• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengolahan dan Analisis Data Dana TP Provinsi Jatim

Dalam dokumen PENYUSUNAN MODEL ANALISA PEMETAAN URUSAN (Halaman 71-85)

BAB III PEMETAAN URUSAN KEWENANGAN KONKUREN BERDASARKAN

4.1. Provinsi Jawa Timur

4.1.4. Pengolahan dan Analisis Data Dana TP Provinsi Jatim

Dilihat dari Inisiatif awal untuk mengajukan anggaran Tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi kuesioner yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

Grafik 16. Inisiatif Awal Untuk Mengajukan Anggaran Tugas Pembantuan Di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

82,35 11,76

5,88

Penilaian terhadap program melalui anggaran dekonsentrasi belum diintegrasikan dan disinergikan dengan pola anggaran desentralisasi

(pola kewenangan konkuren dengan desentralisasi) di Provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak tahu 23,53 23,53 5,88 0 47,06

Inisiatif awal untuk mengajukan anggaran Tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur

Pemda K/L Lainnya Pemda & K/L Tdk Menjawab

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk Inisiatif awal untuk mengajukan anggaran Tugas Pembantuan di provinsiJawa Timur tidak menjawab sebesar 47,06%, dan diikuti oleh yang memberikan jawaban dilakukan oleh Pemda dan K/L sebesar 23,53% dan terakhir yang memberikan jawaban dilakukan oleh lainnya sebesar 5,88%. Jadi yang dominan adalah yang tidak memberikan jawaban dan dilakukan oleh Pemda dan K/L sebesar 23,53%.

Apabila dilihat dari Penilaian terhadap Jenis Program melalui anggaran Tugas Pembantuan diusulkan sesuai kebutuhan/tuntutan RPJMD dan RKPD provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi table yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

Grafik 17. Penilaian Terhadap Jenis Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan Diusulkan Sesuai Kebutuhan/Tuntutan RPJMD dan RKPD

Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas, menunjukkan untuk Penilaian terhadap Jenis Program melalui anggaran Tugas Pembantuan diusulkan sesuai kebutuhan/tuntutan RPJMD dan RKPD provinsi Jawa Timur sebagian besar responden yaitu sebesar 47,06 tidak memberikan jawaban, diikuti oleh yang menyatakan setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 41,18% dan yang tidak setuju dan tidak tahu dengan pernyataan tersebut sebesar 5,88%. Jadi yang paling dominan adalah yang tidak menjawab dan yang setuju dengan pernyataan tersebut.

41,18

5,88 5,88

47,06

Penilaian terhadap Jenis Program melalui anggaran Tugas Pembantuan diusulkan sesuai kebutuhan/tuntutan RPJMD dan RKPD Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Sementara apabila dilihat dari Penentuan Besarnya anggaran setiap program melalui anggaran tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi kuesioner yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

Grafik 18. Penentuan Besarnya Anggaran Setiap Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk Penentuan Besarnya anggaran setiap program melalui anggaran tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur menunjukkan sebagian besar responden atau 47,06% tidak memberikan jawaban dan diikuti oleh responden yang memberikan jawaban usulan pemda dan perkiraan K/L sebesar 23,53%, sementara yang menjawab lainnya sebesar 5,88%. Jadi yang dominan adalah responden yang tidak memberikan jawaban serta reponden yang menjawab ditentukan berdasarkan usulan pemda dan perkiraan K/L.

Dan apabila dilihat dari Penentu Pelaksanaan Tender program melalui anggaran Tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi kuesioner yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

23,53

23,53

5,88 0,00 47,06

Penilaian terhadap Besarnya anggaran setiap program melalui anggaran tugas Pembantuan

provinsi Jawa Timur

Usul. Pemda Perkiraan K/L Lainnya Usul&perk Tdk Menjawab

Grafik 19. Penentu Pelaksanaan Tender Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk dari Penentu Pelaksanaan Tender program melalui anggaran Tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur, sponden atau sebagian besar responden atau 52,94% tidak memberikan jawaban, dan diikuti dengan responden yang memberikan jawaban ditentukan oleh Pemda sebesar 35,29%, dan selanjutnya diikuti oleh responden yang memberikan jawaban ditentukan oleh K/L dan Lainnya. Jadi yang dominan adalah yang tidak memberikan jawaban dan yang menjawab ditentukan oleh Pemda.

