B. Hasil Narasi Deskripsi Informan
4. Narasi informan D
a. Ketertarikan dan serangkaian aktivitas Taruna Putri dalam menempuh pendidikan militer AAU (awal)
Karena ehmm saya tuh emang pingin sekolah ikatan
dinas……….(TR/D/V/5-11)
Informan sejak awal sudah lebih tertarik pendidikan dengan ikatan dinas daripada kuliah secara umum di Universitas.
Dulu waktu awal-awal di Magelang itu doang mbak, tapi cuma sebentar kan masih adaptasi ya, paling sebulan aja sih setelah itu udah tahu gini gini gini, ya udah (TR/D/V/69-71)
Menurut informan sempat merasa kaget dengan kedisiplinan yang diterapkan oleh AAU. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama, hanya sebentar pada awal-awal penyesuaian dari masa sipil ke militer.
………Kalau disini sih semua kegiatannya sama aja, bener-bener sama kita, cuman di kegiatan samapta jasmani itu beda porsi sama cara pelaksanaannya aja sih, selebihnya sama (TR/D/V/74-82)
Menurut informan tidak ada perbedaan perlakukan antara Taruna dan Taruna Putri. Mulai dari kegiatan samapta, jasmani semuanya sama hanya ada perbedaan pada cara pelaksanaannya dan porsinya.
………Kalau pelanggaran istilahnya trouble ya ada tindakan kayak
gitu, tindakan yang buat ngelatih ketahanan fisik sih, misalnya
push up, pull up gitu gitu………(TR/D/V/85-87) Konsekuensi dari pelanggaran lebih pada tindakan untuk melatih fisik, sepeti push up dan pull up. Jika melakukan pelanggaran yang sering disebut dengan istilah trouble, konsekuensinya akan dikenakan tindakan untuk melatih ketahanan fisik.
b. Fisiologis dalam tubuh wanita dan interaksi Taruna Putri dengan lingkungan (tengah)
Kalau saya lebih sering cerita ke teman sih, jadi biar teman tuh tahu keadaannya saya kayak gimana, mungkin lebih enak juga kayak gitu, sebisa mungkin buat cerita ke teman (TR/D/V/139- 141)
Menurut informan untuk mengatasi suasana hati yang cenderung sensitif saat menstruasi, cara informan lebih ke sharing dengan temannya. Sehingga temannya tahu keadaan yang dirasakan oleh informan dan informan merasa lebih lega.
Kalau saya istirahat, waktu kosong gitu misalnya waktu saya pas lagi di flat, ngisi waktunya kayak buat (jeda) gimana ya cerita sama teman santai-santai, kalau nggak nulis agenda, kalau saya orangnya senang apa ya jadiin sesuatu tanggal ini tuh ada ini ini ini, jadi nandain sesuatu itu di tanggal ini, terus kalau bisa saya tuh nyempetin persiapan buat besuknya lagi biar besuk nggak keteteran, terus juga kalau nggak itu, ya itu sih sharing sama teman-teman, atau kalau nggak ya sama kakak asuh, cerita saya, saya mau apa, sulitnya saya apa (TR/D/V/156-163)
Kegiatan yang dilakukan informan ketika ada kesempatan waktu luang lebih mengisi waktunya untuk bercerita dengan temannya sambil santai-santai. Selain itu, informan suka menulis di agendannya. Hal-hal yang ditulis lebih ke peristiwa apa yang terjadi dan menarik informan pada hari itu. Informan juga mempersiapkan kelengkapan atribut yang akan dikenakan keesokan harinya.
