• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Hasil Narasi Deskripsi Informan

3. Narasi informan C

a. Ketertarikan dan serangkaian aktivitas Taruna Putri dalam menempuh pendidikan militer AAU (awal)

Jadi itu saya emang udah lahir, hidup di lingkungan ya kayak tentara, polisi kayak gitu. Nah bapak saya sendiri itu polisi, kakak saya yang pertama kedua juga polisi, tinggalnya juga di asrama polisi jadi tuh ehm jadi udah pasti mindset kita itu pingin seperti bapak kita sendiri kan. Saya itu emang awalnya pinginnya tuh kan nggak tahu kalau ada Taruna Putri TNI, pas itu pinginnya masuk Akpol dulu, tapi karena prestasi saya yang bisa ke Paskibraka Nasional saya di tawarin dari pusat buat ikut Taruna Putri angkatan pertama TNI. Ya saya koordinasi juga dengan orang tua dan nggak ada salahnya saya coba. Jadi dari kecil emang pingin masuk ke angkatan (TR/C/V/4-12)

Informan merupakan paskibraka Nasional. Sejak awal sudah tertarik ingin masuk ke pendidikan militer, karena lingkungan keluarganya dari Polri. Informan tinggal di asrama Polri sejak kecil, sehingga sudah menjadi cita-citanya untuk masuk ke angkatan. Berkat prestasinya, informan ditawari dari pusat untuk mengikuti Taruna Putri angakatan pertama.

Banyak sih mbak. Dari mindset kita juga udah berubah. Iya dari pemikiran kita berubah, terus dari sikap juga, disiplinnya, kerapiannya, sama tepat waktunya itu berubah semua. Ya kita kan banyak diajarin gimana tata cara untuk bisa jadi seorang tentara……….(TR/C/V/22-27) Menurut informan, banyak perubahan dari kehidupan sipil ke militer. Perubahannya yaitu, mulai dari mindset, sikap, disiplin, kerapian, dan ketepatan waktu. Intinya informan diajarkan bagaimana caranya menjadi seorang tentara.

………Mungkin kalau dari segi akademik saya

di apa di jurusan saya sendiri saya rangking 3 umum Tinya Teknik Industrinya. Kalau di kelas saya rangking duanya (TR/C/V/56-58)

……..Kalau drum band saya jadi Penata Ramanya (TR/C/V/64-66)

………Jadi saya dulu waktu di Candradimuka

waktu di Magelang, karena Samapta terbaik jadi saya dapat pin emas. Namanya Trengginas kan………..(TR/C/V/73-79) Prestasi awal yang diraih oleh informan dalam bidang akademiknya yaitu, mendapatkan rangking 3 secara umum di jurusan Teknik Industri. Namun, kalau di kelas informan menjadi rangking 2. Dalam drum band, informan menjadi penara ramanya. Kemudian, saat di Candaradimuka Magelang, prestasi informan dalam samapta karena menjadi yang terbaik, mendapatkan pin emas Trengginas.

Kalau disini sih kita sama. Iya kegiatan sama semua. Apalagi kalau Binsik ya, fisik kan kalau wanita itu ada takarannya, cowok itu ada takarannya. Perbedaannya cuma disana aja, tapi kalau kegiatannya itu semua sama………..(TR/C/V/86-90) Menurut informan tidak ada perbedaan perlakuan dalam menjalani pendidikan militer di AAU antara Taruna dan Taruna Putri. Hanya sedikit perbedaan dalam binsik, pembinaan fisik. Perbedaannya pada takaran antara laki-laki dan perempuan berbeda.

