• Tidak ada hasil yang ditemukan

Latihan/ Kasus/ Tugas

Dalam dokumen S , 4 ( S M P I (Halaman 148-152)

HARMONISASI DAN KERUKUNAN DALAM

BHINNEKA TUNGGAL IKA

E. Latihan/ Kasus/ Tugas

Diskusikan bersama kelompok Anda (4-5) orang teman diklat mengenai beberapa persoalan berikut!

1. Sebutkan bukti keberagaman masyarakat Indonesia dengan menunjukkan contoh konkrit!

2. Jelaskan maksud dari kerukunan dan harmonisasi masyarakat Indonesia dengan keberagamannya!

3. Apakah fungsi bhinneka tunggal ika dalam mewujudkan harmonisasi dan kerukunan masyarakat Indonesia?

F. Rangkuman

Keberagaman masyarakat Indonesia terlihat dalam berbagai perbedaan budaya, agama, ras, suku, dan bahasa. Keberagaman tersebut merupakan kekuatan yang dimiliki oleh bangsa, untuk selanjutnya diikat secara sinerjik menjadi kekuatan yang luar biasa untuk dimanfaatkan dalam menghadapi segala tantangan dan persoalan bangsa. Namun, di lain sisi juga berpotensi terbentuknya konflik. Misalnya saja konflik karena perbedaan agama, prinsip keagamaan, perbedaan pendapat, perbedaan budaya, dan lain sebagainya. Sebagai negara yang tingkat keberagamannya tinggi maka harus terjadi harmonisasi dan kerukunan bangsa agar bisa mencapai tujuan bangsa. Bhinneka Tunggal Ika memegang peran yang sangat penting bagi negara Indonesia dengan keberagamannya. Bhineka Tunggal Ika merupakan semboyan negara Indonesia sebagai dasar untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Secara mendalam Bhineka Tunggal Ika memiliki makna walaupun di Indonesia terdapat banyak keberagaman (suku, agama, ras, kesenian, adat, bahasa, dan lain sebagainya) namun tetap satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air.

PPKn SMP K - 7 137 G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut

Silahkan cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban di bawah. Apabila benar semua (3 soal latihan tugas terjawab dengan baik) maka Anda dinyatakan telah memenuhi kompetensi yang ditentukan . Sehingga Anda bisa melanjutkan kegiatan pembelajaran berikutnya.

H. Kunci Jawaban

Kunci jawaban dari latihan soal yang ada dalam modul ini adalah sebagai berikut.

1. Contoh keberagaman masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut: komunitas yang mengandalkan pada laut sebagai sumber kehidupannya seperti orang Bajo. Orang-orang Bugis-Makasar, Bawean, dan Melayu dikenal sebagai masyarakat pesisir; serta terdapat pula komunitas-komunitas pedalaman, antara lain orang Gayo di Aceh, Tengger di Jawa Timur, Toraja di Sulawesi Selatan, Dayak di Kalimantan, dan lain sebagainya. Berbagai macam suku bangsa yang tersebar diberbagai daerah: Pulau Sumatra: ada suku Aceh, Batak, Karo, Mandailing, Melayu,Lampung , Komering, dan Minangkabau; Pulau Jawa: ada suku Banten, Betawi, Badui, Jawa, Karimun,Madura, dan Tengger; Pulau Bali: suku Bali; Kepulauan Nusa Tenggara: ada suku Alor, Atoni, Adonara, Belu, Bima, Bodha,Damar, Dompu, Ende, Flores, Helong,Kupang, Larantuka, Lombok, Mambaro,dan Riung; Pulau Kalimantan : ada suku Abai, Adang, Banjar, Berusu, Bulungan, Busang, Dayak, Dusun, Melanau, Murik,Punan, dan Tabuyan; Pulau Sulawesi: ada suku Ampana, Bada, Bajo, Bobongko, Bugis, Gimpu, Kulawi, Lampu, Makassar, Parigi, Selayar, Toli-toli, dan Toraja; Kepulauan Maluku: ada suku Aru, Buru, Galela, Kei, Loda, Moa, Seram, Tanibar, dan To Belo; Pulau Papua:ada suku Asmat, Anggi, Arguni, Biak, Bintuni, Dani, Jakui, Mapia, Mimika, Moni, Muyu, Senggi, Sentani, dan Waigeo. Dan masih banyak lagi.

