Perjamuan Malam Terakhir
4. Apakah makna dari Perjamuan Kudus itu?
a. Kesatuan
lSeketul roti yang tidak beragi digunakan dalam Perjamuan Kudus untuk menunjukkan bahwa Yesus hanya mempunyai satu tubuh dan semua jemaat adalah anggota dari tubuh yang satu itu. Dengan memakan roti yang tidak beragi ini berarti kita menyatakan kesatuan dan persekutuan dengan Tuhan Yesus dan jemaat lainnya.
"Meneladani Kristus bukan hanya menjaga
kekudusan diri, tetapi membagikan kasih-Nya
kepada orang lain.
Umat Kristiani harus mendukung
seorang dengan yang lainnya dengan rendah hati melayani saling menasihati dan
saling mengampuni."
Belakang
c. Perjanjian
lCawan yang kita terima adalah cawan dari Perjanjian Baru yang didirikan oleh darah Yesus.
Dengan demikian, kita mempunyai hak istimewa untuk dapat masuk ke dalam kerajaan Allah pada masa yang akan datang.
(Beberapa pertanyaan berikut tidak terdapat dalam Lembar Kerja Murid. Diskusikan semua pertanyaan ini bersama dengan murid-murid.)
Siapakah yang boleh mengambil bagian dalam Sakramen Perjamuan Kudus?
(Untuk dapat mengambil bagian dalam Sakramen Perjamuan Kudus, maka kita harus dibersihkan dari segala dosa melalui Sakramen Baptisan Air dan tidak pernah melakukan dosa yang mematikan. Sakramen Perjamuan Kudus harus diterima dengan sikap yang baik dan benar. Saat Sakramen Perjamuan Kudus berlangsung, kita harus mengintrospeksi diri, bertobat dan melepaskan segala dendam yang terdapat dalam hati kita terhadap orang lain.)
Bahan apa sajakah yang dipergunakan dalam Sakramen Perjamuan Kudus?
(Satu ketul roti yang tidak beragi dan sari buah anggur yang murni.)
Diskusi:
(Bagian ini tidak terdapat pada Lembar Kerja Murid, diskusikan bagian ini bersama dengan murid-murid.) Apakah yang Yesus maksudkan ketika Ia mengatakan bahwa mereka yang makan daging-Nya dan minum darah-daging-Nya akan mendapatkan hidup yang kekal? Apakah kita sungguh makan daging dan minum darah Kristus dalam Sakramen Perjamuan Kudus?
"Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur,
lalu berkata:
Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu.
Sebab aku berkata kepadamu:
Mulai dari sekarang ini Aku tidak akan
minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah
telah datang."
(Luk. 22:17-18) .
Apakah roti yang tidak beragi dan sari buah anggur murni itu sungguh telah berubah menjadi daging dan darah Yesus?
(Dengan kuasa Roh Kudus, maka roti yang tidak beragi dan sari buah anggur murni yang dipergunakan dalam Sakramen Perjamuan Kudus sungguh telah berubah menjadi daging dan darah Yesus secara rohani.)
"Inilah tubuh-Ku
Lembar Kerja # 1
Sakramen Basuh Kaki Sakramen Perjamuan Kudus Bacalah Yoh. 13:1-17
1. Tuliskan pemahaman mengenai sakramen ini.
__________________________
__________________________
__________________________
2. Apakah perlu kakiku dibasuh?
__________________________
__________________________
__________________________
3. Kapankah kakiku harus dibasuh dan bagaimana dengan naannya?
__________________________
__________________________
__________________________
__________________________
__________________________
__________________________
4. Apakah makna penting dalam sakramen ini?
__________________________
__________________________
__________________________
Bacalah Luk. 22:7-20 1. Mengapa Yesus laksanakan Perjamuan Kudus pada perayaan Paskah?