Apabila dilihat dari Penilaian Pelaksanaan program Tugas Pembantuan dinilai cukup transparan karena diumumkan/disampaikan ke instansi eksekutif dan legislatif daerah di provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi table yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

35,29

5,88 5,88 52,94

Penentuan Pelaksanaan Tender program melalui anggaran Tugas Pembantuan di Provinsi Jawa Timur

Pemda K/L Lainnya Tdk Menjawab

Grafik 20. Penilaian Pelaksanaan Program Tugas Pembantuan Dinilai Cukup Transparan Karena Diumumkan/Disampaikan Ke Instansi Eksekutif Dan

Legislatif Daerah Di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk Penilaian Pelaksanaan program Tugas Pembantuan dinilai cukup transparan karena diumumkan/disampaikan ke instansi eksekutif dan legislatif daerah di provinsi Jawa Timur, responden yang tidak memberikan jawaban dan responden yang memberikan jawaban setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 47,06%, diikuti dengan responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut. Jadi yang dominan adalah responden yang tidak memberikan jawaban dan responden yang memberikan jawaban setuju dengan pernyataan tersebut.

Apabila dilihat dari penilaian pelaksanaan program melalui anggaran Tugas Pembantuan di daerah dilaksanakan secara profesional, berdasarkan tabulasi kuesioner di Jawa Timur yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

47,06

5,88 0,00

47,06

Penilaian pelaksanaan program Tugas Pembantuan dinilai cukup transparan karena diumumkan/disampaikan ke instansi

eksekutif dan legislatif daerah di provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Grafik 21. Penilaian Pelaksanaan Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan Di Daerah Dilaksanakan Secara Profesional Di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk Penilaian Pelaksanaan program Tugas Pembantuan dinilai cukup transparan karena diumumkan/disampaikan ke instansi eksekutif dan legislatif daerah di provinsi Jawa Timur didominasi oleh responden yang tidak memberikan jawaban sebesar 47,06% dan diikuti oleh responden yang setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 41,18%, serta responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut serta yang tidak tahu dengan pernyataan tersebut yaitu sebesar 5,88%. Jadi yang dominan adalah responden yang tidak memberikan jawaban dan responden yang setuju dengan pernyataan tersebut.

Sementara apabila dilihat dari penilaian program melalui anggaran Tugas Pembantuan telah memberikan manfaat yang besar bagi daerah, berdasarkan tabulasi kuesioner di Jawa Timur yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

41,18

5,88 5,88

47,06

Penilaian pelaksanaan program melalui anggaran Tugas Pembantuan di daerah dilaksanakan secara profesional di

provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Grafik 22. Penilaian Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan Telah Memberikan Manfaat Yang Besar Bagi Daerah Di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk penilaian program melalui anggaran Tugas Pembantuan telah memberikan manfaat yang besar bagi daerah, didominasi oleh kelomok responden yang tidak memberikan jawaban dan yang setuju dengan pernyataan tersebut yaitu sebesar 47,06%, diikuti dengan kelompok responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 5,88%. Jadi yang dominan adalah responden yang tidak memberikan jawaban dan responden yang setuju dengan pernyataan tersbeut.

Apabila dilihat dari Penilaian terhadap Pembagian kewenangan urusan konkuren dalam PP 38/2007 antara pusat, provinsi dan kab/kota, sulit diterapkan untuk program yang menggunakan anggaran tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi table yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

47,06

5,88

0,00 47,06

Penilaian program melalui anggaran Tugas Pembantuan telah memberikan manfaat yang besar bagi daerah di provinsi Jawa

Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Grafik 23. Penilaian Terhadap Pembagian Kewenangan Urusan Konkuren Dalam PP 38/2007 Antara Pusat, Provinsi Dan Kab/Kota, Sulit Diterapkan

