5 Model Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir
6. Model Pembelajaran Kooperatif
a.KonsepModelPembelajaranKooperatif
Model pembelajaran kelompok adalah rangkaian kegiatan belajar yang dilakukanolehsiswadalamkelompok-kelompoktertentuuntukmencapaitujuan pembelajaranyangtelahdirumuskan,Adaempatunsurpentingdalammodel pembelajarankooperatif,yaitu:(1)adanyapesertadalamkelompok;(2)adanya aturanjelompok;(3)adanyaupayabelajar;(4)adanyatujuanyangharusdicapai. Peserta adalah siswa yang melakukan proses pembelajaran dalam setiap kelompokbelajar.Pengelompokansiswabisaditetapkanberdasarkanbeberapa pendekatan, diantaranya pengelompokan yang didasarkan atas minat dan bakatsiswa,pengelompokanyangdidasarkanataslatarbelakangkemampuan, pengelompokanyangdidasarkanatascampuranbaikcampuranditinjaudariminat maupuncampuranditinjaudarikemampuan.Pendekatanapapunyangdigunakan, tujuanpembelajaranharuslahmenjadipertimbanganutama.
Aturankelompokadalahsegalasesuatuyangmenjadikesepakatansemuapihak yangterlibat,baiksiswasebagaipesertadidik,maupunsiswasebagaianggota kelompok.Misalnya,aturantentangpembagiantugassetiapanggotakelompok, waktudantempatpelaksanaan,danlainsebagainya.
Salahsatumodeldarimodelpembelajarankelompokadalahmodelpembelajaran kooperatif (cooperative learning). Model pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran kelompok yang akhir-akhir ini menjadi perhatian dan dianjurkanparaahlipendidikanuntukdigunakan.Slavin(195)mengemukakan duaalasan, pertama,beberapahasiloenelitianmembuktikanbahwapemggunaan pembelajaran kooperatif Japat meningkatkan prestasi belajar siswa sekaligus dapat meningkatkan cemampuan hubungan sosial, menumbuhkan sikap menerimakekuranganJiridanoranglain,sertadapatmeningkatkanhargadiri.
Kedua,pembelajarankooperatifdapatmerealisasikankebutuhansiswadalam belajar berpikir, memecahkan masalah, dan mengintegrasikan pengetahuan denganketerampilan.Dariduaalasantersebut,makapembelajarankooperatif merupakanbentukpembelajaranyangdapatmemperbaikisistempembelajaran yangselamainimemilikikelemahan.
Pembelajarankooperatifmerupakanmodelpembelajarandenganmenggunakan sistempengelompokan/timkecil,yaituantaraempatsampaienamorangyang mern-punyailatarbelakangkemampuanakademik,jeniskelamin,rasatausuku yangberbeda(heterogen).Sistempenilaiandilakukanterhadapkelompok.Setiap kelompok akan memperoleh penghargaan (reward), jika kelompok mampu menunjukkanprestasiyangdipersyaratkan.Dengandemikian,setiapanggota kelompokakanmempunyaiketergantunganpositif.Ketergantungansemacam itulahyangselanjutnyaakanmemunculkantanggungjawabindividuterhadap
IlmuPengetahuanSosial-SMP kelompok dan keterampilan interpersonal dari setiap anggota kelompok. Setiapindividuakansalingmembantu,merekaakanmempunyaimotivasiuntuk keberhasilankelompok,sehinggasetiapindividuakanmemilikikesempatanyang samauntukmemberikankontribusidemikeberhasilankelompok.
Modelpembelajaraninibisadigunakanmanakala:
Guru menekankan pentingnya usaha kolektif disamping usahaindividual dalambelajar.
· Jikagurumenghendakiseluruhsiswa(bukanhanyasiswayangpintarsaja) untukmemperolehkeberhasilandalambelajar
Jikaguruinginmenanamkan,bahwasiswadapatbelajardaritemanlainnya, danbelajardaribantuanoranglain.
Jika guru menghendaki untuk mengembangkan kemampuan komunikasi siswasebagaibagiandariisikurikulum.
· Jikagurumenghendakimeningkatnyamotivasisiswadanmenambahtingkat partisipasimereka.
Jikagurumenghendakiberkembangnyakemampuansiswadalammemecahkan masalahdanmenemukanberbagaisolusipemecahan.
b. KarakteristikModelPembelajaranKooperatif
Pembelajarankooperatifberbedadenganmodelpembelajaranyanglain.Perbedaan tersebutdapatdilihatdariprosespembelajaranyanglebihmenekankankepada kerjasamadalamkelompok.Tujuanyangingindicapaitidakhanyakemampuan akademikdalampengertianpenguasaanbahanpelajaran,tetapijugaadanya unsurkerjasamauntukpenguasaanmateritersebut.Adanyakerjasamainilah yangmenjadicirikhasdaripembelajarankooperatif.
Slavin,Abrani,danChambers(1996)berpendapatbahwabelajarmelaluikooperatif dapat dapat dijelaskan dari beberapa perspektif, yaitu perspektif motivasi, perspektifsosial,perspektifperkembangankognitif,danperspektifelaborasi kognitif.Perspektifmotivasiartinyabahwapenghargaanyangdiberikankepada kelompok memungkinkan setiap angota kelompok akan saling membantu. Dengandemikian,keberhasilansetiapindividupadadasarnyaadalahkeberhasilan kelompok.Halsemacaminiakanmendorongsetiapanggotakelompokuntuk memperjuankankeberhasilankelompoknya.
