadapatditentukanbahwasuatumodelpembelajaran yangditerapkanguruakantergantungpadapendekatanyangdigunakan;sedangkan bagaimanamenjalankanmodelitudapatditetapkanberbagaimetodepembelajaran. Dalamupayamenjalankanmetodepembelajarangurudapatmenentukanteknik yangdianggapnyarelevandenganmetode,dandalampenggunaanteknikituguru memilikitaktikyangmungkinberbedaantaraguruyangsatudenganyanglain.

b) KlasifikasiModelPembelajaran

Joyce dan Weil (2000) mengemukakan ada empat kategori yang penting diperhatikan dalam model mengajar, yakni model informasi, model personal, modelinteraksidanmodeltingkahlaku.Modelmengajaryangtelahdikembangkan danditeskeberlakuannyaolehparapakarpendidikandenganmengklasifikasikan modelpembelajaranpadaempatkelompok,yaitu:

1) Model Pemrosesan Informasi (Information Processing Models), menjelaskan

Dalam dokumen Materi PLPG Modul IPS (Halaman 36-38)