_________________________________
_________________________________
2. Mengapa Yesus dianggap sebagai anak domba Paskah?
_________________________________
_________________________________
3. Apakah tujuan dari Perjamuan Kudus itu?
_________________________________
_________________________________
4. Apakah makna dari Perjamuan Kudus itu?
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
5. Siapakah yang boleh mengambil bagian dalam Sakramen Perjamuan Kudus?
_________________________________
_________________________________
6. Bahan apa sajakah yang dipergunakan dalam Sakramen Perjamuan Kudus?
_________________________________
_________________________________
Aktivitas
Lembar Kerja # 2 dan # 3 Aktivitas # 1:
Pecahkan kode berikut tentang apa yang Yesus ajarkan kepada murid-murid-Nya saat perjamuan malam yang terakhir dan hafalkan setiap ayatnya. Ketika kalian telah menghafalkannya, berilah warnai hati yang terdapat di depan dari setiap ayat.
Aktifitas # 2: Buatlah Gambar Jejak Kaki
Tahukah bahwa kalian dapat membuat tanda seperti gambar jejak kaki dengan tangan kalian? Di sinilah kalian akan ketahui bagaimana membuat kartu untuk seseorang yang kalian telah layani secara diam-diam.
20 Perjamuan Malam Terakhir
elaaranpj
7
AktivitasLembar Kerja # 2 Saat Perjamuan Malam
Pecahkan kode berikut tentang apa yang Yesus ajarkan kepada murid-murid-Nya saat perjamuan malam yang terakhir dan hafalkan setiap ayatnya.
Ketika kalian telah menghafalkannya, berilah warnai hati yang terdapat di depan dari setiap ayat.
Aku hafal Yoh. 14:2
Aku hafal Yoh. 14:6
"Di rumah Bapa-ku banyak tempat
__________________________________________________________________
tinggal. Jika tidak demikian, tentu
tempat bagimu."
__________________________________________________________________
Lembar Kerja # 2 Saat Perjamuan Malam
Aku hafal
melakukan juga pekerjaan-pekerjaan
______________________________________________________________________
kembali kepadamu."
__________________________________________________________
Lembar Kerja # 2 Saat Perjamuan Malam
Aku hafal
bersama-sama dengan dia."
_____________________________________________________________________
telah kukatakan kepadamu."
__________________________________________________________
Lembar Kerja # 2 Saat Perjamuan Malam
Aku hafal Yoh. 14:27
"damai sejahtera kutinggalkan bagimu.
_____________________________________________________________________
damai sejahtera-ku kuberikan kepadamu,
_____________________________________________________________________
Petunjuk:
1. Buatlah kepalan tangan dengan tanganmu dan tariklah ujung dari kepalan tanganmu dengan bantalan cap.
2. Tekan tangan yang telah bertinta ke atas kartu yang berukuran 7 x 12 cm itu.
3. Untuk menambahkan jejak kaki di atasnya, ulurkan tulang buku jari kalian ke dalam tinta dan tekankan di atas jejak kaki yang telah ada.
Gunakan ibu jari untuk menggambarkan jejak kaki yang besar.
4. Ketika kalian telah melayani seseorang dengan diam-diam, maka tinggalkan salah satu dari gambar jejak kakimu ke dalamnya.
Pilihan Lain:
Buatlah gambar jejak kaki yang berbeda warnanya dengan menggunakan warna tinta yang berlainan atau dengan menggunakan kartu nota. Kalian dapat menuliskan sebuah pesan seperti: "Layanilah seorang akan yang lain oleh kasih” (Gal. 5:13) di atas kartu.
"Inilah tubuh-Ku yang diserahkan
bagi kamu;
perbuatlah ini menjadi peringatan
akan Aku."
(Luk. 22:19)
Kesimpulan Evaluasi
Tugas Pembacaan Alkitab
minggu ini:
Mat. 19 – 21
Kita telah belajar banyak mengenai dua sakramen penting dalam kebenaran Alkitab. Biarlah kita selalu mengingatnya untuk saling melayani seorang dengan yang lainnya dengan kasih dan rendah hati;
untuk menjaga diri kita tetap kudus dan tidak berdosa sampai kedatangan Yesus yang kedua kalinya.
(Ingatkan murid-murid tentang apa yang mereka telah tuliskan agar membantu hubungan mereka dengan Allah dapat semakin erat.) Akhirilah dengan doa.