Pelanggaran saya sih belum………(TR/C/V/127) Pembinaan fisik sih. Lari, lari keliling atau apa 3x,4x, terus push

up, sit up kayak gitu aja (TR/C/V/132-133)

Informan merasa belum pernah melakukan pelanggaran. Konsekuensi dari pelanggaran yang dilakukan lebih ke pembinaan fisik seperti, lari keliling, push up, dan sit up.

b. Fisiologis dalam tubuh wanita dan interaksi Taruna Putri dengan lingkungan (tengah)

……Cuma awal aja waktu 3 bulan pertama itu nggak lancar tapi setelah itu udah lancar lagi (TR/C/V/172-173)

Informan sempat mengalami hambatan menstruasi pada 3 bulan pertama menjalani pendidika militer di AAU. Menstruasinya kurang lancar, tetapi setelah itu tidak ada kendala lagi dalam menstruasi.

Diam mau ada apa gitu daripada saya marah-marah atau apa gitu, saya diam aja………..(TR/C/V/182-183) Iya diam aja, nahan-nahan gitu (TR/C/V/185)

Kalau saya sih sembahyang (TR/C/V/191)

Cara informan mengontrol emosinya saat kondisi sensitif setiap bulannya lebih memilih untuk diam dan untuk mengungkapkannya informan lebih memilih sembahyang. Menurutnya, hal tersebut lebih efektif untuk mengindari keributan.

Kalau disini, saya kalau ada waktu kosong gitu saya biasanya ngerjain tugas-tugas gitu (tersenyum lebar) dari dosen. Lebih senang gitu, kalau nggak ngobrol sama teman-teman, cerita-cerita, kalau nggak persiapan buat besuk pakaiannya kalau saya gitu. Kalau pas pesiar sih saya pesiar kan ibadah dulu, sembahyang, terus cari kelengkapan yang kurang misal alat mandi yang habis, apa gitu terus habis gitu beli makan, terus istirahat telpon orang tua gitu. Jadi lebih ke komunikasi ke orang tua, baru istirahat (TR/C/V/249-256)

Aktivitas yang dilakukan oleh informan ketika ada kesempatan waktu luang maupun pesiar. Informan lebih mengutamakan tanggung jawabnya terlebih dahulu, yaitu mengerjakan tugas. Setelah tugas yang dimiliki selesai, informan ngobrol dengan teman-temannnya, lalu mempersiapkan kelengkapan atribut yang akan dikenakannya keesokan harinya. Jika pesiar informan memilih untuk komunikasi dengan orang tua terlebih dahulu lalu istirahat. Informan akan belanja saat kebutuhannya di dalam asrama sudah berkurang dan membeli makan.

Jadi seperti yang motivasi kita disini ya mereka. Untuk lebih bersemangat, kayak misal disini gitu, jadi nggak sedih apa nggak beban gitu karena mereka banyak memotivasi saya, dan ada sahabat saya, ada orang tua saya, kakak saya kan emang yang paling mendukung. Jadi semuanya nggak terlalu berat buat saya (TR/C/V/293-297)

Menurut informan pengaruh dukungan dari orang-orang disekitar informan sangat besar, karena mereka memotivasi informan dan menjadi bersemangat dalam menjalani pendidikan militer di AAU. Hal tersebut membuat informan menjadi tidak terlalu berat dalam melaksanakan segala aktivitas yang dijalankan selama di AAU.

c. Coping stress dan Tahapan coing stress yang dialami oleh Taruna Putri

dalam menjalani pendidikan di Akademi Angkatan Udara (akhir) Masih biasa kayak biasanya itu, cuma sekarang ditambah tanggung jawab karena kan di mayor dua tuh untuk urusan drumband udah mulai. dan apalagi saya sebagai ee penata ramanya, jadi saya harus lebih sibuk lagi untuk ngurusin anggota saya, ngurusin pertamen- pertamennya kayak gimana, jadi ya ada sedikit

Ya kita harus menyiapkan segalanya, jadi kalau kurang satu ya yang trouble kita, ya kita yang kena tindak (TR/C/V/371-372) Pengalaman yang dirasakan informan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari selama menjalani pendidikan militer saat ini semakin bertambah tanggung jawabnya. Dalam drum band, informan yang menjadi penata rama, sibuk mengurusi pertamen-pertamennya dan anggota-anggotanya. Hal tersebut membuat informan merasa sedikit tertekan. Tekanan yang dirasakan karena informan harus menyiapakan segalannya dan ketika ada yang kurang atau trouble, informan yang kena tindak.

