• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model Pembelajaran Kooperatif

Dalam dokumen Materi PLPG Modul IPS (Halaman 55-59)

5 Model Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir

6. Model Pembelajaran Kooperatif

a.KonsepModelPembelajaranKooperatif

Model pembelajaran kelompok adalah rangkaian kegiatan belajar yang dilakukanolehsiswadalamkelompok-kelompoktertentuuntukmencapaitujuan pembelajaranyangtelahdirumuskan,Adaempatunsurpentingdalammodel pembelajarankooperatif,yaitu:(1)adanyapesertadalamkelompok;(2)adanya aturanjelompok;(3)adanyaupayabelajar;(4)adanyatujuanyangharusdicapai. Peserta adalah siswa yang melakukan proses pembelajaran dalam setiap kelompokbelajar.Pengelompokansiswabisaditetapkanberdasarkanbeberapa pendekatan, diantaranya pengelompokan yang didasarkan atas minat dan bakatsiswa,pengelompokanyangdidasarkanataslatarbelakangkemampuan, pengelompokanyangdidasarkanatascampuranbaikcampuranditinjaudariminat maupuncampuranditinjaudarikemampuan.Pendekatanapapunyangdigunakan, tujuanpembelajaranharuslahmenjadipertimbanganutama.

Aturankelompokadalahsegalasesuatuyangmenjadikesepakatansemuapihak yangterlibat,baiksiswasebagaipesertadidik,maupunsiswasebagaianggota kelompok.Misalnya,aturantentangpembagiantugassetiapanggotakelompok, waktudantempatpelaksanaan,danlainsebagainya.

Salahsatumodeldarimodelpembelajarankelompokadalahmodelpembelajaran kooperatif (cooperative learning). Model pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran kelompok yang akhir-akhir ini menjadi perhatian dan dianjurkanparaahlipendidikanuntukdigunakan.Slavin(195)mengemukakan duaalasan, pertama,beberapahasiloenelitianmembuktikanbahwapemggunaan pembelajaran kooperatif Japat meningkatkan prestasi belajar siswa sekaligus dapat meningkatkan cemampuan hubungan sosial, menumbuhkan sikap menerimakekuranganJiridanoranglain,sertadapatmeningkatkanhargadiri.

Kedua,pembelajarankooperatifdapatmerealisasikankebutuhansiswadalam belajar berpikir, memecahkan masalah, dan mengintegrasikan pengetahuan denganketerampilan.Dariduaalasantersebut,makapembelajarankooperatif merupakanbentukpembelajaranyangdapatmemperbaikisistempembelajaran yangselamainimemilikikelemahan.

Pembelajarankooperatifmerupakanmodelpembelajarandenganmenggunakan sistempengelompokan/timkecil,yaituantaraempatsampaienamorangyang mern-punyailatarbelakangkemampuanakademik,jeniskelamin,rasatausuku yangberbeda(heterogen).Sistempenilaiandilakukanterhadapkelompok.Setiap kelompok akan memperoleh penghargaan (reward), jika kelompok mampu menunjukkanprestasiyangdipersyaratkan.Dengandemikian,setiapanggota kelompokakanmempunyaiketergantunganpositif.Ketergantungansemacam itulahyangselanjutnyaakanmemunculkantanggungjawabindividuterhadap

IlmuPengetahuanSosial-SMP kelompok dan keterampilan interpersonal dari setiap anggota kelompok. Setiapindividuakansalingmembantu,merekaakanmempunyaimotivasiuntuk keberhasilankelompok,sehinggasetiapindividuakanmemilikikesempatanyang samauntukmemberikankontribusidemikeberhasilankelompok.

Modelpembelajaraninibisadigunakanmanakala:

Guru menekankan pentingnya usaha kolektif disamping usahaindividual dalambelajar.

