Berdasarkan teori pemisahan kekuasaan yang dikemukakan oleh beberapa ahli, terdapat satu kekuasaan yang diberikan kewenangan untuk membuat undang-undang yang disebut dengan kekuasaan legislatif.4 Lembaga perwakilan rakyat yang mempunyai kekuasaan membentuk undang-undang (legislatif) dalam suatu negara biasanya disebut parlemen. lembaga legislatif dalam sistem demokrasi modern merupakan salah satu institusi krusial bagi demokrasi di Indonesia.
Parlemen sebagai wakil rakyat umumnya bertugas membuat undang-undang, mengawasi jalannya pemerintahan, dan fungsi-fungsi lain yang berbeda-beda pada setiap negara.5 Berdasarkan Undang Undang Dasar Republik Indonesia (UUD RI) 1945 Pasal 20A ayat (1), parlemen memiliki beberapa fungsi, seperti fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.6 Pandemi mengharuskan parlemen mengubah metode kerjanya menjadi pertemuan dengan pembatasan sosial maupun rapat secara virtual.7 Pada 30 Maret 2020, DPR telah menggelar rapat paripurna untuk membuka masa persidangan ketiga, dengan metode kombinasi antara rapat yang dihadiri secara fisik dan juga virtual. Pelaksanaan rapat paripurna tersebut melalui mekanisme ketat sesuai protokol pencegahan COVID-19.8
Parlemen di Indonesia telah berjuang keras dalam melawan pandemi COVID-19. Hal tersebut dapat dilihat dari upaya parlemen dalam pembentukan Satgas Lawan COVID-19 yang bertugas membantu pemerintah mempercepat penanganan wabah corona di setiap daerah.9 Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Satgas Lawan COVID dibentuk untuk menyambungkan pengusaha atau donatur lokal yang ingin membantu memenuhi kebutuhan rumah sakit atau Puskesmas.
4 Budiardjo, Miriam.1985. Dasar-Dasar Ilmu Politik, Cetakan IX. Jakarta: Gramedia
5 Legowo. 2008. Keterwakilan Politik dan Tipe Parlemen dalam Perspektif Teoritis dan Sejarah dalam Gagasan Amandemen.
6 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 20A Ayat 1
7 Kustiasih, Rini. Kerja Parlemen di Tengah Virus Korona. 2020. https://kompas.
id/baca/bebas-akses/2020/03/26/kerja-parlemen-di-tengah-virus-korona/, diakses 9 Juli 2020 pukul 19.00 WIB
8 Kustiasih, Rini. Akhiri Masa Reses, DPR Diharapkan Fokus Tangani Covid-19.
2020. https://kompas.id/baca/polhuk/2020/03/30/dpr-diharapkan-fokus-tangani-covid-19/
diakses pada 12 Juli 2020 pukul 20.50 WIB.
9 Arifin, Yakob. Percepat Tangani Corona, DPR Bentuk Satgas Lawan Covid-19.
2020. https://nasional.kompas.com/read/2020/04/09/18325911/percepat-tangani-corona-dpr-bentuk-satgas-lawan-covid-19?page=all diakses 12 Juli 2020 pukul 21.00 WIB
169
ESAI FINALIS KATEGORI MUDA
Adapun mekanisme kerja Satgas Lawan COVID dilakukan melalui aplikasi atau website SatgasLawanCovid19.com yang nantinya terkoneksi dengan 682 rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk oleh pemerintah secara resmi dan Puskesmas-Puskesmas.10
Berdasarkan pengamatan penulis, parlemen juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas, salah satunya dengan mengadakan web seminar (Webinar) di masa pandemi COVID-19. Pada 21 April 2020, parlemen melalui BKSAP mengadakan Webinar dengan tema “Peran Parlemen dalam Kerja Sama Internasional untuk Penanggulangan Wabah COVID-19.” Parlemen juga mengadakan Webinar pada 8 Juli 2020 dengan tema “Peran Parlemen dalam Pengawasan Anggaran Respon COVID-19.” Webinar-webinar tersebut dilaksanakan agar masyarakat luas mengetahui dengan jelas mengenai kebijakan, kegiatan, peran parlemen dalam penanganan dan penanggulangan wabah corona.
Seperti yang kita ketahui, Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus fiskal terkait COVID-19. Hal tersebut menyebabkan peran parlemen sangat penting untuk mengawasi agar penggunaan anggaran yang dikeluarkan pemerintah berjalan efektif dan sesuai dengan tujuannya.
PENINGKATAN MULTILATERALISME
Multilateralisme yang mengutamakan kerja sama dan koordinasi dapat digunakan sebagai upaya efektif meningkatkan solidaritas global untuk memerangi pandemi. COVID-19 merupakan pandemi yang hanya dapat diselesaikan melalui kerja sama global. Peran parlemen sangat penting untuk mendorong seluruh negara di dunia meningkatkan multilateralisme melalui kerja sama dalam mengatasi wabah global ini.