Untuk Program Yang Menggunakan Anggaran Tugas Pembantuan Di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk dari Penilaian terhadap Pembagian kewenangan urusan konkuren dalam PP 38/2007 antara pusat, provinsi dan kab/kota, sulit diterapkan untuk program yang menggunakan anggaran tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur didominasi oleh kelompok responden yang tidak memberikan jawaban sebesar 47,06%, dan diikuti kelompok responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 29,41% dan kelompok responden yang setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 23,53%. Jadi yang dominan adalah kelompok responden yang tidak memberikan jawaban dan kelompok responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

Sementara apabila dilihat dari penilaian terhadap kewenangan Tugas Pembantuan belum didukung oleh kapasitas pemda yang memadai, berdasarkan tabulasi kuesioner di jawa timur yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

23,53 29,41

0,00 47,06

Penilaian terhadap Pembagian kewenangan urusan konkuren dalam PP 38/2007 antara pusat, provinsi dan kab/kota, menurut pendapat saudara sulit diterapkan untuk

program yang menggunakan anggaran tugas Pembantuan di provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Grafik 24. Penilaian Terhadap Kewenangan Tugas Pembantuan Belum Didukung Oleh Kapasitas Pemda Yang Memadai Di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk penilaian terhadap kewenangan Tugas Pembantuan belum didukung oleh kapasitas pemda yang memadai, didominasi oleh kelompok responden yang tidak memberikan jawaban sebear 47,06% dan diikuti oleh kelompok responden yang setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 35,29%, serta kelompok responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 17,65%.

Dan, apabila Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasi dan disinergikan antara pemda Kab/Kota dengan provinsi, dan antara pemda provinsi dengan Kementerian/Lembaga (integrasi vertikal) di provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi table yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

35,29

17,65

0,00 47,06

Penilaian kewenangan Tugas Pembantuan belum didukung oleh kapasitas pemda yang memadai di

provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Grafik 25. Penilaian Terhadap Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasi Dan Disinergikan Antara Pemda Kab/Kota Dengan Provinsi, Dan Antara Pemda Provinsi Dengan Kementerian/Lembaga

(Integrasi Vertikal) Di Provinsi Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasi dan disinergikan antara pemda Kab/Kota dengan provinsi, dan antara pemda provinsi dengan Kementerian/Lembaga (integrasi vertikal) di provinsi Jawa Timur, didominasi oleh responden yang tidak memberikan jawaban sebesar 47,06%, diikuti oleh kelompok responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 29,41% dan kelompok responden yang setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 23,53%. Jadi yang dominan adalah kelompok responden yang tidak memberikan jawaban dan kelompok responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

Dan, apabila dilihat dari Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergikan antara sektor yang satu dengan sektor yang lain (integrasi sektoral) di provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi kuesioner yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

23,53

29,41

0,00 47,06

Penilaian terhada program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasi dan disinergikan antara pemda Kab/Kota dengan provinsi, dan antara pemda provinsi dengan

Kementerian/Lembaga (integrasi vertikal) di provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Grafik 26. Penilaian Terhadap Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan Dan Disinergikan Antara Sektor Yang Satu Dengan

Sektor Yang Lain (Integrasi Sektoral) Di Provinsi Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergikan antara sektor yang satu dengan sektor yang lain (integrasi sektoral) di provinsi Jawa Timur, didominasi oleh kelompok responden yang tidak memberikan jawaban sebesar 47,06%, dan kelompok responden yang setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 35,29%, serta diikuti oleh kelompok responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 17,65%. Jadi yang dominan adalah kelompok responden yang tidak memberikan jawaban dan kelompok responden yang setuju dengan pernyataan tersebut.

