Model dan Perangkat Pembelajaran A Model Pembelajaran
3. Model Pembelajaran Inkuir
a.KonsepDasarModelPembelajaranInkuiri
Model pembelajaran inkuiri adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankanpadaproses berpikir secara kritis dananalitisuntukmencaridan menemukansendirijawabandarisuatumasalahyangdipertanyakan.Prosesberpikir itusendiribiasanyadilakukanmelaluiTanyajawabantaragurudansiswa.Strategi pembelajaraniniseringjugadinamakanstrategiheuristic,yangberasaidaribahasa Yunani,yaituheuriskeinyangberartisayamenemukan.
Adabeberapahalyangmenjadiciriutamamodelpembelajaraninkuiri. Pertama, modelinkuirimenekankankepadaaktivitassiswasecaramaksimaluntukmencari danmenemukan,artinyamodelinkuirimenempatkarisiswasebagaisubjekbelajar. Dalamprosespembelajaran,siswatidakhanyaberperansebagaipenerimapelajaran melalauipenjelasangurusecaraverbal,tetapimerekaberperanuntukmenemukan sendiriintidarimateripelajaranitusendiri.
Kedua, seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan menemukan jawaban dari sesuatu yang dipertanyakan, sehingga diharapkan dapatrnenumbuhkansikappercayadiri (selfbelief).Dengandemikian,strategi pembelajaraninkuirimenempatkangurubukansebagaisumberbelajar,akantetapi sebagaifasilitatordanmotivatorbelajarsiswa.
Ketiga,tujuandaripenggunaanmodelpembelajaraninkuiriadalahmengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis, logis, dan kritis, atau mengembangkan kemampuanintelektualsebagaibagiandariprosesmental.Dengandemikian,dalam modelpembelajaraninkuirisiswatakhanyadituntutagarmenguasaimateripelajaran, akantetapibagaimanamerekadapatmenggunakanpotensiyangdimilikinya. Sepertiyangdapatdisimakdariprosespembelajaran,tujuanutamapembelajaran melaluimodelinkuiriadalahmenolongsiswauntukdapatmengembangkandisipiin intelektualdanketerampilanberpikirdenganmemberikanpertanyaan-pertanyaan danmendapatkanjawabanatasdasarrasaingintahumereka.
Model pembelajaran inkuiri merupakan bentuk dari pendekatan pembelajaran yangberorientasikepadasiswa (student-centeredapproach).Dikatakandemikian, sebabdalammodelinisiswamemegangperanyangsangatdominantdalamproses pembelajaran.
Modelpembelajaraninkuiriakanefektifmanakala:
Guru mengharapkan siswa dapat menemukan sendiri jawaban dari suatu permasalahanyangingindipecahkan.Dengandemikiandalammodelinkuiri, penguasaanmateripelajaranbukansebagaitujuanutarnapembelajaran,akan tetapiyanglebihdipentingkanadalahprosesbelajar.
Jikabahanpelajaranyangakandiajarkantidakberbentukfaktaataukonsepyang sudahjadi,akantetapisebuahkesimpulanyangperlupembuktian.
Jikaprosespembelajaranberangkatdarirasaingintahusiswaterhadapsesuatu. Jikaguruakanmengajarpadasekelompoksiswayangrata-ratamemilikikemauan dankemampuanberpikir.ModelinkuiriakankurangberhasiLditerapkankepada siswayangkurangmemilikikemampuanuntukberpikir.
Jikajumlahsiswayangbelajartakterlaiubanyaksehinggabisadikendalikanoleh guru.
Jikagurumemilikiwaktuyangcukupuntukmenggunakanpendekatanyang berpusatpadasiswa.
b. Prinsip-prinsipPenggunaanModelPembelajaranInkuiri
Model Pembelajaran inkuiri merupakan model yang menekankan kepada pengembanganintelektualanak.Perkembanganmental(intelektual)itu menurut Piaget dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu maturation, physical experience, social experience,danequilibrium.Atasdasartersebut,makadalampenggunaanModel PembelajaranInkuiriterdapatbeberapaprinsipyangharusdiperhatikanolehsetiap guru.
1) BerorientasipadaPengembanganintelektual.
Tujuanutamadarimodelinkuiriadalahpengembangankemampuanberpikir. Dengandemikian,modelpembelajaraniniselainberorientasikepadahasilbelajar juga berorientasi pada proses belajar. Karena itu, kriteria keberhasilan dari prosespembelajarandenganmenggunakanmodelinkuiribukanditentukanoleh sejauhmanasiswadapatmenguasaimateripelajaran,akantetapisejauhmana siswaberaktivitasmencaridanmenemukansesuatu.Maknadari“sesuatu”yang harusditemukanolehsiswamelaluiprosesberpikiradaiahsesuatuyangdapat ditemukan,bukansesuatuyangtidakpasti,olehsebabitusetiapgagasanyang harusdikembangkanadaiahgagasanyangdapatditemukan.
2) PrinsipInteraksi
Prosespembelajaranpadadasarnyaadaiahprosesinteraksi,baikinteraksiantara siswa maupun interaksi siswa dengan guru, bahkan interaksi siswa dengan lingkungan. Pembelajaran sebagai proses interaksi berarti menempatkan gurubukansebagaisumberbelajar,tetapisebagaipengaturlingkunganatau pengaturinteraksiitusendiri.Guruperlumengarahkan (directing)agarsiswabisa mengembangkankemampuanberpikirnyamelaluiinteraksimereka.Kemampuan guruuntukmengaturinteraksimemangbukanpekerjaanyangmudah.Sering guruterjebakolehkondisiyangtidaktepatmengenaiprosesinteraksiitusendiri. Misalnya,interaksihanyaberlangsungantarsiswayangmempunyaikemampuan berbicarasajawalaupunpadakenyataannyapemahamansiswatentangsubstansi permasalahanyangdibicarakansangatkurang;ataugurujustrumenanggalkan peransebagaipengaturinteraksiitusendiri.