· Jikagurumenghendakiseluruhsiswa(bukanhanyasiswayangpintarsaja) untukmemperolehkeberhasilandalambelajar

Jikaguruinginmenanamkan,bahwasiswadapatbelajardaritemanlainnya, danbelajardaribantuanoranglain.

Jika guru menghendaki untuk mengembangkan kemampuan komunikasi siswasebagaibagiandariisikurikulum.

· Jikagurumenghendakimeningkatnyamotivasisiswadanmenambahtingkat partisipasimereka.

Jikagurumenghendakiberkembangnyakemampuansiswadalammemecahkan masalahdanmenemukanberbagaisolusipemecahan.

b. KarakteristikModelPembelajaranKooperatif

Pembelajarankooperatifberbedadenganmodelpembelajaranyanglain.Perbedaan tersebutdapatdilihatdariprosespembelajaranyanglebihmenekankankepada kerjasamadalamkelompok.Tujuanyangingindicapaitidakhanyakemampuan akademikdalampengertianpenguasaanbahanpelajaran,tetapijugaadanya unsurkerjasamauntukpenguasaanmateritersebut.Adanyakerjasamainilah yangmenjadicirikhasdaripembelajarankooperatif.

Slavin,Abrani,danChambers(1996)berpendapatbahwabelajarmelaluikooperatif dapat dapat dijelaskan dari beberapa perspektif, yaitu perspektif motivasi, perspektifsosial,perspektifperkembangankognitif,danperspektifelaborasi kognitif.Perspektifmotivasiartinyabahwapenghargaanyangdiberikankepada kelompok memungkinkan setiap angota kelompok akan saling membantu. Dengandemikian,keberhasilansetiapindividupadadasarnyaadalahkeberhasilan kelompok.Halsemacaminiakanmendorongsetiapanggotakelompokuntuk memperjuankankeberhasilankelompoknya.

Perspektif sosial artinya bahwa melalui kooperatif setap siswa akan saling membantudalambelajarkarenamerekamenginginkansemuaanggotakelompok memperoleh keberhasilan. Bekerja secara kelompok dengan mengevaluasi keberhasilansendiriolehkelompok,merupakaniklimyangbagus,dimanasetiap anggotakelompokmenginginkansemuanyamemperolahkeberhasilan.

Perspektif perkembangan kognitif artinya bahwa dengan adanya interaksi antaraanggotakelompokdapatmengembangkanprestasisiswauntukberpikir mengolahberbagaiinformasi.Elaborasikognitif,artinyabahwasetiap siswa akan berusaha untuk memahami dan menimba informasi untuk menambah pengetahuankognitifnya.Dengandemikian,karakteristikmodelpembelajaran kooperatifadalah:

a.Pembelajaransecarakelompok

b.Didasarkanpadamanajemenkooperatif c.Kemauanuntukbekerjasama

d.Keterampilanbekerjasama

c. Prinsip-prinsipModelPembelajaranKooperatif

Terdapatempat prinsip dasarpembelajaran kooperatif, sepertidijelaskandi bawahini:

1) PrinsipKetergantunganPositif

Untuk terciptanya kelompok kerja yang efektif, setiap anggota kelompok masing-masing perlu membagi tugas sesuai dengan tujuan kelompoknya. Tugastersebuttentusajadisesuaikandengankemampuansetiapanggota kelompok.Inilahhakikatketergantunganpositif,artinyatugaskelompoktidak mungkinbisadiselesaikanmanakalaadaanggotayangtidakbisamenyelesaikan tugasnya,dansemuainimemeriukanKerjasamayangbaikdarimasing-masing anggotakelompok.Anggotakelompokyang mempunyai kemampuan lebih, diharapkan mau dan mampumembantutemannyauntukmenyelesaikan tugasnya

2)TanggungJawabPerseorangan

Prinsipinimerupakankonsekuensidariprinsipyangpertama.Olehkarena keberhasilan kelompok tergantung pada setiap anggotanya, maka setiap anggotakelompokharusmemilikitanggungjawabsesuaidengantugasnya. Setiap anggota harus memberikan yang terbaik untuk keberhasilan kelompoknya.Untukmencapaihaltersebut,guruperlumemberikanpenilaian terhadapindividudanjugakelompok.Penilaianindividubisaberbeda,akan tetapipenilaiankelompokharussama.