Dan apabila dilihat program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergitaskan antara wilayah/kawasan yang satu dengan wilayah yang lain dalam kab/kota dan provinsi (spatial integration), berdasarkan tabulasi kuesioner di provinsi jawa timur yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

35,29

17,65

0,00 47,06

Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergikan antara sektor yang satu dengan sektor yang lain (integrasi sektoral)

di provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Grafik 27. Anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan Dan Disinergitaskan Antara Wilayah/Kawasan Yang Satu Dengan Wilayah Yang

Lain Dalam Kab/Kota Dan Provinsi (Spatial Integration) Di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Adapun apabila dilihat penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergikan antara tahun anggaran terdahulu dengan tahun anggaran berikutnya (integrasi antar waktu), berdasarkan tabulasi kuesioner di provinsi Jawa Timur yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

Grafik 28. Penilaian Terhadap Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan Dan Disinergikan Antara Tahun Anggaran Terdahulu

Dengan Tahun Anggaran Berikutnya (Integrasi Antar Waktu)

Sumber: Data Primer Diolah

41,18

11,76

0,00 47,06

Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergitaskan antara

wilayah/kawasan yang satu dengan wilayah yang lain dalam kab/kota dan provinsi (spatial integration) provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab 17,65 35,29 0,00 47,06

Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergikan antara tahun anggaran terdahulu dengan tahun anggaran berikutnya

(integrasi antar waktu) di provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergikan antara tahun anggaran terdahulu dengan tahun anggaran berikutnya (integrasi antar waktu) didominasi oleh kelompok responden yang tidak memberikan jawaban sebesar 47,06% dan kelompok yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut sebanyak 35,29%, serta diikuti oleh kelompok yang setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 17,65%. Jadi yang dominan adalah kelompok yang tidak memberikan jawaban dan kelompok responden yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

Apabila dilihat dari Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan dan disinergikan dengan pola anggaran Dekonsentrasi (integrasi antar pola kewenangan konkuren) di provinsi Jawa Timur, berdasarkan tabulasi kuesioner yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

Grafik 29. Penilaian Terhadap Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan Dan Disinergikan Dengan Pola Anggaran Dekonsentrasi

(Integrasi Antar Pola Kewenangan Konkuren) Di Provinsi Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan untuk Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan dan disinergikan

23,53

23,53 5,88

47,06

Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan dan disinergikan dengan pola anggaran Dekonsentrasi (integrasi antar pola kewenangan

konkuren) di provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

dengan pola anggaran Dekonsentrasi (integrasi antar pola kewenangan konkuren) di provinsi Jawa Timur didominasi oleh kelompok responden yang tidak memberikan jawaban sebesar 47,06% dan diikuti oleh kelompok responden yang setuju dan tidak setuju dengan pernyataan tersebut sebesar 23,53%, serta kelompok responden yang tidak tahu dengan pernyataan tersebut sebesar 5,88%. Jadi yang dominan adalah kelompok responden yang tidak memberikan jawaban serta kelompok responden yang setuju dan tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

Apabila dilihat dari Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan dan disinergikan dengan pola anggaran Dekonsentrasi (integrasi antar pola kewenangan konkuren) di provinsi Jawa timur, berdasarkan tabulasi kuesioner yang dilakukan menunjukkan gambaran seperti dalam grafik dibawah ini.

Grafik 30. Penilaian Terhadap Program Melalui Anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan Dan Disinergikan Dengan Pola Anggaran Desentralisasi

(Integrasi Antar Pola Kewenangan Konkuren) Di Prov. Jatim

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan data dalam grafik diatas menunjukkan bahwa untuk Penilaian terhadap program melalui anggaran Tugas Pembantuan Belum Diintegrasikan dan disinergikan dengan pola anggaran Dekonsentrasi (integrasi antar pola kewenangan konkuren) di provinsi Jawa timur didominasi oleh kelompok responden yang tidak

41,18

11,76

0,00 47,06

Penilaian terhadap program Tugas Pembantuan belum diintegrasikan dan disinergikan dengan pola anggaran

desentralisasi (pola kewenangan konkuren dengan desentralisasi) di provinsi Jawa Timur

Ya Tidak Tidak Tahu Tdk Menjawab

memberikan jawaban sebesar 47,06% dan kelompok responden yang setuju dengan pernyataan tersebut sebessar 41,18%, serta kelompok responden yang tidak tituju dengan pernyataan tersebut sebesar 11,76%. Jadi yang dominan adalah kelompok responden yang tidak memberikan jawaban dan kelompok responden yang setuju dengan pernyataan tersebut.

Dalam dokumen PENYUSUNAN MODEL ANALISA PEMETAAN URUSAN (Halaman 71-85)