Nggak tahu kenapa tiba-tiba sakit aja. Kalau yang punggung pernah kebentur sih, tapi nggak tahu kadang (jeda diam sebentar) kadang nyeri (TR/C/V/429-430)

Iya belum. Kalau sekarang kita masih terikat waktunya dengan jadwal-jadwal yang ada………(TR/C/V/446-448) Iya, saya kedinginan dikit langsung pilek……(TR/C/V/450-451) Gejala stres yang dialami oleh informan seperti, nyeri pada punggung, kurang punya waktu dalam menjalankan hobi atau kebiasaan, dan mudah masuk angin biasa (flu). Hal itu kadang-kadang dirasakan oleh informan selama menjalani pendidikan militer di AAU.

Masalah itu sesuatu hal yang mengganggu kita, (tersenyum). Mengganggu pikiran dan kalau saya ada suatu masalah tuh saya kadang ngerasa gimana ya kayak berubah jadi orang yang diam aja gitu. Ada yang saya pikirin, tapi saya nyoba ngetesnya itu saya cerita ke teman saya, teman sekamar saya, minta saran bagusnya itu kayak gimana, nanti saya pikirin baru saya laksanain biar masalahnya itu selesai cepat-cepat selesai……..(TR/C/V/519-526) Menurut informan masalah adalah sesuatu yang mengganggu dirinya. Mengganggu pikiran dan jika informan sedang memiliki

masalah, merasa berubah menjadi orang yang pendiam. Untuk itu informan mencoba untuk sharing dengan teman sekamarnya meminta saran agar masalah yang dihadapi cepat selesai.

Lingkungan disini ya lingkungan senior junior itu. Jadi hierarkinya

itu keras……….(TR/C/V/557-563)

Menurut informan lingkungan di AAU, sangat menjunjung tinggi hierarki. Senior dan junior sangat kental terasa. Sehingga, perlu menyesuaikan diri ada di posisi mana dalam berinteraksi dengan lingkungan di AAU.

Kalau saya tuh, tantangan itu motivasi buat saya. Motivasi buat bisa ngelakuin hal itu, bahkan kalau bisa saya bisa lebih dari orang

yang ngelakuin hal itu……….(TR/C/V/587-592)

Menurut informan tantangan adalah motivasi bagi dirinya. Dari tantangan tersebut, informan memiliki prinsip harus bisa melakukan hal yang lebih dari orang lain lakukan.

Kalau saya sulit mengatur rekan-rekan saya untuk menjalankan

perintah seeesuai tepat waktu……….Kalau

kita ngatur junior kan lebih gampang, dia pasti nerima kita, kalau

letting sendiri ya masih setengah-setengah lah mereka buat

ngikutinnya kayak gitu (TR/C/V/612-618)

Kesulitan yang sering dihadapi informan lebih karena sulit mengatr rekan-rekannya dalam menjalankan perintah tepat waktu. Informan merasa lebih sulit mengatur teman selettingnya, karena teman- temannya mengikuti instruksinya hanya setengah-setengah.

Kalau dalam bidang fisik sih, saya masih bisa, masih mampu mbak. Kayak ke Samaptaan itu, saya masih bagus, akademis saya juga

Menurut informan kemampuan yang dimiliki hingga saat ini masih bertahan menjalani pendidikan militer di AAU yaitu, kemampuan fisiknya masih baik, samaptanya juga baik, dan akademisnya juga masih baik. Dari ketiga aspek tersebut, semua masih dapat diandalkan.

Melawan rasa ngantuk (TR/C/V/704)

Di kelas doang (tertawa pelan). Selain itu nggak terlalu, kalau di kelas tuh parah, hahha. Bisa kita sampai tiba-tiba ilang (TR/C/V/722-723)

Menurut informan tantangan terbesar dalam studynya adalah melawan rasa kantuk ketika belajar di kelas.

Dokumen terkait