Perspektif sosial artinya bahwa melalui kooperatif setap siswa akan saling membantudalambelajarkarenamerekamenginginkansemuaanggotakelompok memperoleh keberhasilan. Bekerja secara kelompok dengan mengevaluasi keberhasilansendiriolehkelompok,merupakaniklimyangbagus,dimanasetiap anggotakelompokmenginginkansemuanyamemperolahkeberhasilan.
Perspektif perkembangan kognitif artinya bahwa dengan adanya interaksi antaraanggotakelompokdapatmengembangkanprestasisiswauntukberpikir mengolahberbagaiinformasi.Elaborasikognitif,artinyabahwasetiap siswa akan berusaha untuk memahami dan menimba informasi untuk menambah pengetahuankognitifnya.Dengandemikian,karakteristikmodelpembelajaran kooperatifadalah:
a.Pembelajaransecarakelompok
b.Didasarkanpadamanajemenkooperatif c.Kemauanuntukbekerjasama
d.Keterampilanbekerjasama
c. Prinsip-prinsipModelPembelajaranKooperatif
Terdapatempat prinsip dasarpembelajaran kooperatif, sepertidijelaskandi bawahini:
1) PrinsipKetergantunganPositif
Untuk terciptanya kelompok kerja yang efektif, setiap anggota kelompok masing-masing perlu membagi tugas sesuai dengan tujuan kelompoknya. Tugastersebuttentusajadisesuaikandengankemampuansetiapanggota kelompok.Inilahhakikatketergantunganpositif,artinyatugaskelompoktidak mungkinbisadiselesaikanmanakalaadaanggotayangtidakbisamenyelesaikan tugasnya,dansemuainimemeriukanKerjasamayangbaikdarimasing-masing anggotakelompok.Anggotakelompokyang mempunyai kemampuan lebih, diharapkan mau dan mampumembantutemannyauntukmenyelesaikan tugasnya
2)TanggungJawabPerseorangan
Prinsipinimerupakankonsekuensidariprinsipyangpertama.Olehkarena keberhasilan kelompok tergantung pada setiap anggotanya, maka setiap anggotakelompokharusmemilikitanggungjawabsesuaidengantugasnya. Setiap anggota harus memberikan yang terbaik untuk keberhasilan kelompoknya.Untukmencapaihaltersebut,guruperlumemberikanpenilaian terhadapindividudanjugakelompok.Penilaianindividubisaberbeda,akan tetapipenilaiankelompokharussama.
3)InteraksiTatopMuka
Pembelajaran kooperatif memberi ruang dan kesempatan yang luas kepadasetiapanggotakelompokuntukbertatapmukasatingmemberikan informasidansalingmembelajarkan.Interaksitatapmukaakanmemberikan pengalamanyangberhargakepadasetiapanggotakelompokuntukbekerja sama,menghargaisetiapperbedaan,memanfaatkankelebihanmasing-masing anggota,danmengisikekuranganmasing-masing.
4) PartisipasidanKomunikasi
Rembelajarankooperatifmelatihsiswauntukdapatmampuberpartistpasi aktifdanberkomunikasi.Kemampuaninisangatpentingsebagaibekalmereka dalamkehidupandimasyarakatkelak.Olehsebabitu,sebelummelakukan kooperatif,guruperlumembekalisiswadengankemampuanberkomunikasi, misalnya kemampuan mendengarkan dan kemampuan berbicara, cara menyatakan ketidaksetuuan atau cara menyanggah pendapat orang lain secarasantun,tidakmemojokkan;caramenyampaikangagasandanide-ide yangdianggapnyabaikdanberguna.
d. ProsedurPembelajaranKooperatif
Prosedurpembelajarankooperatifpadaprinsipnyaterdiriatasempattahap,yaitu 1) PenjelasanMateri
Tahappenjelasandiartikansebagaiproses.penyampaianpokok-pokokmateri pelajaransebelumsiswabelajardalamkelompok.Tujuanutamadalamtahap iniadalahpemahamansiswaterhadappokokmateripelajaran.Padatahap inigurumemberikangambaranumumtentangmateripelajaranyangharus dikuasaiyangselanjutnyasiswaakanmemperdalammateridalampembelajaran
IlmuPengetahuanSosial-SMP kelompok.Padatahapinigurudapatmenggunakanmetodeceramah,curah pendapat,danTanyajawab,bahkankalauperlugurujugadapatmenggunakan berbagaimediapembelajaranagarprosespenyampaiandapatlabihmenarik siswa.
2) BelajardalamKelompok
Setelah guru menjelaskan gambaran umum tentang pokok-pokok materi pelajaran,selanjutnyasiswadimintauntukbelajarpadakelompoknyamasing- masingyangtelahdibentuksebelumnya.
3) Penilaian
Penilaiandalammodelpembelajarankooperatifbisadilakukandengantes ataukuis.Tesataukuisdilakukanbaiksecaraindividualmaupunkelompok. Tesindividualnantinyaakanmemberikaninformasikemampuansetiapsiswa; danteskelompokakanmemberikaninformasikemampuarvsetiapkelompok. Hasilakhirsetiapsiswaadalahpenggabungankeduanyadandibagidua.Nilai setiapkelompokmemilikinilaisamadalamkelompoknya.Halinidisebabkan nilaikelompokadalahnilaibersamadalamkelompoknyayangmerupakanhasil kerjasamasetiapanggotakelompok
4) PengakuanKelompok
Pengakuan kelompok adalah penetapan kelompok mana yang dianggap palingmenonjolataukelompokpalingberprestasiuntukkemudiandiberikan penghargaanatauhadiah.Pengakuandanpemberianpenghargaantersebut diharapkan dapat memotivasi kelompok untuk terus berprestasi dan juga membangkitkanmotivitasikelompoklainuntuklebihmampumeningkatkan prestasimereka
7.
68