• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pasar Barang dan Kurva IS

Dalam dokumen Untitled Document (Halaman 122-129)

Menurunkan sebuah skedul ekuilibriumpasar barang , kurva IS . Kurva IS (skedul) menunjukkan kombinasi tingkat bunga dan level output sedemikian sehingga belanja yang direncanakan sama dengan pendapatan. Kurva IS diturunkan dalam 2 langkah :

Pertama, dinyatakan mengapa investasi tergantung pada tingkat bunga, kedua, potongkan (sisipkan) fungsi demandinvestasi dalam kesamaan AD- mencari kombinasipendapatan dan tingkat bunga yang menjaga pasar barang dalam ekuilibrium.

107

Skedul Demand Investasi

Sampai kini, belanja investasi (I) diberlakukan sebagai elemen (entirely) eksogen– beberapa bilangan seperti $1000 milyar, ditentukan bersama di luar model penentuan pendapatan.

Sekarang dibuat model makro lebih lengkap dengan mengenalkan tingkat bunga sebagai bagian dari model, belanja investasi, menjadi endogen. Tingkat investasi yang direncanakan atau diinginkan lebih rendah dengan tingkat bunga lebih tinggi.

Alasan sederhana.

Investasi adalah belanja pada penambahan model perusahaan, seperti mesin dan bangunan. Secara tipikal perusahaan meminjam untuk membeli barang investasi. Tingkat bunga lebih tinggi untuk peminjaman, merendahkan laba sehingga perusahaan dapat berharap melakukan peminjaman untuk membeli mesin baru atau bangunan, dan selanjutnya mengurangi keinginan mereka untuk meminjam dan investasi. Dan sebaliknya.

Investasi dan Tingkat Bunga

Sebuah fungsi belanja investasiberbentuk

= − � ; b > 0 (1)

i adalah tingkat bunga dan koeifisien b mengukur responsivenessbelanja investasi terhadap tingkat bunga .

menyatakan belanja investasi autonomous, yaitu , belaja investasi yang bebas dari pendapatan dan tingkat bunga . Persamaan (1) menyatakan tingkat bunga lebih rendah, sama dengan investasi direncanakan lebih tinggi. Jika b besar, kenaikan relative kecil dalam tingkat bungamenu runkan belanja investasi yang besar.

108

Gambar 6. 4 Skedul Investasi

Gambar di atas , skedul investasi persamaan (1) , menunjukkan untuk setiap leveltingkat bunga adalah perkiraan di mana perusahaan merencanakan belanja investasi . Skedul berslope negative mencerminkan asumsi bahwa sebuah pengurangan tingkat bunga meningkatkan laba dengan penambah an stok modal dan karenanya mengarah pada sebuah tingkat belanja investasidirencanakan menjadi besar.

Pada skedul investasi ditentukan dengan slope –koeifisien b dalam persamaan (1) – dan dengan levelbelanja investasiautonomous, .

Jika investasi merespon tinggi terhadap tingkat bunga, maka sebuah patah an kecil dalam tingkat bunga akan mengarah ke sebuah kenaikan besar investasi, sehingga skedulnya hampir flat. Sebaliknya, mendekati vertical. Perubahan dalam , menggeser skedul investasi . Sebuah kenaikan berarti bahwa pada tiap leveltingkat bunga, perusahaan merencanakan investasi pada tingkat lebih tinggi. Dengan sebuah geseran ke kanan skedul investasi.

Tingkat Investasi dan AD : Kurva IS

Modifikasi fungsi AD untuk mencerminkan skedul belanja investasidirencanakan . AD masih berisi demand konsumsi , investasi, belanja pe merintah atas barang dan jasa, ekspor bersih, hanya sekarang investasi tergantung tingkat bunga, diperoleh :

� = + + +

= �� + 1− + − � + + =� + 1− − � (2)

109

di mana � = �� + + + (3) Dari (2) , sebuah kenaikan dalam tingkat bunga mengurangi AD untuk level pendapatangiven karena tingkat bunga lebih tinggi mengurangi belanja investasi.Catatan , bagian AD tak dipengaruhi level pendapatan dan tingkat bunga, dengan memasukkan , , yang bebas tingkat bunga dan pendapatan .

Pada sembarang level tingkat bungagiven.

Dengan perubahan tingkat bunga, bagaimanapun level pendapatan equi librium berubah.

Menurunkan kurva IS menggunakan gambar berikut.

Gambar 6. 5 Derivasi Kurva IS

Untuk sebuah leveltingkat bungagiven, i, suku akhir persamaan (2) , (bi1) sebuah konstanta, dalam gambar di atas diperoleh � − � dengan menggam barkan fungsi AD, level pendapatan ekuilibrium diperoleh Y1 pada titik E1.

Di sini level pendapatan ekuilibrium diturunkan untuk sebuah level tingkat bungagiven(i1) , memplot pasangan (i1,Y1) dip anal bawah , E1.

110

Ini memberi sebuah titik E1 pada kurva IS –yaitu, sebuah kombinasi tingkat bunga dan pendapatan yang membersihkan pasar barang.

Jika tingkat bunga lebih rendah, i2 , belanja investasi lebih tinggi saat tingkat bunga jatuh.

Dalam suku-suku pada gambar di atas , mengimplikasikan sebuah geseran ke atas skedul AD. Kenaikan AD given, ekuilibrium bergeser ke E2 , dengan level pendapatan Y2 .Pada E2dalam panel bawah , tingkat bunga, i2 , mengimplikasikan level pendapatan ekuilibrium Y2 – ekuilibrium dalam pasar barang berada pada pasar bersih (clears) . Titik E2 adalah titik lain di kurva IS.