3) PrinsipBertanya
Peran guru yang harus dilakukan datam menggunakan model pembelajaran inkuiriadaiahgurusebagaipenanya.Sebab,kemampuansiswauntukmenjawab setiappertanyaanpadadasarnyasudahmerupakansebagiandariprosesberpikir. Olehsebabitu,kemampuanguruuntukbertanyadalamsetiaplangkahinkuiri sangatdiperluksn.Berbagaijenisdanteknikbertanyaperludikuasaiolehsetiap guru, apakah itu bertanya untuk melacak, bertanya untuk mengembangkan kemampuan,ataubertanyauntukmenguji.
IlmuPengetahuanSosial-SMP
4) PrinsipBelajaruntukBerpikir
Belajarbukanhanyamengingatsejumlahfakta,akantetapibelajaradaiah prosesberpikir (learninghowtothink),yakniprosesmengembangkanpotenst seluruhotak.
5) PrinsipKeterbukaan
Belajaradalahsuatuprosesmencobaberbagaikemungkinan.Segalasesuatu mungkinsajaterjadi.Olehsebabitu,anakperludiberikankebebasanuntuk mencoba sesuai dengan perkernbangan kemampuan logika dan nalarnya. Pembelajaran yang bermakna adalah pembelajaran yang menyediakan berbagaikemungkinansebagaihipotesisyangharusdibuktikankebenarannya. Tugasguruadalahmenyediakanruanguntukmemberikanhipotesisdansecara terbukamembuktikankebenaranhipotesisyangdiajukan.
c.LangkahPelaksanaanModelPembelajaranInkuiri
Secaraumumprosespembetajarandenganmenggunakanmodelpembelajaran inkuiridapatmengikutilangkah-langkahsebagaiberikut:
1) Orientasi
Langkah orientasi adalah langkah untuk membina suasana atau iklim pembelajaran yang responsif. Pada langkah ini guru mengondisikan agar siswasiapmelaksanakanprosespembelajaran.Langkahorientasimerupakan langkah yang sangat penting. Keberhasilan model pembelajaran inkuiri sangat tergantung pada kemauan siswa untuk beraktivitas menggunakan kemampuannyadalammemecahkanmasalah.
Beberapahalyangdapatdilakukandalamtahapanorientasiiniadalah: Menjelaskantopik,tujuan,danhasilbelajaryangdiharapkandapatdicapai
olehsiswa.
Menjeiaskanpokok-pokokkegiatanyangharusdilakukanoiehsiswauntuk mencapaitujuan.
Menjelaskanpentingnyatopikdankegiatanbelajar.Halinidilakukandalam rangkamemberikanmotivasibelajarsiswa.
2) Merumuskanmasalah
Merumuskan masalah merupakan langkah membawa siswa kepada suatu persoalan yang mengandung teka teki. Persoalan yang disajikan adalah persoalanyangmenantangsiswauntukberpikirmemecahkantekatekiitu. Dikatakan teka teki dalam rumusan masalah yang ingin dikaji disebabkan masalahitutentuadajawabannya,dansiswadidoranguntukmencarijawaban yangtepat.Prosesmencarijawabanitulahyangyangsangatpentingdalam pembelajaran inkuiri, melalui proses tersebut siswa akan memperoleh pengalamanyangsangatberhargasebagaiupaya mengembangkan mental melalui prosesberpikir.
3) Mengajukanhipotesis
Hipotesisadalahjawabansementaradarisuatupermasalahanyangsedang dikaji.Sebagaijawabansementara,hipotesisperludiujikebenarannya.Salah satucarayangdapatdilakukanguruuntukmengembangkankemampuan menebak(berhipotesis)padasetiapanakadalahdenganmengajukanberbagai pertanyaanyangdapatmendorongsiswauntukdapatmerumuskanjawaban
sementaraataudapatmerumuskanberbagaiperkiraankemungkinanjawaban dari suatu permasalahan yang dikaji. Perkiraan sebagai hipotesis bukan sembarang perkiraan, tetapi harus memiliki landasan terpikir yang kokoh, sehinggahipotesisyangdimunculkanitubersifatrasionaldanlogis.
4) Mengumpulkandata
Mengumpulkandataadalahaktivitasmenjaring informasi yangdibutuhkan untukmengkajihipotesisyangdiajukan.Dalam modelpembelajaraninkuiri, mengumpulkandatamerupakanprosesmentalyangsangatpentingdalam pengembanganintelektual.
5) Mengujihipotesis
Menguji hipotesis adalah proses menentukan jawaban yang dianggap diterima sesuai dengan data atau informasi yang diperoleh berdasarkan pengumpulandata.Yangterpentingdalammengujihipotesisadalahmencari tingkatkeyakinansiswaatasjawabanatasjawabanyangdiberikan.Disamping itu, menguji hipotesis juga berarti mengembangkan kemampuan berpikir rasional.Artinya,kebenaranjawabanyangdiberikanbukanhanyaberdasarkan argumentasi,akantetapiharusdidukungolehdatayangditemukandandapat dipertanggungjawabkan.
6) Merumuskankesimpulan
Merumuskankesimpulanadalahprosesmendeskripsikantemuayangdiperoleh berdasarkanhasilpengajuanhipotesis.
IlmuPengetahuanSosial-SMP