2. Maksud harmonisasi dan kerukunan masyarakat Indonesia di tengah keberagamannya adalah keserasian hidup, kebersamaan, dan toleransi yang terjalin dalam hubungan sosial kehidupan kemasyarakatan. Sehingga dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang nyaman, damai dan sejahtera. Tidak terjadi konflik atau perselisihan walaupun terdapat berbagai macam perbedaan, sebab masyarakat hidup dengan penuh kesadaran akan keberagaman masyarakat.

3. Fungsi Bhinneka Tunggal Ika dalam mewujudkan harmonisasi dan kerukunan masyarakat Indonesia adalah menjadi semboyan, semangat, motivasi dan sebagai dasar untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Dengan berbhinneka tunggal ika, maka msyarakat bangsa Indonesia akan bisa saling menghargai dan bertoleransi teradap perbedaan yang ada.

Penutup

Demikianlah modul Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) bagi guru Mata Pelajaran PPKn SMP. Semoga melalui modul ini peserta diklat bisa memahami dengan baik materi tentang ―Harmonisasi dan Kerukunan dalam Keberagaman Berbingkai Bhinneka Tunggal Ika‖.

Evaluasi

Jawablah pertanyaan berikut dengan singat dan jelas!

1. Apakah yang dimakasud dengan keberagaman masyarakat Indonesia? 2. Sebutkan problematika masyarakat yang disebabkan keberagaman budaya?

3. Bagaimanakah peran Bhinneka Tunggal Ika dalam mewujudkan kerukunan masyarakat yang beraneka ragam?

4. bagaimanakah cara mewujudkan harmonisasi dan kerukunan dalam keberagaman masyarakat Indonesia?

Glosarium

Disharmonisasi : adalah tidak adanya penyesuaian atas keragaman antara manusia

dengan dunia ligkungannya. Disharmonisasi juga berarti bahwa adnya ketidakselarasan.

Konsensus : kesepakatan kata atau pemufakatan bersama (mengenai pendapat,

pendirian, dan sebagainya) yang dicapai melalui kebulatan suara.

Konsepsi : pengertian; pendapat (paham); rancangan (cita-cita dan sebagainya)

yang telah ada dalam pikiran.

Primordialisme : adalah perasaan kesukuan yg berlebihan. Sebuah pandangan atau

paham yang memegang teguh hal-hal yang dibawa sejak kecil, baik mengenai tradisi, adat-istiadat, kepercayaan, maupun segala sesuatu yang ada di dalam lingkungan pertamanya. Ikatan seseorang pada kelompok yang pertama dengan segala nilai yang diperolehnya melalui sosialisasiakan berperan dalam membentuk sikap primordial.

Segmentasi : pembagian dalam segmen; pembagian struktur sosial ke dalam unit-unit

PPKn SMP K - 7 139

Daftar Pustaka

_____. Menciptakan Harmonisasi Keberagaman di Indonesia, (Online),

(http://www.kompasiana.com/bondanwibisono/menciptakan-harmonisasi-keberagaman-di-indonesia_55004148813311091bfa7449), diakses tanggal 1 Desember 2015

Akhyar Yusuf Lubis. Dekonstruksi Epistemologi Modern. (Jakarta: Pustaka Indonesia Satu). 2001, h. 174.

Al Hakim, Suparlan dkk. 2014. Pendidikan Kewarganegaraan dalam Konteks Indonesia. Malang: Madani (Kelompok Intrans Publishing)

Al Hakim, Suparlan. 2015. Pengantar Studi Masyarakat Indonesia. Malang: Madani (Kelompok Intrans Publishing)

Lukman, Roni, Membina Harmonisasi Kehidupan Antar Etnis di Provinsi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo.

Sabara. Potret kerukunan Umat Beragama pada Masyarakat Multikultur (Studi Kerukunan Umat Beragama di Desa Banuroja, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo). Hasil penelitian Peneliti Balai Litbang Agama Makassar.

Suhardi, Membangun Harmonisasi Umat Beragama, Malaysia: Universitas Kebangsaaan Malaysia (UKM)

Dalam dokumen S , 4 ( S M P I (Halaman 148-152)