Prosedur yang sama level (conceivable) dari tingkat bunga dan karena nya membangkitkan titik-titik yang membentuk kurva IS.

Dengan sifat (properties) kombinasi tingkat bunga dan pendapatan (out put) di mana pasar barang clear–kurva IS disebut skedul pasar barang ekuilibrium.

Gambar di atas menunjukkan kurva IS berslope negative, mencerminkan kenaikan AD dengan pengurangan tingkat bunga.

Menderivasi kurva IS menggunakan kondisi pasar barang , di mana pen dapatan sama dengan belanja direncanakan, atau :

=� =� + 1− − � (4)

disederhanakan,

=� � − � ; � = 1

1− 1− (5) di mana � multiplier .

Dari (5) tingkat bunga lebih tinggi menyatakan level pendapatan ekuili brium lebih rendah untuk sebuah � given , seperti gambar .

Bangun kurva ISsama sekali straightforward dan dapat menjadi seder hana deceptively . Diperoleh dari kurva IS beberapa hal berikut :

 Penentu slope IS

 Posisi kurva IS, slope given, setelah bergeser Slope IS

Steepness kurva tergantung pada perubahan belanja investasi dalam tingkat bunga dan multiplier, � .

111

Anggap belanja investasi sensitive terhadap tingkat bunga , dan juga b besar. Dalam suku-suku pada gambar , sebuah perubahan tingkat bunga givenmenghasilkan sebuah perubahan besar AD dan bergeser ke atas dengan perkiraan besar. Ini berkorespondensi dalam level pandapatan ekuilibrium. Jika sebuah interest rate given menghasilkan perubahan besar pendapatan, kurva IS sangat flat. Ini kasus investasi sangat sensitive terhadap tingkat bunga, yaitu, b besar. Sebaliknya kurva IS relative steep.

Peranan Multiplier

Dalam gambar berikut menunjukkan kurva AD berkorespondensi dengan multiplier berbeda.

Gambar 6. 6 Dampak Multiplier pada Slope Kurva IS

Koeifisien c pada AD lebih kecil dari c yang berkorespondensi AD putus- putus .

Level pendapatan awal, Y1 dan Y1 , berkorespondensi dengan tingkat bunga i1 di panel bawah.

Sebuah penurunan tingkat bungagiven , ke i2, menaikkan intercept kurva AD dengan jarak vertical sama, seperti panel atas.

112

Perubahan dalam pendapatan yang terimplikasi berbeda. Pada kurva putus- putus , pendapatan meningkat ke Y2. Perubahan ini berkorespondensi dengan perubahan tingkat bunga given lebih besar dengan AD steeper; yaitu , multiplier lebih besar , kenaikan pendapatan lebih besar. Seperti dalam panel bawah , multiplier lebih besar, IS lebih flat.

Ekivalen, multiplier lebih besar, perubahan pendapatan lebih besar dengan perubahan tingkat bunga given.

Sensitivitas belanja investasi lebih kecil terhadap tingkat bunga dan lebih kecil multiplier , kurva IS steeper .

Pada persamaan (5) tingkat bunga sebagai fungsi level pendapatan:

�=� −

� (5a)

Perubahan dalam Y given, yang diasosiasikan dalam perubahan i menjadi lebih besar dengan b lebih kecil � lebih kecil.

Slope kurva IS given tergantung multiplier , kebijakan fiscal mempengaruhi slope.Multiplier , � , dipengaruhi tingkat pajak . Kenaikan tingkat pajak mengurangi multiplier. Tingkat pajak lebih tinggi , kurva IS steeper.

Posisi Kurva IS

113

Gambar 6. 7 Sebuah Geseran dalam Kurva IS disebabkan Perubahan Autono

mous Spending

Penyebab kurva IS bergeser ke IS’karena adanya kenaikan level belanja autonomous.

Dalam panel atas kurva AD awal digambar untuk level belanja autonomous dan sebuah tingkat bunga i1 . Kurva AD awal berkorespon densi dengan E1 pada kurva IS dalam panel bawah.

Pada tingkat bunga sama , level belanja autonomousnaik ke �′, mengha silkan peningkatan level pendapatan ekuilibrium dengan tingkat bunga i1 . Titik E2dalam panel atas pada skedul ekuilibrium pasar barang baru, IS . Di sini E1 sembarang titik pada IS awal, dan dapat dipilih untuk semua level tingkat bunga yang menciptakan kurva IS’ baru.

Kenaikan belanja autonomous menggeser IS ke luar, ke kanan. Besar geseran kurva :

perubahan dalam pendapatan dikarenakan perubahan belanja autonomous terlihat pada panel atas menjadi multiplier dikali perubahan dalam belanja autonomous .Kurva IS bergeser horisontal dengan jarak sama dengan mul tiplier dikali perubahan dalam belanja autonomous , seperti panel bawah. Dari (3), belanja autonomous adalah

� ≡ �� + + +

Sebuah kenaikan dalam pembelian pemerintah atau pembayaran transfer menggeser IS ke luar, ke kanan, tergantung ukuran multiplier . Penurunan transfer paymentsatau dalam governmentpurchase menggeser kurva IS ke kiri .

Dalam dokumen Untitled Document (Halaman 122-129)