3)InteraksiTatopMuka

Pembelajaran kooperatif memberi ruang dan kesempatan yang luas kepadasetiapanggotakelompokuntukbertatapmukasatingmemberikan informasidansalingmembelajarkan.Interaksitatapmukaakanmemberikan pengalamanyangberhargakepadasetiapanggotakelompokuntukbekerja sama,menghargaisetiapperbedaan,memanfaatkankelebihanmasing-masing anggota,danmengisikekuranganmasing-masing.

4) PartisipasidanKomunikasi

Rembelajarankooperatifmelatihsiswauntukdapatmampuberpartistpasi aktifdanberkomunikasi.Kemampuaninisangatpentingsebagaibekalmereka dalamkehidupandimasyarakatkelak.Olehsebabitu,sebelummelakukan kooperatif,guruperlumembekalisiswadengankemampuanberkomunikasi, misalnya kemampuan mendengarkan dan kemampuan berbicara, cara menyatakan ketidaksetuuan atau cara menyanggah pendapat orang lain secarasantun,tidakmemojokkan;caramenyampaikangagasandanide-ide yangdianggapnyabaikdanberguna.

d. ProsedurPembelajaranKooperatif

Prosedurpembelajarankooperatifpadaprinsipnyaterdiriatasempattahap,yaitu 1) PenjelasanMateri

Tahappenjelasandiartikansebagaiproses.penyampaianpokok-pokokmateri pelajaransebelumsiswabelajardalamkelompok.Tujuanutamadalamtahap iniadalahpemahamansiswaterhadappokokmateripelajaran.Padatahap inigurumemberikangambaranumumtentangmateripelajaranyangharus dikuasaiyangselanjutnyasiswaakanmemperdalammateridalampembelajaran

IlmuPengetahuanSosial-SMP kelompok.Padatahapinigurudapatmenggunakanmetodeceramah,curah pendapat,danTanyajawab,bahkankalauperlugurujugadapatmenggunakan berbagaimediapembelajaranagarprosespenyampaiandapatlabihmenarik siswa.

2) BelajardalamKelompok

Setelah guru menjelaskan gambaran umum tentang pokok-pokok materi pelajaran,selanjutnyasiswadimintauntukbelajarpadakelompoknyamasing- masingyangtelahdibentuksebelumnya.

3) Penilaian

Penilaiandalammodelpembelajarankooperatifbisadilakukandengantes ataukuis.Tesataukuisdilakukanbaiksecaraindividualmaupunkelompok. Tesindividualnantinyaakanmemberikaninformasikemampuansetiapsiswa; danteskelompokakanmemberikaninformasikemampuarvsetiapkelompok. Hasilakhirsetiapsiswaadalahpenggabungankeduanyadandibagidua.Nilai setiapkelompokmemilikinilaisamadalamkelompoknya.Halinidisebabkan nilaikelompokadalahnilaibersamadalamkelompoknyayangmerupakanhasil kerjasamasetiapanggotakelompok

4) PengakuanKelompok

Pengakuan kelompok adalah penetapan kelompok mana yang dianggap palingmenonjolataukelompokpalingberprestasiuntukkemudiandiberikan penghargaanatauhadiah.Pengakuandanpemberianpenghargaantersebut diharapkan dapat memotivasi kelompok untuk terus berprestasi dan juga membangkitkanmotivitasikelompoklainuntuklebihmampumeningkatkan prestasimereka

7.

68

Dalam dokumen Materi PLPG Modul IPS (Halaman 55-59)