...Istirahat dulu jam 08.00-10.00, jam 10.30 keluar nyempetin pingin makan apa gitu terus ya makan, terus juga benar- benar pertama kali nelfon orang tua lah cerita keadaannya kayak gimana, disana keadaan orang tua kayak gimana, terus kedu ketiga tuh beli perlengkapan untuk disini tuh butuh apa, kayak buku tulis bolpoin segala macam, kalau nggak alat mandi gitu gitu, terus habis gitu baru jalan-jalan terserah mau nonton atau kerumah saudara (TR/D/V/200-207)
Ketika ada kesempatan untuk pesiar, informan lebih memilih istirahat, menelpon orang tua, membeli perlengkapan, jalan-jalan nonton atau kerumah saudara.
c. Coping stress dan Tahapan coping stress yang dialami oleh Taruna
Putri dalam menjalani pendidikan di Akademi Angkatan Udara (akhir)
Pengalamannya banyak banget………….gimana belajarnya di satu sisi kamu harus kuat kamu tentara, tapi di satu sisi lagi kamu juga perempuan, kamu harus bisa menempatin dirinya itu, belajar nempatin dirinya itu dilatih banget, terus ehmm cara manage
waktu………(TR/D/V/280-289)
Informan mendapatkan banyak pengalaman selama menjalani pendidikan militer di AAU. Informan banyak dilatih untuk menjadi seorang tentara, tetapi tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan. Dalam hal ini, banyak dilatih supaya informan dapat menempatkan
dirinya dan cara memanage waktu dengan tepat. Mengutamakan kedisiplinan dalam setiap kegiatan.
Masalah itu sesuatu yang ti ehmm diri dari diri sendiri tidak bisa diselesaikan, saya menganggap diri saya tuh tidak bisa
menyelesaikan, makanya itu disebut masalah…(TR/D/V/297-305) Menurut informan masalah adalah sesuatu yang tidak dapat diselesaikan, sehingga informan menganggap itu sebagai masalah.
Pengaruh ada, jadi patokannya tuh karena mereka perempuan pertama kan, jadi terus juga mereka tuh hebat-hebat udah bisa, oh ya ternyata kakak saya juga bisa kayak terjun Paradasar itu, wah kakak saya juga mampu ternyata, terus juga ya mereka udah apa simbolis buat dapatin kegiatan itu kan ada dapat apa dapat wing dari masing-masing, kakak saya wingnya udah lengkap, ternyata kakak saya perempuan juga bisa kok, mereka ya patokannya sih mereka nilai positif, dan nilai lebihnya nilai-nilai mereka jauh diatas yang cowok diatas Taruna (TR/D/V/413-420)
Menurut informan kakak Taruna Putri menjadi patokannya untuk melaksanakan kegiatan yang ekstrim, karena merasa kakaknya saja bisa, bahkan bisa menorehkan prestasi sampai nilai yang diperoleh melebihi Taruna.
………Kemarin waktu naik ke sersan saya dapat
ehmmmmmm trengginas perunggu…………..(TR/D/V/422-424)
Prestasi yang diraih informan dalam bidang samapta mendapatkan trengginas perunggu.
Pengaruhnya positif tapi ya itu bes pengaruhnya tuh besar banget, karena setiap saya misalnya capek aduh ingat oh ya ingat orang tua saya, ingat orang tua saya yang udah bangga sama saya kayak
Pengaruh dukungan dari orang-orang sekitar informan sangat besar. Terutama dari orang tuanya, yang mebuat informan semangat dalam menjalani pendidikan militer di AAU.
Kemampuan fisik saya mbak, ya dasar sih fisik sama mental, sama hati sama pikirannya saya masih disini, nggak ada kepikiran buat saya udah capek, saya nggak mau jadi, saya mau keluar nggak ada
nggak ada pikiran kaya gitu………(TR/D/V/531-537)
Menurut informan kemampuan dalam bidang fisik, mental, dan pikirannya masih mampu untuk bertahan menjalani pendidikan militer di AAU. Sehingga sejauh ini kemamapuannya masih bisa diandalkan.
Tantangan terbesarnya (jeda lagi) belajar sih, ya belajar dengan
waktu yang singkat singkat itu………..(TR/D/V/540-544) Menurut informan tantangan terbesar dalam studynya adalah belajar dengan waktu yang cukup singkat-singkat.
5. Analisis Struktur Narasi