Ketua BKSAP, Fadli Zon pada webinar “Peran Parlemen Dalam Kerja Sama Internasional Untuk Penanggulangan Wabah COVID-19” 21 April 2020 lalu, menegaskan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia akan selalu mendukung upaya yang dilakukan oleh berbagai organisasi internasional termasuk World Health Organization (WHO) dalam menangani pandemi ini. Informasi terus menerus dari WHO penting diketahui oleh masyarakat luas sekaligus meluruskan informasi yang salah.
10 Pimpinan. Bantu Pemerintah Percepat Tangani Corona, DPR Bentuk Satgas Lawan Covid-19. 2020. http://dpr.go.id/berita/detail/id/28385/t/Bantu+Pemerintah+
Percepat+Tangani+Corona%2C+DPR+Bentuk+Satgas+Lawan+Covid-19 diakses 15 Juli 2020 pukul 10.50 WIB
170
LUH GEDE PRATIWI ARSANI WIJAYA
Parlemen dapat mendorong masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk disinformasi yang beredar. Pada situasi seperti ini, parlemen harus lebih memperkuat hubungan internasional, salah satunya dengan memperkuat hubungan bilateral dengan peningkatan komunikasi rutin antar-anggota parlemen. Mengingat banyak warga negara Indonesia yang berada di negara lain, seperti pekerja migran, mahasiswa yang belajar di luar negeri, Parlemen perlu mengembangkan protokol bersama secara global terkait pemulangan dan perlindungan warga asing dan pekerja migran. Mengenai pekerja migran di luar negeri, pemerintah Indonesia juga telah berusaha keras memulangkan seluruh warga negara Indonesia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan tercatat 121.638 pekerja migran Indonesia (PMI) telah pulang ke Tanah Air menyusul meluasnya pandemi virus corona.11
Kerja sama antarnegara dalam lingkup global ini digunakan sebagai wadah informasi menyangkut COVID-19 misalnya temuan penelitian, pengembangan vaksin, kolaborasi penelitian untuk alat kesehatan lainnya, membangun pemahaman bersama mengenai pendistribusian alat-alat kesehatan agar tersebar hingga ke pelosok daerah, memastikan pasokan bahan makanan agar tetap berjalan dan sampai ke tangan masyarakat global serta dukungan sumber daya bagi negara-negara miskin di dunia.
Selain hal tersebut, adalah penting pula menegaskan kerja sama internasional, baik multilateral dan regional untuk mendorong manfaat bagi penguatan ekonomi nasional. Terlebih dalam mendorong pertumbuhan ekonomi global di tengah situasi tidak stabil akibat pandemi.12 Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyatakan bahwa Indonesia telah menerima 58 bantuan asing untuk memitigasi pandemi COVID-19.13 Bantuan yang diberikan tersebut berupa dana maupun peralatan kesehatan.
Dilansir dari E-paper Media Indonesia (9/5/2020) Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk ASEAN, Igor Driesmans menerangkan UE telah memberikan 350 juta euro untuk mengurangi dampak pandemi virus corona di kawasan ASEAN. Paket dukungan dana tersebut diberikan
11 Dinar, Ajeng. 121.638 WNI Kembali ke Tanah Air Selama Pandemi Covid-19.
2020. https://nasional.kompas.com/read/2020/07/02/20354161/121638-wni-kembali-ke-tanah-air-selama-pandemi-covid-19 diakses pada 17 Juli 2020 pukul 09.00 WIB.
12 Widjanarko, Onny. Indonesia Dorong Kerja Sama Internasional Mengatasi Dampak Pandemi COVID-19. 2020. https://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/
Pages/sp_223220.aspx diakses diakses 15 Juli 2020 pukul 19.00 WIB.
13 Redaksi WE Online. Ada 58 Bantuan Internasional Masuk ke Indonesia buat Tangani Wabah Corona, Cukup Membantu?. 2020. https://www.wartaekonomi.co.id/
read280480/ada-58bantuan-internasional-masuk-ke-indonesia-buat-tangani-wabah-corona-cukup-membantu. Diakses 16 Juli 2020 pukul 10.00WIB
171
ESAI FINALIS KATEGORI MUDA
untuk membantu upaya negara-negara di kawasan ASEAN dalam mengatasi krisis kesehatan, memperkuat sistem kesehatan, mengurangi dampak ekonomi dan sosial dari pandemi ini. Selain itu, kerja sama yang akan dilakukan UE-ASEAN di tengah pandemi adalah mendukung penelitian untuk pengembangan vaksin virus corona.14